Rabu, 09 September 2026 WIB

Suzen Ramsi Simangunsong Petinju Puteri Asal Labuhanbatu Kembali Mengharumkan Indonesia Dikancah Internasional

Yasmir - Senin, 13 Mei 2024 14:52 WIB
Suzen Ramsi Simangunsong Petinju Puteri Asal Labuhanbatu Kembali Mengharumkan Indonesia Dikancah Internasional
Matatelinga.com
Petinju puteri Sumatera Utara, Suzen Ramsi Simangunsong (tengah atas dan kanan bawah).
MATATELINGA, Rantauprapat : Suzen Ramsi Simangunsong, petinju puteri asal Labuhanbatu, Sumatera Utara, kembali mengharumkan nama bangsa dan negara Indonesia, di kancah internadional.

BACAJUGA
https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/tim-opsnal-sat-narkoba-polres-labuhanbatu-amankan-agung--pemuda-buluh-cina--ini-kasusnya


Dia tercatat, sebagai salah satu petinju puteri, mewakili Indonesia, diajang tournament "Sarawak Open Boxing Championship dan World Boxing Council (WBC) Asia Championship 2024", di Kuching, Sarawak, Malaysia, tanggal 6 sampai 11 Mei 2024 lalu.




Di pertandingan final yang berlangsung di Venue Indoor Stadium Cuching, Sarawak, Malaysia, Suzen berhasil mengalahkan petinju senegaranya Indonesia, asal Kalimantan Barat, di kelas 57 kilogram.

[br]


"Atas kemenangannya ini, Suzen meraih medali emas", ucap Jhoni Ramsi Simangunsung, ayah kandung petinju puteri kelahiran 10 Juli 1995 itu, menjawab pertanyaan media onlinehttps://matatelinga.com, Senin (13/5/2024) siang.

Suzen, merupakan salah satu atlit tinju Sumatera Utara, yang kini berada di pemusatan latihan atlit daerah, menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 Sumatera Utara - Aceh, yang akan digelar September tahun ini.

Petinju puteri ini, lahir dan besar dari keluarga petinju. Dari enam saudara ayahnya (Jhoni Ramsi Simangunsong), semuanya tercatat sebagai petinju.

Bahkan, salah satu diantara keluarga ayahnya, Hendrik Simangungsong, merupakan atlet berprestasi Indonesia, bertinju di Olimpiade Barcelona dan Atlanta.

[br]


Dalam sebuah perbincangan beberapa waktu lalu, Suzen tak mau dibilang memilih tinju, karena melanjutkan tradisi keluarganya.

Hal ini duktikannya, sejak ia SMP. Suzen malah memilih olahraga karate. Namun, kala itu, tiga kali dia mewakili Kabupaten Labuhanbatu di tingkat Sumatera Utara. Ternyata, Suzen tak kunjung juara.

"Papa selalu bilang kepada saya, ngapain di karate. Apalagi waktu latihan fisik sama petinjunya, Papa melihat aku sangat baik. Dia bujuk terus dan akhirnya kelas 1 SMA saya milih tinju," bebernya. (yasmir)





Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru