Senin, 05 Oktober 2026 WIB

Apes, Mau Masak Daging Malah Bakar Angkot

- Rabu, 12 Agustus 2020 14:32 WIB
Apes,  Mau Masak Daging Malah Bakar Angkot
mtc/agus sabono
Satu unit mobil angkot BK 1755 NA yang sedang diparkir di teras rumah terbakar usai api menyambar mobil tersebut, Rabu (12/8) pagi. Api berasal dari kompor gas yang tengah menyala.
MATATELINGA, Tebingtinggi: Satu unit mobil angkot BK 1755 NA yang sedang diparkir di teras rumah terbakar usai api menyambar mobil tersebut, Rabu (12/8/2020) pagi. Api berasal dari kompor gas yang tengah menyala.


Peristiwa ini terjadi di Jalan Gunung Krakatau I Lk. II Kelurahan Lalang Kecamayan Rambutan Kota Tebing Tinggi, tepatnya diteras rumah milik pasangan Saman Hudi (67) dan istrinya Nurlina Nasution (57), keduanya warga Jalan Gunung Krakatau I Lk. II Kelurahan Lalang Kecamatan Rambutan Kota Tebing Tinggi. 

Kapolsek Rambutan AKP H. Samosir, S.Pd melalui Kasubag Humas Mapolres Tebing Tinggi, AKP. Josua Nainggolan mengatakan kejadian tersebut bermula Rabu sekira pukul 09.00 wib, dimana korban Nurlina Nasution saat itu sedang memasak daging menggunakan kompor gas 2 tungku di teras rumahnya. Dimana jarak antara kompor gas dengan angkot yang sedang parkir ditetas sekaligus sebagai garasi lebih kurang dua meter.

"Kemudian korban Nurlina Nasution meninggalkan masakannya sembari menjaga jualan dikios miliknya yang berada depan rumah korban," ucap Josua.

Disaat itu pula Saman Hudi yang tak lain suami Nurlina Nasution ketika itu tanpa sadar mengisi minyak bensin ke dalam lubang tangki mobil angkotnya dengan menggunakan satu botol bekas air mineral, sementara tak jauh dari situ, kompor dua tungku sedang digunakan untuk memasak daging  oleh sang istri. Namun kondisi kompor yang lagi menyala sedang ditinggal oleh Nurlina karena sibuk menjaha kiosnya.


Tak lama kemudian Saman Hudi melihat api dibawa mobil angkotnya, melihat hal tersebut, dirinyapun langsung berusaha memadamkan api dengan cara menyiram api dengan air namun api semakin besar, Nurlina yang saat itu kebingungan dan kalap langsung meminta tolong bantuan kepada warga sekitar. 

Namun api belum bisa dipadamkan, hingga akhirnya api dapat dipadamkan sekira pukul 10.10 wib setelah dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) tiba dilokasi untuk memadamkan api dibantu oleh masyarakat sekitar. 

"Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun Saman Hudi sedikit mengalami luka bakar pada bagian kaki, tangan dan pipi sebelah kanan, selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr.Kumpulan Pane Kota kota Tebing Tinggi guna dilakukan perawatan lebih lanjut, begitu juga halnya dengan istrinya Nurlina Nasution, hanya mengalami luka memar pada kaki sebelah kanan," beber Josua.

Akibat kejadian tersebut, korban harus mengalami kerugian material yang diperkirakan sebesar Rp. 20.000.000, yang terdiri dari satu unit mobil angkutan kota warna kuning BK 1755 NA,1 kompor gas, dan bangunan teras rumah.(mtc/bas)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru