<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.matatelinga.com/</link>
        <description>Berita Terkini Medan, Sumut dan Aceh. Berita Medan Langsung dari Sumbernya</description>
        <lastBuildDate>Wed, 01 Jul 2026 05:56:17 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ahli LHPP: Kasus Satelit Orbit 123 BT Tanggung Jawab Kolektif Kemhan Bukan Leonardi Sendirian</guid>
            <pubDate>Wed, 01 Jul 2026 02:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ahli LHPP: Kasus Satelit Orbit 123 BT Tanggung Jawab Kolektif Kemhan Bukan Leonardi Sendirian]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,JAKARTA  Fakta menarik satu per satu bermunculan dalam persidangan dugaan korupsi kasus satelit slot orbit 123 derajat Bujur Ti]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,JAKARTA </b>- Fakta menarik satu per satu bermunculan dalam persidangan dugaan korupsi kasus satelit slot orbit 123 derajat Bujur Timur (BT) di <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pengadilan-militer/" target="_blank">Pengadilan Militer</a> Tinggi II-08 Jakarta, Senin (29/6/2026).<br></p><div>[adsense]</div><p>Ternyata tanggung jawab permasalahan proyek pengadaan satelit komunikasi pertahanan (Satkomham) pada Kementerian Pertahanan harusnya ditanggung secara kolektif atau bersama.<br></p><p>Persidangan kembali digelar dengan terdakwa Laksamana Muda TNI (Purn) <a href="https://www.matatelinga.com/tag/leonardi/" target="_blank">Leonardi</a> eks Kepala Badan Sarana Pertahanan (Kabaranahan) Kemhan, Anthony Van Der Hayden selaku Managing Director Eurasian Technogy Holdings PTE, LTD dan Gabor Kuti Szilarv selaku CEO Navayo International secara in absentia.<br></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Nasional/190295/bap-dicabut-usai-tim-hukum-leonardi-cecar-saksi-tuduhan-barang-navayo-pasaran-tak-terbukti/">BAP Dicabut usai Tim Hukum Leonardi Cecar Saksi, Tuduhan Barang Navayo Pasaran Tak Terbukti</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p>Awalnya Rinto Maha kuasa hukum <a href="https://www.matatelinga.com/tag/leonardi/" target="_blank">Leonardi</a> bertanya kepada saksi ahli pengadaan barang dan jasa dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa (LKPP) Setya Budi Arijanta mengenai siapa penanggung jawab jika terjadi masalah pada proyek pengadaan satelit dengan pagu anggaran Rp 9 triliun.<br></p><p>"Ini kan sistem. Kalau ada masalah yang bertanggung jawab dalam pengadaan ini, siapa saja?" tanya Rinto kepada saksi Budi.<br></p><div>[adsense]</div><p>"Semua," jawab Budi.<br></p><p>"Lalu kenapa klien saya yang ada di sini sendirian ?" tanya Rinto kembali.<br></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Nasional/190204/terdakwa-leonardi-gugat-ke-mk-uji-bukti-pasal-603-kuhp-pakai-audit-bpk-atau-bpkp/">Terdakwa Leonardi Gugat ke MK, Uji Bukti Pasal 603 KUHP Pakai Audit BPK atau BPKP</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p>"Jangan tanyakan pada saya," jawab Budi lagi.<br></p><p>Budi menjelaskan bahwa pengadaan proyek di atas Rp 100 miliar harus mendapatkan persetujuan dari Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu sebagai pengguna anggaran (PA) untuk menyetujui penetapan pemenang lelang proyek. Bahkan sebelum dilakukan penandatanganan kontrak <a href="https://www.matatelinga.com/tag/leonardi/" target="_blank">Leonardi</a> sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) terlebih dahulu meminta persetujuan dari PA yakni Menhan.<br></p><div>[adsense]</div><p>Sementara itu terkait dengan anggaran yang diblokir (dibubuhi tanda bintang) sama dengan anggaran yang tidak tersedia atau tidak mencukupi menjadi perdebatan serius dalam persidangan.<br></p><p>"Anda ngomong ini dasar hukumnya yang mana? Perpres 54 gitu maksudnya atau pendapat pribadi?" tanya Rinto.<br></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Nasional/190123/saksi-sidang-kasus-satelit-orbit-123-bt-emosional-demi-allah-leonardi-gak-layak-dihukum/">Saksi Sidang Kasus Satelit Orbit 123 BT Emosional: Demi Allah, Leonardi Gak Layak Dihukum</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p>Setya Budi menjelaskan bahwa dalam pengadaan barang dan jasa, pejabat berwenang dilarang meneken kontrak perjanjian yang langsung efektif berdasarkan Undang-Undang dan Perpres No. 54 tahun 2010.<br></p><p>"Yang dilarang itu perjanjian yang langsung efektif, tapi kalau ada klausul &#039;saya teken dulu&#039; tapi kontraknya efektif setelah bintangnya turun. Itu boleh, tidak dilarang," ujar Budi.<br></p><div>[adsense]</div><p>Rinto kurang puas dengan jawaban saksi lalu bertanya kembali soal dasar hukum anggaran diblokir sama dengan anggaran tidak tersedia, sehingga saksi kemudian melemparkan jawabannya kepada ahli keuangan negara.<br></p><p>Namun kemudian Ketua Majelis Hakim Mayor Jenderal TNI Arwin Makal menengahi perdebatan tersebut. Ia mengatakan bahwa tanda bintang sebenarnya sudah turun pagu Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).<br></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Nasional/189975/fakta-persidangan-ungkap-peran-jokowi-dalam-kasus-satelit-slot-orbit-123-bt/">Fakta Persidangan Ungkap Peran Jokowi dalam Kasus Satelit Slot Orbit 123 BT</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p>"Saudara ahli itu kalau DIPA turun kan ada nilai nominalnya. Nilai nominal itu yang dimaksudkan anggaran, apakah anggaran itu ada alokasinya tapi belum bisa dikeluarkan oleh negara sebelum ada putusan politis dan administrasi. Nah, tetap alokasi anggarannya ada seperti yang tertera dalam DIPA itu, tapi sepanjang tidak terbuka blokirnya dianggap anggaran itu tidak ada," jelas Ketua Majelis Hakim.</p><p><b>Saksi Ahli Cabut Keterangan di BAP</b></p><div>[adsense]</div><p>Selain menghadirkan ahli Meditomo Sutyarjoko saksi ahli satelit, spektrum frekuensi, dan telekomunikasi, Sigit Jatiputro ahli satelit dari PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN), Muhammad Shidqon ahli satelit dari Inmarsat serta saksi Siswo Sujono ahli keuangan negara<br></p><p>Kuasa hukum <a href="https://www.matatelinga.com/tag/leonardi/" target="_blank">Leonardi</a> dalam persidangan ini juga mempertanyakan ada keterangan Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) yang sama antara kedua ahli yakni Sigit Jatiputro dan Muhammad Shidqon kenapa sama. Namun akhirnya Sigit mencabut BAP tersebut karena bukan keterangannya.<br></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Nasional/189802/bukan-kontrak-tapi-cop-akar-masalah-ri-hingga-kalah-digugat-navayo-di-arbitrase-singapura/">Bukan Kontrak, Tapi CoP Akar Masalah RI hingga Kalah Digugat Navayo di Arbitrase Singapura</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p>Sementara ahli Keuangan Negara Siswo Sujono mengatakan bahwa belum timbul kewajiban saat negara belum membayar dan belum juga diakui sebagai hutang merupakan bukan bagian dari kerugian keuangan negara.</p><p>"Kalau negara berhutang itu pasti punya alas. Jadi punya dasar kenapa negara itu punya hutang. Itu kata kuncinya. Itu landasannya," kata Siswo.<br></p><div>[adsense]</div><p>Namun anehnya saat ditanya lembaga negara mana yang berhak untuk mengaudit kerugian keuangan negara, Siswo mengatakan bahwa majelis hakim lah yang bisa menetapkan kerugian negara.<br></p><p>"Saya cuma nanya yang berhak menetapkan kerugian negara BPK atau BPKP sederhana itu pertanyaan saya?" tanya Rinto.<br></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Nasional/189467/jokowi-diminta-jadi-saksi-mahkota-kasus-satelit-123-bt-di-kemhan/">Jokowi Diminta Jadi Saksi Mahkota Kasus Satelit 123 BT di Kemhan</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p>"Yang menetapkan kerugian negara itu majelis (hakim)," jawab Siswo.<br></p><p>Kuasa hukum lantas mengatakan bahwa pernyataan tersebut berbahaya dan bisa menjerumuskan.<br></p><div>[adsense]</div><p>"Bahaya kita mengikuti. Tapi ini maaf ya majelis, ini memalukan. Padahal dosen," kata Rinto.<br></p><p>Diketahui kontrak payung proyek pengadaan Satkomhan tertanggal 1 Juli 2016, namun <a href="https://www.matatelinga.com/tag/leonardi/" target="_blank">Leonardi</a> baru meneken kontrak tersebut pada 12 Oktober 2016 setelah anggaran pengadaan satelit masuk ke dalam DIPA Kemhan pada revisi DIPA ke-10 tanggal 11 Oktober 2016.<br></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Nasional/189028/persidangan-kasus-satelit-orbit-123-bt-saksi-beber-dalang-perintah-teken-cop-navayo/">Persidangan Kasus Satelit Orbit 123 BT, Saksi Beber Dalang Perintah Teken CoP Navayo</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p>Dalam kasus ini <a href="https://www.matatelinga.com/tag/leonardi/" target="_blank">Leonardi</a> didakwa oleh didakwa merugikan keuangan negara senilai US$ 21 juta atau Rp 306 miliar dalam proyek pengadaan user terminal bagian dari Ground Segment satelit slot orbit 123 BT periode 2012&ndash;2021.<br></p><p>Jaksa koneksitas mendakwa ketiga terdakwa telah melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 jo Pasal 18 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau KUHP.</p><div>[adsense]</div><p></p><p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Nasional/188790/leonardi-cecar-syaugi-eks-dirjen-renhan-merasa-dijebak-teken-kontrak-navayo-usai-self-blocking/">Leonardi Cecar Syaugi Eks Dirjen Renhan, Merasa Dijebak Teken Kontrak Navayo usai Self Blocking</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/3def184ad8f4755ff269862ea77393dd_ahli.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Nasional/190489/ahli-lhpp-kasus-satelit-orbit-123-bt-tanggung-jawab-kolektif-kemhan-bukan-leonardi-sendirian/</link>
            <author><![CDATA[rizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jemput Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari, Bobby Nasution Siapkan Extra Flight</guid>
            <pubDate>Tue, 30 Jun 2026 21:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jemput Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari, Bobby Nasution Siapkan Extra Flight]]></title>
            <description><![CDATA[Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution melepas keberangkatan Kontingen Provinsi Sumut pada Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) N]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a></b> - Medan : Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution memastikan kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (<a href="https://www.matatelinga.com/tag/pesparawi/" target="_blank">Pesparawi</a>) Sumut yang sempat tertahan di Manokwari, Papua Barat, akan dipulangkan menggunakan penerbangan tambahan (extra flight) yang disiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.</p><p><div>[adsense]</div>Kepastian tersebut disampaikan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bobby-nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> menanggapi viralnya unggahan di media sosial yang menyebut kontingen <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pesparawi/" target="_blank">Pesparawi</a> Sumut tidak dapat kembali ke Medan karena terkendala tiket penerbangan.</p><p>"Jadi solusinya, besok pagi mereka akan pulang. Kita siapkan penerbangan extra flight dari maskapai Lion Group, sehingga mereka bisa langsung terbang dari Papua ke Medan," kata Bobby kepada wartawan di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Selasa (30/6/2026).</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190454/81-tahun-menanti-bobby-nasution-tegaskan-komitmen-tuntaskan-pembangunan-jalan-sipiongot/">81 Tahun Menanti, Bobby Nasution Tegaskan Komitmen Tuntaskan Pembangunan Jalan Sipiongot</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Bobby menjelaskan, persoalan tersebut terjadi akibat adanya kesalahan dalam pengelolaan administrasi perjalanan yang ditangani Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sumut.</p><p>Menurutnya, sebelum keberangkatan kontingen, ia telah mengingatkan agar seluruh kebutuhan perjalanan, termasuk tiket kepulangan, dipersiapkan dengan baik.</p><p><div>[adsense]</div>"Itu memang kesalahan dari Kesra. Sebelum mereka berangkat sebenarnya saya sudah mengingatkan saat audiensi agar tiket pulang dipersiapkan sejak awal," ujarnya.</p><p>Selain itu, Bobby menyebut anggaran yang disiapkan untuk kepulangan kontingen tidak lagi mencukupi akibat kenaikan harga tiket pesawat. Kondisi tersebut membuat proses pemesanan tiket mengalami kendala.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190455/bertemu-dengan-jajaran-danareksa-bobby-nasution-pastikan-sumut-berkomitmen-untuk-pengembangan-industri-dan-ekonomi/">Bertemu dengan Jajaran Danareksa, Bobby Nasution Pastikan Sumut Berkomitmen untuk Pengembangan Industri dan Ekonomi</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>"Karena kita tahu anggaran yang mereka siapkan awalnya cukup, tetapi terjadi kenaikan harga tiket pesawat sehingga anggarannya tidak mencukupi," katanya.</p><p>Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengambil langkah cepat dengan menyiapkan pembiayaan tambahan agar seluruh anggota kontingen dapat segera kembali ke daerah.</p><p><div>[adsense]</div>"Pemprov Sumut akan menalangi kebutuhan tiket kepulangan mereka sehingga seluruh kontingen bisa pulang dengan aman dan nyaman," ujar Bobby.</p><p>Dengan disiapkannya penerbangan tambahan tersebut, seluruh kontingen Pesparawi Sumut dijadwalkan kembali ke Medan pada Rabu (1/7/2026) setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan di Manokwari, Papua Barat.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190375/puluhan-tahun-rusak-jalan-strategis-di-labuhanbatu-akhirnya-diperbaiki-dan-diperlebar-bobby-nasution/">Puluhan Tahun Rusak, Jalan Strategis di Labuhanbatu Akhirnya Diperbaiki dan Diperlebar Bobby Nasution</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/8d5e957f297893487bd98fa830fa6413_gubsu-lepas-kontingen-pesparawi-2026-3jpg.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190487/jemput-kontingen-pesparawi-sumut-dari-manokwari-bobby-nasution-siapkan-extra-flight/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hadapi Tantangan Kompleks 2026, Wakil Wali Kota Medan Ajak Para Pakar Perencana Rumuskan Cetak Biru Kota Masa Depan</guid>
            <pubDate>Tue, 30 Jun 2026 21:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hadapi Tantangan Kompleks 2026, Wakil Wali Kota Medan Ajak Para Pakar Perencana Rumuskan Cetak Biru Kota Masa Depan]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Medan Tantangan pengelolaan perkotaan di tahun 2026 terbukti semakin kompleks. Saat ini, pembangunan tidak hanya berbicara ten]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Medan :</b>Tantangan pengelolaan perkotaan di tahun 2026 terbukti semakin kompleks. Saat ini, pembangunan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur, tetapi lebih jauh harus sudah memikirkan bagaimana membangun kota yang lebih tangguh.<br>​Menyikapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Medan, H. <a href="https://www.matatelinga.com/tag/zaki/" target="_blank">Zaki</a>yuddin Harahap, mengajak seluruh pakar perencana se-Indonesia untuk berkolaborasi merumuskan solusi konkret demi melahirkan kota yang tangguh, cerdas, inklusif, dan berkelanjutan.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Ajakan ini disampaikan dalam sambutannya saat membuka Forum Bakti Bappeda yang merupakan rangkaian dari Rakernas APEKSI ke-XVIII Tahun 2026, di Hotel JW Marriott, Selasa (30/6/2026).<br>​"Dalam perspektif yang paling sederhana, kota yang baik adalah kota yang membuat warganya tersenyum dan meningkat kualitas hidupnya. Mari kita buktikan bahwa dari ruang diskusi hari ini, cetak biru kota masa depan akan dilahirkan," kata <a href="https://www.matatelinga.com/tag/zaki/" target="_blank">Zaki</a>yuddin optimis.<br><a href="https://www.matatelinga.com/tag/zaki/" target="_blank">Zaki</a>yuddin juga menegaskan bahwa Forum Bakti Bappeda ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan panggung krusial untuk saling bertukar ide dan diskusi antardaerah. Sedikitnya ada lima point penting yang disampaikan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/zaki/" target="_blank">Zaki</a>yuddin dalam forum itu.<br>Pertama, tidak ada satu pun kota yang bisa sukses sendirian di era sekarang. Kota-kota di Indonesia harus tumbuh bersama dan saling mendukung sebagai mitra strategis pembangunan yang saling menguntungkan.<br>Lalu yang kedua, pertumbuhan ekonomi kota wajib berjalan beriringan dengan kelestarian alam. <a href="https://www.matatelinga.com/tag/zaki/" target="_blank">Zaki</a>yudin mengingatkan agar pemerintah daerah tidak mengorbankan daya dukung lingkungan demi mengejar investasi. Sasarannya jelas, yakni mewariskan kota hijau untuk generasi masa depan.<br>Selanjutnya yang ketiga, mendorong APEKSI sebagai wadah utama untuk memperkuat sektor UMKM. Langkah konkretnya adalah melalui digitalisasi dan integrasi pasar antar kota agar UMKM lokal bisa naik kelas.<br>Ke empat, Keterbatasan anggaran (fiskal) daerah tidak boleh menghentikan pembangunan. Artinya para perencana kota ditantang mencari strategi konkret untuk melibatkan sektor swasta dan memanfaatkan skema pembiayaan kreatif dalam mendanai infrastruktur kota.<br>Dan yang kelima, daerah harus mampu menjadi perpanjangan tangan pemerintah pusat yang adaptif, sekaligus berani memberikan umpan balik (feedback) yang jujur mengenai dampak nyata dari implementasi peraturan perundang-undangan di lapangan.<br>"Saya berharap melalui forum ini kita dapat merumuskan rekomendasi kebijakan. Ini adalah ruang untuk mencari solusi atas segala keterbatasan dalam berkarya untuk membangun kota yang lebih baik di masa mendatang,"harap <a href="https://www.matatelinga.com/tag/zaki/" target="_blank">Zaki</a>yuddin.<br>Forum bergengsi ini turut pula dihadiri oleh Direktur Fasilitasi Kepala Daerah dan DPRD Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri Deddy Winarwan, Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam, Ketua Forum Bakti Dadang Wihana, para Kepala Bappeda, Bapperida, serta Bappelitbangda se-Indonesia.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/9b8619251a19057cff70779273e95aa6_img20260630wa0111.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190485/hadapi-tantangan-kompleks-2026-wakil-wali-kota-medan-ajak-para-pakar-perencana-rumuskan-cetak-biru-kota-masa-depan/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">HUT ke- 436 Medan, Rico Waas Ajak Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Medan Bertuah dan Tinggalkan Legasi Terbaik</guid>
            <pubDate>Tue, 30 Jun 2026 21:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[HUT ke- 436 Medan, Rico Waas Ajak Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Medan Bertuah dan Tinggalkan Legasi Terbaik]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Medan Perjalanan panjang 436 tahun Kota Medan bukan sekadar angka sejarah, melainkan pondasi untuk membangun warisan bagi gene]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Medan :</b>Perjalanan panjang 436 tahun Kota Medan bukan sekadar angka sejarah, melainkan pondasi untuk membangun warisan bagi generasi masa depan. Hal tersebut ditegaskan oleh Wali Kota Medan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Tri Putra Bayu Waas saat menyampaikan pidato sambutan dalam Rapat Paripurna Hari Jadi Kota Medan ke- 436 di Gedung DPRD Kota Medan, Selasa (30/6/2026).</p><p><div>[adsense]</div>Rapat Paripurna yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen, serta dihadiri oleh Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, perwakilan Pemprov Sumut, Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo, unsur Forkopimda diantaranya Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, Dandim 0201/ Medan Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, Sekretaris Daerah Ir. Wiriya Al Rahman, Ketua TP PKK Kota Medan Ny Airin <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas, Staf Ahli PKK Ny Martinijal Zakiyuddin Harahap, Ketua Dharmawanita Ny Ismiralda Wiriya Alrahman, unsur Forkopimda, para anggota dewan, OPD, Camat, Lurah, serta tokoh masyarakat se-Kota Medan.</p><p><hr><div>[adsense]</div>Dijelaskan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas Pemko Medan berkomitmen penuh untuk membawa Kota Medan bertransformasi menjadi kota yang lebih inklusif, maju, dan berkelanjutan. Oleh karena itu <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas mengajak seluruh elemen melangkah bersama mewujudkan Medan Bertuah yang maju dan berkelanjutan.<br>Di hadapan para anggota dewan dan tamu undangan, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas mengingatkan bahwa posisi yang mereka pangkul hari ini memikul harapan besar dari masyarakat Kota Medan. Ia mengajak seluruh jajaran aparatur pemerintahan untuk tidak berpuas diri hanya pada pencapaian statistik.<br>"Hari ini kami ingin mengajak, mari kita bersama-sama, marilah kita mengetuk hati kita untuk bekerja semakin baik lagi. Seluruh capaian yang tadi ditunjukkan pada video, hanyalah capaian pada angka-angka. Secara realitasnya, masyarakat masih membutuhkan kerja-kerja keras kita dan komitmen kita bersama," ujar <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas<br>Menurut <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas akan terus ada hari-hari yang meletihkan, hari-hari yang mungkin membuat kita tidak tidur. Tapi Bapak, Ibu sekalian, apabila masyarakat bisa mulai tersenyum, di situlah kita bisa lebih senang pada masa yang depan nanti.</p><p>Dalam momen bersejarah tersebut, Rico Waas juga memberikan penghormatan khusus kepada tiga mantan Wali Kota Medan yang turut hadir langsung dalam Rapat Paripurna, yakni Bapak Abdillah, Bapak Rahudman Harahap, dan Bapak Akhyar Nasution. Menurutnya, wajah Medan yang kini menuju metropolitan tidak lepas dari sumbangsih tangan para pendahulu.<br>"Tanpa mereka dan juga wali kota-wali kota lainnya, Medan tidak sampai pada hari ini. Yang dibuat dari tahun ke tahun adalah legasi, adalah peninggalan yang baik. Untuk itu, mari di masa periode kita pada saat ini, tinggalkan legasi terbaik untuk masyarakat Kota Medan," tegasnya.<br>Rico Waas menekankan bahwa integritas adalah kunci agar seluruh jajaran, mulai dari OPD, Camat, Lurah, hingga Kepala Lingkungan (Kepling), selalu dikenang baik oleh masyarakat.<br>"Bukan hanya nama saya yang perlu diingat-ingat, bagi kami itu mungkin tidak penting. Tapi seluruhnya! Kami ingin Bapak, Ibu anggota dewan yang terhormat selalu diingat oleh masyarakat sebagai perangkat yang pernah bekerja dengan sangat baik. Kita lahir dan besar di sini, maka mari kita lipatgandakan lagi kinerja kita, hanya untuk masyarakat." Ucap Rico Waas.<br>Guna mewujudkan komitmen tersebut, Rico Waas memaparkan arah besar pembangunan kota berbasis digital lewat cetak biru Medan Satu Data. Masa depan kota akan difokuskan pada 7 Misi Utama, yaitu: Medan Berbudaya, Medan Energik, Medan Ramah, Medan Tertib, Medan Unggul, Medan Aman, dan Medan Humanis.<br>Langkah taktis ini, dijabarkan Rico Waas ke dalam 17 Program Unggulan yang menyentuh berbagai sektor vital yakni Ekonomi &amp; UMKM: Penguatan usaha mikro melalui pelatihan kewirausahaan, pasar UMKM, keterampilan digital, serta program bantuan modal untuk UMKM rumahan guna memperluas lapangan kerja.<br>Kemudian, lanjut Rico Waas Ketertiban &amp; Keamanan dengan melakukan Penataan lalu lintas dan kebersihan, pembentukan Tim Keamanan Lingkungan, pemasangan 1.000 titik Penerangan Jalan Umum (PJU), serta perluasan jaringan CCTV terkoneksi di titik rawan kriminalitas.<br>Di bidang Pendidikan dan Kesehatan, Rico Waas menjelaskan pemerataan fasilitas kesehatan dan pendidikan di kawasan Medan Utara melalui pembangunan Puskesmas/Puskesmas Pembantu. "Di sektor pendidikan, Pemkot melanjutkan program Tebus Ijazah (mencapai 329 ijazah pada tahun 2025) serta bantuan uang sekolah/beasiswa dari tingkat SD hingga mahasiswa miskin berprestasi", ujar Rico Waas.<br>Disamping itu, jelas Rico Waas Perlindungan Sosial , Jaminan sembako murah, Program Keluarga Harapan Medan Makmur melalui Bantuan Sosial Tunai Medan Humanis, jaminan kesejahteraan lansia/disabilitas, serta santunan bagi korban tindak kriminal.<br>Di bidang Infrastruktur Penanganan Banjir: Pemkot Medan masif melakukan pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur drainase kota yang saat ini telah menyasar 568 titik drainase sepanjang 194.830 meter", imbuh Rico Waas.<br>Diakhir pidatonya, Rico Waas tidak menampik bahwa Kota Medan masih menghadapi segudang tantangan pelik. Namun, ia optimis problematika tersebut dapat diselesaikan secara bertahap melalui sinergi yang kokoh antara legislatif, eksekutif, yudikatif, dan seluruh lapisan masyarakat.<br>"Mudah-mudahan Kota Medan semakin maju, semakin baik. Seluruh permasalahan bisa kita perbaiki. Dengan begitu banyaknya problematika: permasalahan banjir, drainase, jalan rusak, narkoba, dan juga masalah-masalah sosial lainnya, masalah kemiskinan, pendidikan, harus kita selesaikan secepat-cepatnya," pungkas Rico.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Lifestyle/190483/rico-waas-suarakan-semangat-quotmedan-untuk-semuaquot-di-doa-bersama-hari-bhayangkara-ke-80/">Rico Waas Suarakan Semangat &quot;Medan untuk Semua&quot; di Doa Bersama Hari Bhayangkara ke- 80</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/f0935e4cd5920aa6c7c996a5ee53a70f_img20260630wa0108.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190484/hut-ke-436-medan-rico-waas-ajak-semua-pihak-bersinergi-wujudkan-medan-bertuah-dan-tinggalkan-legasi-terbaik/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rico Waas Suarakan Semangat &quot;Medan untuk Semua&quot; di Doa Bersama Hari Bhayangkara ke- 80</guid>
            <pubDate>Tue, 30 Jun 2026 21:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rico Waas Suarakan Semangat "Medan untuk Semua" di Doa Bersama Hari Bhayangkara ke- 80]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Medan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan kebinekaan demi mewuju]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELING</a>A, Medan :</b>Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pentingnya menjaga semangat ke<a href="https://www.matatelinga.com/tag/bersama/" target="_blank">bersama</a>an dan kebinekaan demi mewujudkan Kota Medan yang aman dan kondusif. Hal tersebut disampaikan Rico Waas saat menghadiri <a href="https://www.matatelinga.com/tag/doa/" target="_blank">Doa</a> Bersama Lintas Agama dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 di Aula Patriatama Polrestabes Medan, Selasa (30/6/2026).<br>Dalam momentum yang penuh khidmat tersebut, Rico mengingatkan bahwa Kota Medan merupakan daerah yang kaya akan keberagaman suku, etnis, dan agama yang harus terus dirawat <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bersama/" target="_blank">bersama</a>.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>&quot;Kota Medan tidak bisa dimiliki pribadi, tapi Medan untuk semua dan semua untuk Medan. Semangat ke<a href="https://www.matatelinga.com/tag/bersama/" target="_blank">bersama</a>an ini harus terus dijaga agar Medan tetap menjadi rumah <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bersama/" target="_blank">bersama</a> bagi seluruh warganya," ujar Rico Waas.<br>Kehadiran unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran TNI-Polri dalam doa <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bersama/" target="_blank">bersama</a> ini dinilai Rico Waas sebagai wujud nyata sinergi antar-elemen bangsa. Menurutnya, institusi negara harus selalu hadir memberikan pelayanan dan solusi terbaik bagi masyarakat.<br>Selain menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 untuk institusi Polri, Rico Waas juga mengajak seluruh hadirin mendoakan Kota Medan yang akan merayakan Hari Jadi ke-436 pada Rabu, 1 Juli 2026. Dirinya berharap momentum ganda ini membawa keberkahan dan kemajuan yang signifikan bagi kota ini.<br>"Kita tidak bisa berjalan sendiri. Ke<a href="https://www.matatelinga.com/tag/bersama/" target="_blank">bersama</a>an harus terus dijunjung tinggi agar Kota Medan tetap aman, damai, semakin mumpuni, dan berkah," tambah Rico Waas.<br>Sementara itu, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, menyampaikan bahwa doa <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bersama/" target="_blank">bersama</a> lintas agama ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar memohon perlindungan Tuhan dalam menjalankan tugas menjaga kamtibmas.<br>Jean Calvijn juga menambahkan bahwa selain doa <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bersama/" target="_blank">bersama</a>, rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 ini disemarakkan dengan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan, mulai dari bakti kesehatan, ziarah, perlombaan e-sport, lomba musisi jalanan, hingga pembagian nasi berkat sebagai wujud komitmen "Polri untuk Masyarakat".</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/903ce9225fca3e988c2af215d4e544d3_img20260630wa0105.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Lifestyle/190483/rico-waas-suarakan-semangat-quotmedan-untuk-semuaquot-di-doa-bersama-hari-bhayangkara-ke-80/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati LSM LIRA Deli Serdang,HUT Bhayangkara ke-80 Jadi Momentum Perkuat Kepercayaan Publik terhadap Polri</guid>
            <pubDate>Tue, 30 Jun 2026 21:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati LSM LIRA Deli Serdang,HUT Bhayangkara ke-80 Jadi Momentum Perkuat Kepercayaan Publik terhadap Polri]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Deli Serdang Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke80 Tahun 2026 menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa akan pe]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELING</a>A,Deli Serdang</b> ::Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa akan pentingnya keberadaan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sebagai institusi yang selalu hadir di tengah masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menegakkan hukum.<br>DPD Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Deli Serdang, Hendra Wijaya, mengucapkan selamat dirgahayu Bhayangkara Ke 80 tahun.Yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2026.Hendra berharap seluruh jajaran Polri terus menjaga kekompakan, profesionalisme, dan integritas sebagai aparat penegak hukum yang dekat dengan masyarakat.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Menurutnya, semangat tersebut harus sejalan dengan arahan dalam mewujudkan Polri yang Presisi, humanis, dan dipercaya masyarakat..ucap Hendra saat di jumpai Wartawan, Selasa 30/6/2026.<br>Hendra menilai tingkat kepercayaan publik terhadap Polri masih sangat baik. Hal itu tercermin dari hasil survei yang menunjukkan sebanyak 82,4 persen masyarakat menyatakan puas terhadap kinerja Polri sepanjang tahun ini. Angka tersebut, katanya, menjadi bukti bahwa Polri tetap menjadi institusi yang dibutuhkan dan dipercaya oleh masyarakat.<br>"Sejak kita masih anak-anak, orang tua sudah mengenalkan sosok polisi kepada kita. Meski terkadang digunakan sebagai cara agar anak tidak nakal, hal itu menunjukkan bahwa polisi telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sejak dini," ujar Hendra<br>Ia menegaskan, hampir seluruh aktivitas masyarakat tidak pernah lepas dari peran kepolisian. Mulai dari menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), menerima laporan kehilangan, menangani tindak kriminal, memberikan pengamanan berbagai kegiatan, hingga membantu masyarakat yang mengalami kesulitan di jalan.<br>"Lingkungan menjadi aman karena polisi menjalankan tugas Kamtibmas. Kehilangan barang, masyarakat menghubungi polisi. Ada pencurian, lapor polisi. Ada kegiatlan masyarakat, meminta pengamanan kepada polisi. Bahkan saat tersesat di perjalanan, masyarakat bisa datang ke kantor polisi untuk meminta bantuan," katanya.<br>Karena itu, Hendra mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung Polri dalam menjalankan tugasnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Menurutnya, sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan nasional.<br>"Tidak dapat dibayangkan apabila negara ini tidak memiliki kepolisian yang kuat dan profesional. Kehadiran polisi di setiap sendi kehidupan merupakan kebutuhan yang tidak tergantikan. Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri semakin Presisi, dicintai masyarakat, dan terus mengabdi untuk bangsa dan negara," tutupnya. (Syahdan)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/0f28b5d49b3020afeecd95b4009adf4c_img20260630wa0104.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190482/bupati-lsm-lira-deli-serdanghut-bhayangkara-ke80-jadi-momentum-perkuat-kepercayaan-publik-terhadap-polri/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tujuh Begal Sadis Ditangkap Polda Sumut, Kerap Beraksi di Tempat Sepi</guid>
            <pubDate>Tue, 30 Jun 2026 21:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tujuh Begal Sadis Ditangkap Polda Sumut, Kerap Beraksi di Tempat Sepi]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Medan Tujuh begal sadis yang kerap beraksi di tempat sepi diringkusTim Unit Reaksi Cepat (URC) MIT Subdit III Jatanras Direkto]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Medan :</b>Tujuh begal sadis yang kerap beraksi di tempat sepi diringkusTim Unit Reaksi Cepat (URC) MIT Subdit III Jatanras Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut dari tempat berbeda dan waktu hampir bersamaan.<br>Penangkapan para pelaku yang terbilang sadis karena tidak segan melukai korbannya dipimpin langsung oleh Kasubdit Jatanras Polda Sumut, Kompol Jama Kita Purba.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>"Para pelaku beraksi biasanya memepet korban dan menodongkan senjata tajam lalu mengambil kendaraan dan barang-barang korban. Kejadian ini sempat viral dan tim Jatanras Polda Sumut bergerak bersama dengan Polres Belawan,&quot; terang Wadir Reskrimum Polda Sumut, AKBP Ridwan JM Hutagaol didampingi Kasubdit Jatanras, Kompol Jama Kita Purba, Selasa (30/6/2026).<br>Adapun ketujuh tersangka, Rinaldi alias Inal (28), warga Jalan Lingkungan II Pasar II Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Medan, Eka Saputra alias Eka (46), warga Dusun VI A Jalan Rahmat Pasar IX Desa Manunggal, Kecamatan Medan Labuhan, Kabupaten Deli Serdang.<br>Kemudian, MR (18), warga Jalan Kapten Rahmad Budin, Gang Volly Paya Pasir Medan Marelan, Medan, Farhan Maulana (19), warga Jalan Marelan III, Pasar III Barat, Perumnas Dena Asri Residence II, Terjun, Kecamatan Medan Marelan Kota Medan.<br>Berikutnya, Ramadhan alias Rama (19), warga Lingkungan III, Pasar II Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Alhdy Syahputra alias Aldi (19), warga Jalan Sani Muntholip Gang M Naser Terjun, Kecamatan Medan Marelan Kota Medan dan Usman Lubis (40), warga Jalan Marelan IX Lingkungan VII Gang Melati Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan.<br>Sebelum beraksi, kawanan pencurian dengan kekerasan (Curas) atau begal terlebih dahulu memantau calon korbannya.<br>"Setelah di lokasi sepi, para pelaku langsung memepet korban dan mengancamnya menggunakan senjata tajam mainan mirip pistol," sebutnya.<br>Kata Ridwan, dari hasil penyidikan diketahui kawanan begal ini sudah beraksi di 7 lokasi wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan dan Polrestabes Medan.<br>Dari pengungkapan kasus itu, polisi mengamankan berbagai barang bukti, seperti 3 unit sepeda motor jenis matic, sejumlah senjata tajam dalam ukuran panjang dan lainnya.<br>Para tersangka dijerat pasal 479 ayat (2) Pasal 477 ayat (2) dan Pasal 591 huruf (a) dan (b) Junto Pasal 20, 21 Kitab Undangan-undangan Hukum Pidana dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara.</p><p><br></p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190477/lima-tersangka-curanmor-antarprovinsi-ditembak/">Lima Tersangka Curanmor Antarprovinsi Ditembak</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/cedebb6e872f539bef8c3f919874e9d7_img20260630wa0076.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190479/tujuh-begal-sadis-ditangkap-polda-sumut-kerap-beraksi-di-tempat-sepi/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Merawat Mangrove, Memberi Rumah Baru Bagi Biota Laut, Berdampak Positif Bagi Masyarakat Pesisir</guid>
            <pubDate>Tue, 30 Jun 2026 20:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Merawat Mangrove, Memberi Rumah Baru Bagi Biota Laut, Berdampak Positif Bagi Masyarakat Pesisir]]></title>
            <description><![CDATA[Kawasan hutan mangrove telah membantu menjaga ketersediaan sumber daya ikan di laut yang tidak akan habis. Sumber daya tersebut dapat dimanf]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a></b> - Pesisir pantai Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai dan Kabupaten Batu Bara di Provinsi Sumatera Utara secara geografis dan historis dikenal sebagai wilayah Pesisir Timur Sumatera (atau kawasan Pantai Timur). Kawasan ini berbatasan langsung dengan perairan Selat Malaka yang strategis.</p><div>[adsense]</div><p></p>Hutan bakau di kawasan ini perlu direvitalisasi dan dikonsernasi untuk menciptakan kawasan hijau dan memberi rumah baru bagi beragam biota laut. Hutan bakau (mangrove) adalah ekosistem pesisir penting yang berfungsi sebagai benteng alami penahan abrasi, penyerap karbon yang sangat efektif, serta habitat bagi berbagai biota laut.<p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Ekonomi/190090/bni-dorong-umkm-tidak-hanya-naik-kelas-dan-melek-digital-tapi-bisa-berdampak-bagi-banyak-orang/">BNI Dorong UMKM Tidak Hanya Naik Kelas dan Melek Digital, Tapi Bisa Berdampak Bagi Banyak Orang</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p>Hutan bakau memiliki manfaat yang sangat luar biasa, mulai dari menjaga keseimbangan lingkungan dan menopang ekonomi masyarakat pesisir. Akar dan batang bakau memecah gelombang laut yang kuat, sehingga efektif mencegah erosi (abrasi) dan melindungi daratan dari badai atau tsunami.</p><p></p><div>[adsense]</div>			 	      	<div class="clear pd5">Hutan bakau juga dapat menyerap dan menyimpan karbon dioksida dari atmosfer hingga lima kali lebih banyak dibandingkan hutan tropis daratan, membantu mencegah pemanasan global.<p></p><p>Dengan tetap melestarikan dan menanam bakau baru di sepanjang pantai, akarnya menjadi tempat berlindung, memijah (bertelur), dan mencari makan yang aman bagi ikan kecil, udang, kepiting, serta berbagai spesies burung.</p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/184280/menjaga-keseimbangan-lingkungan-dalam-praktek-perkebunan-kelapa-sawit-melalui-identifikasi-nilai-konservasi-dan-stok-karbon-tinggi/">Menjaga Keseimbangan Lingkungan dalam Praktek Perkebunan Kelapa Sawit Melalui Identifikasi Nilai Konservasi dan Stok Karbon Tinggi</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p></p>Manfaat lain hutan bakau adalah berperan ganda dalam menjernihkan air laut dengan menyerap polutan berbahaya seperti limbah organik, minyak, dan detergen. Kemudian, menahan air asin agar tidak merembes ke dalam tanah dan mencemari sumber air tawar milik warga di sekitar garis pantai.<p></p><div>[adsense]</div><p>Yang tak kalah pentingnya adalah, hutan bajau menjadi pusat ekowisata dan sumber penghidupan utama bagi nelayan serta masyarakat pesisir yang bergantung pada hasil tangkapan laut.</p><p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Ekonomi/182885/berkat-konsistensi-dan-inovasi-yang-melampaui-ekspektasi-asuransi-astra-raih-dua-penghargaan-sekaligus/">Berkat Konsistensi dan Inovasi yang Melampaui Ekspektasi, Asuransi Astra Raih Dua Penghargaan Sekaligus</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>			 	      	<div class="clear pd5"><b>Alih Fungsi Lahan</b><p></p><p>Masyarakat yang tinggal di kawasan pantai biasanya banyak bekerja sebagai nelayan. Mereka mencari ikan dan berbagai sumber daya untuk menopang ekonomi keluarga. Manfaat kawasan hutan mangrove menjadi tempat yang paling sesuai untuk pembibitan ikan, udang dan berbagai potensi habitat laut lainnya.</p><div>[adsense]</div><p></p>Kawasan hutan mangrove telah membantu menjaga ketersediaan sumber daya ikan di laut yang tidak akan habis. Sumber daya tersebut dapat dimanfaatkan oleh nelayan sebagai sumber mata pencahariannya.<p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/182195/dprd-medan-tinjau-pinimbunan-hutan-mangrove-hadi-suhendra-minta-pengusaha-nakal-ditindak-tegas/">DPRD Medan Tinjau Pinimbunan Hutan Mangrove, Hadi Suhendra Minta Pengusaha Nakal Ditindak Tegas</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p>Setelah mengetahui manfaat penting hutan bakau, sekarang saatnya kita melestarikan kawasan hutan bakau. Karena, secara ekonomi, ekosistem mangrove dapat dimanfaatkan untuk destinasi wisata, perikanan tangkap dan budidaya, serta sarana pendidikan dan pembelajaran.</p><p></p><div>[adsense]</div>			 	      	<div class="clear pd5">Namun, alih fungsi lahan dan pemanfaatan yang berlebihan telah mengakibatkan ekosistem mangrove mengalami kerusakan yang memprihatinkan. Hal tersebut disebabkan oleh semakin tingginya tingkat eksploitasi, lemahnya penegakan hukum, dan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap fungsi ekosistem mangrove.<p></p><p>Kerusakan tersebut telah memberikan dampak merugikan bagi lingkungan maupun masyarakat, antara lain ditunjukkan dengan semakin menurunnya tangkapan ikan, terganggunya kegiatan budidaya, kesulitan air tawar karena intrusi air laut, meningkatnya erosi pantai, terjadinya kerusakan kawasan permukiman oleh angin, badai, dan lain sebagainya.</p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Nasional/181742/pemerintah-menargetkan-rehabilitasi-600-ribu-hektare-mangrove/">Pemerintah Menargetkan Rehabilitasi 600 Ribu Hektare Mangrove</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p></p>Salah satu perusahaan yang bersentuhan langsung dengan pesisir pantai adalah INALUM (PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) menjadikan wilayah pesisir Pantai Batubara sebagai pusat konservasi lingkungan melalui program rehabilitasi mangrove.<p></p><div>[adsense]</div><p>Dengan panjang garis pantai mencapai 55,9 km, perusahaan ini menggandeng masyarakat Kelompok Tani Cinta Mangrove (KTCM) Batu Bara untuk menanam puluhan ribu bibit bakau. Inisiatif ini tidak hanya menjaga ekosistem dari abrasi, tetapi juga dikembangkan menjadi kawasan ekowisata dan pusat pemberdayaan UMKM lokal</p><p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Nasional/180371/kurangi-emisi-astra-group-dan-kalla-toyota-tanam-20000-bibit-mangrove-di-kba-rammangrammangmaros/">Kurangi Emisi, Astra Group dan Kalla Toyota Tanam 20.000 Bibit Mangrove di KBA Rammang-Rammang-Maros</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>			 	      	<div class="clear pd5">Sebagai bagian dari komitmen terhadap konservasi keanekaragaman hayati, INALUM melakukan pemetaan spesies yang masuk dalam daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN) dan daftar konservasi nasional di sekitar wilayah operasional untuk mengidentifikasi spesies terancam serta menentukan langkah perlindungan yang tepat.<p></p><p>Perusahaan juga menjalankan program perlindungan dan rehabilitasi spesies di kawasan pesisir Pantai Sejarah dan Pantai Perjuangan, Kabupaten Batu Bara, guna mendukung pelestarian spesies terancam sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.</p><div>[adsense]</div><p></p><b><a href="https://www.matatelinga.com/tag/konservasi/" target="_blank">Konservasi</a> Maritim</b><p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/180289/usmindonesia-raih-prestasi-di-tiga-program-magang-berdampak-nasional/">USM-Indonesia Raih Prestasi di Tiga Program Magang Berdampak Nasional</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p>Kenapa harus mangrove? Pertanyaan ini mengemuka pada saat kepedulian terhadap kerusakan hutan mangrove semakin menggema. Karena, hutan mangrove adalah benteng utama masyarakat di pesisir, yang merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat pesisir, masyarakat pesisir sangat identik dengan mangrove, jadi ini adalah benteng alami terutama terkait dengan perubahan iklim, abrasi, kenaikan permukaan air laut.</p><p></p><div>[adsense]</div>			 	      	<div class="clear pd5">INALUM menjalankan program konservasi maritim melalui penanaman mangrove untuk menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan memperkuat ketahanan lingkungan terhadap dampak perubahan iklim. Melalui program unggulan Pohon Asuh, perusahaan mendorong keberlanjutan pertumbuhan mangrove sekaligus memperluas partisipasi berbagai pemangku kepentingan melalui skema adopsi mangrove.<p></p><p>Pada 2025, INALUM bersama masyarakat pesisir Kabupaten Batu Bara menanam 15.000 bibit mangrove, sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem pesisir serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konservasi lingkungan secara berkelanjutan.</p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Lifestyle/179470/pelindo-regional-1-tanam-mangrove-di-pesisir-kabupaten-batu-bara/">Pelindo Regional 1 Tanam Mangrove Di Pesisir Kabupaten Batu Bara</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p></p>Selama 4 tahun program berjalan, INALUM telah memberikan solusi atas 3 masalah krusial di Kawasan Pantai Sejarah yaitu Prostitusi, Abrasi, dan Pertumbuhan Ekonomi. Program ini secara penuh mendorong masyarakat untuk menghilangkan prostitusi dari kawasan tersebut dan menjadikannya kawasan ramah keluarga.<p></p><div>[adsense]</div><p>Selanjutnya program ini juga berhasil memberikan perlindungan dari abrasi laut dengan penanaman mangrovenya. Terakhir INALUM berhasil melakukan peningkatan ekonomi masyarakat pascapandemi Covid-19 dengan program-program inovasinya di kawasan tersebut.</p><p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/berita-aceh/178957/beruang-madu-lima-hari-terkena-jeratan-bksda-bertindak/">Beruang Madu Lima Hari Terkena Jeratan, BKSDA Bertindak</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>			 	      	<div class="clear pd5">Direktur Strategic Support &amp; Human Capital INALUM, Benny Wiwoho menyampaikan bahwa konservasi merupakan bagian penting dari komitmen INALUM dalam mewujudkan bisnis yang berkelanjutan.<p></p><p>"Melalui berbagai program pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati, kami berupaya menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan generasi mendatang," tandasnya.</p><div>[adsense]</div><p></p>Sementara Ka-Grup Layanan Strategis INALUM, Daniel Hutahuruk menyampaikan, melalui berbagai program konservasi yang dijalankan secara berkelanjutan, INALUM berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati di sekitar wilayah operasional perusahaan.<p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Lifestyle/176754/pt-pln--persero--bersama-hnsi-dan-relawan-wak-young-tanam-pohon-mangrove/">PT PLN (Persero) Bersama HNSI Dan Relawan Wak Young Tanam Pohon Mangrove</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p>"Upaya ini merupakan wujud tanggungjawab kami untuk menciptakannilai yang tidak hanya berdampak bagi bisnis, tetapi juga bagi masyarakat dan lingkungan." katanya.</p><p></p><div>[adsense]</div>			 	      	<div class="clear pd5">Dalam sebuah kesempatan, Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian menekankan pentingnya pelestarian hutan mangrove di Kabupaten Batu Bara. Hutan mangrove memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida (CO2) dari atmosfer, bahkan lebih efektif daripada hutan daratan. Proses ini terjadi melalui fotosintesis, dimana tumbuhan mangrove mengubah karbon anorganik (CO2) menjadi karbon organik dalam bentuk bahan vegetasi.<p></p><p>Dengan luas hutan mangrove 576 ha dan jumlah pohon mangrove dalam satu hektar diperkirakan 2.500 per hektar dan daya serap sekitar 6.048 ton karbon dioksida per hektar. Sehingga dapat dikalkulasikan potensi saat ini hutan mangrove di Kabupaten Batu Bara dapat menyerap karbon dioksida sebanyak 3.483.648 ton.</p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Nasional/168881/bakamla-ri-tanam-39-000-bibit-mangrove-di-batam/">Bakamla RI Tanam 39.000 Bibit Mangrove di Batam</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p></p>Hutan mangrove di kawasan Pantai Sejarah Kabupaten Batubara, menurut Baharuddin tidak kalah baiknya dengan hutan mangrove di tempat lainnya. Karena, potensinya yang besar dan setiap beberapa periode musim (periode Oktober-Mei) burung-burung dari luar negeri yang sebagian besar dari Benua Australia yang melakukan imigrasi ke kawasan hutan mangrove di kawasan Pantai Sejarah.<p></p><div>[adsense]</div><p>Konservasi hutan mangrove di kawasan pantai Kabupaten Batubara, selain bermanfaat untuk menahan abrasi, hutan mangrove juga menjadi rumah yang sangat nyaman bagi biota laut termasuk burung migran serta fauna lainnya. Tidak hanya bermanfaat, upaya pelestarian hutan mangrove juga berdampak sangat positif bagi masyarakat pesisir yang sebagian besar bekerja sebagai nelayan.</p><p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Lifestyle/164768/pln-dan-srikandi-pln-gelar-aksi-tanam-100-bibit-mangrove-di-muara-opu--tapsel/">PLN dan Srikandi PLN Gelar Aksi Tanam 100 Bibit Mangrove di Muara Opu, Tapsel</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>			 	      	<div class="clear pd5">Hutan mangrove sebagai rumah baru bagi biota laut menjadi tempat yang sangat tepat bagi nelayan dalam mendapatkan tangkapan ikan, kepiting, udang serta hewan laut lainnya. Program konservasi yang dijalankan INALUM tidak hanya bermanfaat tapi juga berdampak.<p></p><p>Dengan komitmen yang dijalankan INALUM terhadap praktik bisnis berkelanjutan dan kepedulian terhadap pelestarian hutan dan hutan mangrove, telah mengantar INALUM meraih peringkat PROPER Emas untuk operasional Pabrik Peleburan (ISP) serta PROPER Hijau untuk operasional Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA/IPP) dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) tahun 2025.</p><div>[adsense]</div><p></p><p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/162200/aktivis-lingkungan---sugianto-makmur-adalah-salah-seorang-kandidat-penerima-kalpataru-konservasi-mandiri-hutan-bakau-kun-kun/">Aktivis Lingkungan : Sugianto Makmur Adalah Salah Seorang Kandidat Penerima Kalpataru Konservasi Mandiri Hutan Bakau Kun Kun</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p></p><p></p><div>[adsense]</div>			 	      	<div class="clear pd5"><p></p><p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/158373/pulihkan-hutan-mangrove----pemprov-sumut-tanam-10-ribu-bibit-mangrove/">Pulihkan Hutan Mangrove,   Pemprov Sumut Tanam 10 Ribu Bibit Mangrove</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p></p><p></p><div>[adsense]</div>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/0a09c8844ba8f0936c20bd791130d6b6_menanam-mangrove.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190486/merawat-mangrove-memberi-rumah-baru-bagi-biota-laut-berdampak-positif-bagi-masyarakat-pesisir/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gubernur Bobby Nasution Salurkan ZIS Rp3,5 Miliar kepada 5.051 Penerima Manfaat</guid>
            <pubDate>Tue, 30 Jun 2026 20:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gubernur Bobby Nasution Salurkan ZIS Rp3,5 Miliar kepada 5.051 Penerima Manfaat]]></title>
            <description><![CDATA[Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumut Mohammad Hatta,]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a></b> - Medan : <a href="https://www.matatelinga.com/tag/gubernur/" target="_blank">Gubernur</a> Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyalurkan bantuan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) senilai Rp3,5 miliar kepada 5.051 penerima manfaat. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis pada Pendistribusian Bantuan ZIS Triwulan II Tahun 2026 di Aula Raja Inal Siregar (RIS), Kantor <a href="https://www.matatelinga.com/tag/gubernur/" target="_blank">Gubernur</a> Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Selasa (30/6/2026).</p><p><div>[adsense]</div>"Kami apresiasi apa yang sudah dilakukan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/baznas/" target="_blank">BAZNAS</a> Sumut yang telah melaksanakan penyaluran zakat. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa meningkatkan di internal Pemprov Sumut agar semakin banyak membayar zakat," ujar Bobby.</p><p>Bobby menyampaikan, pada tahun ini target penghimpunan zakat di Sumut mencapai Rp29 miliar. Karena itu, Pemprov Sumut berharap pengumpulan zakat semakin masif sehingga potensi zakat yang ada dapat dihimpun secara optimal.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190487/jemput-kontingen-pesparawi-sumut-dari-manokwari-bobby-nasution-siapkan-extra-flight/">Jemput Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari, Bobby Nasution Siapkan Extra Flight</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>"Zakat ini diharapkan dapat meringankan apa yang dirasakan masyarakat. Kami ingin bahasa kolaborasi bukan hanya wacana, bukan hanya sebuah kata-kata di acara seremonial, tapi benar-benar bisa dilaksanakan di lapangan. Tujuan utamanya adalah menyejahterakan masyarakat," katanya.</p><p>Sementara itu, Ketua <a href="https://www.matatelinga.com/tag/baznas/" target="_blank">BAZNAS</a> Sumut Mohammad Hatta mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat dalam membangun kesejahteraan umat, sekaligus mewujudkan visi bersama menuju Kolaborasi Sumut Berkah.</p><p><div>[adsense]</div>Menurutnya, seluruh program <a href="https://www.matatelinga.com/tag/baznas/" target="_blank">BAZNAS</a> Sumut diarahkan agar selaras dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut yang tertuang dalam RPJMD 2025&ndash;2029.</p><p>"BAZNAS mempunyai lima pilar program, yakni Sumut Makmur (program ekonomi umat), Sumut Sehat (program kesehatan), Sumut Cerdas (program pendidikan), Sumut Peduli (program kemanusiaan dan sosial), dan Sumut Takwa (program dakwah dan advokasi)," sebutnya.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190454/81-tahun-menanti-bobby-nasution-tegaskan-komitmen-tuntaskan-pembangunan-jalan-sipiongot/">81 Tahun Menanti, Bobby Nasution Tegaskan Komitmen Tuntaskan Pembangunan Jalan Sipiongot</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Hatta menjelaskan, penerimaan ZIS dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) <a href="https://www.matatelinga.com/tag/baznas/" target="_blank">BAZNAS</a> Sumut selama periode Januari hingga 29 Juni 2026 mencapai Rp6,171 miliar. Sementara penyaluran ZIS pada Triwulan II Tahun 2026 sebesar Rp3,5 miliar dengan total penerima manfaat (mustahik) sebanyak 5.051 jiwa.</p><p>"<a href="https://www.matatelinga.com/tag/baznas/" target="_blank">BAZNAS</a> Provinsi Sumut berkomitmen kuat untuk menjalankan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat," ujarnya.**</p><p><div>[adsense]</div></p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190455/bertemu-dengan-jajaran-danareksa-bobby-nasution-pastikan-sumut-berkomitmen-untuk-pengembangan-industri-dan-ekonomi/">Bertemu dengan Jajaran Danareksa, Bobby Nasution Pastikan Sumut Berkomitmen untuk Pengembangan Industri dan Ekonomi</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/0e65972dce68dad4d52d063967f0a705_300626_gubsu_salurkan_zakat_baznas_06jpg.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190488/gubernur-bobby-nasution-salurkan-zis-rp35-miliar-kepada-5051-penerima-manfaat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wali Kota Wesly Setujui Ranperda Insentif Tenaga Pendidik Keagamaan</guid>
            <pubDate>Tue, 30 Jun 2026 20:28:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wali Kota Wesly Setujui Ranperda Insentif Tenaga Pendidik Keagamaan]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Pematangsiantar  Wali Kota Wesly Silalahi SH MKn Rapat Paripurna VI DPRD Pematangsiantar Tahun 2026, Pengambilan Keputusan terh]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,Pematangsiantar</b> : Wali Kota Wesly Silalahi SH MKn Rapat Paripurna VI DPRD Pematangsiantar Tahun 2026, Pengambilan Keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Inisiatif DPRD Kota Pematangsiantar tentang Insentif Tenaga Pendidik pada Pendidikan Non Formal Bidang Keagamaan, di Ruang Harungguan DPRD Pematangsiantar, Senin (29/06/2026).<br>Wali Kota Wesly menyampaikan, atas nama Pemko Pematangsiantar apresiasi kepada pimpinan DPRD dan seluruh anggota DPRD, khususnya Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), atas inisiatif, komitmen, dan kerja keras dalam merumuskan Ranperda Inisiatif. Kata Wesly, Ranperda ini merupakan bukti dedikasi legislatif dalam merespons kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.<br>Diutarakan Wesly, hak inisiatif yang digunakan DPRD merupakan perwujudan sinergi yang sangat baik antar legislatif dan eksekutif dalam menjaring aspirasi masyarakat.<br>"Kami memandang Ranperda Inisiatif yang diusulkan ini disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat Kota Pematangsiantar. Pemerintahan Kota Pematangsiantar menyatakan menerima dan menyetujui Ranperda Inisiatif DPRD Kota Pematangsiantar tentang Insentif Tenaga Pendidik pada Pendidikan Non Formal Bidang Keagamaan, untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah," terang Wesly.<br>Ia yakin, Ranperda tersebut telah disusun dengan cermat sesuai mekanisme tata cara perundang-undangan, serta memiliki dasar hukum dan urgensi yang kuat untuk ditetapkan.<br>Masih Wesly, Ranperda ini telah difasilitasi ke tahap evaluasi oleh Gubernur Sumatera Utara (Sumut). Setelah disahkan, Perda akan disampaikan ke Gubernur Sumut untuk memeroleh Nomor Registrasi Peraturan Daerah, dan segera diundangkan agar memiliki dasar hukum yang kuat dan dapat diimplementasikan dalam bentuk peraturan pelaksanaan.<br>Wesly menyakini, Perda tersebut tidak sekadar menjadi dokumen hukum, tetapi dapat menjadi regulasi pelayanan publik yang lebih baik, memberikan kepastian hukum, dan membawa dampak positif langsung bagi kesejahteraan masyarakat Kota Pematangsiantar.<br>"Seluruh rangkaian pembicaraan tingkat I hingga tingkat II atas Ranperda Inisiatif DPRD Kota Pematangsiantar telah kita selesaikan dengan dialog yang konstruktif dan penuh semangat kekeluargaan. Terima kasih atas komunikasi dan kerja sama yang baik antara eksekutif dan legislatif," kata Wesly.<br>Sebelumnya, Sekretaris DPRD, Charles YP Siregar S.Sos MSi menyampaikan, bahwa keputusan DPRD ini menimbang bahwa berdasarkan Pasal 7 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota, bahwa Rancangan Peraturan Daerah yang berasal dari DPRD dapat diajukan oleh Anggota DPRD, Komisi, Gabungan Komisi, atau Bapemperda yang dikoordinasikan oleh Bapemperda.<br>Selanjutnya, untuk memeroleh persetujuan atas Ranperda Kota Pematangsiantar tentang Insentif Tenaga Pendidik pada Pendidikan Nonformal Bidang Keagamaan ditetapkan melalui rapat paripurna.<br>Memperhatikan, Surat Gubernur Provinsi Sumut Nomor 100.3.2/4401/2026, Tanggal 29 Mei 2026 perihal Fasilitasi Rancangan Peraturan Daerah Kota Pematangsiantar, Hasil Fasilitasi terhadap 1 (satu) buah Ranperda Inisiatif DPRD Kota Pematangsiantar,<br>Lalu, permintaan persetujuan dari anggota secara lisan oleh Pimpinan Rapat Paripurna tanggal 29 Juni 2026, Pendapat Akhir Wali Kota Pematangsiantar yang disampaikan dalam Rapat Paripurna tanggal 29 Juni 2026 dan Rapat Paripurna DPRD Kota Pematangsiantar tanggal 29 Juni 2026.<br>Atas hal tersebut, DPRD memutuskan menyetujui Ranperda Kota Pematangsiantar tentang Insentif Tenaga Pendidik pada Pendidikan Nonformal Bidang Keagamaan menjadi Perda Kota Pematangsiantar tentang Insentif Tenaga Pendidik pada Pendidikan Nonformal Bidang Keagamaan. "Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan," tukas Charles.<br>Keputusan tersebut ditandatangani Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi dan Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga SH, serta Wakil Ketua DPRD Ir Daud Simanjuntak MM dan Frengky Boy Saragih ST.<br>Hadir anggota DPRD Kota Pematangsiantar, para asisten dan staf ahli, sejumlah pimpinan OPD, dan camat. (sip)</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/fa7cdfad1a5aaf8370ebeda47a1ff1c3_img20260630wa0078.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190481/wali-kota-wesly-setujui-ranperda-insentif-tenaga-pendidik-keagamaan/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hakim Perintahkan Jaksa Hadirkan Moettaqien Hasrimy dalam Sidang Kasus Dugaan Korupsi Smartboard Tebing Tinggi</guid>
            <pubDate>Tue, 30 Jun 2026 20:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hakim Perintahkan Jaksa Hadirkan Moettaqien Hasrimy dalam Sidang Kasus Dugaan Korupsi Smartboard Tebing Tinggi]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Medan Nama mantan Penjabat (Pj) Wali Kota Tebing Tinggi, Moettaqien Hasrimy, ikut disebut dalam surat dakwaan perkara dugaan ko]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,Medan</b>: Nama mantan Penjabat (Pj) Wali Kota Tebing Tinggi, Moettaqien Hasrimy, ikut disebut dalam surat dakwaan perkara dugaan korupsi pengadaan Papan Tulis Interaktif (PTI) atau <a href="https://www.matatelinga.com/tag/smart/" target="_blank">smart</a><a href="https://www.matatelinga.com/tag/board/" target="_blank">board</a> senilai Rp14,4 miliar di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tebing Tinggi.<br>Perkara tersebut kini disidangkan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (30/6/2026) dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.<br>Ketua Majelis Hakim, As&#039;ad Rahim Lubis menegaskan agar Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebing Tinggi untuk menghadirkan Moettaqien Hasrimi.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Saat ini Moettaqien Hasrimi menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut).<br>"Saya perintahkan di persidangan selanjutnya Penuntut Umum untuk menghadirkan Moettaqien Hasrimy. Kemudian Bahrun Walidin alias Baron, Iskandar serta saksi lainnya. Catat ini ya Penuntut Umum," tegas Hakim As&#039;ad Rahim Lubis.<br>Sebelumnya dalam dakwaan yang dibacakan jaksa di Pengadilan Tipikor pada PN Medan terhadap terdakwa Idham Khalid mantan Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tebing Tinggi yang juga bertindak sebagai Pengguna Anggaran (PA) sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Moettaqien disebut sebagai pihak yang mengawali gagasan penambahan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/smart/" target="_blank">smart</a><a href="https://www.matatelinga.com/tag/board/" target="_blank">board</a> di sekolah-sekolah.<br>Jaksa menguraikan, ide tersebut muncul setelah Moettaqien Hasrimy mengikuti Diklat PIM II dan melakukan kunjungan ke sebuah sekolah di Banten. Saat itu ia melihat penggunaan papan tulis interaktif dalam proses belajar mengajar.<br>Sepulang dari kunjungan tersebut, Moettaqien menanyakan kepada Idham Khalid apakah perangkat serupa telah tersedia di sekolah-sekolah di Kota Tebing Tinggi. Terdakwa menjawab bahwa <a href="https://www.matatelinga.com/tag/smart/" target="_blank">smart</a><a href="https://www.matatelinga.com/tag/board/" target="_blank">board</a> sudah ada, namun jumlahnya masih terbatas.<br>Beberapa hari kemudian, menurut dakwaan, Moettaqien mengajak Idham mengunjungi sekolah yang telah menggunakan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/smart/" target="_blank">smart</a><a href="https://www.matatelinga.com/tag/board/" target="_blank">board</a>. Dari hasil dialog dengan para guru, diperoleh penjelasan bahwa perangkat tersebut dinilai membantu proses pembelajaran.<br>"Selanjutnya pada sekitar Agustus hingga September 2024, saksi Moettaqien Hasrimy selaku Pj Wali Kota berinisiatif mengadakan dan menambah jumlah Papan Tulis Interaktif (PTI), khususnya untuk SMP Negeri di Kota Tebing Tinggi melalui usulan pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2024," demikian isi dakwaan jaksa.<br>Tak hanya itu, nama Moettaqien juga kembali muncul dalam dakwaan terkait proses pengadaan. Jaksa menyebut terdakwa Idham memperoleh informasi dari Moettaqien mengenai adanya dua akun yang mengatasnamakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tebing Tinggi dalam proses mini kompetisi pengadaan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/smart/" target="_blank">smart</a><a href="https://www.matatelinga.com/tag/board/" target="_blank">board</a>.<br>Atas informasi tersebut, Moettaqien disebut memanggil Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kota Tebing Tinggi, Iqbal Halim Ramadhan Nasution, untuk membantu membatalkan proses mini kompetisi yang menggunakan dua akun tersebut. Setelah dibatalkan, pengadaan kemudian dilakukan melalui mekanisme e-purchasing dengan menunjuk PT Gunung Emas Ekaputra sebagai penyedia.<br>Dalam perkara ini, terdakwa Idham Khalid didakwa bersama Direktur Utama PT Bismacindo Perkasa, Budi Pranoto, serta Direktur Utama PT Gunung Emas Ekaputra, Bambang Ghiri Arianto, melakukan perbuatan melawan hukum dalam pengadaan 93 unit <a href="https://www.matatelinga.com/tag/smart/" target="_blank">smart</a><a href="https://www.matatelinga.com/tag/board/" target="_blank">board</a> untuk 10 SMP Negeri di Kota Tebing Tinggi.<br>Jaksa menyebut pengadaan tersebut mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp8.218.770.270 berdasarkan Laporan Akuntan Independen Nomor 00000/2.1349/AL/0287/1/XII/2025 tanggal 22 Desember 2025. Selain itu, dalam dakwaan juga diuraikan adanya dugaan penyerahan uang secara bertahap senilai Rp3,2 miliar kepada terdakwa Idham Khalid setelah pembayaran proyek dilakukan. (Reza)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/5f93f983524def3dca464469d2cf9f3e_img20260630wa0075.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190478/hakim-perintahkan-jaksa-hadirkan-moettaqien-hasrimy-dalam-sidang-kasus-dugaan-korupsi-smartboard-tebing-tinggi/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lima Tersangka Curanmor Antarprovinsi Ditembak</guid>
            <pubDate>Tue, 30 Jun 2026 19:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lima Tersangka Curanmor Antarprovinsi Ditembak]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Medan Personel URC MIT Subdit III Jatanras Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut memberikan tindakan tegas terukur (tembak, re]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,Medan :</b>Personel URC MIT Subdit III Jatanras Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut memberikan tindakan tegas terukur (tembak, red) lima tersangka komplotan pencurian kendaraan bermotor (<a href="https://www.matatelinga.com/tag/curanmor/" target="_blank">curanmor</a>) antar provinsi.<br>Kelimanya terlibat dalam sejumlah kasus pencurian dan viral di media sosial. Salah satu tersangka diketahui mantan anggota TNI yang telah dipecat dari kesatuannya.<br>Pengungkapan itu dipimpin Kasubdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut, Kompol Jama Kita Purba bersama Satuan Reskrim Polres Taput berdasarkan Laporan Polisi (LP)</p><p><div>[adsense]</div><hr><br>No. LP/B/155/V/2026/SPKT/Polres Taput/Polda Sumut tanggal 19 Juni 2026, dan Patroli Siber Team URC MIT Jatanras terkait aksi pencurian dan pemberatan (Curat) yang viral di media sosial.<br>"Para tersangka merupakan residivis kasus pencurian mobil box L300 berisi barang dagangan dan mobil pick up L300," terang Wadir Reskrimum Polda Sumut AKBP Ridwan JM Hutagaol didampingi Kasubdit Jatanras, Kompol Jama Kita Purba, Selasa (30/6/2026).<br>Pelapor kasus itu, Ariandi Nasution, (35), warga Kota Padangsidimpuan mengaku mobil box L 300 berisi makanan ringan, jajanan dan obat-obatan senilai Rp225 juta raib dari parkiran saat istirahat. Peristiwa diketahui Jumat (19/6/2026) pukul 08.30 WIB di Jalan Raja Johanes Hutabarat Hutatoruan I, Kecamatan Tarutung, Taput.<br>Sebelumnya, Kamis (18/6/2026) pukul 21.00 WIB pelapor bersama rekannya Amri Nasution tiba di mess tempat istrahat Jalan Raja Johanes Hutabarat, lalu memarkir mobil Mitsubishi L300 nomor polisi BK 8162 FR di parkiran rumah makan. Setelah itu keduanya menuju mess untuk beristirahat.<br>Besoknya sekira pukul 08.00 WIB, pelapor menuju parkiran, namun mobil sudah tidak terlihat, selanjutnya melaporkan kasus itu ke Polres Taput.<br>Menurut Ridwan, dari penyelidikan diketahui identitas para tersangka, dan berhasil menangkapnya. "Namun saat penangkapan dan pengembangan, tersangka melakukan perlawanan sehingga diberi tindakan tegas," kata dia.<br>Lima tersangka yang ditangkap, OS alias Oma (46), pecatan TNI, warga Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Deliserdang. Dia merupakan otak <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pelaku/" target="_blank">pelaku</a> dan residivis tindak pidana yang sama (tiga kali). OS ditangkap Kamis (25/6/2026 pukul 02.30 WIB di Gang Anggrek 6 Sei Glugur, Kecamatan Pancurbatu, Deliserdang.<br>Kemudian, TH alias Topik (44), warga Sei Mencirim Kecamatan Sunggal, Deliserdang, berperan mengawasi situasi dan membawa mobil dari TKP menuju Medan. Tersangka ditangkap Kamis (25/6/2026) pukul 04.00 WIB di Perumahan Johar 2 Sei Mencirim, Pancurbatu, Deliserdang.<br>Lalu, RP alias Tyo (32), warga Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan berperan mengawasi situasi dan membawa mobil dari TKP, ditangkap Kamis (25/6/2026) pukul 07.09 di Jalan Flamboyan Raya Gang Sejati, Kecamatan Medan Tuntungan, Medan.<br>Selanjutnya, NP (25), warga Desa Sei Mencirim, Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Deliserdang, berperan mengawasi situasi. Dia mendampingi Tyo membawa mobil L300, ditangkap Kamis (25/6/2026) pukul 02.30 WIB di Gang Anggrek 6 Sei Glugur, Pancurbatu, Deliserdang.<br>R alias Josep alias Mekanik (32) warga Desa Durin Tonggal, Kecamatan Pancurbatu, Deliserdang, berperan membawa mobil Avanza yang digunakan para tersangka, ditangkap Kamis (25/6/2026) pukul 13.00 WIB di Glugur Rimbun, Pancurbatu, Deliserdang.<br>"Selain itu, diamankan 1 orang saksi HSG alias Alan (20), yang ditangkap bersamaan dengan otak <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pelaku/" target="_blank">pelaku</a> OS, dan ditemukan di rumahnya spare part diduga dari bongkaran mobil milik korban," sebut Ridwan.<br>Barang bukti diamankan, 16 kardus berisi makanan ringan/jajanan dari mobil box milik korban, 1 kardus berisi obat-obatan yang merupakan isi dari mobil box milik korban, spare part mobil, sarung pelapis jok mobil, STNK dan tanda bukti pembayaran pajak mobil BM 8219 PJ milik korban, 1 senjata tajam, 1 set kunci T dan 8 ponsel para tersangka.<br>Ridwan menambahkan, komplotan tersebut telah beraksi di tiga provinsi yaitu Sumut, Riau dan Aceh. Dari interogasi diketahui aksi komplotan didukung dan didanai oleh Lois alias Ginting alias.Ajo (DPO), dimana seluruh barang bukti mobil milik korban juga dijual kepadanya.<br>Tersangka, sambungnya, mengaku telah melakukan 30 kali aksinya, dan saat ini telah diungkap sebanyak 12 LP. "Tindak lanjut saat ini, berkoordinasi dengan Polda Aceh dan Polda Riau untuk mengejar tersangka lainnya, termasuk penadah dan mobil milik para korban," pungkasnya.</p><p><div>[adsense]</div><br></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/202cb962ac59075b964b07152d234b70_img20260630wa0071.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190477/lima-tersangka-curanmor-antarprovinsi-ditembak/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Personel Polres Tapsel Tabrak Mobil Warga karena Cemburu Dipatsus</guid>
            <pubDate>Tue, 30 Jun 2026 19:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Personel Polres Tapsel Tabrak Mobil Warga karena Cemburu Dipatsus]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Medan  Personel Polres Tapanuli Selatan (Tapsel), Aipda HSR mendekam dalam sel penempatan khusus (Patsus) Bidang Profesi dan P]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Medan : P</b>ersonel Polres Tapanuli Selatan (Tapsel), Aipda HSR mendekam dalam sel penempatan khusus (Patsus) Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sumut.<br>Bintara senior itu terbukti melakukan pelanggaran karena menabrak <a href="https://www.matatelinga.com/tag/mobil/" target="_blank">mobil</a> warga karena cemburu dan mengira istrinya berselingkuh.<br>"Sejak kasus tabrak belakang itu dilaporkan, Propam langsung bekerja dan kini Aipda HRS sudah di-<a href="https://www.matatelinga.com/tag/patsus/" target="_blank">patsus</a>," terang Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, Selasa (30/6/2026).</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Namun, Kombes Ferry belum bisa memastikan pelanggaran dan sanksi yang akan dijatuhkan kepada Aipda HSR karena masih dalam proses pemeriksaan pihak Propam Polda Sumut.<br>Sebelumnya, aksi terkesan brutal dipertontonkan personel Polres Tapsel, Aipda HSR. Dia nekat menabrak <a href="https://www.matatelinga.com/tag/mobil/" target="_blank">mobil</a> warga berinisial LH hingga ringsek ketika melintas di Jalan Karya Wisata Medan Johor pada 28 Mei 2026 lalu.<br>"Memang benar terjadi, tabrak belakang ya oleh personel Polri atas nama HSR," terang Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, Jumat (26/6/2026).<br>Dia menyebut, peristiwa penabrakan itu dilatarbelakangi kecurigaan perselingkuhan istri Aipda HSR dengan LH. Terlapor kemudian mengendarai <a href="https://www.matatelinga.com/tag/mobil/" target="_blank">mobil</a> Toyota Kijang Innova menabrak <a href="https://www.matatelinga.com/tag/mobil/" target="_blank">mobil</a> Honda HRV yang dinaiki pelapor di Jalan Karya Wisata, Medan Johor.<br>Peristiwa itu menjadi perhatian warga sekitar dan pengguna jalan. Bahkan, peristiwa penabrakan itu terekam kamera CCTV hingga beredar luas di masyarakat dan viral.<br>"Jadi, terlapor mendapat informasi bahwa istrinya pergi bersama yang bersangkutan (LH). Jadi, terlapor cemburu dan melakukan pengejaran hingga <a href="https://www.matatelinga.com/tag/mobil/" target="_blank">mobil</a> pelapor ditabrak," sebut Kombes Pol Ferry Walintukan.<br>Ternyata, setelah <a href="https://www.matatelinga.com/tag/mobil/" target="_blank">mobil</a> pelapor berhenti, tidak ditemukan istri terlapor.<br>Kasus itu telah dilaporkan LH secara pidana umum dan profesi Polri pada 8 Juni 2026. Penyidik masing-masing satuan kerja (satker) sedang menyelidiki kasus itu.</p><p><br></p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190464/supir-quotkarya-agungquot-ugal-ugalan-dijalan-raya-hilang-kendali-dan-tabrak-tembok-door-smeer/">Supir &quot;Karya Agung&quot; Ugal Ugalan Dijalan Raya, Hilang Kendali dan Tabrak Tembok Door Smeer</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/37a749d808e46495a8da1e5352d03cae_images.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190476/personel-polres-tapsel-tabrak-mobil-warga-karena-cemburu-dipatsus/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rico Waas: : Wariskan Lingkungan Sehat dan Alami</guid>
            <pubDate>Tue, 30 Jun 2026 18:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rico Waas: : Wariskan Lingkungan Sehat dan Alami]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Medan  Pemerintah kota (Pemko) tidak boleh hanya berlomba membangun gedung tinggi dan menggerakkan ekonomi, tetapi juga harus m]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,Medan</b> : Pemerintah kota (Pemko) tidak boleh hanya berlomba membangun gedung tinggi dan menggerakkan ekonomi, tetapi juga harus memastikan lingkungan tetap lestari sebagai warisan bagi generasi mendatang.<br>Pesan itu disampaikan Wali Kota Medan, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Tri Putra Bayu Waas, saat memberikan sambutan pada pembukaan Forum Lingkungan Hidup dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII APEKSI 2026 di Grand Lotus Aryaduta, Selasa (30/6/2026).</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Di hadapan kepala daerah, kepala dinas lingkungan hidup, serta para pegiat lingkungan dari berbagai kota di Indonesia, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas menegaskan, menjaga lingkungan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan agar pembangunan kota dapat berlangsung secara berkelanjutan.<br>"Jangan wariskan cerita sedih untuk anak cucu kita," kata <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas, mengutip pesan peraih Kalpataru 2024, Wibi Nugraha, yang menurutnya harus menjadi pedoman seluruh pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan.<br>Menurut <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas, pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi, dan promosi daerah memang penting. Namun, seluruh upaya tersebut tidak akan berarti jika lingkungan hidup diabaikan.<br>"Tidak akan ada kota yang bisa sustainable apabila lingkungan hidupnya tidak terjaga," tegasnya.<br><a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas mengingatkan, setiap kepala daerah memiliki tanggung jawab meninggalkan legacy yang baik. Kepemimpinan, katanya, bukan hanya menghasilkan capaian selama masa jabatan, tetapi juga memastikan generasi berikutnya dapat menikmati kota yang lebih sehat dan layak huni.<br>Karena itu, Forum Lingkungan Hidup diharapkan menjadi ruang berbagi pengalaman antarkota mengenai berbagai inovasi dan praktik terbaik dalam pengelolaan lingkungan.<br>"Medan butuh belajar dengan kota lain, kota lain mungkin perlu belajar dengan Kota Medan. Kita sama-sama berbagi success story agar kota-kota kita semakin hijau dan berkelanjutan," ujarnya.<br>Dalam kesempatan itu, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas juga memaparkan tantangan pengelolaan sampah di Kota Medan. Setiap hari, Kota Medan menghasilkan sekitar 1.500 hingga 1.700 ton sampah. Angka tersebut dipengaruhi jumlah penduduk sekitar 2,5 juta jiwa yang pada siang hari dapat meningkat hingga sekitar 4 juta orang karena Medan menjadi pusat aktivitas ekonomi kawasan.<br>Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemko Medan terus melakukan berbagai langkah, termasuk pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Kota Medan menjadi salah satu daerah yang ditunjuk sebagai pionir pelaksanaan proyek tersebut dan pembangunan ditargetkan mulai berjalan pada akhir tahun ini.<br>Menurut <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas, pengelolaan sampah harus berorientasi pada pengurangan volume sejak dari sumbernya sehingga mampu memberikan dampak nyata terhadap kualitas lingkungan.<br>Mengangkat tema "Dari Komitmen ke Aksi: Tangguh untuk Mempercepat Penurunan Emisi di Indonesia", <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas mengajak seluruh peserta tidak berhenti pada diskusi dan komitmen semata.<br>"Kita pulang ke kota masing-masing harus membawa aksi nyata. Jangan hanya berbicara di ruang ini, tetapi wujudkan komitmen itu menjadi program yang benar-benar dirasakan masyarakat," pesannya.<br>Forum Lingkungan Hidup kemudian secara resmi dibuka oleh Wakil Ketua Bidang Lingkungan dan Perubahan Iklim APEKSI, Illiza Sa&#039;aduddin Djamal.<br>Dalam sambutannya, Illiza mengapresiasi Pemko Medan sebagai tuan rumah Rakernas APEKSI sekaligus penyelenggara Forum Lingkungan Hidup. Ia juga memuji kepemimpinan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas yang dinilainya mulai menghadirkan perubahan bagi Kota Medan.<br>"Saya masuk ke Kota Medan sudah terasa perubahan tangan anak muda memimpin Kota Medan saat ini. Insya Allah ke depan Kota Medan akan menjadi kota yang tangguh, kota yang hijau, dan masyarakatnya semakin sejahtera," ujarnya.<br>Illiza menilai tema forum sangat relevan dengan kondisi saat ini karena dampak perubahan iklim sudah dirasakan di berbagai daerah, mulai dari cuaca yang semakin tidak menentu, banjir, kekeringan, gelombang panas, hingga abrasi pantai.<br>Menurutnya, kota-kota di Indonesia tidak boleh hanya menjadi penonton dalam menghadapi krisis iklim, melainkan harus menjadi pelaku utama melalui kebijakan yang konkret.<br>Ia juga menekankan bahwa persoalan sampah menjadi salah satu tantangan terbesar yang harus segera diatasi. Kota yang bersih, katanya, bukanlah kota yang rajin dibersihkan, melainkan kota yang mampu mengendalikan sumber sampahnya melalui perubahan perilaku masyarakat, pemilahan sampah, serta optimalisasi bank sampah.<br>Forum Lingkungan Hidup ini turut dihadiri Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon Kementerian Lingkungan Hidup Ir. Ari Sudijanto, M.Si., Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan Elfi Marfianti, serta para kepala dinas lingkungan hidup dan perwakilan pemerintah kota dari seluruh Indonesia.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/084b6fbb10729ed4da8c3d3f5a3ae7c9_img20260630wa0065.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Lifestyle/190475/rico-waas-wariskan-lingkungan-sehat-dan-alami/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Melestarikan Hutan di Kawasan Danau Toba, Mewariskan Harta Tak Ternilai Bagi Generasi Mendatang</guid>
            <pubDate>Tue, 30 Jun 2026 17:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Melestarikan Hutan di Kawasan Danau Toba, Mewariskan Harta Tak Ternilai Bagi Generasi Mendatang]]></title>
            <description><![CDATA[Untuk mendukung keberlanjutan rehabilitasi lahan, INALUM turut membangun Kebun 3 unit Bibit Rakyat (KBR) berkapasitas 50.000 bibit per tahun]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a></b> - <a href="https://www.matatelinga.com/tag/danau-toba/" target="_blank">Danau Toba</a> menjadi salah satu daerah tujuan wisata yang sangat menarik bagi wisatawan domestik dan mancanegara. General Manager (GM) Toba Caldera UNESCO Global Geopark Azizul Kholis dalam sebuah kesempatan di Medan menyampaikan, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/danau-toba/" target="_blank">Danau Toba</a> juga terpilih menjadi tuan rumah Geotourism Festival and International Conference (Geofest) ke-7.</p><div>[adsense]</div><p>Ajang internasional ini menjadi momentum bagi Toba Caldera UNESCO Global Geopark (UGGp) untuk memperluas jaringan dan memperkuat kerja sama dengan berbagai geopark dari sejumlah negara.</p><p>Penguatan jaringan tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan kunjungan wisata serta meningkatkan posisi Kaldera Toba dalam jaringan geopark dunia. Melalui kolaborasi ini, Kaldera Toba berpeluang masuk ke dalam paket perjalanan geopark kawasan Asia Pasifik.</p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190296/dorong-pengembangan-kawasan-wisata-danau-toba-pemkab-ssamosir-jalin-kerjasama-dengan-btn/">Dorong Pengembangan Kawasan Wisata Danau Toba, Pemkab Ssamosir Jalin kerjasama dengan BTN</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>			 	      	<div class="clear pd5"><p>			 	      	<div class="clear pd5">Saat berkunjung ke salah satu Geosite <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kaldera-toba/" target="_blank">Kaldera Toba</a> yang ada di Kabupaten Toba, tepatnya di Sibisa, kita bisa menikmati sisi lain keindahan alam <a href="https://www.matatelinga.com/tag/danau-toba/" target="_blank">Danau Toba</a>. Kawasan tersebut dikelola sedemikian rupa dan hutan di kawasan ini masih terjaga kelestariannya.</p><p>Untuk menjaga kelestarian hutan di kawasan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/danau-toba/" target="_blank">Danau Toba</a>, berbagai upaya dilakukan oleh lembaga, pemerintah, pribadi termasuk perusahaan yang beroperasi di daerah tangkapan air <a href="https://www.matatelinga.com/tag/danau-toba/" target="_blank">Danau Toba</a>. Upaya yang dilakukan termasuk mempertahankan hutan yang ada dan menanami pohon di kawasan hutan yang sudah mulai gundul.</p><div>[adsense]</div><p>Salah seorang putra Desa Si Onggang Utara, Lumban Julu, Kabupaten Toba, Sumatera Utara Marandus Sirait yang sangat peduli dengan pelestarian hutan memutuskan untuk kembali ke kampung halaman terutama dengan adanya seruan Gubernur Sumatera Utara saat dijabat oleh Raja Inal Siregar, "Marsipature Hutanabe" adalah seruan Gubernur Sumatera Utara mengajak para perantau untuk membenahi kampung halamannya masing-masing.</p><p>"Seruan itu sangat inspiratif, termasuk bagi saya sendiri yang saat itu masih merantau dan sudah memiliki pekerjaan tetap. Saya ikuti seruan itu, karena saya yakini merupakan peta jalan mengatasi kemiskinan dan memerangi kerusakan alam," katanya dalam sebuah kesempatan.</p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190219/geofest-ke7-di-danau-toba-sumut-perluas-kerja-sama-internasional-antargeopark/">Geofest ke-7 di Danau Toba, Sumut Perluas Kerja Sama Internasional Antar-Geopark</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>			 	      	<div class="clear pd5"><p>			 	      	<div class="clear pd5">Keseharian Marandus Sirait pasca kepulangannya ke kampung halaman adalah merawat bumi dan melestarikan tanaman langka yang sudah mulai punah. Di halaman rumahnya tertata rapi bibit tanaman langka yang siap ditanam di kawasan hutan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/danau-toba/" target="_blank">Danau Toba</a>.</p><p>Bibit pohon yang ia tanam dalam pot siap ditanam di sepanjang tepi sungai yang membelah kawasan Desa Si Onggang Utara, Lumban Julu, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Air Sungai Lumban Rang yang jernih dan suara gemericik air tumpahan air terjun di hulu sungai tepatnya di kawasan Taman Eden 100.</p><div>[adsense]</div><p>Aksi nyata Marandus telah menyelamatkan lingkungan di Lumban Julu, yang termasuk daerah tangkapan air (DTA) <a href="https://www.matatelinga.com/tag/danau-toba/" target="_blank">Danau Toba</a>. Pada awal ia mulai menanam pohon, ia dianggap gila, karena mencoba menanam pohon di kawasan yang palawija pun susah tumbuh.</p><p>Kini, di Taman Eden 100 kita menemukan tanaman-tanaman langka yang mulai punah. Seperti Sampinur Bunga, Sampinur Tali, Jior, Pokki, Anturmangan (Cemara Toba), Ingul, Analiman, Takki dan kayu alam lainnya mulai berkembang secara alami. Ada pula tumbuhan bunga, antara lain Tahu-tahul (Nephenthes), Bunga Batak (Macodes Petola), Soripada (Malakis SP) dan berbagai jenis anggrek langka.</p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Ekonomi/190257/btn-perkuat-sinergi-dengan-pemkab-samosir-dorong-pengembangan-pariwisata-umkm-dan-layanan-publik/">BTN Perkuat Sinergi dengan Pemkab Samosir, Dorong Pengembangan Pariwisata, UMKM, dan Layanan Publik</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>			 	      	<div class="clear pd5"><p>			 	      	<div class="clear pd5">Karena kawasan Taman Eden 100 sudah penuh, bersama teman-teman sevisi, Marandus juga menyasar lingkungan sekolah, gereja, masjid, dan jalan-jalan untuk ditanami. Aksi sejak 2015 ini kini sudah terlihat manfaatnya. Apalagi, masyarakat sekitar juga ikut terdorong mencintai lingkungan dengan rajin merawat dan menanam pohon.</p><p>Dan, Taman Eden 100 pun tak lupa menawarkan kepada siapa saja untuk berinvestasi di Bank Pohon. Sejak 29 Desember 2007, Bank Pohon didirikan di Taman Eden 100 untuk menyuplai bibit-bibit ke kawasan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/danau-toba/" target="_blank">Danau Toba</a> dalam rangka penghijauan dan peningkatan ekonomi masyarakat.</p><div>[adsense]</div><p><b>Menjaga Kelestarian Ekosistem</b></p><p>Apa yang dilakukan Marandus Sirait adalah salah satu upaya untuk melestarikan hutan di kawasan wisata Danau Toba. Bentuk kepedulian Marandus pun sudah dilakukan beberapa perusahaan, terutama yang beroperasi dan bersinggungan dengan kawasan Danau Toba. Salah satunya adalah PT INALUM yang terus berkomitmen menjaga kelestarian ekosistem dan keanekaragaman hayati di Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba.</p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/189986/trail-of-the-kings-utmb-2026-berakhir-sukses-sumut-tegaskan-diri-sebagai-destinasi-sport-tourism-dunia/">Trail of The Kings UTMB 2026 Berakhir Sukses, Sumut Tegaskan Diri sebagai Destinasi Sport Tourism Dunia</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>			 	      	<div class="clear pd5"><p>			 	      	<div class="clear pd5">Bersama Perum Jasa Tirta (PJT) I, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/inalum/" target="_blank">INALUM</a> menjalankan program seperti penanaman pohon di lahan seluas 1.050 hektare, pembuatan biopori, dan pembangunan sumur injeksi guna mencegah erosi dan menjaga ketersediaan air.</p><p>Sebagai perusahaan yang bergerak di industri ekstraktif dan pengolahan aluminium, PT Indonesia Asahan Aluminium (<a href="https://www.matatelinga.com/tag/inalum/" target="_blank">INALUM</a>) menjalankan pengelolaan lingkungan berdasarkan berbagai regulasi pemerintah, di antaranya Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2009 tentang Konservasi Energi, Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Nomor 1375 Tahun 2025 tentang PROPER.</p><div>[adsense]</div><p>Sepanjang 2025, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/inalum/" target="_blank">INALUM</a> dan mitra telah merealisasikan berbagai kegiatan strategis konservasi yang tersebar di Kabupaten Toba, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Simalungun, Samosir, Dairi, dan Karo. Upaya tersebut dirancang untuk memberikan dampak nyata terhadap keberlanjutan ekosistem <a href="https://www.matatelinga.com/tag/danau-toba/" target="_blank">Danau Toba</a> sekaligus meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat.</p><p>Untuk mendukung keberlanjutan rehabilitasi lahan, INALUM turut membangun Kebun 3 unit Bibit Rakyat (KBR) berkapasitas 50.000 bibit per tahun, dan Pembibitan Modern Paritohan berkapasitas 500.000 bibit per tahun. Fasilitas ini diharapkan menjadi tulang punggung penyediaan bibit bagi program penghijauan jangka panjang di kawasan Danau Toba.</p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/189981/pelari-mancanegara-terpukau-keindahan-danau-toba-di-trail-of-the-kings-utmb-2026/">Pelari Mancanegara Terpukau Keindahan Danau Toba di Trail of The Kings UTMB 2026</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>			 	      	<div class="clear pd5"><p>			 	      	<div class="clear pd5"><b>Manfaat Jangka Panjang Bagi Generasi Mendatang</b></p><p>Bagi <a href="https://www.matatelinga.com/tag/inalum/" target="_blank">INALUM</a>, alam bukan hanya bagian dari lingkungan operasional, tetapi juga aset bersama yang harus dijaga untuk generasi mendatang. Melalui pelaksanaan program konservasi secara sukarela, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/inalum/" target="_blank">INALUM</a> menunjukkan bahwa keberlanjutan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari kontribusinya dalam menciptakan nilai tambah bagi lingkungan.</p><div>[adsense]</div><p>Direktur Strategic Support & Human Capital <a href="https://www.matatelinga.com/tag/inalum/" target="_blank">INALUM</a>, Benny Wiwoho meyampaikan bahwa konservasi merupakan bagian penting dari komitmen <a href="https://www.matatelinga.com/tag/inalum/" target="_blank">INALUM</a> dalam mewujudkan bisnis yang berkelanjutan.</p><p>"Melalui berbagai program pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati, kami berupaya menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan generasi mendatang," katanya.</p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/189984/bobby-nasution-lepas-pelari-dunia-trail-of-the-kings-utmb-danau-toba-kian-mendunia-lewat-sport-tourism/">Bobby Nasution Lepas Pelari Dunia Trail of The Kings UTMB, Danau Toba Kian Mendunia Lewat Sport Tourism</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>			 	      	<div class="clear pd5"><p>			 	      	<div class="clear pd5">Program konservasi <a href="https://www.matatelinga.com/tag/inalum/" target="_blank">INALUM</a> menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/inalum/" target="_blank">INALUM</a> dalam menjaga kelestarian ekosistem <a href="https://www.matatelinga.com/tag/danau-toba/" target="_blank">Danau Toba</a> sebagai sumber kehidupan, ruang budaya, dan penggerak ekonomi masyarakat sekitar.</p><p>Melalui pendekatan konservasi yang kolaboratif, terukur, dan berkelanjutan, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/inalum/" target="_blank">INALUM</a> memastikan upaya pelestarian tidak berhenti pada kegiatan simbolis, tetapi memberikan dampak nyata dan berkelanjutan dalam mendukung keberlanjutan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/danau-toba/" target="_blank">Danau Toba</a> sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Sumatera Utara dan Indonesia.</p><div>[adsense]</div><p>Ka-Grup Layanan Strategis <a href="https://www.matatelinga.com/tag/inalum/" target="_blank">INALUM</a>, Daniel Hutahuruk menegaskan bahwa melalui berbagai program konservasi yang dijalankan secara berkelanjutan, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/inalum/" target="_blank">INALUM</a> berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati di sekitar wilayah operasional perusahaan.</p><p>"Upaya ini merupakan wujud tanggungjawab kami untuk menciptakan nilai yang tidak hanya berdampak bagi bisnis, tetapi juga bagi masyarakat dan lingkungan," tegasnya.</p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/188815/mantan-kepala-departemen-sales-and-marketing-inalum-didakwa-rugikan-negara-rp141-miliar/">Mantan Kepala Departemen Sales and Marketing Inalum Didakwa Rugikan Negara Rp141 Miliar</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>			 	      	<div class="clear pd5"><p>			 	      	<div class="clear pd5">Konservasi menjadi bagian integral dari strategi keberlanjutan perusahaan sebagai wujud tanggung jawab ekologis yang melampaui kepatuhan terhadap regulasi.</p><p>Dengan demikian, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/inalum/" target="_blank">INALUM</a> berupaya membangun harmoni antara pertumbuha industri, kesejahteraan masyarakat, dan kelestarian alam sebagai fondasi keberlanjutan jangka panjang.</p><div>[adsense]</div><p></p>			 	      	<div class="clear pd5"></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/187603/pembukaan-sinode-ke65-hki-di-medan-dihadiri-gubernur-sumut/">Pembukaan Sinode ke-65 HKI di Medan, Dihadiri Gubernur Sumut</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/6974ce5ac660610b44d9b9fed0ff9548_kaldera-toba-sibisa.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190474/melestarikan-hutan-di-kawasan-danau-toba-mewariskan-harta-tak-ternilai-bagi-generasi-mendatang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">SAH!! Yan Patmos Plt Kepala Lapas Narkotika Langkat Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum</guid>
            <pubDate>Tue, 30 Jun 2026 16:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[SAH!! Yan Patmos Plt Kepala Lapas Narkotika Langkat Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Jambi Sebuah pencapaian akademis tertinggi berhasil diukir oleh Yan Patmos. Setelah melalui perjuangan panjang dan mempertahank]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,Jambi :</b>Sebuah pencapaian akademis tertinggi berhasil diukir oleh <a href="https://www.matatelinga.com/tag/yan/" target="_blank">Yan</a> Patmos. Setelah melalui perjuangan panjang dan mempertahankan disertasi ilmiahnya di hadapan Dewan Penguji,<br>Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lapas Narkotika Langkat, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/yan/" target="_blank">Yan</a> Patmos secara resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Hukum (Dr.) dengan predikat Cumlaude (Sangat Memuaskan) dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,89. Sidang Terbuka Promosi Doktor yang berlangsung khidmat di Aula Fakultas Hukum Universitas Jambi pada Senin (29/6) menjadi saksi kokohnya argumen hukum yang dibangun oleh <a href="https://www.matatelinga.com/tag/yan/" target="_blank">Yan</a> Patmos.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Sidang Terbuka dihadiri langsung oleh Ketua Sidang Dekan Fakultas Hukum Universitas Jambi, Dr. Hartati, S.H., M.H., Penguji Eksternal Bidang Konsentrasi Prof. Dr. Pujiyono, S.H., M.Hum. Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Diponegoro; Sekretaris Sidang Ketua Program Studi Doktor Ilmu Hukum Dr. Akbar Kurnia Putra, S.H., M.H. ; Promotor, Prof. Dr. Hafrida, S.H., M.H. ; Co-Promotor, Prof. Dr. Sahuri Lasmadi, S.H., M.Hum ; Tim Penguji, Prof. Dr. Usman, S.H., M.H. dan Dr. Elizabeth Siregar, S.H., M.H.<br>Dalam sidangnya, ia memaparkan disertasi berjudul &quot; Perjanjian Penghentian Penuntutan terhadap Korporasi dalam perkara Tindak Pidana Pencucian Uang dengan Pidana Asal Korupsi untuk mewujudkan kemanfaatan Hukum ".<br>Penelitian tersebut berfokus pada Penghentian Penuntutan terhadap Korporasi dalam perkara Tindak Pidana Pencucian Uang dengan Pidana Asal Korupsi, yang dinilai oleh para penguji memberikan kontribusi nyata, baik bagi perkembangan khazanah ilmu hukum maupun implementasi kebijakan di lapangan maupun di Instansi.<br>Ketua Dewan Penguji, Dr. Hartati, S.H., M.H., saat membacakan putusan sidang menyatakan bahwa <a href="https://www.matatelinga.com/tag/yan/" target="_blank">Yan</a> Patmos dinyatakan lulus dan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/sah/" target="_blank">sah</a> menjadi Doktor Ilmu Hukum ke-147 dari Universitas Jambi.<br>"Saudara <a href="https://www.matatelinga.com/tag/yan/" target="_blank">Yan</a> Patmos telah menunjukkan kualifikasi akademis yang mumpuni, ketajaman analisis, serta integritas ilmiah selama mempertahankan disertasinya. Mulai hari ini, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/sah/" target="_blank">sah</a> menyandang gelar Doktor," ujar Ketua Penguji yang disambut gemuruh tepuk tangan dari para hadirin.<br>Dalam sambutannya yang penuh haru, Dr. <a href="https://www.matatelinga.com/tag/yan/" target="_blank">Yan</a> Patmos, A.Md.IP., S.H., M.H., menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada tim penguji, promotor, co-promotor, keluarga besar, dan seluruh rekan serta pimpinan kemenimipas yang selalu memberikan dukungan moral dan meteril selama proses studi S3 berlangsung.<br>"Gelar Doktor ini bukan akhir dari proses belajar, melainkan sebuah amanah baru untuk terus berkontribusi terhadap kemajuan organisasi serta penegakan hukum dan keadilan di Indonesia. Semoga ilmu yang saya dapatkan bisa bermanfaat bagi masyarakat luas," ungkap beliau penuh syukur.<br>Acara sidang promosi doktor ini ditutup dengan sesi foto bersama serta pemberian ucapan selamat dari para penguji, kolega, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/sah/" target="_blank">sah</a>abat, dan keluarga yang hadir memadati ruang sidang. Dengan raihan ini, Dr. <a href="https://www.matatelinga.com/tag/yan/" target="_blank">Yan</a> Patmos, A.Md.IP., S.H., M.H., diharapkan dapat terus melahirkan pemikiran-pemikiran hukum yang progresif dan solutif di masa depan.(AVID/rel)<br>#kemenimipas #ditjenpas #pemasyarakatan #pemasyarakatansumut #guardandguide #infoimipas #<a href="https://www.matatelinga.com/tag/lapas/" target="_blank">lapas</a>narkotikalangkat #lpnlangkat #lpnlangkatidaman #pastikalangkat #imipasprima</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/6cdd60ea0045eb7a6ec44c54d29ed402_img20260630wa0060.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190473/sah-yan-patmos-plt-kepala-lapas-narkotika-langkat-raih-gelar-doktor-ilmu-hukum/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Refleksi HUT ke-436 Kota Medan, Zulham Efendi Sorot Kinerja  Pemko Medan</guid>
            <pubDate>Tue, 30 Jun 2026 15:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Refleksi HUT ke-436 Kota Medan, Zulham Efendi Sorot Kinerja  Pemko Medan]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Medan Momentum Hari Jadi Kota Medan ke436 yang diperingati pada 1 Juli 2026 hendaknya tidak hanya menjadi seremoni tahunan, t]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Medan :</b>Momentum Hari Jadi Kota Medan ke-436 yang diperingati pada 1 Juli 2026 hendaknya tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi waktu untuk melakukan refleksi terhadap berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat.<br>Hal tersebut disampaikan Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Medan, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/zulham/" target="_blank">Zulham</a> Efendi, S.Pd., M.I., yang menilai pembangunan Kota Medan harus semakin berorientasi pada kebutuhan dan kualitas hidup masyarakat, karena banyak persoalan mendasar masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan oleh pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan.</p><div>[adsense]</div><p></p><hr>"Selamat Hari Jadi ke-436 Kota Medan. Ini bukan sekadar momentum untuk merayakan usia kota, tetapi juga saat yang tepat untuk mengevaluasi apa yang sudah dicapai dan apa yang masih harus diperbaiki demi menghadirkan Medan yang benar-benar menjadi kota yang aman, nyaman, maju, dan berkeadilan," ujarnya saat ditanya wartawan usai mengikuti Rapat Paripurna hari jadi Kota Medan di Gedung DPRD Medan, Selasa (30/06/2026)<br><a href="https://www.matatelinga.com/tag/zulham/" target="_blank">Zulham</a> menyoroti persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat yang hingga kini masih menjadi perhatian serius. Maraknya aksi begal, tawuran antarkelompok, geng motor, hingga berbagai bentuk kejahatan jalanan dinilai telah menimbulkan rasa tidak aman di tengah masyarakat.<br>"Keamanan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Pemerintah bersama aparat penegak hukum harus semakin memperkuat langkah-langkah pencegahan, penegakan hukum, serta pembinaan generasi muda agar angka kriminalitas dan tawuran dapat ditekan," tegasnya.<br>Selain itu, persoalan banjir dan infrastruktur juga masih menjadi keluhan utama warga di berbagai wilayah Kota Medan. Menurutnya, perbaikan sistem drainase, normalisasi sungai, pembangunan jalan lingkungan, hingga pemeliharaan infrastruktur harus menjadi prioritas pembangunan secara berkelanjutan.<br>"Setiap musim hujan masih banyak kawasan yang tergenang. Ini menunjukkan perlunya penyelesaian yang lebih komprehensif, bukan sekadar penanganan sementara," katanya.<br>Di bidang pelayanan publik, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/zulham/" target="_blank">Zulham</a> berharap reformasi birokrasi terus diperkuat agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, transparan, dan bebas dari praktik yang menyulitkan warga.<br>"Birokrasi harus menjadi pelayan masyarakat, bukan sebaliknya. Digitalisasi pelayanan harus benar-benar dirasakan manfaatnya sehingga masyarakat memperoleh pelayanan yang mudah, cepat, dan profesional, " katanya.<br>Persoalan kemacetan lalu lintas juga dinilai memerlukan solusi yang lebih terintegrasi. Pertumbuhan jumlah kendaraan yang tidak sebanding dengan kapasitas jalan membuat mobilitas masyarakat semakin terganggu.<br>"Kita membutuhkan penguatan transportasi publik, rekayasa lalu lintas yang efektif, serta pembangunan infrastruktur transportasi yang mampu mengurangi kemacetan di titik-titik padat Kota Medan," ungkapnya.<br>Di sektor pendidikan, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/zulham/" target="_blank">Zulham</a> menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia harus menjadi investasi utama Kota Medan. Pemerintah diharapkan terus memperluas akses pendidikan yang berkualitas, meningkatkan sarana dan prasarana sekolah, serta memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidik.<br>Sementara pada sektor ekonomi, ia mendorong pemerintah agar semakin berpihak kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan investasi yang mampu memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.<br>"Pertumbuhan ekonomi harus mampu dirasakan seluruh lapisan masyarakat. UMKM harus terus diberdayakan, lapangan kerja diperluas, dan iklim investasi dijaga agar mampu mendorong kesejahteraan warga Kota Medan," pungkasnya.</p><div>[adsense]</div><p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Lifestyle/190460/rico-waas-berdialog-di-tengah-hujan-bersama-peserta-youth-city-changers-ajak-pemuda-jadi-agen-perubahan/">Rico Waas Berdialog di Tengah Hujan Bersama Peserta Youth City Changers, Ajak Pemuda Jadi Agen Perubahan</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/a97da629b098b75c294dffdc3e463904_img20260630wa0059.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190472/refleksi-hut-ke436-kota-medan-zulham-efendi-sorot-kinerja-pemko-medan/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ratusan Warga Bandar Pulo Akan Geruduk Pemkab Asahan, Tuntut Perbaikan Jalan</guid>
            <pubDate>Tue, 30 Jun 2026 15:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ratusan Warga Bandar Pulo Akan Geruduk Pemkab Asahan, Tuntut Perbaikan Jalan]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Asahan Warga masyarakat di Kecamatan Bandar Pulau Asahan telah mengambil sikap untuk kembali turun ke Kabupaten Asahan untuk me]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a></b>,Asahan :Warga masyarakat di Kecamatan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bandar/" target="_blank">Bandar</a> Pulau Asahan telah mengambil sikap untuk kembali turun ke Kabupaten Asahan untuk mempertanyakan serta meminta ketegasan bupati Asahan terkait <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rusak/" target="_blank">rusak</a>nya jalan kabupaten sepanjang 23 kilo meter di desa Padang Pulo hingga desa Gunung Berkat, Selasa (30/06/2026).<br>Ramli Marpaung warga <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bandar/" target="_blank">Bandar</a> Pulau selaku koordinator aksi nantinya mengatakan warga <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bandar/" target="_blank">Bandar</a> Pulau ini akan kembali turun ke Kantor Bupati Asahan , setelah beberapa waktu yang lalu kedatangan kami ke Kantor DPRD Asahan dalam agenda mendengarkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) namun pihak Pemerintah Kabupaten Asahan tidak hadir dengan alasan yang tidak jelas.</p><p><div>[adsense]</div><hr><br>Ramli Marpaung juga mengatakan warga masyarakat <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bandar/" target="_blank">Bandar</a> Pulau akan turun dan menggelar aksi unjuk rasa ke Kabupaten Asahan dengan mengerahkan massa ratusan bahkan ribuan , kesemuanya itu merupakan warga terdampak akibat jalan kabupaten yang berada di desa Padang Pulo hingga desa Gunung Berkat kini dalam kondisi <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rusak/" target="_blank">rusak</a> parah, sehingga warga masyarakat khususnya para petani susah untuk mengeluarkan hasil pertaniannya.<br>Ramli Marpaung juga mengatakan memang diakuinya ada beberapa perusahaan swasta yang memberikan CSR namun itu semua tidak membuat jalan ini jadi lebih baik, malah di jalan ini terdapat beberapa titik yang semakin parah akibat ditimbun menggunakan bebatuan yang masih muda atau batu fitrun.Sudah selayaknya lah Pemerintah Kabupaten Asahan memperhatikan kondisi jalan kami ini, rakyat bayar pajak maupun restribusi lainnya namun pelayanan dan layanan kepada masyarakat tidak ada ,atau perlu warga masyarakat petani didesa ini tidak lagi perlu bayar pajak.Kami datang akan datang lagi pak bupati, tolong pak bupati jangan menghindar , temui kami saat kami datang dan kami datang dengan membawa massa lebih banyak lagi.<br>Sementara Camat <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bandar/" target="_blank">Bandar</a> Pulo Kamarul Zaman saat dikonfirmasi <a rel="nofollow noopener noreferrer" target="_blank" href="http://matatelinga.com/">matatelinga.com</a> Selasa (30/06/2026) pukul 10.48 wib mengatakan jangan terlalu berlebihan memberikan statmen tentang ke<a href="https://www.matatelinga.com/tag/rusak/" target="_blank">rusak</a>an jalan di desa Padang Pulo hingga desa Gunung Berkat sepanjang 23 kilo meter , pihak perusahaan swasta yang ada didaerah ini juga sudah memberikan CSR baik berupa materialnya maupun peralatannya, dan lagi ini dalam suasana hujan , ya bersabar lah dan jangan lah didesak desak bupati ini untuk segera melaksanakan perbaikan jalan tersebut, semuanya ada aturannya , pungkasnya menutup selularnya.<br></p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/4c56ff4ce4aaf9573aa5dff913df997a_thumbnail-1.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190471/ratusan-warga-bandar-pulo-akan-geruduk-pemkab-asahan-tuntut-perbaikan-jalan/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polres Dairi Ringkus 38 Tersangka dari 29 Kasus Narkoba Periode April - Juni 2026</guid>
            <pubDate>Tue, 30 Jun 2026 14:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polres Dairi Ringkus 38 Tersangka dari 29 Kasus Narkoba Periode April - Juni 2026]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Dairi Polres Dairi berhasil menangkap 38 tersangka dalam kasus Narkotika yang terjadi selama periode bulan April hingga Juni 2]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Dairi :</b><a href="https://www.matatelinga.com/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Dairi berhasil menangkap 38 tersangka dalam kasus Narkotika yang terjadi selama periode bulan April hingga Juni 2026.<br>Dalam konferensi pers di Mapolres Dairi, Kapolres Dairi, AKBP Otniel Siahaan mengatakan, 38 tersangka yang berhasil diamankan merupakan hasil penangkapan dari 29 kasus.<br>"Untuk hasil triwulan ke 2 yang dimulai dari April hingga Juni, terdapat 29 kasus yang berhasil kami ungkap, dimana diantaranya terdapat 38 tersangka, " ujarnya, Selasa (30/6/2026).</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Kapolres Dairi juga mengungkapkan bahwa dalam 6 bulan terakhir yakni periode Januari hingga Juni 2026, tercatat 52 kasus yang berhasil diungkap, dan 70 tersangka berhasil diamankan.<br>Adapun barang bukti yang diamankan selama 6 bulan terakhir, berupa 49,72 gr <a href="https://www.matatelinga.com/tag/sabu/" target="_blank">sabu</a>, 843,69 gram ganja, 15 batang pohon ganja dan 1 butir pil ekstasi. Barang terlarang tersebut pun kebanyakan berasal dari luar daerah yakni Medan hingga Aceh.<br>"Wilayah Kabupaten Dairi ini kan merupakan daerah lintas, sehingga kebanyakan barang terlarang ini ada yang berasal dari Aceh, ada juga yang berasal dari Medan. Namun kebanyakan berasal dari Medan, " sebutnya.<br>Kapolres Dairi juga menegaskan para pelaku yang diamankan memiliki peran yang berbeda - beda, dimana diantaranya merupakan pemakai, Kurir, hingga Pengedar narkoba.<br>"Masing - masing peran tersangka yang kami amankan ada yang bertindak sebagai pemakai, ada yang bertindak sebagai kurir, ada juga sebagai Pengedar, " tegasnya.<br>Rentang usia para tersangka juga bervariasi, yakni berkisar antara 18 tahun, hingga 50 tahun. Maka dari itu, Kapolres Dairi meminta kepada seluruh pihak untuk bersama - sama bersinergi dalam memberantas narkoba.<br>"Apabila masyarakat ada menemukan sesuatu hal yang mencurigakan, silahkan lapor kepada kami melalui call center 110. Pangggilan telefon itu gratis tidak dikenakan pulsa. Maka, mari kita manfaatkan layanan tersebut, untuk bersama - sama memberantas narkoba, " tutupnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/47d1e990583c9c67424d369f3414728e_img20260630wa0050.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190470/polres-dairi-ringkus-38-tersangka-dari-29-kasus-narkoba-periode-april-juni-2026/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polresta Deli Serdang Tangkap Pengedar Sabu Biru-biru</guid>
            <pubDate>Tue, 30 Jun 2026 14:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polresta Deli Serdang Tangkap Pengedar Sabu Biru-biru]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Deliserdang Satuan Reserse Narkoba Polresta Deli Serdang menangkap seorang pengedar narkotika jenis sabusabu yang kerap melak]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Deliserdang :</b>Satuan Reserse Narkoba Polresta Deli Serdang menangkap seorang <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pengedar/" target="_blank">pengedar</a> narkotika jenis <a href="https://www.matatelinga.com/tag/sabu/" target="_blank">sabu</a>-<a href="https://www.matatelinga.com/tag/sabu/" target="_blank">sabu</a> yang kerap melakukan transaksi di Desa Sidomulyo, Dusun V, Gang Banjaran, Kecamatan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/biru/" target="_blank">Biru</a>-<a href="https://www.matatelinga.com/tag/biru/" target="_blank">Biru</a>.<br>Tersangka PE alias Yogi (31), di<a href="https://www.matatelinga.com/tag/tangkap/" target="_blank">tangkap</a> di rumahnya dengan barang bukti <a href="https://www.matatelinga.com/tag/sabu/" target="_blank">sabu</a> seberat 5, 79 gram dan lainnya pada Kamis (25/6/2026) sekira pukul 21.00 WIB lalu.<br>Kasat Reserse Narkoba Polresta Deli Serdang, Kompol Fery Kusnadi, Selasa (30/6/2026) menyebutkan, tersangka di<a href="https://www.matatelinga.com/tag/tangkap/" target="_blank">tangkap</a> atas informasi masyarakat yang resah karena mengedarkan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/sabu/" target="_blank">sabu</a> di lingkungan tempat tinggal mereka.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Polisi kemudian melakukan penyelidikan dengan menyaru sebagai calon pembeli. Setelah melakukan transaksi sekaligus penangkapan, polisi kemudian menggeledah rumah tersangka.<br>"Selain narkotika jenis <a href="https://www.matatelinga.com/tag/sabu/" target="_blank">sabu</a> seberat 5, 79 gram kita juga menemukan 1 blok plastik klip kosong dan tisu di rumah tersangka," terang Kompol Fery Kusnadi.<br>Selanjutnya, tersangka dan barang bukti diboyong ke komando guna proses penyidikan. Polisi juga sedang menyelidiki pemasok <a href="https://www.matatelinga.com/tag/sabu/" target="_blank">sabu</a> kepada tersangka.<br>"Kita mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif dalam memberikan informasi apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing, sebagai upaya bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari narkoba," pungkas Fery.</p><p><br></p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190462/viral-bandar-sabu-lempari-rumah-ustazah-di-deli-serdang-ditangkap-bnn/">Viral, Bandar Sabu Lempari Rumah Ustazah di Deli Serdang Ditangkap BNN</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/9dcb88e0137649590b755372b040afad_img20260630wa0049.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190469/polresta-deli-serdang-tangkap-pengedar-sabu-birubiru/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>