MATATELINGA, Lingga:Operasi pencarian (SAR) hari ketiga Delli Setiyawan, Kapten Kapal TB Trans Permata yang hilang di Perairan Senayang, terus diintensifkan oleh Tim SAR Gabungan, pada Kamis 12 Februari 2026 dimulai pukul 09.00 WIB. Tim ini melibatkan Basarnas Lingga, Polsek Senayang, Babinpotmar, dan Babinsa Kelurahan Senayang, Praka Dwi Santoso. Kehadiran Babinsa menegaskan peran aktif aparat teritorial dalam membantu masyarakat di wilayah binaannya, menyisir titik koordinat 00° 07' 04.87" N - 104° 48' 59.13" E, berangkat dari Pelabuhan AL Senayang menuju perairan Kentar dan Penaah.
Kondisi medan saat pencarian hari ke tiga ini cukup menantang, meskipun cuaca cerah namun Tim harus menghadapi angin kencang serta gelombang laut setinggi 0,5 hingga 1 meter, sehingga menuntut kewaspadaan tinggi. Di tengah fokus penyisiran korban Man Over Boat, tim menemukan insiden tak terduga sekitar pukul 10.45 WIB. Sebuah kapal pompong nelayan ditemukan terombang-ambing akibat kerusakan mesin total di tengah laut.
Baca Juga:
Melihat kondisi tersebut, Tim SAR Gabungan memutuskan untuk melakukan penyelamatan segera. Nelayan tersebut bernama Saidi (45), warga Senayang yang tidak bisa kembali ke darat. Keputusan diambil untuk menunda sementara penyisiran korban hilang demi menyelamatkan nyawa. Kapal pompong milik Saidi kemudian ditarik (towing) menuju Pelabuhan AL Senayang dan tiba dengan selamat pada pukul 11.35 WIB.
Babinsa Kelurahan Senayang, Praka Dwi Santoso, menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam Tim SAR bukan hanya tugas perbantuan, melainkan wujud tanggung jawab moral terhadap warga. "Sebagai bagian dari Tim Gabungan, kami tidak hanya fokus pada misi utama pencarian korban, tetapi juga harus peka terhadap keselamatan warga yang kami temui di lapangan. Alhamdulillah, berkat kerja sama yang solid antara Basarnas, Polri, dan TNI, Saudara Saidi bisa kita evakuasi dengan selamat. Ini adalah bukti bahwa keselamatan rakyat adalah prioritas di atas segalanya," ujarnya.
Baca Juga:
Rasa lega juga diungkapkan oleh Saidi. Ia mengapresiasi kesigapan tim gabungan. "Saya berterima kasih kepada Bapak-bapak petugas, baik dari Basarnas, Pak Polisi, maupun Pak Babinsa yang mengenali saya. Bantuan penarikan
kapal ini sangat berarti karena ombak mulai tinggi," tuturnya.
Tim SAR Gabungan menjadwalkan pencarian Kapten TB Trans Permata akan dilanjutkan kembali pada pukul 13.00 WIB setelah konsolidasi, dengan catatan kondisi cuaca memungkinkan.