MATATELINGA. Asahan - Hiruk pikuk suara para pendukung masing masing calon peserta pemilihan kepala desa Mekar Sari kecamatan Buntu Pane Asahan seusai dilaksanakan pencabutan nomor urut cakades pada Senin (04/07/2022) yang dilaksanakan di balai desa setempat, dalam pemilihan kepala desa Mekar Sari ini diikuti oleh lima orang peserta yang telah dinyatakan lolos butuh untuk maju dalam mengikuti proses pemilihan Kepala Desa dimaksud.
Pantauan matatelinga.com di ruang rapat pleno terbuka pengundian nomor urut dan deklarasi damai calon kepala desa Mekar Sari, proses pencabutan nomor urut tersebut berjalan lancar dengan pengawalan dari aparat keamanan Polsek Prapat Janji serta unsur Babinsa Koramil 13 Kodim 0208 Asahan.
Namun saat usai pelaksanaan pencabutan nomot urut tersebut juga terdapat terikan masa pendukung dari beberapa masa pendukung dari tiga kubu tersebut meriakkan kata “Pokoknya Ganti ...Pokoknya Ganti “ yang mengartikan warga desa Mekar Sari berharap dan meminta adanya perubahan dari segala bidang yang selama ini dijabat oleh Bambang Sugianto incumbent yang juga sebagai peserta calon kepala desa dengan nomor urut 4 untuk masa periode 2022 â€" 2028 mendatang.
Baca Juga:Pelabuhan Belawan Musnahkan Sabu dan Ganja
Sementara keterangan Amran Sinaga selaku ketua panitia pemilihan kepala desa mekar sari mengatakan peserta Cakades di desa Mekar Sari ini terdapat lima orang diantaranya nomor urut 1. Suarwan, nomor urut 2. Syahrul Bahagia, nomor urut 3. Juli Amri, nomor urut 4. Bambang Sugianto dan nomor urut 5. Ali Mukti Harahap.
Pada masa penjaringan peserta Cakades di ekar Sari ini terdapat sembilan orang, namun seiring dengan adanya penelitian kelengkapan berkas terdapat sebanyak 4 orang mengundurkan diri dari peserta Cakades, maka saat ini telah ditetapkan sebanyak lima orang yang berhak mengikuti proses pemilihan kepala desa selanjutnya.
Keriuhan massa saat setelah pencabutan nomor urut peserta Cakades tersebut ini hal yang biasa terlebih pada masa pesta demokrasi warga masyarakat desa Mekar Sari Buntu Pane ini, dan pada keriuhan tadi juga tidak menimbulkan gejolak yang mengakibatkan keributan antar pendukung, semuanya tertib dan terkendali.
Kami selaku panitia pelaksanaan pemilihan kepala desa mekar Sari ini sangat berharap kepada seluruh warga masyarakat di desa ini untuk tetap saling guyub, meskipun beda pilihan naum kita tetap satu warga desa Mekar Sari, siapapun yang terpilih menjadi kepala desa nantinya itu merupakan pilahan warga desa yang harus kita pahami, dan gunakan hak pilih masyarakat desa ini untuk menentukan pemimpin yang akan datang didesa ini, pungkasnya. (dieks)