Pada kesempatan tersebut, Rico Waas bersama Kasdam I/Bukit Barisan Brigjen TNI Dery Santoso Pattinaya dan Dandim 0201/Medan Kolonel Inf. M. Radhi Rusin meninjau langsung hasil pelaksanaan TMMD menggunakan mobil Maung, kendaraan taktis milik TNI. Mereka menyambangi lokasi pembenahan jalan, perbaikan musala, dan RTLH di Kelurahan Paya Pasir, Medan Marelan.
Sebelumnya, dalam amanat yang dibacakan Kasdam I/Bukit Barisan, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Rio Firdianto menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan serta memperkuat ketahanan nasional.
Baca Juga:
"Dengan semangat TMMD, kita wujudkan pemerataan pembangunan dan ketahanan nasional di wilayah. TMMD tidak hanya membangun secara fisik, tetapi juga memperkokoh kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan rakyat," tegas Pangdam.
Kegiatan TMMD ke-126 meliputi pembangunan jalan, jembatan, rumah ibadah, dan RTLH, serta berbagai kegiatan nonfisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan dan pelayanan sosial bagi masyarakat.
"Kerja sama solid antara TNI dan rakyat menjadi kunci keberhasilan TMMD ke-126, sehingga hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat," tambahnya.
Pangdam juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Medan, jajaran pemerintah daerah, masyarakat, dan Satgas TMMD atas dukungan penuh selama satu bulan pelaksanaan kegiatan. Ia turut berterima kasih kepada insan pers yang terus mengabarkan kegiatan TMMD hingga manfaatnya diketahui luas oleh publik.
Baca Juga:
"Penutupan TMMD bukan akhir dari kebersamaan kita, tetapi awal dari langkah-langkah lanjutan dalam menjaga keberlanjutan pembangunan dan mempererat hubungan antara TNI, pemerintah, dan masyarakat," pungkasnya.