Lonjakan harga ini seiring dengan sikap investor beralih ke aset safe haven di tengah kekhawatiran rencana tarif Presiden AS Donald Trump akan memicu perang dagang global dan dampak ekonomi.adsensePada Senin (31/3/2025), harga
Data awal PMI komposit Hamburg Commercial Bank (HCOB) turun ke level terendah delapan bulan di 48,9 pada Juli dari 49,9 Juni, survei yang disusun oleh S&P Global menunjukkan pada Senin (24/7/2023) pagi.
Karena, kenaikan tajam sesi sebelumnya dolar AS yang lebih kuat membuat logam kuning kurang menarik bagi investor yang memegang mata uang lainnya. Harga emas pada akhir perdagangan hari ini, Rabu (7/9/2022) melemah.
Pada Sabtu pagi (7/5/2022) Harga Emas berjangka menguat pada akhir perdagangan, memperpanjang kenaikan untuk sesi kedua berturutturut, didorong oleh melemahnya dolar AS serta aliran safehaven di tengah berlarutlarutn
Berbalik menguat dari penurunan sehari sebelumnya karena investor mencerna pengumuman hasil pertemuan kebijakan dua hari Federal Reserve AS, namun kenaikannya terganjal lonjakan imbal hasil obligasi AS dan dolar yang lebih kuat.
Dalam perdagangan, indeks dolar menguat terhadap enam mata uang utama, dengan naik 0,1 menjadi 91,799. Ini menjadi yang tertinggi sejak akhir November 2020 di 92,51.
Setelah laporan inflasi AS yang lemah dan lelang obligasi pemerintah AS 10tahun kurang antusias, dolar melemah lagi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Sementara mata uang berisiko seperti dolar Australia dan Selandia Baru menguat karena meningk
Dalam tiga hari perdagangan terakhir setelah menyentuh level terendah sejak Juni 2020, harga emas masih merangkak naik . Kamis (11/3/2021) pukul 7.17 WIB, harga emas spot berada di US 1.726,88 per ons troi.