MATATELINGA, Toba: Dinas Sosial kabupaten Toba bersama Institut Agama Kristen Negeri Tarutung (IAKN) mensosialisasikan program kepada sejumlah pelajar SMA. Bertempat di aula Laguboti pada Selasa (13/4). Ratusan pelajar mendengarkan keterangan program IAKN bagi keluarga pra sejahtera.
Kegiatan ini dihadiri kepala dinas sosial Raja Ipan Sinurat beserta kabid perlindungan sosial Rusti Hutapea beserta jajarannya.
Tujuan dinas sosial menggandeng IAKN kepada para pelajar, agar para siswa tidak kebingungan dengan biaya kuliah yang mungkin para keluarga siswa memiliki keterbatasan uang. Seperti yang dikatakan Rusti Hutapea Kepala bidang perlindungan sosial.
“Tujuan dinas sosial membuat terobosan baru kepada penerima PKH agar anak-anaknya yang akan melanjutkan kuliah tidak perlu bingung masalah biaya” terang Rusti.
Biaya kuliah di IAKN yang masih tipe C masih murah Rp. 1 juta/semester dan ada tingkatannya. Sama halnya dengan keterangan yang disampaikan oleh DR. Lustani Samosir MPd. Wakil Rektor 1. Menurutnya, program IAKN ini memiliki 200 (KIP) Kartu Indonesia Pintar dan 50 Kartu Cinta Papua (KCP). Bahkan bea siswa uang kuliah dari kementerian agama dirjen bimas kriten akan ditransfer ke rekening siswa sendiri.
Acara ini tetap melakukan prokes hingga selesai dengan melakukan dua sesi pertemuan kepada sekitar 500 undangan dari empat kecamatan. Kecamatan tersebut diantaranya Silaen, Sigumpar, Laguboti dan Uluan.
DR. Lustani Samosir MPd berharap agar para siswa menggunakan kesempatan ini untuk kuliah di IAKN dengan melihat program-program dengan biaya murah.
“Segeralah mendaftar ke IAKN pada 17 Maret hingga 30 Juni 2021 dengan berbagai jalur yang sudah ditentukan," ucapnya. (mtc/pintor)