Kamis, 29 Oktober 2026 WIB

Penjual Mobil Bekas Getar Getir, Mau Beli Mobil Bekas atau Mobil Baru

Admin - Sabtu, 05 Juli 2025 06:00 WIB
Penjual Mobil Bekas Getar Getir, Mau Beli Mobil Bekas atau Mobil Baru
Pixabay
mobil bekas

MATATELINGA, Beberapa model Harga mobil bekas alami anjlok drastis, sehingga Pasar mobil bekas kini tengah mengalami situasi getir. Situasi ini merupakan efek domino dari strategi beberapa brand mobil baru, yang melakukan banting harga atau perang harga.

Buat yang belum tahu, dalam beberapa waktu belakangan sejumlah brand menurunkan harga produk mereka di Indonesia.

Alasannya bermacam-macam, ada yang turun karena saat ini produk mereka mulai dirakit lokal (CKD), ada juga yang murni strategi untuk memikat konsumen.

BACA JUGA:Mau Beli Samsung Galaxy M36? Ini Cara Cicilan Online Aman Tanpa Kartu Kredit!

Baca Juga:

Menurut Yudi Budiman, Owner Showroom Mobil Bekas Indigo Auto, kini Ia harus lebih berhati-hati dalam membeli unit yang nantinya akan dijual kembali.

"Kalau ditanya apakah berdampak, pasti berdampak ya. Ini memang kami (pedagang mobil bekas) harus benar-benar punya intuisi dalam membeli atau menjual mobil bekas.

Yudi bercerita, belum lama ini Ia ditawari Chery Omoda 5 lansiran 2023.

BACA JUGA: Dalam Satu Jam, Pesanan SUV Xiaomi YU7 Mencapai 300.000

Saat itu, sang penjual mengaku membeli Omoda 5 dengan harga Rp 500 jutaan (setelah tim GridOto.com melakukan cek data, harga Omoda tipe teringgi, yakni GT AWD, pada Desember 2023 adalah Rp 493,8 juta, tidak sampai Rp 500 juta).

Usai dipakai kurang lebih dua tahun, orang tersebut ingin menjualnya di angka Rp 350 juta, atau turun sekitar Rp 150 juta.

Namun, karena PT Chery Sales Indonesia (CSI) baru meluncurkan Chery C5 (nama baru dari Omoda 5) dengan harga jauh lebih murah, otomatis harga unit bekasnya saat ini makin anjlok.

"Sekarang Chery C5 varian paling tingginya cuma Rp 349,9 juta. Itu mobil baru, fitur lebih canggih, lebih lengkap, ya mendingan saya beli yang baru," ucap Yudi.

Baca Juga:

"Lalu dia bilang, jadi harganya berapa? feeling saya, ini sih tebakan saya ya, paling (harga pasarannya) tinggal Rp 200 jutaan," lanjutnya.

Menurutnya, depresiasi atau penurunan harga tersebut sangat anjlok untuk ukuran mobil dengan pemakaian baru dua tahun.

"Cuma pakai dua tahun loh, turunnya udah setengahnya, ya lemas lah kita (sebagai konsumen). Memang etik bisnisnya China ini sangat berbeda dengan brand Eropa, brand Jepang," tuturnya.

Baca Juga:
Halaman:
Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Rico Waas Jamu Qori Internasional, dan Pembacaan Ayat Al-qur'an
Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Panen Jagung Hibrida di Lahan Binaan Lanud Seluas 53 Hektar, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Bobby Nasution Bersama Tujuh Kepala Derah se-Kasawan Danau Toba Bersiap Sambut Kedatangan Asesor UNESCO
Bryan Kohberger Mengaku Bersalah Atas Semua Tuduhan Dalam Kasus Pembunuhan Mahasiswa
Mantan Direktur dan Kepala Bagian PDAM Tirtasari Mengakhiri Hari Tua Dalam Lembaga Pemasyarakatan
Dandim 0207/Simalungun Ucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke-79
 
Komentar
 
Berita Terbaru