Informasi dihimpun, tersangka ditangkap di kawasan Jalan Abdul Hakim Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Medan Selayang. Bersamanya disita
sejumlah pil ekstasi dan sepeda motor Honda Vario nomor polisi BK 6644 ZAR.
BACA JUGA:
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Gidion Arif Setyawan melalui Kasat Reserse Narkoba, AKBP Thommy Aruan, Minggu (29/6/2025) menyebutkan, penangkapan FL atas laporan masyarakat di Jalan Abdul Hakim akan terjadi transaksi narkoba jenis ekstasi.
"Menindaklanjuti laporan itu sejumlah petugas Satres Narkoba langsung melakukan penyelidikan di lokasi," ujarnya.
Di lokasi l, sambung Thommy, petugas melihat seorang pria duduk di sepeda motor yang terparkir di pinggir jalan dengan gerak-gerik sangat mencurigakan.
"Petugas kita langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan tubuh tersangka hingga di sepeda motornya. Dari stang sepeda motor ditemukan 1 plastik klip berisi 9 butir pil ekstasi dengan total berat keseluruhan 4,07 gram," ungkapnya.
BACA JUGA:
Kasatres Narkoba menambahkan, saat diinterogasi tersangka mengaku narkoba itu milik J (DPO) dan perannya hanya mengantarkan pesanan pil ekstasi ke pembelinya. FL mengaku sudah 2 tahun menjual barang haram itu.
Untuk 1 butirnya tersangka mendapat keuntungan Rp 40 ribu. Selanjutnya FL berikut barang bukti digelandang ke Mako guna pemeriksaan lebih.
Dia dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) Subs Pasal 112 Ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara.