Rabu, 08 Juli 2026 WIB
2 Bullan diburon

Perampok Dan Pembunuh Pegawai Leasing Ditangkap

Admin - Senin, 17 November 2014 15:54 WIB
Perampok Dan Pembunuh Pegawai Leasing Ditangkap
google
Ilustrasi ditangkap
Matatelinga - Medan, Kini teka-teki kematian Rianto pun terungkap. Diketahui, jika pria yang bekerja sebagai pegawai leasing ini tewas lantaran dibunuh dan dirampok teman dekatnya sendiri di kawasan Jl Pasar IV Marelan, Kec Medan Labuhan. Pasca jasad Rianto Marihot Silaen (35) warga Jl HM Said, Kel Durian, Kec Medan Timur, yang ditemukan tewas dengan leher bekas jeratan dan wajah lebam di kawasan Jl KL Yos Sudarso simpang Jl Martubung, Minggu (2/11) lalu.

Diduga Andi (25) warga Jl Pasar IV Marelan, Kec Medan Labuhan, dalam melakukan aksinya pembunuhan dan perampokan terhadap korbannya Rianto, Andi tak sendirian, melainkan pelaku Andi berdua dengan temannya, Iyan Isnandar (25) warga Jl Prumnas Helvetia, Kec Medan Helvetia.

Kanit Jahntanras Polresta Medan, Iptu Dede Chandra saat dikonfirmasi senin (17/11/2014) membenarkan jika pihaknya telah mengamankan pelaku pembunuhan dan perampokan tersebut.

"Iya benar, kita sudah mengamankan semua pelaku pembunuhannya yang berjumlah 2 orang. Awalnya kita mengamankan Andi di rumahnya, Sabtu (15/11) sekira pukul 19.00 WIB. Dan sekira pukul 21.30 WIB, kita berhasil menangkap Iyan dirumahnya juga tanpa adanya perlawanan," ujar Dede.

Kronologis kejadian saat itu, Rianto mendatangi rumah Andi lantaran mendapat telpon dari teman dekatnya tersebut.

"Korban pulang kerja, Minggu (2/11) pukul 2 siang sekitar pukul 3 siang pun korban pergi mendatangi Andi di rumahnya dan beralasan pada keluarganya untuk belanja pulsa," ungkap Dede.

Setelah sudah 1 jam, tepatnya pukul 4 sore, Andi dan Iyan yang diduga sudah merencanakan aksi pembunuhan itu pun melancarkan aksinya di rumah Andi.

"Dan pukul 4 sore, korban pun dihabisi tersangka dengan cara lehernya dijerat dan kepalanya dipukul. Setelah korban dipastikan tewas, para pelaku pun meninggalkan korban dan langsung menjual semua harta benda korban," tutur perwira dengan dua balok emas dipundaknya ini.

lanjut Dede, Minggu (2/11) sekira pukul 02.00 pagi pun para tersangka membuang jasad korban di Jl KL Yos Sudarso simpang Jl Martubung dengan menunggangi becak barang.

"Saat membuang jasad korban, para pelaku menaiki becak barang. Guna mengelabuhi pengendara lain maupun warga, para pelaku menutup jasad korban dengan menggunakan kayu dan batu serta diatasnya diletakkan cangkul. Agar seolah-olah hendak bertani di ladang," cetusnya lagi.

kini Andi sudah diserahkan pihaknya pada Polsek Medan Labuhan, sementara Iyan masih diperiksa di Polresta Medan.

Tambah dede. kita "Masih memeriksa tersangka Ya. Sebab para pelaku masih tolak-tolakan mengenai siapa yang merencanakan maupun yang menghabisi korban. Dan dari pengakuannya, para tersangka nekat menghabisi korban lantaran butuh biaya. Dan kedua korban juga merupakan pengangguran,".

Sementara salah satu sumber menyebutkan, jika sebelum terjadi aksi pembunuhan dan perampokan tersebut, Rianto dan Andi disenyalir sempat melakukan hubungan badan.

"Sebelum dibunuh dan dirampok, mereka (Andi dan Rianto) berhubungan badan dulu. Dan 1 jam setelah itu, korban pun dihabisi pelaku," jelas sumber.

Dikatakan sumber juga, jika Andi dan Rianto merupakan teman dekat sejak 2 minggu lalu. "Uda 2 minggu orang itu dekat. Dan mereka macam pacaran gitu. Tapi ya gak tau la," pungkas sumber.

Sebelumnya diketahui, Rianto Marihat Silaen (35) yang merupakan putra bungsu dari 8 bersaudara ini ditemukan telentang tak bernyawa di pinggir Jl KL Yos Sudarso simpang Jl Martubung, Minggu (2/11) pagi. Dan saat ditemukan, tampak jasad Rianto dengan posisi leher bekas jeratan dan wajah lebam.

Tak hanya itu, harta benda seperti kreta Vario BK 6306 ACK, 3 unit HP dan uang berkisar puluhan juta milik Rianto juga hilang.


(Mt/Muchlis)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru