Bupati Asahan, Taufik ZA Siregar dalam keterangannya mengatakan diharapkan kepada semua warga masyarakat Asahan terlebih kepada warga kurang mampu yang belum memiliki jaminan kesehatan untuk segera mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Kesehatan secara gratis, hal tersebut sangat penting untuk melindungi diri terserangnya dari penyakit, seperti kata pepatah mengatakan "Siapkan Payung Sebelum Datang Hujan", ujarnya .
Lebih lanjut bupati Asahan yang didampingi wakil bupati Asahan menjelaskan hal ini dilakukan agar warga terjamin kesehatannya saat berobat dan sekaligus bertujuan memastikan bahwa seluruh masyarakat, terutama masyarakat kita yang kurang mampu untuk mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak, dan himbauan ini hendaknya disebar luaskan kesegenap lapisan masyarakat.
Bupati juga mengatakan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Asahan ini diharapkan tidak ada lagi warga Asahan yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan akibat kendala administrasi.
Pemkab Asahan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, terutama di bidang kesehatan, dan sebagai bentuk langkah nyata Pemkab Asahan sejak bulan Januari hingga bulan Mei 2025 telah diaktifkan sebanyak 21.592 peserta BPJS Kesehatan gratis yang didanai dari APBD Kabupaten Asahan yang di tujukan kepada masyarakat yang kurang mampu, dan program tersebut merupakan bentuk komitmen Pemkab Asahan untuk mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) dan percepatan penurunan stuting serta program Indonesia Pintar di tahun 2025
saat ini capaian UHC di Kabupaten Asahan telah mencapai 89,56% yang berarti sebagian besar penduduk telah terdaftar dalam sistem jaminan kesehatan nasional JKN namun langkah ini masih di bawah target nasional sebesar 98,6%, tukasnya