Jumat, 11 September 2026 WIB

Puluhan Pekerja Pelipatan Kertas Suara di KPU Tebingtinggi Ribut

- Minggu, 14 Januari 2024 07:59 WIB
Puluhan Pekerja Pelipatan Kertas Suara di KPU Tebingtinggi Ribut
matatelinga.com
Puluhan pekerja pelipat kertas suara saat berkumpul di depan gudang logisti KPU yang menuntut agar upah mereka di naikkan bukan di turunkan.
MATATELINGA, T.Tinggi : Sebanyak puluhan pekerja pelipat kertas suara di Gudang KPU Kota Tebingtinggi ricuh, karena ada dugaan pemotongan upah bagi para pekerja tersebut.

BACAJUGA


Akibatnya, keributan dan kegaduhan terjadi di gudang logistik KPU Kota Tebingtinggi yang terletak di Jalan Imam Bonjol Kota Tebingtinggi pada Sabtu malam (13/01/2024).


Mereka tidak terima karena upah pelipatan kertas suara hanya Rp 150 perak per lembar, mereka menuntut supaya upah yang di berikan antara Rp300 - 500 perak per lembar. Keributan dan kegaduhan di gudang logistik KPU Tebingtinggi mengundang perhatian masyarakat.

[br]

Sebut saja X sebagai salah satu pelipat kertas suara, menyampaikan bahwasanya pada malam ini, mereka berkumpul dikarenakan adanya upah pelipatan kertas suara yang tidak sesuai.

"Pada hal, kami ketahui upah pelipatan kertas suara itu berkisar dari 300 perak sampai 500 perak. Tapi, kami malah mau dibayarkan sebesar 150 perak per satu lembar. Kami tidak mau dan tidak terima, makannya kami masih terus berkumpul di sini," jelas X.

Kendati demikian, pasca kericuhan tersebut dan setekah ada desakan, seketika berubah upah yang akan diterima pekerja pelipat kertas suara. Para pekerja masih saja tidak percaya jika upah mereka yang begitu minim harus ditilep oknum petinggi di Sekretariat KPU Tebingtinggi.

Sekretaris KPU Kota Tebingtinggi yang coba dikonfirmasi tidak berhasil. Demikian juga para komisioner KPU Tebingtinggi pada saat terjadi keributan dan kegaduhan di gudang logistik, tidak ada satupun yang nampak bahkan HP masing - masing ketika dihubungi tidak aktif.(bas).



Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru