TMMD Kodim 0204/DS Tumbuhkan Kreativitas Warga Jadi Mandiri
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sejatinya bertujuan untuk meningkatkan kualitas kehidupan warga masyarakat di lokasi sasaran fisik.
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sejatinya bertujuan untuk meningkatkan kualitas kehidupan warga masyarakat di lokasi sasaran fisik.
Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke111 Tahun 2020 Kodim 0204/Deliserdang diharapkan bisa memberikan karya bakti terbaiknya dalam perampungan pekerjaan sarana dan prasaran infrastruktur di lokasi sasaran fisik di Dusun VII dan Dusun VIII Pagar Gu
Sampai hari ke20 pelaksanaan TMMD ke111 TA 2021 Kodim 0204/Deliserdang, Senin (5/7/2021), progres pengerjaan jalan cor rigid beton tersisa 795 meter lagi dari rencana sepanjang 2.545 meter.
Hampir seluruh sasaran fisik pada TMMD ke111 Kodim 0204/DS di Desa Mabar, Kecamatan Bangun Purba selesai dikerjakan. Hingga, Senin (5/7/2021) hanya pembuatan jalan dengan konstruksi rigid beton yang masih dalam pengerjaan.
Suara deru backhoe excavator kini akrab didengar di tengahtengah kesunyian perkebunan sawit milik warga Desa Mabar, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang. Ya, alat berat setiap hari dikerahkan ke lokasi pembuatan jalan dengan konstruksi rigid beto
Hingga hari ke20 pelaksanaan TMMd ke111 TA 2021 Kodim 0204/DS di Desa Mabar, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang, Senin (5/7/2021) hanya sasaran fisik pembangunan jalan dengan konstruksi rigid beton yang belum rampung.
Di sisa waktu yang tinggal 10 hari lagi, Satgas TMMD ke111 TA 2021 Kodim 0204/Deliserdang terus mempercepat perampungan pengecoran jalan rigid beton di Dusun VIII Pagar Gunung, Desa Mabar, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang.
Motor trail yang dibawa Serda Yohan tibatiba kehilangan kendali. Sedetik kemudian, motor itu slip dan tanpa bisa dicegah Serda Yohan pun jatuh ke tumpukan lumpur tebal.
Suara mesin Bulldozer itu terus meraung dari siang hingga hari berganti malam. Tak jauh di dekat alat berat ini, sejumlah Prajurit TNI bersama warga juga terlihat tekun melakukan pekerjaannya menyiapkan mal badan jalan yang hendak dicor rigid beton.
Kapten Bambang menjelaskan, doa yang dilakukan ini menjadi kunci dalam kesuksesan dan upaya mengoptimalkan target pengerjaan sasaran fisik pengecoran jalan rigid beton sepanjang 2.545 meter dengan lebar 4 meter yang masih tersisa.