MATATELINGA, Aekkanopan : Dua minggu sudah meninggalkan rumah kediaman ayah dan ibunya, di Kampung 50, Desa Tanjungpasir, Kecamatan Kualuh Selatan, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, kedua orangtua remaja putera ini risau, memikirkan keberadaan anak semata wayangnya yang belum diketahui.
BACAJUGA
[adsensr]
"Bagaimana tidak risau pak, sudah dua minggu anak kami pergi meninggalkan rumah. Hingga malam ini belum diketahui dimana dia berada", ucap nyonyaSandra Valentina Sianipar, didampingi suaminyaFredy Harianto Sinurat.
[br]
Menurut nyonya, sejak anaknya pergi neninggalkan rumah tanggal 9 Mei 2024 lalu, dia bersama suaminya telah mencari anaknya itu kebeberapa tempat.
Katanya, sekolah tempat anaknya belajar, sddah didatanginya. Kepada guru, dan teman anajnya disekolah, sudah diminta informasi. Begitu juga kepada famili dan keluarga, juga sudah dihubungi. "Semua mengaku, tidak mengetahui dimana Jemy berada", ucap nyonya Sandra.
Nyonya Sandra mengaku, setahu dia puteranya itu, selama ini tidak punya madalah yang spesifik dengan sekolah, guru-guru maupun teman-temannta. "Begitu juga dengan kami, kedua ayah dan ibunya", tutur nyonya Sandra.
Dia berharap, kiranya puteranya itu, bisa secepatnya kembali pulang ke rumah. Dalam keadaan sehat wal afiat. Apalagi ujarnya, pada tanggal 3 Juni 2024 yang akan datang, sekolah tempat anaknta mm enuntut ilmu, akan menggekar ujian kenaikan kelas.
"Pulanglah nak, ayah dan ibumu menunggu di rumah. Kami risau dengan keberadaanmu saat ini", ucapnyonyaSandra Valentina Sianipar, mengakhiri keterangannya. (yasmir)