Rabu, 28 Oktober 2026 WIB

Doa Dan Harapan Ketua PD Aisyiyah Labuhanbatu Kepada Maya Hasmita, Bupati Wanita Pertama Di Kabupaten Ini

Yasmir - Jumat, 21 Februari 2025 07:00 WIB
Doa Dan Harapan Ketua PD Aisyiyah Labuhanbatu Kepada Maya Hasmita, Bupati Wanita Pertama Di Kabupaten Ini
Matatelinga
Ketua Pimpinan Daerah (PD) Aisyiyah Labuhanvaru, Anita Ridani SPd.
MATATELINGA, Rantauprapat: Kamis (20/2/2025) hari ini, Presiden Prabowo Subianto, melantik ratusan kepala daerah terpilih, hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 lalu, di Istana Kepresuden Jakarta. Diantara yang dilantik itu, Bupati / Wakil Bupari Labuhanbatu terpilih periode 2025 - 2030, dr hj Maya Hasmita SpOG MKM / H Jamri ST.


Dilantiknya Maya Hasmita, membuka lemvaran sejarah baru di Kabupten Labuhanbatu. Wanita kelahiran Medan, 21 Mei 1979 silam itu, terpilih menjadi bupati wanita pertama di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, yang langsung dipilih rakyat melalui Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024.



Dilantiknya Maya Hasmita, mematahkan isu yang berkembang selama ini dimasyarakat, seolah-olah seorang perempuan tidak bisa menjadi pemimpin di daerah mayoritas berpenduduk muslim ini.

[br]

Memimpin Labuhanbatu, sudah tentu dirinya memikul harapan dan doa yang besar dari ratusan ribu warga masyarakat didaerah itu.

Secara khusus, kepada media online https://matatelinga.com, seorang tokoh wanita Islam didaerah ini, menyampaikan harapan disertai doa tertuju khusus buat dr hj Maya Hasmita SpOG MKM.


“Harapan saya, semoga Kabupaten Labuhanbatu, semakin maju dan berkembang ditangan ibu dr hj Maya Hasmita SpOG MKM", ucap Ketua Pimpinan Daerah (PD) Aisyiyah Labuhanbatu,Anita Ridarni, SPd.

Katanya, menjadi bupati wanita pertama di Labuhanvatu, ibu Maya menunjukkan bukan hanya kaum lelaki saja yang bisa mengembangkan daerah. Tetapi wanita juga bisa.

Sembari dia mendoakan, tetap semangat ibu Maya Hasmita, dalam memimpin Kabupaten Labuhanbatu lima tahun kedepan.

Anita Ridani - sebagai seorang pemimpin organisasi wanita Islam di Labuhanbaru itu menyebutkan, tidak ada halangan untuk wanita menjadi seorang pemimpin, asalkan dia memiliki kemauan dan jiwa kepemimpinan.

“Saya berharap dan berdoa agar ibu Maya Hasmita, bisa mengayomi masyarakat menjadi lebih baik lagi, dan masyarakat bisa mengikuti arahan dari ibu Maya. Semangat ibu, wanita bisa kok,” ungkap Anita.

Sementara itu, dr hj Maya Hasmita SpOG MKM, berpendidikan S1 (dr), merupakan alumni dari Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Medan, S1 (SpOG) Universitas Sumatera Utara (USU) dan S2 (MKM), alumni Institut Kesehatan Deli Husada.



Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru