Matatelinga - Medan, Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Ir. H. Tengku Erry Nuardi, M.Si menyatakan apresiasinya kepada Pemuda Maluku Indonesia Bersatu (PMIB) Sumatera Utara (Sumut) yang dinilai memperkaya khazanah keberagaman etnis, suku dan budaya di Sumut. Keberaragaman adat istiadat, suku dan budaya tersebut diharapkan memperkokoh persatuan dan kesatuan NKRI.
Apresiasi tersebut disampaikan Wagubsu Tengku Erry Nuradi saat menghadiri acara Malam Badendang Sambil Beramal bersama Badan Pengurus Daerah (BPD) PMIB Sumut di Hotel Asean Internasional, Jl. H. Adam Malik Medan, Sabtu (21/6/2014) malam.
Tengku Erry hadir bersama isteri Hj. Evi Diana Erry. Turut hadir perwakilan Walikota Medan, perwakilan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut, Anggota Dewan Kota Medan Datok Adil Freddy Abraham, SE, Yopie Latul, sesepuh PMIB J.A. Hans Ferdinandus dan para pengurus PMIB.
Dalam kesempatan tersebut, Erry mengatakan, acara Malam Badendang Sambil Beramal merupakan bentuk partisipasi dan kepedulian masyarakat Maluku terhadap masyarakat Sumut.
"Lebih dari itu, acara ini adalah bentuk kebersamaan dan persaudaraan yang terjalin erat antara warga Maluku dengan warga Sumut yang heterogen. Kebersamaan ini menjadi modal kita dalam menjalankan roda pembangunan," sebut Erry.
Erry memaparkan, jumlah masyarakat Maluku di Sumut tercatat lebih dari 600 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di sejumlah Kabupaten/Kota. Beberapa diantaranya sebagai PNS, pegarai perusahaan swasta, wiraswasta dan sebagian lagi menekuni bidang usaha kreatif.
"Kita mengakui, populasi masyarakat Maluku di Sumut relatif kecil dibanding dengan suku lain. Tetapi yang sedikit itu bukan berarti tidak memberikan kontribusi dalam mendorong pembangunan di Sumut. Sebagian warga Maluku memegang peranan penting, sama seperti suku asli yang ada," ujar Erry.
Erry juga menambahkan, acara amal yang dikemas dalam pagelaran musik, merupakan strategi cerdas dalam penggalangan dana. Undangan yang hadir dapat menikmati lagu-lagu Ambon yang sangat digemari secara nasional.
"Sambil bersilaturahmi dengan sesama masyarakat Maluku, para undangan juga dihibur musik. Sumbangan yang terkumpul kemudian disalurkan kepada warga yang kurang mampu. Acara ini seperti mengenang kampung halaman," ucap Erry.
Ketua BPD PMIB Sumut, Fitri Oktavianoya mengatakan, pihaknya pertama kali menggelar acara Malam Badendang Sambil Beramal di Sumut sekitar 4 tahun lalu dalam rangka hari jadi BPD PMIB Sumut ke I dan Hari Ulang Tahun PMIB Nasional kedelapan sekaligus menyambut Bulan Suci Ramadhan.
"Kegiatan kali ini merupakan kegiatan kedua yang dikemas dalam bentuk pagelaran musik. Kami berharap dapat melakukan kegiatan serupa di tahun mendatang dengan kemasan yang jauh lebih menarik," sebut Oktavianoya.
Oktavianoya juga mengatakan, acara tersebut menjadi ajang silaturahmi antar sesama masyarakat Maluku diperantauan. Silaturahmi tidak sekadar saling bertemu, berbagi pengalaman, namun juga melakukan menggalang dana yang hasilnya akan disumbangkan kepada warga Maluku yang kurang mampu di Sumut.
"Walau nilai sumbangan yang diberikan jumlah tidak besar, kami berharap bantuan itu dapat meringankan beban masyarakat Maluku yang ada di Sumut. Semoga ini bisa mengurangi beban pemerintah daerah. Kami juga berharap bisa melakukan hal yang lebih baik di masa yang akan datang," harap Oktavianoya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia Penyelenggara Malam Badendang Sambil Beramal, Stainley Hahury mengatakan, kegiatan malam amal itu dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan. Rangkaian kegiatan tersebut, BPD PMIB Sumut juga menggelar kegiatan bakti sosial dan kerja bakti.
"Ini memang salah satu agenda kerja DPD PMIB Sumut yang dilakukan secara berkala. Sejumlah agenda kerja lainnya, penguatan ditingkatan anggota dan program dalam mendukung pembangunan di Sumut," ujar Harury.
Penghujung acara Malam Badendang Sambil Beramal, Wagubsu Tengku Erry Nuradi didampingi pengurus DPD PMIB Sumut, menyerahkan santunan kepada sejumlah anak yatim berprestasi dan seorang ibu penderita penyakit menahun.
(Mt)