Sertu Harun Ginting menjelaskan bahwa lingkungan yang kotor dan dipenuhi tumpukan sampah berpotensi menjadi sumber berkembangnya berbagai penyakit, seperti demam berdarah, diare, penyakit kulit, dan gangguan kesehatan lainnya. Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat agar senantiasa proaktif menjaga keamanan lingkungan dengan mempererat silaturahmi, menghidupkan semangat gotong royong, meningkatkan kepedulian antarwarga, serta membangun komunikasi yang baik sebagai langkah preventif dalam mencegah tindak kriminalitas maupun berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Apabila masyarakat memiliki kepedulian, saling mengingatkan, dan terus memelihara budaya gotong royong, maka akan tercipta lingkungan yang sehat, aman, harmonis, serta memiliki ketahanan sosial yang kuat. Hal tersebut juga menjadi implementasi nyata nilai-nilai Bela Negara dalam kehidupan sehari-hari," ujar Sertu Harun Ginting.
Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban, semangat kebersamaan, dan mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Baran. Salah seorang tokoh masyarakat menyampaikan apresiasi atas kepedulian Babinsa yang secara aktif hadir memberikan edukasi dan pembinaan kepada warga. Menurutnya, kehadiran Babinsa tidak hanya memperkuat hubungan antara TNI AD dengan masyarakat, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan, keamanan, persatuan, dan semangat gotong royong sebagai modal utama dalam mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh, serta memperkokoh semangat nasionalisme dan Bela Negara di tengah kehidupan bermasyarakat.
Baca Juga: