MATATELINGA, Belawan: Sudah tiga hari ini, banjir Rob melanda Medan Utara dan mengakibatkan puluhan ribu perumahan warga direndam air pasang Laut.Puluhan ribu warga Medan Utara khususnya warga Belawan minta kepada kedua calon walikota Medan untuk menepati janji yang akan membuat tanggul di sepanjang pantai Belawan jika terpilih nanti.
"Tanggul sepanjang pantai Belawan tersebut untuk menahan banjir ROB,itu dulu sewaktu Walikota Medan Zulmi Eldin berkampanye di Medan Utara. Tapi janji tersebut tinggal janji yang hingga Walikotanya masuk ke penjara. Tanggul tersebut tidak pernah dibangun. Begitu juga kini, calon Walikota Medan yang ada 2 calon tersebut saat ini berkampanye menyatakan akan membuat tanggul untuk mencegah bajir ROB masuk kerumah warga dan perkatoran istansi yang ada di Belawan. Kami warga Belawan mintak kepada kedua calon Walikota tersebut yang saat ini sedang berkampanye, jangan hanya janji janji saja kepada kami, namun setelah duduk menjadi Walikota, janjinya lupa," kata H. Budi (65) warga Jalan Tongkol Lingkungan l Kelurahan Belawan Bahagia.
Banjir ROB yang melanda puluhan ribu rumah warga yang terdiri dari 6 Kelurahan tersebut sudah berlangsung 2 pekan dan malahan banjir ROB tersebut sampai 2 kali siang dan malam. Akibatnya Warga resah karena banjir ROB tersebut menggenangi rumah warga setinggi 50 CM dan mengakibatkan barang barang milik warga menjadi rusak dan hanjur akibat diangkat angkat.
Banjir ROB yang terjadi pada Minggu dan Senin dinihari (16/11/2020,air laut mulai pasang pada pukul 01.30 wib dan langsung masuk kedalam rumah rumah warga dan baru surut pukul 05.30 wib.Pagi harinya baru rumah rumah warga tersebut dibersihkan oleh pemiliknya,
Banjir ROB saar melanda Belawan pada Senin dinihari itu setinggi 50 centi meter banyak warga yang bergadang pada Senin dini hari tersebut. Di Jalan Sumatera,Jalan Veteran, Jalan R Sulian hingga ke Jalan Stasiun didepan Terminal Penumpang Bandar Deli Belawan air yang menggenangi mencapai setinggi lutut orang Dewasa.
Banjir ROB pada Senin (16/11/2020 tersebut kini masih mengancam perumahan warga dan diperkirakan bajir ROB akan berahir pada Selasa 17 Nopember 2020. (mtc/rompas)