<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.matatelinga.com/</link>
        <description>Berita Terkini Medan, Sumut dan Aceh. Berita Medan Langsung dari Sumbernya</description>
        <lastBuildDate>Tue, 21 Jul 2026 22:22:59 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sambut Hari Anak Nasional 2026, Menimipas Agus dan Dudung Abdurachman Peluk Harapan Anak Binaan: Masa Depan Kalian Masih Cerah</guid>
            <pubDate>Tue, 21 Jul 2026 21:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sambut Hari Anak Nasional 2026, Menimipas Agus dan Dudung Abdurachman Peluk Harapan Anak Binaan: Masa Depan Kalian Masih Cerah]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Medan  Menjelang peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,</b><b>Medan</b> : Menjelang peringatan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/hari/" target="_blank">Hari</a> Anak Nasional (HAN) 2026, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menggelar Temu Kasih dan Dialog Harapan Anak Binaan sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan semangat dan harapan bagi <a href="https://www.matatelinga.com/tag/anak/" target="_blank">anak</a>-<a href="https://www.matatelinga.com/tag/anak/" target="_blank">anak</a> yang sedang menjalani pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA).<br>Kegiatan yang mengusung semangat tema HAN 2026, &quot;Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan&quot;, dipusatkan di LPKA Kelas I Tangerang, Selasa (21/7), serta diikuti secara virtual oleh <a href="https://www.matatelinga.com/tag/anak/" target="_blank">anak</a> binaan dari seluruh LPKA di Indonesia.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Suasana hangat terasa ketika Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto bersama Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman menyapa para <a href="https://www.matatelinga.com/tag/anak/" target="_blank">anak</a> binaan layaknya seorang ayah kepada <a href="https://www.matatelinga.com/tag/anak/" target="_blank">anak</a>-<a href="https://www.matatelinga.com/tag/anak/" target="_blank">anak</a>nya. Kehadiran keduanya disambut penampilan marawis, pertunjukan angklung, hingga penampilan band yang membawakan lagu ciptaan Dudung berjudul Ayo Ngopi.<br>Selain berdialog, Agus dan Dudung juga meninjau berbagai fasilitas pembinaan di LPKA Tangerang, mulai dari ruang kelas, perpustakaan dan PKBM, ruang keterampilan kerja, dapur, hingga bengkel praktik.<br>Menimipas Agus Andrianto menegaskan setiap <a href="https://www.matatelinga.com/tag/anak/" target="_blank">anak</a> binaan memiliki potensi dan masa depan yang tetap harus diperjuangkan.<br>&quot;Mereka memiliki talenta. Mudah-mudahan mereka dapat mengambil hikmah dari proses pembinaan ini sehingga ketika kembali ke masyarakat mampu berkontribusi dan ikut memajukan Indonesia,&quot; ujar Agus.<br>Ia juga mengingatkan agar masa pembinaan dimanfaatkan sebagai bekal untuk membangun kehidupan yang lebih baik.<br>&quot;Jadikan waktu di LPKA sebagai bekal untuk masa depan. Ini juga menjadi pengingat bagi seluruh jajaran kami untuk terus memberikan pengabdian terbaik dalam membina mereka,&quot; katanya.<br>Sementara itu, Kepala KSP Dudung Abdurachman menegaskan negara tidak pernah meninggalkan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/anak/" target="_blank">anak</a>-<a href="https://www.matatelinga.com/tag/anak/" target="_blank">anak</a> yang sedang menjalani pembinaan.<br>&quot;Negara hadir untuk memberikan semangat kepada kalian. Semua orang pernah melakukan kesalahan, tetapi yang terpenting adalah bagaimana bangkit dan memperbaiki diri,&quot; ujar Dudung.<br>Ia berpesan agar para <a href="https://www.matatelinga.com/tag/anak/" target="_blank">anak</a> binaan tidak terus terjebak pada masa lalu.<br>&quot;Jangan terus menoleh ke belakang. Jalani hari ini dengan sebaik-baiknya. Masa depan kalian masih cerah. Milikilah cita-cita, optimisme, dan harapan karena masa depan harus diperjuangkan,&quot; pesannya.<br>Dalam kesempatan tersebut, Menimipas Agus Andrianto dan Kepala KSP menyerahkan paket alat tulis kepada <a href="https://www.matatelinga.com/tag/anak/" target="_blank">anak</a> binaan LPKA Tangerang sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan mereka.<br>Sebagai bagian dari peringatan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/hari/" target="_blank">Hari</a> Anak Nasional 2026, pemerintah juga akan memberikan Pengurangan Masa Pidana (PMP) kepada <a href="https://www.matatelinga.com/tag/anak/" target="_blank">anak</a> binaan yang memenuhi persyaratan administratif dan substantif. Kebijakan tersebut merupakan implementasi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak serta Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.<br>Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin menegaskan bahwa setiap <a href="https://www.matatelinga.com/tag/anak/" target="_blank">anak</a>, termasuk <a href="https://www.matatelinga.com/tag/anak/" target="_blank">anak</a> yang sedang menjalani pembinaan, tetap memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan, perhatian, serta kesempatan kedua demi menyongsong masa depan yang lebih baik.(Mtc/edi/rel).</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/76dc611d6ebaafc66cc0879c71b5db5c_thumbnail-1.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Lifestyle/191164/sambut-hari-anak-nasional-2026-menimipas-agus-dan-dudung-abdurachman-peluk-harapan-anak-binaan-masa-depan-kalian-masih-cerah/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Korban Terakhir Ditemukan, Tiga Orang Tewas Akibat Ledakan di Grand Polonia</guid>
            <pubDate>Tue, 21 Jul 2026 20:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Korban Terakhir Ditemukan, Tiga Orang Tewas Akibat Ledakan di Grand Polonia]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Medan Tim Gabungan akhirnya berhasil menemukan orang ketiga yang tertimbun di dalam rumah bernomor 3B, Kompleks Grand Polonia.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Medan :</b>Tim Gabungan akhirnya berhasil menemukan orang ketiga yang tertimbun di dalam rumah bernomor 3B, Kompleks Grand Polonia. <a href="https://www.matatelinga.com/tag/korban/" target="_blank">Korban</a> berjenis kelamin perempuan itu ditemukan di lantai dua, di balik reruntuhan batu, Selasa (21/7/2026) pukul 18.00 WIB.<br>Proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan crane. Jasad perempuan itu langsung dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan dievakuasi ke rumah sakit Bhayangkara.<br>Sebelumnya, petugas gabungan juga telah menemukan dua orang lainnya. Ketiganya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>"Di hari ini, korban keenam dan terakhir sudah dapat dievakuasi. Dari keenam korban, sudah dapat disimpulkan bahwa yang sampai dengan saat ini mengalami meninggal dunia ada tiga korban, dan tiga lainnya terdiri dari dua masih dalam perawatan dan satu sudah sehat," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak, Selasa (21/7/2026).<br>Saat ini, sambung Calvijn, pihaknya akan melakukan pembersihan dan dilanjutkan dengan mencari alat bukti lainnya.<br>"Kita akan kumpulkan alat bukti lainnya. Nanti kita akan lakukan investigas lanjutan bersama teman-teman PGN," ujarnya.<br>Sebelumnya, terjadi ledakan dahsyat terdengar hingga radius sekitar 1 kilometer (km) di Kompleks Perumahan Grand Polonia Jalan Perhubungan Udara/Mustang Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Senin (20/7/2026) sore.<br>Peristiwa itu membuat geger warga sekitar. Banyak rumah di sekitarnya terdampak serpihan bangunan. Empat penghuni rumah belum diketahui nasibnya.</p><p></p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/191161/satu-lagi-korban-ledakan-rumah-di-grand-polonia-ditemukan-sudah-2-orang-tewas/">Satu Lagi Korban Ledakan Rumah di Grand Polonia Ditemukan, Sudah 2 Orang Tewas</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/2a79ea27c279e471f4d180b08d62b00a_img20260721wa0067.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/191165/korban-terakhir-ditemukan-tiga-orang-tewas-akibat-ledakan-di-grand-polonia/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wamenkes dan Wamendagri Tinjau Layanan TB di RS Adam Malik, Tekankan Tracing Kontak Erat</guid>
            <pubDate>Tue, 21 Jul 2026 20:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wamenkes dan Wamendagri Tinjau Layanan TB di RS Adam Malik, Tekankan Tracing Kontak Erat]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Medan  Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI dr Benjamin Paulus Octavianus SpP FISR bersama Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamenda]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,</b><b>Medan</b> : Wakil Menteri Kesehatan (<a href="https://www.matatelinga.com/tag/wamenkes/" target="_blank">Wamenkes</a>) RI dr Benjamin Paulus Octavianus SpP FISR bersama Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI Akhmad Wiyagus melakukan peninjauan pelaksanaan layanan tuberkulosis (TB) di RS Adam Malik, Medan, Selasa (21/7/ 2026).<br>Dikatakan dr Benjamin, Presiden RI meminta Kemenkes membereskan pemberantasan TB secara nasional. Hal itu karena Indonesia berada pada posisi ke dua kasus TB terbanyak di dunia, di mana 10 persen lebih kasus TB di dunia ada di Indonesia.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Benjamin menyebutkan, tahun 2020 ada 845 ribu kasus TB yang ditemukan atau 50 persen. Sedangkan tahun 2025 Kemenkes sudah menemukan 80 persen kasus atau 867 ribu kasus dari target. Di Sumut, pada tahun 2025, telah ditemukan 73 persen kasus TB yang ada di wilayahnya.<br>&quot;Tahun ini kita ingin lebih dari itu, harus di atas tahun lalu penemuan kasus TB. Kami mampu melakukan pemeriksaan tetapi bagaimana orang mau datang ke sarana kesehatan, maka harus kerja lintas sektor bersama,&quot; ucapnya.<br>Lebih lanjut disampaikan, Kemenkes akan melakukan tracing atau pelacakan kontak erat dari pasien yang telah didiagnosis TB aktif. Di Medan, akan diakukan tracing kasus TB pada 661 titik/lokasi.<br>"Selain tracing, juga akan dilakukan X-Ray, pemeriksaan dahak, tensi, gula darah. Artinya, ini mengkombinasikan program cek kesehatan gratis," pungkasnya.<br>Sementara itu, Wamendagri RI Akhmad Wiyagus menyampaikan bahwa penanganan penyakit TB merupakan salah satu persoalan yang menjadi perhatian pemerintah pusat. Menurutnya, terkait penanganannya harus dimulai dari desa.<br>"Membangun dari desa itu bukan hanya diartikan membangun infrastruktur saja, tetapi juga membangun sumber daya manusia. Artinya, bagaimana membangun desa tangguh, desa siaga menghadapi TB," ujarnya.<br>Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama RS H Adam Malik dr Zainal Safri MKed(PD) SpPD-KKV SpJP(K) menegaskan komitmennya dalam menangani pasien TB. Hal itu terbukti dengan adanya fasilitas Poli TB.<br>&quot;Kami memiliki layanan rawat inap khusus TB. Namun kita harus bersama-sama untuk meningkatkan keberhasilan pengobatan dan pencegahan penularan penyakit TB di lingkungan masyarakat,&quot; katanya.<br>Dia menegaskan RS Adam Malik akan terus memperkuat kolaborasi dengan fasilitas kesehatan masyarakat, pemerintah daerah, masyarakat serta berbagai pemangku kepentingan guna memastikan layanan TB yang berkualitas dan mudah diakses masyarakat. (Mtc/edi). -</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/a4a042cf4fd6bfb47701cbc8a1653ada_thumbnail.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/191163/wamenkes-dan-wamendagri-tinjau-layanan-tb-di-rs-adam-malik-tekankan-tracing-kontak-erat/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Aksi Damai di Kejati Sumut, Massa Apresiasi Kejaksaan RI Berantas Korupsi</guid>
            <pubDate>Tue, 21 Jul 2026 20:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Aksi Damai di Kejati Sumut, Massa Apresiasi Kejaksaan RI Berantas Korupsi]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Medan Sejumlah massa yang tergabung dalam Himpunan Organisasi Transparansi dan Mencegah Aksi Korupsi (HOTMA) menggelar aksi dam]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,Medan:</b> Sejumlah massa yang tergabung dalam Himpunan Organisasi Transparansi dan Mencegah <a href="https://www.matatelinga.com/tag/aksi/" target="_blank">Aksi</a> Korupsi (HOTMA) menggelar aksi <a href="https://www.matatelinga.com/tag/damai/" target="_blank">damai</a> di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut), Jalan Jenderal AH Nasution, Kota Medan, Selasa (21/7).<br>Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan dukungan terhadap komitmen Kejaksaan Republik Indonesia dalam pemberantasan tindak pidana korupsi serta mengajak masyarakat menghormati proses hukum yang sedang berjalan.</p><div>[adsense]</div><p></p><hr>Famati Gulo selaku koordinator aksi mengatakan Kejaksaan melalui bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) telah menangani sejumlah perkara korupsi yang menjadi perhatian publik.<br>Menurut dia, berbagai penanganan perkara tersebut menunjukkan komitmen institusi Kejaksaan dalam upaya pemberantasan korupsi.<br>Ia menyebut sejumlah perkara yang ditangani Kejaksaan, antara lain kasus PT Asuransi Jiwasraya, proyek Base Transceiver Station (BTS) Kementerian Komunikasi dan Informatika, perkara tata niaga timah di Bangka Belitung, serta dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan.<br>Selain itu, massa juga menyampaikan bahwa pada masa kepemimpinan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Kejaksaan dinilai berhasil mengungkap sejumlah perkara besar dan menjalankan program strategis, termasuk Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).<br>Menurut dia, Satgas PKH berkontribusi dalam pengembalian kawasan hutan serta penyelamatan aset dan potensi penerimaan negara dari sektor kehutanan dan perkebunan.<br>"Nilai penyelamatan aset dan potensi penerimaan negara dari sektor penertiban kawasan hutan dan pertambangan mencapai lebih dari Rp300 triliun," ujar dia.<br>Dalam kesempatan itu, massa juga menyampaikan tujuh poin aspirasi. Salah satunya meminta masyarakat tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah serta tidak terburu-buru memberikan penilaian terhadap seseorang yang masih menjalani proses hukum.<br>"Kami mendukung proses penyidikan yang objektif. Masyarakat hendaknya menunggu hasil penyidikan maupun putusan pengadilan sebelum memberikan penilaian terhadap seseorang," kata Hotma.<br>Aspirasi massa diterima Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumut Rizadi, SH, MH, didampingi jajaran Kejati Sumut.<br>Rizadi mengapresiasi penyampaian aspirasi yang berlangsung tertib dan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/damai/" target="_blank">damai</a>. Menurut dia, dukungan masyarakat menjadi motivasi bagi Kejaksaan untuk terus bekerja secara profesional, objektif, dan berintegritas dalam menjalankan tugas penegakan hukum.<br>"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan aspirasi yang disampaikan. Dukungan ini menjadi semangat bagi jajaran Kejaksaan untuk terus menjalankan tugas penegakan hukum, termasuk dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi," ujarnya.<br>Terkait dukungan yang disampaikan kepada mantan Jampidsus Febri Adriansyah, Rizadi mengajak masyarakat menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.<br>"Mari kita sama-sama menunggu hasil proses penyidikan yang dilakukan Kejaksaan Agung. Indonesia adalah negara hukum, sehingga kita tidak boleh mengadili seseorang sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap," katanya.<br>Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi maupun opini yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya dan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah.<br>"Kejaksaan akan terus melakukan langkah-langkah strategis dalam penegakan hukum, termasuk pencegahan dan pemberantasan korupsi, sebagai bagian dari upaya mewujudkan kepastian hukum dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum," tegas Rizaldi. (Reza)</p><div>[adsense]</div><p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/191091/marak-aksi-pencurian-di-atas-kapal-ditpolairud-poldasu-buron-pelaku/">Marak Aksi Pencurian di Atas Kapal, Ditpolairud Poldasu Buron Pelaku</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/7f6ffaa6bb0b408017b62254211691b5_img20260721wa0071.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/191162/aksi-damai-di-kejati-sumut-massa-apresiasi-kejaksaan-ri-berantas-korupsi/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Satu Lagi Korban Ledakan Rumah di Grand Polonia Ditemukan, Sudah 2 Orang Tewas</guid>
            <pubDate>Tue, 21 Jul 2026 19:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Satu Lagi Korban Ledakan Rumah di Grand Polonia Ditemukan, Sudah 2 Orang Tewas]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Medan Tim gabungan kembali menemukan satu korban tewas dalam proses evakuasi reruntuhan rumah mewah yang meledak di Komplek Pe]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Medan :</b>Tim gabungan kembali menemukan satu korban tewas dalam proses evakuasi reruntuhan rumah mewah yang <a href="https://www.matatelinga.com/tag/meledak/" target="_blank">meledak</a> di Komplek Perumahan Grand Polonia, Jalan Mustang, Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa (21/7/2026) sore sekitar pukul 15.45 WIB.<br>Korban ditemukan di lantai dua bangunan, tidak jauh dari lokasi ditemukannya jasad korban pertama pada Selasa dini hari.Hingga dievakuasi, identitas korban tersebut masih belum diketahui.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Proses evakuasi dilakukan menggunakan mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Medan. Setelah berhasil dievakuasi dari lantai dua, jenazah langsung dibawa ke RS Bhayangkara Medan menggunakan ambulans untuk proses identifikasi.<br>Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvin Simanjuntak mengatakan, hingga Selasa sore sudah dua korban meninggal dunia yang ditemukan dari reruntuhan rumah yang diduga <a href="https://www.matatelinga.com/tag/meledak/" target="_blank">meledak</a> akibat kebocoran pipa gas bawah tanah.<br>"Pada pukul 15.45 WIB tim gabungan kembali berhasil menemukan satu korban lagi di lantai dua. Saat ini kami belum bisa memastikan apakah korban tersebut merupakan asisten rumah tangga atau baby sitter. Masih ada satu korban lagi yang diduga berada di lantai dua dengan posisi yang cukup jauh dari korban kedua," ujar Jean Calvin.<br>Dengan ditemukannya korban tersebut, total korban yang telah dievakuasi menjadi lima orang. Rinciannya, tiga korban mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di rumah sakit, sementara dua korban dinyatakan meninggal dunia.<br>Pencarian terhadap satu korban lainnya masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, SAR Kota Medan, TNI, Polri, serta unsur terkait lainnya. Sedikitnya 400 personel dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian di lokasi reruntuhan rumah yang <a href="https://www.matatelinga.com/tag/meledak/" target="_blank">meledak</a> pada Senin (20/7) sekitar pukul 15.30 WIB.</p><p><br></p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/191155/brimob-polda-sumut-turunkan-tim-jibom-kbr-dan-sar-tangani-ledakan-rumah-di-grand-polonia-medan/">Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/2a79ea27c279e471f4d180b08d62b00a_img20260721wa0067.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/191161/satu-lagi-korban-ledakan-rumah-di-grand-polonia-ditemukan-sudah-2-orang-tewas/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Resmi Dibuka, Pendaftaran Bakal Calon Ketua PAC Pemuda Pancasila Medan Denai Periode 2026&ndash;2029 Dimulai</guid>
            <pubDate>Tue, 21 Jul 2026 17:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Resmi Dibuka, Pendaftaran Bakal Calon Ketua PAC Pemuda Pancasila Medan Denai Periode 2026–2029 Dimulai]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Medan Ketua Pelaksana Tugas (Plt) PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Denai, Muhammad Sueb, secara resmi membuka pendaftaran b]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,Medan :</b>Ketua Pelaksana Tugas (Plt) PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Denai, Muhammad Sueb, secara resmi membuka pendaftaran bakal calon Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Denai untuk Masa Periode 2026&ndash;2029. Pembukaan pendaftaran tersebut dilaksanakan di Sekretariat PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Denai, Jalan Denai, Kota Medan.<br>Prosesi pembukaan pendaftaran dipimpin langsung oleh Muhammad Sueb didampingi Sekretaris PAC, Budi Irwansyah, yang juga dipercaya sebagai Ketua Steering Committee (SC). Turut mendampingi, Reza Ahmad Zuhri sebagai Sekretaris SC dan Indra Syahputra sebagai anggota SC.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Sementara itu, kepanitiaan pelaksana atau Organizing Committee (OC) diketuai oleh Jalaluddin Sitepu, didampingi M. Morit Simanjuntak sebagai Sekretaris dan Benny sebagai Bendahara.<br>Muhammad Sueb menyampaikan bahwa pendaftaran bakal calon Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Denai dibuka mulai Senin, 20 Juli hingga Jumat, 24 Juli 2026. Ia mengajak seluruh kader yang memenuhi persyaratan untuk ikut berpartisipasi dalam proses demokrasi organisasi tersebut.<br>"Kami mengundang seluruh kader terbaik Pemuda Pancasila di Kecamatan Medan Denai yang memenuhi syarat untuk mendaftarkan diri. Proses ini merupakan bagian dari regenerasi kepemimpinan organisasi yang harus berjalan secara demokratis, transparan, dan sesuai aturan organisasi," ujar Muhammad Sueb.<br>Di kesempatan yang sama, Ketua Steering Committee (SC), Budi Irwansyah, menegaskan bahwa panitia akan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh kader tanpa adanya intervensi dari pihak mana pun.<br>"Seluruh tahapan pencalonan akan dilaksanakan secara terbuka dan berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Pemuda Pancasila. Tidak ada perlakuan khusus kepada siapa pun, semua memiliki hak yang sama selama memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan," tegas Budi.<br>Ia menjelaskan, salah satu syarat utama bagi bakal calon Ketua PAC adalah pernah menjabat sebagai pengurus PAC Pemuda Pancasila atau pernah menjabat sebagai Ketua Ranting Pemuda Pancasila di wilayah Kecamatan Medan Denai.<br>Dengan dibukanya tahapan pendaftaran ini, diharapkan proses pemilihan Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Denai Masa Periode 2026&ndash;2029 dapat melahirkan sosok pemimpin yang memiliki integritas, loyalitas, dan mampu membawa organisasi semakin solid, maju, serta berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat. (Syahdan)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/06409663226af2f3114485aa4e0a23b4_img20260721wa0057.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Lifestyle/191160/resmi-dibuka-pendaftaran-bakal-calon-ketua-pac-pemuda-pancasila-medan-denai-periode-2026ndash2029-dimulai/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dianggap Rendahkan Profesi Wartawan, PWI Sumut Laporkan Hotman Paris Hutapea ke Polda</guid>
            <pubDate>Tue, 21 Jul 2026 17:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dianggap Rendahkan Profesi Wartawan, PWI Sumut Laporkan Hotman Paris Hutapea ke Polda]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Medan Pengacara Hotman Paris Hutapea dilaporkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) wilayah Sumatera Utara (Sumut) ke Polda Sum]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Medan :</b>Pengacara Hotman Paris Hutapea dilaporkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) wilayah Sumatera Utara (Sumut) ke Polda Sumut, Selasa (21/7/2026).<br><a href="https://www.matatelinga.com/tag/lapor/" target="_blank">Lapor</a>an itu tertuang dalam Nomor : LP/B/1174/VII/2026/SPKT/Polda Sumut tanggal 21 Juli 2026.<br><a href="https://www.matatelinga.com/tag/lapor/" target="_blank">Lapor</a>an itu dibuat oleh Ketua Bidang Hukum PWI Sumut, Amrizal, SH mewakili Ketua PWI Sumut, H Farianda Putra Sinik.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Amrizal mengatakan, laporan ini dibuat buntut ucapan Hotman Paris Hutapea saat konferensi pers di Kejaksaan Agung pada Jumat (17/7/2026).<br>"Kami datang ke Polda Sumut untuk melaporkan pengacara Hotman Paris, karena beliau menyampaikan kata-kata tidak pantas ketika melakukan konferensi pers," sebut Amrizal, Selasa (21/7/2026).<br>PWI Sumut mengingatkan Hotman Paris tidak sembarangan berbicara, apalagi sampai menghina profesi wartawan.<br>&#039;Dalam menjalankan tugasnya wartawan dilindungi undang-undang," ujarnya.<br>Amrizal menyampaikan, wartawan diatur, dilindungi melalui undang-undang.<br>"Pengacara terkenal, jangan sembarangan menyampaikan sesuatu di depan umum, menghina, menjelekan wartawan, serta mengadu domba dengan institusi lain," ujarnya.<br>Sementara, Ketua PWI Sumut H Farianda Putra Sinik sangat mengecam ucapan Hotman Paris Hutapea, soal "dimana otak lu" dalam konferensi pers, kemarin.<br>Dia menyebut perkataan Hotman Paris Hutapea menyakiti perasaan wartawan.<br>"Kedatangan ke mari karena panggilan, atas pernyataan pengacara Hotman Paris yang menghina profesi wartawan &#039;dimana otak lu&#039; dan sebagainya. Sebenarnya itu mengganggu perasaan kita semua," kata Farianda.<br>Setelah membuat laporan, Farianda berharap aduannya diproses agar terungkap motif Hotman berbicara seperti itu.<br>Meski Hotman sudah meminta maaf, mereka tetap berharap Polisi menindaklanjuti laporannya.<br>"Kami mengetahui dia sudah minta maaf," ujarnya.<br>"Kami mau ini diproses secara hukum supaya terang benderang kenapa dia berbicara seperti itu, apakah ada muatan lain, atau memang karena merendahkan derajat wartawan. Kami meminta agar Polda Sumut laporan kami ditindaklanjuti, dituntaskan sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia,"sambungnya.</p><p></p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/191153/forwakum-dukung-langkah-pwi-tempuh-jalur-hukum-laporkan-hotman-paris/">Forwakum Dukung Langkah PWI Tempuh Jalur Hukum Laporkan Hotman Paris</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/0777d5c17d4066b82ab86dff8a46af6f_img20260721wa0056.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/191159/dianggap-rendahkan-profesi-wartawan-pwi-sumut-laporkan-hotman-paris-hutapea-ke-polda/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">RLD Hadiri FGD PSEL Medan Raya, Dorong Solusi Sampah Jadi Energi</guid>
            <pubDate>Tue, 21 Jul 2026 17:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[RLD Hadiri FGD PSEL Medan Raya, Dorong Solusi Sampah Jadi Energi]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Deli Serdang  Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang, Rio Laka Dewa, S.STP., M.AP, menghadiri Focus Group Discuss]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,Medan:</b>Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang, Rio Laka Dewa, S.STP., M.AP, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) dan kunjungan lapangan terkait kesiapan pembangunan Pengolahan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/sampah/" target="_blank">Sampah</a> menjadi Energi Listrik (PSEL) Medan Raya yang diselenggarakan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Selasa (21/7/26).<br>Kehadiran Rio Laka Dewa atau RLD yang menjadi panggilan akrab awak media ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam mendukung percepatan pengelolaan sampah modern berbasis teknologi yang mampu mengurangi timbunan sampah sekaligus menghasilkan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/energi/" target="_blank">energi</a> listrik ramah lingkungan.</p><div>[adsense]</div><p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/191099/stan-dlhk-sumut-ajak-pengunjung-ubah-sampah-jadi-rupiah/">Stan DLHK Sumut Ajak Pengunjung Ubah Sampah Jadi Rupiah</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><hr>FGD tersebut dipimpin jajaran Kementerian PPN/Bappenas dan dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Direktur Perencanaan Peningkatan Produktivitas dan Pembangunan Tematik, Direktur Tata Ruang, Perkotaan, Pertanahan, dan Penanggulangan Bencana, Direktur Lingkungan Hidup, Direktur Perumahan dan Infrastruktur Kawasan Permukiman, Direktur Investasi PT Danantara Indonesia, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sumatera Utara, Kepala Bappeda Kota Medan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang.<br>Dalam forum tersebut, para peserta membahas berbagai aspek strategis mulai dari kesiapan infrastruktur, skema pembiayaan, dukungan regulasi, hingga tantangan teknis yang harus disiapkan untuk merealisasikan proyek PSEL Medan Raya.<br>RLD menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan. Menurutnya, pembangunan PSEL tidak hanya akan membantu mengurangi volume sampah, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui pemanfaatan sampah sebagai sumber <a href="https://www.matatelinga.com/tag/energi/" target="_blank">energi</a> terbarukan.<br>Melalui sinergi lintas sektor yang terus diperkuat, pembangunan PSEL Medan Raya diharapkan dapat segera terealisasi sebagai solusi pengelolaan sampah modern yang mendukung transformasi ekonomi hijau, menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kawasan Medan Raya, termasuk Kabupaten Deli Serdang.<p></p><div>[adsense]</div><p></p><p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/191099/stan-dlhk-sumut-ajak-pengunjung-ubah-sampah-jadi-rupiah/">Stan DLHK Sumut Ajak Pengunjung Ubah Sampah Jadi Rupiah</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>			 	      	<div class="clear pd5"><p></p><div>[adsense]</div>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/cfecdb276f634854f3ef915e2e980c31_thumbnail-6.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/191158/rld-hadiri-fgd-psel-medan-raya-dorong-solusi-sampah-jadi-energi/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polres Aceh Selatan Gelar Gaktibplin, 50 Personel Jalani Tes Urine dan Pemeriksaan Senjata Api</guid>
            <pubDate>Tue, 21 Jul 2026 16:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polres Aceh Selatan Gelar Gaktibplin, 50 Personel Jalani Tes Urine dan Pemeriksaan Senjata Api]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Tapaktuan Polres Aceh Selatan, Polda Aceh, menggelar Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) sebagai bagian dari upaya ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Tapaktuan :</b>Polres Aceh Selatan, Polda Aceh, menggelar Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) sebagai bagian dari upaya memperkuat disiplin, profesionalisme, serta pengawasan internal terhadap personel kepolisian.<br>Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah, S.I.K., itu dilaksanakan usai apel pagi di Lapangan Apel Polres Aceh Selatan, Selasa (21/7/2026).</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Gaktibplin tersebut merupakan tindak lanjut Surat Telegram Kapolda Aceh dengan sejumlah sasaran pemeriksaan, mulai dari sikap tampang, kelengkapan administrasi personel, deteksi dini penyalahgunaan narkoba hingga pemeriksaan senjata api dinas.<br>Pemeriksaan diawali dengan pengecekan penampilan personel, meliputi kerapian rambut dan jenggot, penggunaan seragam dinas, atribut kepolisian, serta aspek lain yang berkaitan dengan ketentuan disiplin anggota Polri.<br>Petugas kemudian memeriksa kelengkapan administrasi personel, seperti Kartu Tanda Anggota (KTA), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Izin Mengemudi (SIM), serta dokumen pendukung lainnya.<br>Sebanyak 50 personel selanjutnya menjalani tes <a href="https://www.matatelinga.com/tag/urine/" target="_blank">urine</a> secara acak menggunakan Rapid Diagnostic Test IS DOA 6 Drugs Panel Test. Pemeriksaan ini dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap kemungkinan penyalahgunaan narkoba di lingkungan internal Polri.<br>Pemeriksaan juga menyasar senjata api dinas. Wakapolres Aceh Selatan Kompol M. Jafaruddin, S.E., M.A.P., bersama personel Sipropam melakukan pengecekan terhadap kondisi fisik senjata, kelengkapan administrasi, prosedur penyimpanan, serta pengamanan gudang senjata.Dari hasil pemeriksaan, administrasi dan penyimpanan senjata api dinas dinyatakan dalam kondisi tertib dan terkendali.Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah mengatakan, Gaktibplin tidak sekadar menjadi agenda pemeriksaan rutin, tetapi merupakan bagian dari pembinaan dan pengawasan internal untuk memastikan setiap personel menjalankan tugas sesuai aturan.<br>&quot;Melalui kegiatan Gaktibplin ini, kami memastikan setiap personel tidak hanya berpenampilan rapi dan melengkapi administrasi kedinasan, tetapi juga terbebas dari penyalahgunaan narkoba serta bertanggung jawab dalam penggunaan dan penyimpanan senjata api dinas,&quot; kata Ricki.<br>Polres Aceh Selatan menegaskan akan terus memperkuat pengawasan internal dan pembinaan personel guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri.<br>Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya institusi kepolisian yang bersih, disiplin, profesional, dan Presisi sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/96da2f590cd7246bbde0051047b0d6f7_img20260721wa0052.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/berita-aceh/191157/polres-aceh-selatan-gelar-gaktibplin-50-personel-jalani-tes-urine-dan-pemeriksaan-senjata-api/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Cek Kandungan Kimia Hingga Rasa, Tim Dokkes Polres Simalungun Pastikan Keamanan Ribuan Porsi Makanan Program Makan Bergizi Gratis</guid>
            <pubDate>Tue, 21 Jul 2026 16:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Cek Kandungan Kimia Hingga Rasa, Tim Dokkes Polres Simalungun Pastikan Keamanan Ribuan Porsi Makanan Program Makan Bergizi Gratis]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Simalungun Guna memastikan kualitas dan keamanan pangan yang disalurkan kepada masyarakat, tim Kesehatan Kepolisian (Dokkes) P]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a></b>, <b>Simalungun</b> :Guna memastikan kualitas dan keamanan pangan yang disalurkan kepada masyarakat, tim Kesehatan Kepolisian (Dokkes) Polres Simalungun kembali melaksanakan pemeriksaan Food Safety terhadap menu <a href="https://www.matatelinga.com/tag/makan/" target="_blank">makan</a>an dan minuman yang disiapkan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Simalungun 2. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga mutu pangan bagi ribuan penerima manfaat program <a href="https://www.matatelinga.com/tag/makan/" target="_blank">makan</a> <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bergizi/" target="_blank">bergizi</a>.<br>Hal tersebut disampaikan oleh Kasi Dokkes Simalungun, dr. Sirovenesia Banjarnahor, melalui laporan resmi yang ditujukan kepada Kabid Dokkes Polda Sumatera Utara dan Kapolres Simalungun, pada hari Selasa, tanggal 21 Juli 2026, mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai.<br></p><p><div>[adsense]</div><hr><br>"Kami mohon izin melaporkan kegiatan Food Safety yang dilaksanakan di SPPG Polres Simalungun 2. Pemeriksaan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/makan/" target="_blank">makan</a>an dan minuman telah dilaksanakan dan dinyatakan dalam keadaan aman," ujar dr. Sirovenesia Banjarnahor.<br>Ia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah menu yang telah disiapkan untuk didistribusikan kepada berbagai kelompok penerima manfaat, mulai dari jenjang pendidikan hingga kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.<br>"Untuk menu porsi besar yang diperuntukkan bagi siswa SMA dan SMP, serta menu porsi kecil untuk PAUD, TK, dan SD, terdiri dari nasi putih, telur katsu sambal terasi, tumis pakcoy dan wortel, tahu saus mentega, serta buah jeruk sebagai pelengkap," ucap dr. Sirovenesia Banjarnahor.<br>Selain menu utama, pemeriksaan juga dilakukan terhadap menu keringan yang disebut program 3B, yakni kelompok Balita, Busui (ibu menyusui), dan Bumil (ibu hamil). "Untuk kelompok Balita, menu keringan terdiri dari satu buah buah naga, dua kemasan susu, dan dua buah pisang. Sementara untuk Busui, terdiri dari dua kemasan susu, satu buah buah naga, dan satu buah pear," ungkap dr. Sirovenesia Banjarnahor.<br>Ia menambahkan, untuk kelompok Bumil, menu keringan yang diperiksa meliputi satu kemasan susu Prenagen, satu buah buah naga, empat buah jeruk, serta dua buah pisang. Secara keseluruhan, program ini menyasar total penerima manfaat sebanyak 2.930 orang.<br>Lebih lanjut, dr. Sirovenesia Banjarnahor menerangkan hasil pemeriksaan secara organoleptik maupun kandungan kimia terhadap seluruh sampel <a href="https://www.matatelinga.com/tag/makan/" target="_blank">makan</a>an dan minuman yang diuji.<br>"Dari hasil pemeriksaan, bentuk, rasa, aroma, dan warna <a href="https://www.matatelinga.com/tag/makan/" target="_blank">makan</a>an dinyatakan normal. Sementara untuk pemeriksaan kimia, seluruh sampel dinyatakan negatif mengandung boraks, negatif nitrit, negatif nitrat, negatif formalin, dan negatif fosfat, dengan tingkat keasaman atau pH berada pada angka 6," jelasnya.<br>Ia menegaskan, hasil pemeriksaan tersebut menunjukkan bahwa seluruh menu yang akan didistribusikan kepada penerima manfaat telah memenuhi standar keamanan pangan dan layak untuk dikonsumsi.<br>"Kegiatan pemeriksaan Food Safety ini berjalan dengan baik dan lancar tanpa ada kendala berarti di lapangan," tambah dr. Sirovenesia Banjarnahor.<br>Kegiatan pemeriksaan pangan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Simalungun dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, serta anak-anak usia sekolah. Melalui pengawasan ketat terhadap kualitas dan keamanan pangan, diharapkan program ini dapat memberikan manfaat optimal bagi kesehatan dan tumbuh kembang masyarakat penerima.<br>Dengan hasil pemeriksaan yang menunjukkan seluruh parameter kimia negatif dari bahan berbahaya, tim Dokkes Polres Simalungun memastikan bahwa program penyaluran gizi yang menyasar hampir 3.000 penerima manfaat tersebut berjalan sesuai standar kesehatan yang berlaku, sehingga masyarakat dapat mengonsumsi <a href="https://www.matatelinga.com/tag/makan/" target="_blank">makan</a>an yang disalurkan dengan rasa aman dan tenang.<br>Laporan hasil pemeriksaan ini turut menjadi bentuk transparansi dan akuntabilitas kinerja Dokkes Polres Simalungun kepada jajaran Polda Sumatera Utara dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah hukum Polres Simalungun.(mtc).</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/149e9677a5989fd342ae44213df68868_thumbnail-5.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/191156/cek-kandungan-kimia-hingga-rasa-tim-dokkes-polres-simalungun-pastikan-keamanan-ribuan-porsi-makanan-program-makan-bergizi-gratis/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan</guid>
            <pubDate>Tue, 21 Jul 2026 15:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Medan  Satuan Brimob Polda Sumatera Utara mengerahkan puluhan personel berkemampuan khusus untuk menangani peristiwa ledakan ya]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,Medan</b> ; Satuan Brimob Polda Sumatera Utara mengerahkan puluhan personel berkemampuan khusus untuk menangani peristiwa ledakan yang terjadi di sebuah rumah di Jalan Perhubungan, Kompleks Grand Polonia Nomor 3B, Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Medan Polonia, Senin (20/7/2026).<br>Pengerahan personel dilakukan setelah adanya koordinasi dengan Polrestabes Medan. Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol. M. Rendra Salipu, S.I.K., M.Si., memerintahkan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/tim/" target="_blank">Tim</a> Penjinak Bom (Ji<a href="https://www.matatelinga.com/tag/bom/" target="_blank">bom</a>) dan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/tim/" target="_blank">Tim</a> Kimia, Biologi, Radioaktif (KBR) Detasemen Gegana, serta <a href="https://www.matatelinga.com/tag/tim/" target="_blank">Tim</a> Search and Rescue (SAR) Batalyon A Pelopor untuk mendukung penanganan di lokasi kejadian.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Operasi di lapangan dipimpin langsung oleh Komandan Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumut, AKBP Octorolas Simbolon, S.T., M.Han. <a href="https://www.matatelinga.com/tag/tim/" target="_blank">Tim</a> Ji<a href="https://www.matatelinga.com/tag/bom/" target="_blank">bom</a> melakukan sterilisasi dan pemeriksaan menyeluruh di lokasi guna memastikan tidak ada ancaman lanjutan, sementara <a href="https://www.matatelinga.com/tag/tim/" target="_blank">Tim</a> KBR melaksanakan deteksi terhadap kemungkinan adanya paparan bahan berbahaya.<br>Di saat yang sama, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/tim/" target="_blank">Tim</a> SAR Batalyon A Pelopor membantu proses pencarian dan evakuasi korban bersama personel gabungan. Seluruh personel Brimob bekerja sesuai standar operasional untuk mendukung penanganan darurat secara cepat, aman, dan profesional.<br>Dalam pelaksanaannya, Satuan Brimob Polda Sumut bersinergi dengan Polrestabes Medan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, tim kesehatan, serta instansi terkait lainnya. Sinergi tersebut dilakukan untuk mengamankan lokasi, membantu evakuasi korban, serta mendukung proses olah tempat kejadian perkara.<br>Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol. M. Rendra Salipu, mene<a href="https://www.matatelinga.com/tag/gas/" target="_blank">gas</a>kan pengerahan personel dengan kemampuan khusus merupakan bentuk kesiapsiagaan Brimob dalam memberikan dukungan maksimal pada setiap situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.<br>"Kami mengerahkan puluhan personel <a href="https://www.matatelinga.com/tag/tim/" target="_blank">Tim</a> Ji<a href="https://www.matatelinga.com/tag/bom/" target="_blank">bom</a> dan KBR Detasemen Gegana serta <a href="https://www.matatelinga.com/tag/tim/" target="_blank">Tim</a> SAR Batalyon A Pelopor untuk mendukung proses penanganan di lokasi ledakan. Seluruh personel bekerja sesuai dengan tu<a href="https://www.matatelinga.com/tag/gas/" target="_blank">gas</a> dan fungsinya masing-masing guna memastikan lokasi aman, membantu proses evakuasi, serta mendukung penyelidikan yang dilakukan oleh kepolisian," ujar Kombes Pol. M. Rendra Salipu.<br>Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan masih dalam proses penyelidikan oleh kepolisian. Satuan Brimob Polda Sumut akan terus bersinergi dengan Polrestabes Medan dan instansi terkait hingga seluruh proses penanganan selesai serta situasi di lokasi dipastikan aman dan kondusif.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/9766527f2b5d3e95d4a733fcfb77bd7e_img20260721wa0048.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/191155/brimob-polda-sumut-turunkan-tim-jibom-kbr-dan-sar-tangani-ledakan-rumah-di-grand-polonia-medan/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Reskrim Polres Simalungun Gencarkan Operasi Pekat 2026, Ajak Bersama Berantas Penyakit Masyarakat</guid>
            <pubDate>Tue, 21 Jul 2026 14:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Reskrim Polres Simalungun Gencarkan Operasi Pekat 2026, Ajak Bersama Berantas Penyakit Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,SimalungunSatuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Simalungun menyampaikan himbauan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sim]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,</b><b>Simalungun</b>:Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Simalungun menyampaikan himbauan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Simalungun untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban wilayah melalui pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Tahun 2026.<br>Hal tersebut disampaikan Kanit Resmob Sat Reskrim Polres Simalungun IPTU Ivan Roni Purba, S.H., saat dikonfirmasi awak media pada Senin, 20 Juli 2026, sekira pukul 20.13 WIB. Ia menjelaskan bahwa himbauan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri untuk masyarakat, sejalan dengan komitmen Polres Simalungun Polda Sumatera Utara yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat.<br></p><p><div>[adsense]</div><hr><br>"Ini adalah bentuk nyata Polri untuk masyarakat, di mana kami meng<a href="https://www.matatelinga.com/tag/ajak/" target="_blank">ajak</a> seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kabupaten Simalungun tetap aman, tertib, dan kondusif melalui pelaksanaan Operasi Pekat Tahun 2026," ujar IPTU Ivan Roni Purba.<br>Ia menjelaskan, Operasi Pekat yang dilaksanakan oleh Sat Reskrim Polres Simalungun ini merupakan bagian dari fokus operasi serupa yang dilaksanakan oleh jajaran kepolisian di berbagai wilayah Indonesia sepanjang tahun 2026, dengan sasaran utama berbagai bentuk penyakit masyarakat yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.<br>"Sasaran operasi ini meliputi premanisme, perjudian, peredaran minuman keras ilegal, prostitusi, penyalahgunaan narkoba, kepemilikan senjata tajam tanpa hak, balap liar, geng motor, serta berbagai tindak kriminal lainnya yang meresahkan masyarakat," ucap IPTU Ivan Roni Purba.<br>Ia menerangkan, Sat Reskrim Polres Simalungun meng<a href="https://www.matatelinga.com/tag/ajak/" target="_blank">ajak</a> seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah dan memberantas segala bentuk penyakit masyarakat tersebut, mengingat keberhasilan operasi ini tidak hanya bergantung pada kinerja aparat kepolisian semata, namun juga memerlukan dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat luas.<br>"Kami meng<a href="https://www.matatelinga.com/tag/ajak/" target="_blank">ajak</a> seluruh masyarakat untuk berperan aktif mencegah dan memberantas segala bentuk penyakit masyarakat yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di wilayah kita bersama," ungkap IPTU Ivan Roni Purba.<br>Ia menyampaikan sejumlah poin himbauan yang disampaikan kepada masyarakat, di antaranya menolak segala bentuk premanisme dan aksi pemerasan, tidak terlibat dalam perjudian baik secara langsung maupun daring, serta menjauhi penyalahgunaan dan peredaran narkoba.<br>"Kami mengimbau masyarakat untuk menolak segala bentuk premanisme dan aksi pemerasan, tidak terlibat dalam perjudian baik secara langsung maupun daring, serta menjauhi penyalahgunaan dan peredaran narkoba yang dapat merusak generasi muda," tutur IPTU Ivan Roni Purba.<br>Ia menambahkan, himbauan juga disampaikan terkait pentingnya masyarakat untuk tidak mengonsumsi maupun mengedarkan minuman keras ilegal, serta menghindari kepemilikan senjata tajam tanpa hak yang dapat memicu terjadinya tindak kekerasan di tengah masyarakat.<br>"Kami juga menghimbau agar masyarakat tidak mengonsumsi maupun mengedarkan minuman keras ilegal, serta menghindari kepemilikan senjata tajam tanpa hak, karena hal ini dapat memicu terjadinya tindak kekerasan maupun kejahatan lainnya," kata IPTU Ivan Roni Purba.<br>Ia menjelaskan, salah satu perhatian khusus dalam himbauan tersebut adalah pentingnya peran orang tua dalam mengawasi pergaulan anak, agar generasi muda dapat terhindar dari keterlibatan dalam geng motor, aksi balap liar, maupun berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya.<br>"Kami meng<a href="https://www.matatelinga.com/tag/ajak/" target="_blank">ajak</a> seluruh orang tua untuk turut mengawasi pergaulan anak agar terhindar dari geng motor, balap liar, dan kenakalan remaja, mengingat hal ini menjadi salah satu sasaran utama dalam Operasi Pekat tahun ini," ungkap IPTU Ivan Roni Purba.<br>Ia menegaskan, masyarakat yang mengetahui atau menemukan adanya aktivitas mencurigakan terkait berbagai bentuk penyakit masyarakat tersebut diminta untuk segera melaporkannya kepada kantor polisi terdekat, ataupun melalui layanan cepat kepolisian di nomor 110.<br>"Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan kepada kantor polisi terdekat, atau dapat juga menghubungi layanan Kepolisian di nomor 110 yang siap menerima laporan masyarakat kapan pun dibutuhkan," kata IPTU Ivan Roni Purba.<br>Ia menegaskan bahwa Sat Reskrim Polres Simalungun berkomitmen penuh untuk melaksanakan penegakan hukum secara tegas, profesional, dan tetap mengedepankan pendekatan humanis, guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Simalungun.<br>"Sat Reskrim Polres Simalungun berkomitmen melaksanakan penegakan hukum secara tegas, profesional, dan humanis, demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat," pungkas IPTU Ivan Roni Purba.<br>Ia berharap, melalui himbauan dan pelaksanaan Operasi Pekat Tahun 2026 ini, seluruh lapisan masyarakat dapat bersama-sama mewujudkan Kabupaten Simalungun yang aman, nyaman, dan bebas dari berbagai bentuk penyakit masyarakat, sejalan dengan semangat Presisi yang mengedepankan prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.(mtc)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/7f6ffaa6bb0b408017b62254211691b5_thumbnail-4.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/191154/reskrim-polres-simalungun-gencarkan-operasi-pekat-2026-ajak-bersama-berantas-penyakit-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Forwakum Dukung Langkah PWI Tempuh Jalur Hukum Laporkan Hotman Paris</guid>
            <pubDate>Tue, 21 Jul 2026 14:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Forwakum Dukung Langkah PWI Tempuh Jalur Hukum Laporkan Hotman Paris]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Medan Forum Wartawan Hukum Sumatera Utara (Forwakum Sumut) menyatakan apresiasi dan dukungannya terhadap langkah Persatuan War]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a></b>, <b>Medan</b>: Forum Wartawan Hukum Sumatera Utara (Forwakum Sumut) menyatakan apresiasi dan dukungannya terhadap langkah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat yang me<a href="https://www.matatelinga.com/tag/lapor/" target="_blank">lapor</a>kan pengacara Hotman Paris Hutapea ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penghinaan terhadap profesi wartawan.<br>Ketua Forwakum Sumut, Aris Rinaldi Nasution, SH, mengatakan setiap organisasi profesi memiliki hak konstitusional untuk menempuh jalur hukum apabila merasa kehormatan maupun marwah organisasinya dirugikan.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>"Sebagai organisasi profesi wartawan, PWI memiliki hak untuk me<a href="https://www.matatelinga.com/tag/lapor/" target="_blank">lapor</a>kan persoalan ini melalui mekanisme hukum. Kami mendukung langkah tersebut sebagai bagian dari penegakan hukum dan etika profesi," kata Aris di Medan, Selasa (21/7/2026).<br>Aris yang juga merupakan anggota biasa PWI Sumatera Utara menilai seluruh pihak harus menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan penanganannya kepada aparat penegak hukum secara profesional, objektif, dan independen.<br>Menurutnya, setiap profesi memiliki kehormatan yang wajib dihormati sehingga perbedaan pendapat tidak seharusnya disampaikan dengan merendahkan profesi tertentu.<br>"Jangan pernah merendahkan profesi orang lain. Wartawan, advokat, hakim, jaksa, polisi maupun profesi lainnya memiliki fungsi dan kehormatan yang harus dijaga bersama. Saling menghormati merupakan fondasi etika, profesionalisme, dan demokrasi," tegasnya.<br>Ia berharap penyelesaian perkara tersebut dapat memberikan kepastian hukum sekaligus menjadi pengingat bagi semua pihak agar lebih bijak dalam menyampaikan pendapat di ruang publik.<br>"Yang terpenting adalah menjaga marwah profesi wartawan, menghormati kebebasan pers, serta tetap menjunjung tinggi supremasi hukum," ujarnya.<br>Sebelumnya, PWI Pusat me<a href="https://www.matatelinga.com/tag/lapor/" target="_blank">lapor</a>kan Hotman Paris Hutapea ke Polda Metro Jaya atas dugaan penghinaan terhadap profesi wartawan yang disampaikan dalam sebuah konferensi pers.<br>Laporan tersebut diterima dengan Nomor: LP/B/5291/VI/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA pada Senin (20/7/2026).<br>Pe<a href="https://www.matatelinga.com/tag/lapor/" target="_blank">lapor</a> adalah Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum PWI Pusat, Anrico Pasaribu, dengan sangkaan Pasal 242 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.<br>PWI Pusat turut menyerahkan barang bukti berupa rekaman video konferensi pers yang dinilai memuat pernyataan merendahkan profesi wartawan.<br>Di sisi lain, Hotman Paris telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui akun media sosialnya. Ia menyebut ucapannya terlontar karena terbawa emosi saat menjawab pertanyaan wartawan dan menegaskan tidak memiliki niat menghina profesi tersebut.<br>Meski demikian, Direktur Anti Kekerasan Wartawan PWI Pusat, Edison Siahaan, menilai permohonan maaf tersebut belum disampaikan dengan ketulusan sehingga PWI tetap meminta proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku sebagai bentuk perlindungan terhadap martabat profesi wartawan. (Reza)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/42a0e188f5033bc65bf8d78622277c4e_img20260721wa0042.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/191153/forwakum-dukung-langkah-pwi-tempuh-jalur-hukum-laporkan-hotman-paris/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Diduga hendak Lakukan Kejahatan, Polisi Amankan Pemilik Samurai</guid>
            <pubDate>Tue, 21 Jul 2026 12:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Diduga hendak Lakukan Kejahatan, Polisi Amankan Pemilik Samurai]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Medan Berlagak jagoan, seorang pria pengendara sepeda motor diamankan polisi yang sedang melakukan patroli rutin di wilayah hu]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Medan :</b>Berlagak jagoan, seorang pria pengendara sepeda motor di<a href="https://www.matatelinga.com/tag/amankan/" target="_blank">amankan</a> polisi yang sedang melakukan patroli rutin di wilayah hukum Polsek Medan Area.<br>Sebab, tersangka bernama Muhammad Padli (30), warga Jalan Pendidikan Gang Teratai 31 Desa Bandar Khalipah Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang nekat membawa Samurai.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Diduga senjata tajam itu hendak digunakan tersangka untuk melakukan kejahatan.<br>"Ketika anggota melakukan patroli mobile melihat tersangka menaiki sepeda motor membawa <a href="https://www.matatelinga.com/tag/samurai/" target="_blank">samurai</a> sehingga langsung di<a href="https://www.matatelinga.com/tag/amankan/" target="_blank">amankan</a>," kata Ka<a href="https://www.matatelinga.com/tag/polsek/" target="_blank">polsek</a> Medan Area AKP M Ainul Yaqin, Selasa (21/7/2026).<br>Dijelaskannya, tersangka ditangkap di Jalan Denai Kelurahan Tegal Sari Mandala III Kecamatan Medan Denai pada Jumat (17/7/2026) sekira pukul 03.00 WIB.<br>Ketika itu, tersangka mengendarai sepeda motor Honda Beat nomor polisi BK 5071 ABS melintas di depan SPBU. Dia sempat berupaya kabur, namun petugas berhasil menghentikannya.<br>"Selanjutnya tersangka bersama barang bukti senjata tajam jenis <a href="https://www.matatelinga.com/tag/samurai/" target="_blank">samurai</a> dan sepeda motor kita <a href="https://www.matatelinga.com/tag/amankan/" target="_blank">amankan</a> ke komando. Kasusnya masih kita lakukan pendalam," pungkas AKP M Ainul Yaqin.</p><p></p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/191083/terungkap-sebelum-tabrakan-beruntun-mini-bus-l300-menabrak-cold-diesel/">Terungkap Sebelum Tabrakan Beruntun, Mini Bus L300 Menabrak Cold Diesel</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/85d8ce590ad8981ca2c8286f79f59954_img20260721wa0035.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita/191152/diduga-hendak-lakukan-kejahatan-polisi-amankan-pemilik-samurai/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kantor Desa Percut Deli Serdang Tampak Sepi Usai Jumat, Warga Kecewa Tak Ada Pelayanan</guid>
            <pubDate>Tue, 21 Jul 2026 12:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kantor Desa Percut Deli Serdang Tampak Sepi Usai Jumat, Warga Kecewa Tak Ada Pelayanan]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Percut Sei Tuan Kantor Kepala Desa Percut, Kabupaten Deli Serdang, terlihat sepi tanpa ada pegawai maupun tenaga honorer yang ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Percut Sei Tuan :</b><a href="https://www.matatelinga.com/tag/kantor/" target="_blank">Kantor</a> Kepala Desa Percut, Kabupaten Deli Serdang, terlihat sepi tanpa ada pegawai maupun tenaga honorer yang bertugas. Kondisi ini membuat warga yang hendak mengurus administrasi menjadi kecewa.<br>Pantauan di lokasi, Jumat [17/07/2026] sekitar pukul 14.00 WIB usai salat Jumat, kantor <a href="https://www.matatelinga.com/tag/desa/" target="_blank">desa</a> yang beralamat, jalan M. yusuf, Jintan, No. 701 dalam keadaan kosong. Tidak ada satupun petugas yang melayani warga.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Padahal sesuai aturan jam kerja di instansi pemerintahan, pelayanan di hari Senin hingga Kamis berlangsung pukul 12.00 hingga 13.00 WIB. Sementara untuk hari Jumat jam kerjanya lebih panjang, yakni mulai pukul 11.00 atau 11.30 hingga 13.00 WIB.<br>Sejumlah warga yang datang mengaku sudah sengaja meluangkan waktu di siang hari. Namun karena tidak ada petugas, mereka terpaksa pulang tanpa bisa mengurus keperluan.<br>&quot;Kami sudah datang jauh-jauh, tapi kantornya kosong. Kalau jam kerja jam 11 sampai jam 1, harusnya masih ada orang,&quot; ujar salah seorang warga.<br>Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Desa Percut terkait penyebab tidak adanya petugas saat jam pelayanan.<br>Warga berharap kepala <a href="https://www.matatelinga.com/tag/desa/" target="_blank">desa</a> dan perangkatnya dapat memastikan pelayanan berjalan sesuai jadwal, agar masyarakat tidak dirugikan.<br></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/76dc611d6ebaafc66cc0879c71b5db5c_thumbnail-3.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/191151/kantor-desa-percut-deli-serdang-tampak-sepi-usai-jumat-warga-kecewa-tak-ada-pelayanan/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polresta Deli Serdang Pastikan Kaca Rumah Dinas Wabup Bukan Akibat Tembakan</guid>
            <pubDate>Tue, 21 Jul 2026 11:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polresta Deli Serdang Pastikan Kaca Rumah Dinas Wabup Bukan Akibat Tembakan]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Deli Serdang  Polresta Deli Serdang menggelar konferensi pers untuk menyampaikan perkembangan hasil penyelidikan dugaan tindak ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,Deli Serdang</b> : <a href="https://www.matatelinga.com/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang menggelar konferensi pers untuk menyampaikan perkembangan hasil penyelidikan dugaan tindak pidana pengancaman dan/atau pengrusakan terhadap <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kaca/" target="_blank">kaca</a> jendela rumah dinas Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, S.S, Selasa (21/7/26).<br>Hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara menegaskan bahwa kerusakan tersebut bukan disebabkan oleh tembakan senjata api.</p><div>[adsense]</div><p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/191141/jaga-soliditas-dan-sinergitas-kapolres-dan-forkopimda-simalungun-serta-pematang-siantar/">Jaga Soliditas dan Sinergitas, Kapolres dan Forkopimda Simalungun Serta Pematang Siantar</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><hr>Konferensi pers dipimpin Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol. Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., didampingi Bupati Deli Serdang dr. H. Asri Ludin Tambunan, M.Ked(PD), Sp.PD, Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo, S.S., Kasat Reskrim Kompol Muhammad Isral, S.I.K., M.H., Kasubbid Fiskom Bidlabfor Polda Sumut AKBP Roy Tenno Siburian, M.Si., serta Kepala Dinas Kominfostan Sandra Dewi Situmorang, S.STP., M.Si. Turut hadir Inspektur, Kasatpol PP, Kaban Kesbangpol, Kadis SDA BMBK, dan Kabag Hukum Kabupaten Deli Serdang.<br>Kapolresta Deli Serdang menjelaskan, laporan polisi terkait dugaan pengancaman dan pengrusakan diterima pada 16 Juni 2026, setelah ditemukan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kaca/" target="_blank">kaca</a> jendela kamar rumah dinas Wakil Bupati pecah. Sejak laporan diterima, Satreskrim <a href="https://www.matatelinga.com/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang bersama Labfor Polda Sumut melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan teknis kriminalistik, serta memeriksa sedikitnya 10 orang saksi, termasuk pelapor dan sejumlah saksi yang berada di lokasi.<br>Berdasarkan Berita Acara Hasil Pemeriksaan Teknis Kriminalistik Labfor Polda Sumut Nomor Lab: 4611/FBF/2026 tanggal 8 Juli 2026, diperoleh kesimpulan bahwa lubang pada <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kaca/" target="_blank">kaca</a> mengarah dari luar ke dalam, namun kerusakan tersebut tidak disebabkan oleh anak peluru, proyektil berjaket maupun tidak berjaket dari senjata api.<br>Hasil penyelidikan juga diperkuat oleh keterangan saksi yang menyebutkan bahwa retaknya <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kaca/" target="_blank">kaca</a> diduga terjadi akibat hantaman gesekan batu kerikil yang terpental dari mesin babat rumput ketika dilakukan pembersihan taman di lingkungan rumah dinas Wakil Bupati.<br>Meski demikian, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang menegaskan penyelidikan belum dihentikan. Penyidik masih mendalami kemungkinan adanya unsur pidana serta akan mencari saksi tambahan untuk memastikan secara utuh penyebab peristiwa tersebut. Salah satu kendala yang dihadapi penyidik adalah tidak adanya rekaman CCTV maupun saksi yang secara langsung melihat proses pecahnya <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kaca/" target="_blank">kaca</a>.<br>Dalam kesempatan itu, Bupati Deli Serdang dr. H. Asri Ludin Tambunan menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang dalam mengungkap fakta berdasarkan bukti ilmiah.<br>Menurut Bupati, kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan kepolisian menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus memberikan kepastian informasi kepada publik secara objektif dan transparan.<br><a href="https://www.matatelinga.com/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang menegaskan proses penyelidikan akan terus berjalan hingga seluruh fakta terungkap secara lengkap, sehingga tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat dan setiap kesimpulan yang disampaikan tetap mengedepankan hasil penyidikan serta pembuktian ilmiah.<br><p></p><div>[adsense]</div><p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/191141/jaga-soliditas-dan-sinergitas-kapolres-dan-forkopimda-simalungun-serta-pematang-siantar/">Jaga Soliditas dan Sinergitas, Kapolres dan Forkopimda Simalungun Serta Pematang Siantar</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/65ded5353c5ee48d0b7d48c591b8f430_img20260721wa0034.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/191150/polresta-deli-serdang-pastikan-kaca-rumah-dinas-wabup-bukan-akibat-tembakan/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">1 Korban Ledakan di Grand Polonia Ditemukan Tewas</guid>
            <pubDate>Tue, 21 Jul 2026 10:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[1 Korban Ledakan di Grand Polonia Ditemukan Tewas]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Medan Satu orang penghuni rumah yang meledak di Kompleks Grand Polonia, Jalan Perhubungan, Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Meda]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Medan :</b>Satu orang penghuni <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rumah/" target="_blank">rumah</a> yang me<a href="https://www.matatelinga.com/tag/ledak/" target="_blank">ledak</a> di Kompleks Grand Polonia, Jalan Perhubungan, Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Medan Polonia ditemukan meninggal dunia, Selasa (21/7/2026).<br>Ledakan itu juga mengakibatkan sejumlah <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rumah/" target="_blank">rumah</a> di sekitar lokasi mengalami kerusakan.<br>Dalam peristiwa tersebut, enam orang menjadi korban, terdiri dari lima penghuni <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rumah/" target="_blank">rumah</a> dan seorang kurir paket yang saat itu sedang mengantarkan barang ke lokasi.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Tiga korban berhasil diselamatkan dan mengalami luka-luka. Sementara itu, tiga korban lainnya sempat dinyatakan tertimbun reruntuhan bangunan yang ambruk akibat <a href="https://www.matatelinga.com/tag/ledak/" target="_blank">ledak</a>an.<br>Tim SAR gabungan mengerahkan alat berat berupa crane dan ekskavator untuk mempercepat proses pencarian korban di antara puing-puing bangunan.<br>Pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 02.30 WIB, tim SAR berhasil menemukan satu korban berjenis kelamin perempuan. <a href="https://www.matatelinga.com/tag/korban/" target="_blank">Korban</a> diduga merupakan istri pemilik <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rumah/" target="_blank">rumah</a>.<br><a href="https://www.matatelinga.com/tag/korban/" target="_blank">Korban</a> ditemukan di kamar mandi lantai dua dalam kondisi terjepit material bangunan yang runtuh. Jenazah kemudian dievakuasi ke <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rumah/" target="_blank">rumah</a> sakit untuk keperluan identifikasi dan visum.<br>Hingga kini, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap dua korban lainnya yang merupakan asisten <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rumah/" target="_blank">rumah</a> tangga (ART) dan baby sitter.<br>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Medan, Heri Marantika mengatakan, proses pencarian terkendala karena lantai dua dan tiga bangunan runtuh lalu menyatu, sehingga menyulitkan proses evakuasi.<br>"Pukul 02.30 WIB tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi satu korban. Saat ini kami masih melakukan pencarian terhadap dua korban lainnya. Runtuhan lantai dua dan tiga menyatu sehingga kami berupaya menarik kanopi menggunakan crane agar proses pencarian bisa dilakukan," ujar Heri Marantika.<br>Petugas gabungan masih terus melakukan penyisiran di lokasi hingga seluruh korban berhasil ditemukan.</p><p><br></p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/191133/ledakan-di-perumahan-grand-polonia-disebabkan-gas-tanam/">Ledakan di Perumahan Grand Polonia Disebabkan Gas Tanam</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/4c56ff4ce4aaf9573aa5dff913df997a_img20260721wa0018.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/191149/1-korban-ledakan-di-grand-polonia-ditemukan-tewas/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lurah Sei Mati Kecam Maraknya Aksi Bentrok, Keselamatan Warga Terancam</guid>
            <pubDate>Tue, 21 Jul 2026 08:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lurah Sei Mati Kecam Maraknya Aksi Bentrok, Keselamatan Warga Terancam]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,LabuhanAksi bentrok antarkelompok anakanak tanggung pecah di kawasan Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan,]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,</b><b>Labuhan</b>:Aksi <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bentrok/" target="_blank">bentrok</a> antar-kelompok anak-anak tanggung pecah di kawasan Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sabtu (18/7/2026) dini hari.<br>Insiden yang terjadi di sekitar terowongan jalan tol dekat PT Agro Raya Mas tersebut menelan satu jiwa korban dan menyebabkan sejumlah peserta antar <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bentrok/" target="_blank">bentrok</a> lainnya mengalami luka-luka.<br><a href="https://www.matatelinga.com/tag/lurah/" target="_blank">Lurah</a> Sei Mati, Yogi Fatresya Wahyu, dikonfirmasi langsung oleh awak media <a rel="nofollow noopener noreferrer" target="_blank" href="http://matatelinga.com/">matatelinga.com</a>, mengenai peristiwa tersebut saat ditemui di kantornya, Senin (20/7/2026).</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Menurut Yogi, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bentrok/" target="_blank">bentrok</a>an tersebut melibatkan kelompok anak-anak tanggung dan geng motor yang membawa senjata tajam serta senapan angin.<br>Benar, kemarin sempat ada kontak fisik antar kelompok anak- anak tanggung. Mereka membawa senjata tajam dan senapan angin, ujar Yogi.<br>Korban Meninggal DuniaSeorang anak-anak tanggung berinisal D (19), warga Pasar Pekong, dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Korban diduga terkena tembakan di bagian mata saat berada di lokasi kejadian.<br>&quot;Kabarnya dia tertembak di bagian mata di lokasi kejadian. Korban kemudian meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Delima,&quot; jelas Yogi.<br>Di balik peristiwa berdarah ini, muncul dugaan kuat dari masyarakat setempat bahwa <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bentrok/" target="_blank">bentrok</a>an tersebut sengaja dikondisikan sebagai fokus isu.<br>Sejumlah warga yang ditemui di lokasi mengungkapkan keresahan mereka terkait maraknya kembali beredarnya narkoba di wilayah tersebut.<br>"Ini bukan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bentrok/" target="_blank">bentrok</a>an biasa. Kami menduga keras ini hanya skenario untuk mengalihkan perhatian warga dan aparat penegak hukum dari maraknya transaksi narkoba yang sedang berlangsung di sini," ujar salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya.<br>Pengawasan WilayahHingga saat ini, pihak kelurahan belum dapat memastikan pemicu utama yang menyebabkan pecahnya <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bentrok/" target="_blank">bentrok</a>an tersebut.<br>Kendati demikian, Yogi mengakui bahwa pertemuan fisik di kawasan tersebut memang kerap terjadi.<br>Pihak kelurahan mengeklaim telah rutin melakukan upaya pengawasan dan pencegahan bersama aparat penegak hukum setempat.<br>Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian berdarah ini guna mengungkap pelaku utama serta mendalami motif di balik <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bentrok/" target="_blank">bentrok</a>an yang meresahkan masyarakat tersebut.✍️ Syafwan</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/a97da629b098b75c294dffdc3e463904_thumbnail-2.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/191148/lurah-sei-mati-kecam-maraknya-aksi-bentrok-keselamatan-warga-terancam/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kericuhan Final Piala Dunia 2026 Berujung Investigasi FIFA Terhadap Argentina</guid>
            <pubDate>Tue, 21 Jul 2026 07:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kericuhan Final Piala Dunia 2026 Berujung Investigasi FIFA Terhadap Argentina]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,MetLife Final Piala Dunia 2026, Senin (20/7/2026) dini hari WIB, berakhir dengan kemenangan 10 untuk Spanyol.Seusai peluit pan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a><b>,MetLife:</b> <a href="https://www.matatelinga.com/tag/final-piala-dunia-2026/" target="_blank">Final Piala Dunia 2026</a>, Senin (20/7/2026) dini hari WIB, berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Spanyol.Seusai peluit panjang dibunyikan di Stadion MetLife, New Jersey, AS, ketegangan yang sudah mewarnai jalannya pertandingan memuncak hingga <a href="https://www.matatelinga.com/tag/memicu-kericuhan/" target="_blank">memicu kericuhan</a> antarpemain.<b></b><br>Dalam tayangan ulang pertandingan, gelandang <a href="https://www.matatelinga.com/tag/argentina/" target="_blank">Argentina</a>, Leandro Paredes, tampak mencekik bek Spanyol Eric Garcia.<br>Sejumlah pemain dari kedua tim kemudian terlibat aksi saling dorong dan saling hadang.<br>Keributan tersebut tidak berlangsung lama setelah pelatih <a href="https://www.matatelinga.com/tag/argentina/" target="_blank">Argentina</a>, Lionel Scaloni, turun tangan untuk melerai para pemain.<br>Tayangan ulang juga memperlihatkan Paredes kembali terlibat insiden ketika menghampiri Gavi sebelum mendorong gelandang Barcelona tersebut hingga terjatuh.<br><a href="https://www.matatelinga.com/tag/fifa/" target="_blank">FIFA</a> akan melakukan penyelidikan terhadap Timnas <a href="https://www.matatelinga.com/tag/argentina/" target="_blank">Argentina</a> menyusul insiden yang terjadi setelah laga final Piala Dunia 2026 kontra Spanyol, dikutip Bola.<br>Melalui pernyataan resminya, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/fifa/" target="_blank">FIFA</a> mengumumkan telah menunjuk seorang Jaksa Disiplin dan Etik untuk menyelidiki dugaan pelanggaran Kode Disiplin <a href="https://www.matatelinga.com/tag/fifa/" target="_blank">FIFA</a> (FDC) terkait insiden pascapertandingan.<br>"Setelah melakukan penilaian terhadap laporan pertandingan final Piala Dunia <a href="https://www.matatelinga.com/tag/fifa/" target="_blank">FIFA</a> antara Spanyol dan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/argentina/" target="_blank">Argentina</a>, serta mengacu pada Pasal 36 Kode Disiplin <a href="https://www.matatelinga.com/tag/fifa/" target="_blank">FIFA</a> (FDC), Komite Disiplin <a href="https://www.matatelinga.com/tag/fifa/" target="_blank">FIFA</a> telah menunjuk seorang Jaksa Disiplin dan Etik untuk menyelidiki dugaan pelanggaran FDC terkait insiden yang terjadi setelah pertandingan."<br>Apabila hasil penyelidikan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/fifa/" target="_blank">FIFA</a> menyimpulkan bahwa Paredes memang melakukan tindakan mencekik seperti yang terlihat dalam rekaman video, ia berpotensi menerima kartu merah secara otomatis.<br><a href="https://www.matatelinga.com/tag/fifa/" target="_blank">FIFA</a> menyatakan akan meninjau laporan wasit, dokumen resmi pertandingan, serta rekaman video sebelum memutuskan apakah sanksi akan dijatuhkan kepada pihak-pihak yang terlibat, demikian bunyi pernyataan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/fifa/" target="_blank">FIFA</a>.<br></p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/42a0e188f5033bc65bf8d78622277c4e_ricuh.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Bola/191146/kericuhan-final-piala-dunia-2026-berujung-investigasi-fifa-terhadap-argentina/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gala Siswa Indonesia Tingkat Kabupaten Asahan Dibuka Wakil Bupati</guid>
            <pubDate>Tue, 21 Jul 2026 07:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gala Siswa Indonesia Tingkat Kabupaten Asahan Dibuka Wakil Bupati]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, AsahanWakil bupati Asahan Rianto secara resmi membuka Gala Siswa Indonesia (GSI) di stadion Mutiara Kisaran, Senin (20/07/20]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>:</b>Wakil bupati <a href="https://www.matatelinga.com/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Rianto secara resmi membuka "<a href="https://www.matatelinga.com/tag/gala-siswa-indonesia/" target="_blank">Gala Siswa Indonesia</a>" (GSI) di stadion <a href="https://www.matatelinga.com/tag/mutiara-kisaran/" target="_blank">Mutiara Kisaran</a>, Senin (20/07/2026), dengan tujuan untuk memperkuat pendidikan karakter peserta didik, mengembangkan minat dan bakat di bidang olahraga sepak bola, menumbuhkan jiwa sportivitas, kerja keras, disiplin, komunikatif, bersahabat, menghargai prestasi, serta menanamkan rasa tanggung jawab.<br>Wakil bupati <a href="https://www.matatelinga.com/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Rianto dalam keterangannya mengatakan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/gala-siswa-indonesia/" target="_blank">Gala Siswa Indonesia</a> (GSI) tingkat Kabupaten <a href="https://www.matatelinga.com/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Tahun 2026 merupakan ajang kompetisi sepak bola berjenjang yang dimulai dari tingkat Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi hingga Nasional, dan kegiatan GSI ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia bekerja sama dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), ujarnya.<br>Wakil bupati <a href="https://www.matatelinga.com/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Rianto juga mengatakan GSI menjadi wadah strategis dalam menjaring sekaligus mengembangkan potensi dan bakat siswa di bidang sepak bola melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.<br>Dan melalui turnamen GSI ini, diharapkan siswa tingkat SMP mampu menjadi kader-kader pemain sepak bola yang nantinya dapat berprestasi hingga tingkat nasional.<br>Ajang ini bukan hanya mencari juara, tetapi juga menjadi media pendidikan karakter untuk membentuk pribadi yang disiplin, bekerja keras, mampu bergotong royong, dan menjunjung tinggi kerja sama.<br>Pemerintah kabupaten <a href="https://www.matatelinga.com/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> sangat optimis untuk dapat menjaring pemain sepak bola yang handal dan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> ini terlihat memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet sepak bola berbakat, tentunya dengan pembinaan yang berkelanjutan, dan kami juga berharap melalui pembangunan karakter siswa melalui ajang talenta sepak bola ini akan lahir bibit-bibit atlet berbakat.<br>Sementara Plt.Kepaka Dinas Pendidikan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Musa Al Bakrie dalam keterangannya juga mengatakan GSI tahun 2026 mengacu pada pedoman pelaksanaan yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan, dan GSI bertujuan untuk memperkuat pendidikan karakter peserta didik, mengembangkan minat dan bakat di bidang olahraga sepak bola.<br>Menumbuhkan jiwa sportivitas, kerja keras, disiplin, komunikatif, bersahabat, menghargai prestasi, serta menanamkan rasa tanggung jawab, dalam kompetisi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kecintaan dan apresiasi peserta didik terhadap olahraga sepak bola sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan generasi muda.<a href="https://www.matatelinga.com/tag/gala-siswa-indonesia/" target="_blank">Gala Siswa Indonesia</a> Tingkat Kabupaten <a href="https://www.matatelinga.com/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> tahun 2026 diikuti oleh perwakilan SMP dari 20 kecamatan dari total 25 kecamatan di Kabupaten <a href="https://www.matatelinga.com/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, dan kompetisi akan berlangsung selama enam hari, mulai 20 hingga 25 Juli 2026, dengan seluruh pertandingan dipusatkan di Stadion <a href="https://www.matatelinga.com/tag/mutiara-kisaran/" target="_blank">Mutiara Kisaran</a>, ungkapnya</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/fa7cdfad1a5aaf8370ebeda47a1ff1c3_rianto.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/191144/gala-siswa-indonesia-tingkat-kabupaten-asahan-dibuka-wakil-bupati/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>