MATATELINGA, Deli Serdang : Warga masyarakat Deli Serdang dan Kota Medan yang sehari-hari beraktivitas melewati jembatan yang menghubungkan Kecamatan Medan Tuntungan dengan Medan Pancurbatu, tepatnya di Desa Durin Jangak, Kecamatan Pancur Batu, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) berharap agar pemerintah segera membangun jembatan yang rusak akibat akibat longsor pasca banjir bandang Desember 2020.
Pantauan Matatelinga.com, Sabtu (30/1/2021), jembatan yang menghubungkan Kecamatan Pancur Batu dengan Medan Tuntungan masih ditutup dan tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda dua dan empat. Hanya bisa dilewati pejalan kaki dan sepeda.
Di lokasi jembatan masih terlihat lubang menganga hampir menutupi badan jalan yang diperkirakan panjangnya hampir 3 meter.
Menurut warga sekitar Herman Karosekali menyampaikan bahwa Jembatan Merah Tuntungan di Desa Durin Jangak, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara tersebut membuat warga harus memutar jauh dari arah Tanjung Selamat untuk sampai ke seberang.
"Harapan kita pemerintah secepatnya memperbaiki tanah longsor yang mengakibatkan jembatan ini tidak bisa dilewati. Karena, jembatan ini sangat penting sebagai penghubung warga Medan dan Deli Serdang dalam melakukan berbagai aktivitas," tandas Herman.
Beberapa waktu lalu, Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan sudah melihat langsung jembatan yang longsor karena debit air Sungai Belawan yang naik akibat intensitas curah hujan meningkat. Ashari meminta kepada Camat Pancurbatu bersama jajarannya serta Kepala Desa untuk memantau beberapa sungai yang melewati Kecamatan Pancurbatu.