Sabtu, 12 September 2026 WIB

Bupati Humbahas Tekankan Agar PPL, PPS Hadir Ditengah Masyarakat

- Rabu, 28 September 2022 22:15 WIB
Bupati Humbahas Tekankan Agar PPL, PPS Hadir Ditengah Masyarakat
Gamael/matatelinga.com
PPL dan PPS se-Kabupaten Humbang Hasundutan, Senin (26/09/2022) di Pendopo Perkantoran Bukit Inspirasi, Doloksanggul
MATATELINGA, Humbahas : Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor menekankan agar setiap penyuluh pertanian lapangan (PPL) , dan penyuluh pertanian swadaya (PPS) hadir ditengah-tengah masyarakat.


Menurutnya, sebagai PPL, PPS harus dirasakan dampak positif kehadirannya ditengah masyarakat.

Itu disampaikan Dosmar, pada Rapat koordinasi PPL dan PPS se-Kabupaten Humbang Hasundutan, Senin (26/9) di Pendopo Perkantoran Bukit Inspirasi, Doloksanggul.

Baca Juga:Dinkes Sebut Perilaku BAB Sembarangan Masih Tinggi di Sumut

Disampaikan, sesuai arahan Presiden Jokowi bahwa diprediksi akan terjadi krisis pangan dunia yang disebabkan dampak pandemi Covid 19, perang Rusia-Ukraina dan pemanasan global.

Menurutnya, dari permasalahan itu, perlu diantisipasi dan digunakan menjadi peluang besar untuk menghasilkan bahan pangan mengingat masyarakat Humbang Hasundutan 90 persen lebih petani. Lahan yang subur dan luas serta tersedianya alat dan mesin pertanian seperti excavator dan traktor.


Dari penghasilan itu tadi, lanjut Dosmar perlu PPL, PPS turun langsung ke masyarakat.

"Jadi perlu saya tekankan, pertama PPL, PPS, turun langsung dan sampaikan program pemerintahm," tambahnya.

Selain itu, Dosmar juga menekan, PPL, PPS juga menyerap semua aspirasi masyarakat terkait permasalahan yang dihadapi. Dosmar menyebut, mulai dari pengolahan lahan, pertanaman, panen dan pasca panen seta pemasaran.

[br]

Kemudian, PPL dan PPS menyarankan petani lebih bijak memilih komoditi yang mempunyai nilai ekonomi tinggi dan berdaya saing seperti : jagung, bawang merah, kopi dan lainnya.
Lebih lanjut, Dosmar mengatakan, PPL, PPS juga menyampaikan terkait dengan tingginya harga-harga pupuk kimia, agar PPL dan PPS dapat berinovasi di desa masing-masing dalam pembuatan dan pengolahan pupuk organik dengan memanfaatkan bahan- bahan organik yang tersedia desa.

Selain itu, Dosmar juga mengimbau agar Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan mempermudah pelayanan pengolahan lahan petani dan apabila memungkinkan pada tahun 2023 biaya pengolahan lahan diberikan gratis kepada petani yang tidak mampu.
Editor
: Rizky
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru