<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.matatelinga.com/</link>
        <description>Berita Terkini Medan, Sumut dan Aceh. Berita Medan Langsung dari Sumbernya</description>
        <lastBuildDate>Thu, 14 May 2026 15:03:27 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pengedar Sabu Belawan Gol</guid>
            <pubDate>Thu, 14 May 2026 15:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pengedar Sabu Belawan Gol]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Belawan Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan menangkap  1 orang pengedar shabu pada Rabu, (13/05/2026.)adsensePenhedar terse]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Belawan :</b>Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan menangkap  1 orang <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pengedar/" target="_blank">pengedar</a> shabu pada Rabu, (13/05/2026.)</p><p><div>[adsense]</div><br>Penhedar tersebut di tangkap pukul 00.30 WIB di Jalan Abdul Sani Muthalib Simpang Monel Anwar Lingkungan 9 KelurahanTerjun Kecamatan Medan Marelan Kota Medan.</p><p>Tersangka yang ditangkap M (32) bersama barang bukti 1 dompet yang berisikan 1 plastik klip sedang dan 4 plastik klip kecil berisi shabu, 8 plastik klip kosong, 1 pipet ujung runcing, 1 unit HP dan uang tunai Rp. 50.000, hasil penjualan sabu sabu secara eceran.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/189041/kapolsek-birubiru-beberkan-cara-tekan-geng-motor-dan-tawuran/">Kapolsek Biru-Biru Beberkan Cara Tekan Geng Motor dan Tawuran</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><hr></p><p><div>[adsense]</div>Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan AKP A.R. Riza, SH., MH., menerangkan bahwa penangkapan tersangka dilakukan berdasarkan informasi masyarakat terkait adanya aktivitas peredaran narkoba di lokasi tersebut.</p><p>Penangkapan terhadap tersangka dilakukan berdasarkan informasi yang didapat dari warga terkait adanya peredaran narkoba di lokasi penangkapan. Setelah dilakukan penyelidikan kemudian dilanjutkan dengan penggrebekan, ujar AKP A.R. Riza.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/189041/kapolsek-birubiru-beberkan-cara-tekan-geng-motor-dan-tawuran/">Kapolsek Biru-Biru Beberkan Cara Tekan Geng Motor dan Tawuran</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Kasat Narkoba menjelaskan, saat dilakukan penggrebekan tersangka sempat membuang barang bukti untuk menghilangkan jejak, namun aksi tersebut terlihat oleh petugas.</p><p>Pada saat penggrebekan, tersangka sempat membuang barang bukti ke tanah, namun terlihat oleh petugas. Setelah dilakukan interogasi, tersangka mengakui perbuatannya terkait kepemilikan narkotika tersebut, jelasnya.</p><p><div>[adsense]</div>Saat ini tersangka telah disimpan dijeruji besi Mapolres Pelabuhan Belawan untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatanny.<br>Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkoba demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.***<br></p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/189031/pengedar-sabu-tak-berkutik/">Pengedar Sabu Tak Berkutik</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/05/3644a684f98ea8fe223c713b77189a77_thumbnail-7.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/189047/pengedar-sabu-belawan-gol/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Terdakwa Pencurian dan Pembakaran Rumah Hakim Khamozaro Waruwu Mulai Diadili</guid>
            <pubDate>Thu, 14 May 2026 14:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Terdakwa Pencurian dan Pembakaran Rumah Hakim Khamozaro Waruwu Mulai Diadili]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGAMedan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sofyan Agung Maulana mendakwa terdakwa Fahrul Azis Siregar melakukan pencurian perhiasan emas di]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>Medan :</b>Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sofyan Agung Maulana mendakwa terdakwa Fahrul Azis Siregar melakukan pencurian perhiasan emas disertai pembakaran rumah Hakim Khamozaro Waruwu, dalam sidang di Ruang Kartika Pengadilan Negeri Medan, Rabu (13/5/2026).<br>Dalam surat dakwaan yang dibacakan JPU Sofyan Agung Maulana, menjelaskan terdakwa disebut melakukan aksi pencurian di rumah korban Khamozaro Waruwu di Jalan Pasar II Ringroad, Komplek Taman Harapan Indah Blok D-25, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, pada 4 November 2025.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>&quot;Setelah mengambil perhiasan emas milik korban, terdakwa kemudian membakar sejumlah titik di dalam kamar menggunakan tisu yang dibakar dengan mancis,&quot; ujar JPU Sofyan.<br>Dalam dakwaan disebutkan, terdakwa masuk ke rumah korban melalui pintu garasi yang tidak terkunci. Selanjutnya terdakwa mengambil kunci rumah yang disimpan di rak sepatu sebelum membobol kamar menggunakan obeng yang telah dipersiapkan sebelumnya.<br>"Usai berhasil mengambil sejumlah perhiasan emas dari dalam lemari korban, terdakwa diduga sengaja membakar lemari pakaian dan sprei di kamar korban. Setelah api membesar, terdakwa meninggalkan rumah tersebut," katanya.<br>JPU juga mengungkapkan, hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik Polda Sumatera Utara menemukan adanya kandungan bahan<a href="https://www.matatelinga.com/tag/-bakar/" target="_blank"> bakar</a> minyak (BBM) hidrokarbon jenis gasoline di lokasi kebakaran.<br>Selain itu, berdasarkan hasil analisis laboratorium kriminalistik, celana panjang dan tas milik terdakwa juga disebut positif mengandung BBM hidrokarbon.<br>&quot;Ditemukan indikasi pembakaran pada lokasi kebakaran,&quot; kata Sofyan membacakan hasil pemeriksaan laboratorium forensik.<br>Dalam persidangan turut diungkap, terdakwa diduga menjual perhiasan emas hasil<a href="https://www.matatelinga.com/tag/-curi/" target="_blank"> curi</a>an tersebut ke sejumlah toko emas di wilayah Deli Serdang dan Medan dengan nilai transaksi mencapai ratusan juta rupiah.<br>"Atas perbuatannya, terdakwa didakwa melanggar Pasal 308 ayat (1) juncto Pasal 125 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP," tutup jaksa.<br>Setelah membaca dakwaan, majelis <a href="https://www.matatelinga.com/tag/hakim/" target="_blank">hakim</a> yang diketuai Sulhanuddin menunda persidangan hingga pekan mendatang dengan egenda pemeriksaan saksi. (Reza)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/05/a0a080f42e6f13b3a2df133f073095dd_img20260514wa0033.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/189048/terdakwa-pencurian-dan-pembakaran-rumah-hakim-khamozaro-waruwu-mulai-diadili/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perkara Citraland, Eks Kakanwil BPN Sumut Dituntut 18 Bulan</guid>
            <pubDate>Thu, 14 May 2026 13:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perkara Citraland, Eks Kakanwil BPN Sumut Dituntut 18 Bulan]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Medan Perkara korupsi pembangunan perumahan Citraland di Sumatera Utara memasuki babak baru. Empat terdakwa, termasuk eks Kepa]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Medan :</b>Perkara korupsi pembangunan perumahan Citraland di Sumatera Utara memasuki babak baru. Empat terdakwa, termasuk eks Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumut, kompak dituntut hukuman 1 tahun 6 bulan atau 18 bulan penjara dalam sidang di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (13/5/2026).<br>Keempat terdakwa tersebut yakni Askani (eks Ka<a href="https://www.matatelinga.com/tag/kanwil/" target="_blank">kanwil</a> BPN Sumut), Abdul Rahim Lubis (eks Kepala BPN Deli Serdang), Irwan Perangin-angin (eks Direktur PTPN II), dan Iman Subakti (Direktur PT Nusa Dua Propertindo).</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Hendri Edison Sipahutar, menyatakan bahwa perbuatan para terdakwa terbukti melanggar ketentuan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam UU Tipikor.<br>Dalam dakwaannya, jaksa mengungkap bahwa kasus ini menyebabkan kerugian negara mencapai Rp263,4 miliar. Korupsi tersebut terkait penjualan aset milik PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional I yang kemudian dikembangkan menjadi kawasan perumahan Citraland.<br>Kasus ini bermula dari kerja sama operasional (KSO) antara PT Nusa Dua Propertindo dengan pihak pengembang, termasuk PT Ciputra Land. Dari total lahan seluas 8.077 hektare, sekitar 93 hektare di antaranya telah memiliki status Hak Guna Bangunan (HGB).<br>Jaksa menilai, tindakan para terdakwa tidak mendukung upaya pemerintah dalam pemberantasan korupsi. Meski demikian, hal yang meringankan adalah para terdakwa mengakui perbuatannya, menyesal, dan belum pernah dihukum sebelumnya.<br>Setelah pembacaan tuntutan, majelis hakim memutuskan untuk menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda lanjutan. Kasus ini masih akan berlanjut sebelum putusan akhir dijatuhkan.<br>Perkembangan perkara korupsi Citraland ini menjadi sorotan publik, mengingat besarnya nilai kerugian negara serta keterlibatan sejumlah pejabat penting di Sumatera Utara. (Reza)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/05/e00da03b685a0dd18fb6a08af0923de0_img20260514wa0032.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/189046/perkara-citraland-eks-kakanwil-bpn-sumut-dituntut-18-bulan/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DPRK Aceh Selatan Dorong Pembentukan Satgas DTSEN, Validasi Data Warga Miskin Dinilai Masih Lemah</guid>
            <pubDate>Thu, 14 May 2026 12:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DPRK Aceh Selatan Dorong Pembentukan Satgas DTSEN, Validasi Data Warga Miskin Dinilai Masih Lemah]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Aceh Selatan DPRK Aceh Selatan mendorong pemerintah daerah segera membentuk Satuan Tugas Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Aceh Selatan :</b>DPRK Aceh Selatan mendorong pemerintah daerah segera membentuk Satuan Tugas Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (Satgas DTSEN) guna mempercepat validasi dan pemutakhiran <a href="https://www.matatelinga.com/tag/data/" target="_blank">data</a> masyarakat penerima bantuan sosial di daerah tersebut.<br>Dorongan itu disampaikan Sekretaris Komisi IV DPRK Aceh Selatan, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/novi/" target="_blank">Novi</a> Rosmita, S.E., M.Kes, menyusul masih ditemukannya warga kurang mampu yang belum ter<a href="https://www.matatelinga.com/tag/data/" target="_blank">data</a> dalam kategori desil penerima bantuan pemerintah.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Kondisi tersebut dinilai berpotensi menyebabkan masyarakat <a href="https://www.matatelinga.com/tag/miskin/" target="_blank">miskin</a> tidak memperoleh layanan bantuan sosial maupun jaminan kesehatan yang seharusnya mereka terima.<br>&quot;Keberadaan Satgas DTSEN sangat penting agar <a href="https://www.matatelinga.com/tag/data/" target="_blank">data</a> masyarakat <a href="https://www.matatelinga.com/tag/miskin/" target="_blank">miskin</a> bisa diverifikasi langsung di lapangan. Jangan sampai warga yang benar-benar membutuhkan justru tidak masuk dalam <a href="https://www.matatelinga.com/tag/data/" target="_blank">data</a> penerima bantuan,&quot; ujar <a href="https://www.matatelinga.com/tag/novi/" target="_blank">Novi</a> Rosmita, Kamis (14/5/2026).<br>Menurutnya, pembentukan Satgas DTSEN dapat menjadi solusi untuk mempercepat proses validasi <a href="https://www.matatelinga.com/tag/data/" target="_blank">data</a> sosial ekonomi masyarakat hingga tingkat gampong. Tim tersebut nantinya diharapkan melibatkan lintas instansi, mulai dari BPJS Kesehatan, BPS, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dukcapil, pihak kecamatan, aparatur gampong, hingga pendamping sosial.<br>&quot;Kami mendapatkan informasi ribuan warga Aceh Selatan namanya tidak ditemukan dalam pengelompokan kesejahteraan penduduk 1-10, atau tidak terverifikasi ,&quot; tambahnya<br>Ia menilai, selama ini persoalan validasi <a href="https://www.matatelinga.com/tag/data/" target="_blank">data</a> sosial masih menjadi salah satu kendala utama dalam penyaluran berbagai program bantuan pemerintah di Aceh Selatan.<br>Karena itu, keberadaan Satgas DTSEN dinilai penting agar proses verifikasi, pengaduan masyarakat, dan pemutakhiran <a href="https://www.matatelinga.com/tag/data/" target="_blank">data</a> dapat dilakukan lebih fokus dan terintegrasi.<br>Selain melakukan validasi <a href="https://www.matatelinga.com/tag/data/" target="_blank">data</a>, satgas juga diharapkan mampu membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang mengalami kesalahan pen<a href="https://www.matatelinga.com/tag/data/" target="_blank">data</a>an, seperti warga <a href="https://www.matatelinga.com/tag/miskin/" target="_blank">miskin</a> yang tidak terdaftar maupun warga mampu yang justru tercatat sebagai penerima bantuan.<br><a href="https://www.matatelinga.com/tag/novi/" target="_blank">Novi</a> menyebutkan, sejumlah daerah di Aceh telah mulai membentuk tim khusus DTSEN guna memastikan penyaluran bantuan pemerintah berjalan tepat sasaran, termasuk program JKA, PKH, BPJS PBI, hingga bantuan rumah layak huni.<br>&quot;Dengan adanya Satgas DTSEN, pemerintah daerah juga diharapkan dapat melakukan pen<a href="https://www.matatelinga.com/tag/data/" target="_blank">data</a>an secara door to door sehingga kondisi riil masyarakat dapat diketahui secara lebih akurat dan berkelanjutan,&quot; tutupnya</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/05/06409663226af2f3114485aa4e0a23b4_img20260514wa0029.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/berita-aceh/189045/dprk-aceh-selatan-dorong-pembentukan-satgas-dtsen-validasi-data-warga-miskin-dinilai-masih-lemah/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pengamanan UNRAS, Wali Kota Wesly Saksikan Sispam Kota Polres Siantar</guid>
            <pubDate>Thu, 14 May 2026 10:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pengamanan UNRAS, Wali Kota Wesly Saksikan Sispam Kota Polres Siantar]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Siantar Wali Kota Wesly Silalahi SH MKn diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan M Hamdani Lubis SH, menyaksikan simulasi sistem ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Siantar :</b>Wali Kota Wesly Silalahi SH MKn diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan M Hamdani Lubis SH, menyaksikan simulasi sistem pengamanan (Sispam) kota oleh Polres Pematang<a href="https://www.matatelinga.com/tag/siantar/" target="_blank">siantar</a> di Jalan Merdeka, depan Balai Kota Pematang<a href="https://www.matatelinga.com/tag/siantar/" target="_blank">siantar</a>, Rabu (13/05/2026) pagi.<br>Simulasi Sispam Kota bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dalam upaya menjaga stabilitas dan keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah Kota Pematang<a href="https://www.matatelinga.com/tag/siantar/" target="_blank">siantar</a>.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Simulasi diawali apel pengecekan persiapan yang dipimpin Ka<a href="https://www.matatelinga.com/tag/polres/" target="_blank">polres</a> AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak SH SIK. Dalam arahan dan bimbingannya, Sah Udur menegaskan adegan-adegan dalam simulasi merupakan peragaan.<br>"Saya tekankan, bukan sembarang peragaan,ini pelaksanaan tugas ketika menghadapi situasi sesungguhnya. Tampilkan yang memang menjadi tugas dan kewajiban. Bukan karena ditonton," kata Sah Udur.<br>Sah Udur mengimbau agar para personel yang terlibat dalam simulasi tersebut melakukan peran masing-masing.<br>"T<a href="https://www.matatelinga.com/tag/unjuk/" target="_blank">unjuk</a>kan kita siap mengamankan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/unjuk/" target="_blank">unjuk</a> <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rasa/" target="_blank">rasa</a>, mulai tahapan hijau, kuning, dan merah," pesannya.<br>Dalam simulasi, diperagakan adegan aksi <a href="https://www.matatelinga.com/tag/unjuk/" target="_blank">unjuk</a> <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rasa/" target="_blank">rasa</a> menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Lalu, personel Polres Pematang<a href="https://www.matatelinga.com/tag/siantar/" target="_blank">siantar</a> melakukan pengamanan namun situasi semakin memanas, petugas pengamanan ditambah.<br>Bahkan mengerahkan mobil water cannon. Karena massa semakin banyak dan terjadi tindakan anarkis, personel Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) diturunkan, hingga situasi berangsur tertib dan aman.<br>Selanjutnya, diperagakan simulasi aksi penjarahan toko oleh massa. Sama dengan sebelumnya, dilakukan pengamanan oleh petugas. Bahkan, dilakukan tindakan terukur.<br>Simulasi melibatkan personel Polres Pematang<a href="https://www.matatelinga.com/tag/siantar/" target="_blank">siantar</a>, TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan masyarakat.<br>Hadir Ketua DPRD Kota Pematang<a href="https://www.matatelinga.com/tag/siantar/" target="_blank">siantar</a> Timbul Marganda Lingga SH, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Rinto Leony Manullang SH MH, mewakili Unsur Forkopimda lainnya, Danki 2 Batalyon B Sat Brimob Polda Sumut AKP Laurensius Siahaan, dan para camat. (sip)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/05/9b8619251a19057cff70779273e95aa6_img20260514wa0025.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Lifestyle/189044/pengamanan-unras-wali-kota-wesly-saksikan-sispam-kota-polres-siantar/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolsek Biru-Biru Beberkan Cara Tekan Geng Motor dan Tawuran</guid>
            <pubDate>Thu, 14 May 2026 09:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolsek Biru-Biru Beberkan Cara Tekan Geng Motor dan Tawuran]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, DeliserdangPolsek BiruBiru terus menggencarkan upaya menekan aksi kriminalitas jalanan dan kenakalan remaja di wilayah hukumn]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Deliserdang:</b><a href="https://www.matatelinga.com/tag/polsek-biru-biru/" target="_blank">Polsek Biru-Biru</a> terus menggencarkan upaya menekan aksi kriminalitas jalanan dan kenakalan remaja di wilayah hukumnya. Mulai dari tindak pidana 3C (<a href="https://www.matatelinga.com/tag/curat/" target="_blank">curat</a>,<a href="https://www.matatelinga.com/tag/-curas-dan-curanmor/" target="_blank"> curas dan curanmor</a>), balap liar, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/geng-motor/" target="_blank">geng motor</a> hingga tawuran menjadi fokus penanganan aparat kepolisian.<br>Hal itu disampaikan Kapolsek Biru-Biru, IPTU Indra Kristian Tamba, S.E., M.H., dalam dialog radio di RRI Medan, Rabu (13/5/2026), dengan tema Peran <a href="https://www.matatelinga.com/tag/polsek-biru-biru/" target="_blank">Polsek Biru-Biru</a> dalam Menekan TP 3C, Balap Liar, Geng Motor serta Tawuran di Wilkum <a href="https://www.matatelinga.com/tag/polsek-biru-biru/" target="_blank">Polsek Biru-Biru</a>.<br>Dalam dialog tersebut, IPTU Indra menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/polsek-biru-biru/" target="_blank">Polsek Biru-Biru</a> terus hadir di tengah masyarakat melalui langkah preventif maupun penindakan tegas namun humanis.<br>&quot;<a href="https://www.matatelinga.com/tag/polsek-biru-biru/" target="_blank">Polsek Biru-Biru</a> berkomitmen menjaga kondusifitas wilayah dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam menekan tindak pidana 3C, balap liar, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/geng-motor/" target="_blank">geng motor</a> serta tawuran yang sangat meresahkan,&quot; ujar IPTU Indra.<br>Ia mengungkapkan, pada 22 April 2026 sekitar pukul 13.00 WIB, personel <a href="https://www.matatelinga.com/tag/polsek-biru-biru/" target="_blank">Polsek Biru-Biru</a> mengamankan 49 pelajar yang melakukan konvoi menggunakan 20 unit sepeda motor. Para pelajar tersebut berasal dari wilayah Biru-Biru, Patumbak, Delitua hingga Kota Medan.<br>Langkah itu dilakukan untuk mencegah potensi tawuran maupun gangguan kamtibmas lainnya.<br>Tak hanya itu, pada 26 April 2026 sekitar pukul 07.30 WIB, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/polsek-biru-biru/" target="_blank">Polsek Biru-Biru</a> kembali mengamankan tujuh pelajar asal Biru-Biru. Dari jumlah tersebut, empat pelajar diproses lebih lanjut karena memiliki senjata tajam.<br>Selain melakukan penindakan, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/polsek-biru-biru/" target="_blank">Polsek Biru-Biru</a> juga rutin melaksanakan patroli malam di titik-titik rawan kejahatan dan balap liar guna mempersempit ruang gerak pelaku kriminal.<br>Dalam dialog radio tersebut, IPTU Indra juga menjelaskan sejumlah faktor penyebab maraknya <a href="https://www.matatelinga.com/tag/geng-motor/" target="_blank">geng motor</a> di kalangan remaja. Mulai dari kurangnya pengawasan orang tua, pengaruh lingkungan pergaulan negatif, penyalahgunaan media sosial, hingga rendahnya kesadaran hukum.<br>&quot;Selain itu ada faktor ingin diakui, mencari identitas diri, dan solidaritas kelompok yang salah arah sehingga akhirnya terlibat aksi kekerasan maupun tindak kriminal,&quot; katanya.<br>Menurutnya, keberadaan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/geng-motor/" target="_blank">geng motor</a> membawa dampak serius bagi masyarakat, mulai dari menimbulkan rasa takut, memicu aksi kekerasan dan perusakan, hingga menyebabkan kecelakaan akibat balap liar.<br>Karena itu, IPTU Indra menekankan bahwa penanganan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/geng-motor/" target="_blank">geng motor</a> tidak bisa hanya dilakukan kepolisian, melainkan membutuhkan peran seluruh elemen masyarakat.<br>Ia mengajak para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak, sekolah memperkuat pembinaan karakter, serta masyarakat aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.<br>Sementara itu, pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli rutin, razia, penyuluhan ke sekolah-sekolah serta memperkuat sinergi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemerintah setempat.<br>&quot;Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua dan generasi muda, agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan tidak mudah terpengaruh ajakan negatif yang dapat merusak masa depan,&quot; pungkasnya.</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/05/d1f491a404d6854880943e5c3cd9ca25_rri.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/189041/kapolsek-birubiru-beberkan-cara-tekan-geng-motor-dan-tawuran/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bentengi Generasi dari Radikalisme, Densus 88 Ajak Pemprov Sumut dan Polda Sumut Perkuat Kolaborasi Presisi</guid>
            <pubDate>Thu, 14 May 2026 09:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bentengi Generasi dari Radikalisme, Densus 88 Ajak Pemprov Sumut dan Polda Sumut Perkuat Kolaborasi Presisi]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, MedanDi tengah dinamisnya tantangan keamanan nasional, perlindungan terhadap kelompok rentan yakni perempuan dan anakanak men]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Medan:</b>Di tengah dinamisnya tantangan keamanan nasional, perlindungan terhadap kelompok rentan yakni perempuan dan anak-anak menjadi prioritas utama. Menanggapi hal tersebut, Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Sumatera Utara <a href="https://www.matatelinga.com/tag/densus-88-anti-teror-polri/" target="_blank">Densus 88 Anti Teror Polri</a> menginisiasi langkah strategis dengan memperkuat sinergitas lintas instansi guna menciptakan "pagar" perlindungan dari ancaman paham radikal.<br>"Gerak Cepat dalam Silaturahmi Strategis"<br><a href="https://www.matatelinga.com/tag/kasatgaswil-sumut/" target="_blank">Kasatgaswil Sumut</a> Densus 88 AT Polri, KBP Dr. Didik Novi Rahmanto, S.I.K., M.H., secara maraton melakukan kunjungan kerja dan diskusi mendalam dengan dua instansi kunci di Sumatera Utara, Rabu (13/5/2026).<br>Dalam agenda pertamanya, KBP Didik bertemu dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Sumut, Ibu Dwi Endah Purwanti, S.S., M.Si. Diskusi ini menyoroti peran vital lingkungan keluarga dalam mendeteksi dini masuknya pengaruh buruk.<br>Tak berhenti di situ, koordinasi berlanjut ke Direktorat PPA dan PPO <a href="https://www.matatelinga.com/tag/polda-sumut/" target="_blank">Polda Sumut</a>, disambut langsung oleh Direktur PPA dan PPO, KBP Kristinattara Wahyuningrum, S.H., M.H. Pertemuan ini memfokuskan pada aspek penegakan hukum yang humanis namun tetap tegas sesuai koridor perundang-undangan.<br>Waspada Fenomena Target Baru: Perempuan dan AnakDalam setiap kunjungannya, KBP Didik menyampaikan peringatan serius mengenai pergeseran pola rekrutmen kelompok radikal.<br>"Saat ini, perempuan dan anak-anak bukan lagi sekadar pendukung, melainkan telah menjadi target utama perekrutan. Kita harus menyadari fenomena ini agar langkah pencegahan bisa dilakukan secara tepat sasaran," tegas KBP Didik.<br>Beliau memaparkan bahwa paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) seringkali masuk melalui celah psikologis dan sosial yang kurang terpantau.<br>Sebagai langkah konkret, Densus 88 AT mengajak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/polda-sumut/" target="_blank">Polda Sumut</a> untuk membentukTim Terpadu Penanganan Perempuan dan Anak. Kolaborasi ini bertujuan untuk:<br>Pencegahan Dini: Melalui edukasi masif mengenai bahaya paham IRET.<br>Penanganan Presisi: Memastikan setiap kasus yang melibatkan perempuan dan anak ditangani sesuai dengan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/uu-perlindungan-anak/" target="_blank">UU Perlindungan Anak</a> dan regulasi terkait.<br>Rehabilitasi: Memberikan pendampingan psikologis bagi mereka yang terpapar agar dapat kembali ke tengah masyarakat dengan ideologi yang sehat.<br><b>Komitmen Bersama demi Sumut yang Aman</b><b><br></b>Sinergi ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni belaka, melainkan sebuah aksi nyata dalam menjaga kedaulatan mental generasi muda di Sumatera Utara. Dengan kolaborasi yang presisi antara Densus 88, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/polda-sumut/" target="_blank">Polda Sumut</a>, dan Pemprov Sumut, diharapkan tidak ada lagi celah bagi paham radikal untuk merusak masa depan anak bangsa di Bumi Sumatera Utara.<br>rel</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/05/eb160de1de89d9058fcb0b968dbbbd68_dialog.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/189040/bentengi-generasi-dari-radikalisme-densus-88-ajak-pemprov-sumut-dan-polda-sumut-perkuat-kolaborasi-presisi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pacu Percepatan Sekolah Rakyat, Wabup Asahan Ke Jakarta</guid>
            <pubDate>Thu, 14 May 2026 09:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pacu Percepatan Sekolah Rakyat, Wabup Asahan Ke Jakarta]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Asahan Dalam rangka memacu percepatan program pembangunan Sekolah Rakyat yang diinisiasi Kementerian Sosial Republik Indones]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Asahan :</b>Dalam rangka memacu percepatan program pembangunan "Sekolah Rakyat" yang diinisiasi Kementerian Sosial Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Asahan mengikuti rapat koordinasi bersama jajaran Kementerian Sosial RI di Jakarta, Rabu (13/05/2026).<br>Plt Kadis Kominfo Asahan Arbin Ariadi Tanjung dalam siaran persnya menyebutkan saat ini Wakil bupati Asahan Rianto bersama kepala Dinas Sosial Asahan Jutawan Sinaga serta Assisten Administrasi Umum Setdakab Asahan Asrul Wahid sedang berada di Jakarta dalam rangka mengikuti Rakor bersama Ke<a href="https://www.matatelinga.com/tag/mensos/" target="_blank">mensos</a> RI membahas Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat mengatakan saat ini Wakil buoati Asahan Rianto bersama beberapa pejabat Asahan sedang membahas Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat, dan pertemuan tersebut merupakan bagian dari tahapan strategis untuk memastikan kesiapan daerah dalam mendukung pelaksanaan program pendidikan berbasis kerakyatan tersebut.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Lebih lanjut Plt Kadis Kominfo Asahan Arbin Ariadi Tanjung juga mengatakan keikutsertaan Kabupaten Asahan dalam rapat ini merupakan tindak lanjut atas surat Sekretariat Jenderal Ke<a href="https://www.matatelinga.com/tag/mensos/" target="_blank">mensos</a> Nomor 1779/1/PR.01.04/5/2026 tanggal 12 Mei 2026 tentang Usulan Alternatif Lokasi Potensial Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II, di mana Kabupaten Asahan ditetapkan sebagai salah satu daerah yang telah memenuhi persyaratan sebagai calon lokasi pembangunan, dan dari hasil pembahasan tersebut Pemerintah Kabupaten Asahan berkomitmen untuk mempersiapkan mulai dari kesiapan lahan, dukungan utilitas, kelengkapan administrasi, hingga koordinasi lintas perangkat daerah sebagai bentuk keseriusan dalam menyahuti program strategis nasional tersebut.<br>Wakil Bupati Asahan juga menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Asahan dalam mendukung percepatan pembangunan Sekolah Rakyat sebagai salah satu program strategis pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat.Pemerintah Kabupaten Asahan akan segera menindaklanjuti seluruh tahapan dan persyaratan yang diperlukan guna mempercepat realisasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Asahan, ungkapnya</p><p></p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/188978/bupati-dan-wabup-sergai-ajak-buruh-perkuat-sinergi-pada-peringatan-may-day-2026/">Bupati dan Wabup Sergai Ajak Buruh Perkuat Sinergi pada Peringatan May Day 2026</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/05/76dc611d6ebaafc66cc0879c71b5db5c_thumbnail-6.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/189038/pacu-percepatan-sekolah-rakyat-wabup-asahan-ke-jakarta/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kabarnya, &quot;Pecatan TNI Edarkan Narkoba Polisi Datang&quot;</guid>
            <pubDate>Thu, 14 May 2026 08:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kabarnya, "Pecatan TNI Edarkan Narkoba Polisi Datang"]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, MedanPria yang disebutsebut pecatan anggota TNI disergap personel Satres Narkoba Polrestabes Medan di Jalan Pelita, Komplek A]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Medan:</b>Pria yang disebut-sebut pecatan anggota TNI disergap personel Satres Narkoba Polrestabes Medan di Jalan Pelita, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/komplek-alpokat-asri-blok-aa/" target="_blank">Komplek Alpokat Asri Blok AA</a> <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kelurahan-suka-maju/" target="_blank">Kelurahan Suka Maju</a> Kecamatan Medan Sunggal.<br>Dari tangan pria paruh baya berinisial HB (59) warga Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal,petugas Satres Narkoba Polrestabes Medan menyita sabu seberat 16 gram.<br>Selain menyita 16 gram sabu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya berupa uang diduga hasil penjualan narkoba.Saat penangkapa, petugas kepolisian Polrestabes Medan didamping Kepala Lingkungan (Kepling) setempat bernama Juan Raja Aritonang (29).<br>Juan saat dikonfirmasi wartawan Rabu (13/5/2026), membenarkan penangkapan salah satu warganya. "Ya benar, ada seorang warga saya diamankan petugas Satres Narkoba Polrestabes Medan, pada Kamis (16/4/26) lalu, dia berinisial HB," ujarnya.<br>Saat penangkapan sebut Juan, dirinya melihat dan menyaksikan HB diamankan personel Satres Narkoba Polrestabes Medan.Masih kata Juan, dirinya melihat langsung beberapa paket sabu yang disita dari HB.<br>Diterangkan Kepling, bahwa HB terbilang tertutup, karena sama sekali tidak bergaul, termasuk dengan keluarganya yang jarang terlihat berbaur bersama warga.<br>"Dia baru sekitar tiga atai empat bulan tinggal di lingkungan sini. Orangnya tertutup. Sejak pindah sampai dia diamankan polisi belum ada melapor," akunya.<br>Selain dikenal tertutup, HB juga jarang terlihat di rumah.<br>Disehariannya, HB kerap keluar dari rumah jam 11 siang, dan pulang ke rumah pada malam hari.<br>"Aktivitasnya sering keluar rumah, dan malam pulang ke rumah. Sejak pertama pindah, pada saat penangkapan itu saya ketemu dengan dia. Kalau di rumah jarang nampak, dan gak pernah ada kumpul - kumpul ama warga," kata Juan.<br>Sementara itu, Kasat Res Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, yang beberapa kali dikonfirmasi wartawan, hingga beritanya ini tayang pada Rabu (13/5/2026) menjelang belum juga memberikan keterangan secara resmi.</p><div>[adsense]</div><p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/187203/kabarnya-peredaran-narkoba-quotmarakquot-beredar-di-desa-patumbak-ll/">Kabarnya, Peredaran Narkoba &quot;Marak&quot; Beredar di Desa Patumbak ll</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/05/2a79ea27c279e471f4d180b08d62b00a_pecatan-tni.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/189039/kabarnya-quotpecatan-tni-edarkan-narkoba-polisi-datangquot/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sudah Dua Kali, Kotak Amal Masjid Agung Rantauprapat Digondol Maling</guid>
            <pubDate>Thu, 14 May 2026 08:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sudah Dua Kali, Kotak Amal Masjid Agung Rantauprapat Digondol Maling]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Rantauprapat Sudah dua kali, maling gondol tabung amal jamaah di Masjid Agung, Jalan A Yani, Kelurahan Bakaran Batu, Kecamata]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,</b><b>Rantauprapat:</b> Sudah dua kali, maling "gondol" tabung amal jamaah di Masjid Agung, Jalan A Yani, Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan, Labuhanbatu.<p dir="ltr">"Dari dua kali peristiwa maling menggondol tabung amal tersebut, terekam CCTV, singkatan dari<b>Closed-Circuit Television</b>(televisi sirkuit tertutup)", Ketua Badan Kemakmuran Masjid Agung Rantauprapat, H Syam Hasri SH, kepada media online<a rel="nofollow noopener noreferrer" target="_blank" href="https://matatelinga.com/" mcafee_aps="true">https://matatelinga.com</a>, Rabu (13/5/2026) siang.</p><p><div>[adsense]</div><p dir="ltr">Menurut dia, dari dua kejadian itu, pelakunya diperkirakan, anak tanggung berusia belasan tahun.</p><p><p dir="ltr">Disebutkannya, maling spesialis tabung amal itu, diperkirakan masuk dari pintu masjid bagian depan. Dan tabung amal yang dicuri tersebut, juga dekat pintu masuk bagian depan.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/189030/jelang-idul-adha-2-ekor-lembu-hilang/">Jelang Idul Adha, 2 Ekor Lembu Hilang</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p dir="ltr">H Syam Hasri menambahkan, pelaku kemungkinan sudah mempelajari situasi masjid. Dia masuk sekitar pukul 10.00 WIB pagi. Saat petugas kebersihan sedang menyapu, bagian belakang masjid.</p><p><p dir="ltr">Peristiwa "maling" masuk masjid, terakhir Kamis (7/5/2026) barusan. Uang yang ada dalam kotak, sekitar Rp 500 ribu. "Biasanya, penghitungan uang dalam kotak, dilakukan sekali seminggu, setiap Kamis malam", tambahnya.</p><p><div>[adsense]</div><p dir="ltr">Dia menjelaskan, kotak amal di Masjid Agung, memang relatif kecil. Sehingga, maling mudah membawanya dan memasukkan kedalam tas yang dibawa pelaku.</p><p><p dir="ltr">Kedepan ujar Syam Hasri, kotak amal, akan diperbesar dan pengamanan ditingkatkan. Menghindari kejadian serupa, terulang kembali.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/189019/5-kali-beraksi-untuk-beli-narkoba-dua-maling-motor-satpol-pp-ditangkap-di-tempat-hiburan/">5 Kali Beraksi untuk Beli Narkoba Dua Maling Motor Satpol PP Ditangkap di Tempat Hiburan</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/05/bd686fd640be98efaae0091fa301e613_maling-di-mesjid.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/189037/sudah-dua-kali-kotak-amal-masjid-agung-rantauprapat-digondol-maling/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Miliki Potensi Besar, Medan Terus Tumbuh Menjadi Kota Metropolitan Berbasis Teknologi</guid>
            <pubDate>Thu, 14 May 2026 08:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Miliki Potensi Besar, Medan Terus Tumbuh Menjadi Kota Metropolitan Berbasis Teknologi]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,MedanSebagai miniaturnya Indonesia, Kota Medan memiliki potensi besar menjadi kota metropolitan berbasis teknologi. Hal tersebu]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,Medan:</b>Sebagai miniaturnya Indonesia, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a> memiliki potensi besar menjadi kota metropolitan berbasis teknologi. Hal tersebut disampaikan Wali <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a>, Rico Tri Putra Bayu Waas saat menerima audiensi Direktur Eksekutif/Sekretaris Dewan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pengurus-apeksi/" target="_blank">Pengurus APEKSI</a> Alwis Rustam beserta jajaran <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pengurus-pijar-foundation/" target="_blank">pengurus Pijar Foundation</a>, di Balai Kota, Rabu (13/5/2026).<br>Dalam pertemuan itu, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico-waas/" target="_blank">Rico Waas</a> menjelaskan kota Medan terus berkembang dengan segala potensi yang dimiliki. Maka dari itu, inovasi teknologi sudah menjadi keharusan untuk diterapkan. Apalagi Medan merupakan pintu gerbang bagian barat Indonesia, yang menjadikannya sebagai wilayah strategis pembangunan program-program nasional.<br>"Misalnya <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pembangunan-sppg/" target="_blank">pembangunan SPPG</a> yang ditargetkan sebanyak 255 unit untuk menjangkau 700 ribu anak,"kata <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico-waas/" target="_blank">Rico Waas</a>.<br>Selain itu bilang <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico-waas/" target="_blank">Rico Waas</a>, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a> juga dipilih sebagai lokasi pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL), dan pembangunan Bus Rapid Transit (BRT).<br>"inovasi bukan lagi pilihan, tapi keharusan. Kita bisa menyandingkannya dengan penerapan teknologi agar dampaknya langsung dirasakan masyarakat," bilang <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico-waas/" target="_blank">Rico Waas</a>.<br>Terkait dengan permasalahan banjir, orang nomor satu dijajaran <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> itu memetakan dua tantangan utama penyebab banjir di <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a>. Pertama banjir kiriman dari hulu dan kedua banjir rob.<br>"Dengan kondisi seperti ini kita mendorong adanya self emergency (kesiapsiagaan mandiri) bagi masyarakat,"ujar <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico-waas/" target="_blank">Rico Waas</a>.<br>Sebelumnya Direktur Eksekutif/Sekretaris Dewan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pengurus-apeksi/" target="_blank">Pengurus APEKSI</a>, Alwis Rustam melaporkan bahwa Medan bersama Malang telah dipilih sebagai kota percontohan untuk program Pijar Foundation.<br>Menambahkan pernyataan itu, Cynthia Krisanti selaku Direktur Inovasi Pijar Foundation, memaparkan beberapa solusi inovatif yang akan dibawa ke Medan.<br>"Kami memiliki teknologi inovasi di sektor Kesehatan, Iklim, Kebencanaan, lansia, hingga ketahanan pangan,"jelasnya.<br>Dengan integrasi teknologi pada program-program strategis, Medan tidak hanya akan tumbuh secara fisik, tetapi juga menjadi kota yang lebih tangguh, cerdas, dan sejahtera bagi seluruh lapisan masyarakatnya.</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/05/82aa4b0af34c2313a562076992e50aa3_audensi-pemko.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/189036/miliki-potensi-besar-medan-terus-tumbuh-menjadi-kota-metropolitan-berbasis-teknologi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pengedar Sabu Tak Berkutik</guid>
            <pubDate>Thu, 14 May 2026 08:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pengedar Sabu Tak Berkutik]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, T.Tinggi Sat Resnarkoba Mapolres Tebingtinggi akhirnya berhasil menangkap seorang pengedar narkotuka jenis sabusabu yang sela]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, T.Tinggi :</b>Sat Resnarkoba Ma<a href="https://www.matatelinga.com/tag/polres/" target="_blank">polres</a> Tebingtinggi akhirnya berhasil menangkap seorang pengedar narkotuka jenis sabu-sabu yang selama ini di ketahui sudah lama beroprasi sebagai pengedar.</p><p><div>[adsense]</div><br>Dalam penggerebekan yang terjadi pada Senin pagi (11/5/2026), petugas mengamankan seorang pria berinisial RC (38) dari sebuah rumah yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Kota Tebingtinggi.Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya dugaan transaksi narkotika jenis sabu di lokasi tersebut.<br>"Dengan cepat laporan tersebut ditindaklanjuti tim Sat Resnarkoba dengan langsung melakukan penyelidikan", sebut Kasat Resnarkoba Polres Tebingtinggi, AKP Jimmy R. Sitorus, SH pada Rabu (13/5/2026).Sekitar pukul 07.00 Wib, personel Sat Resnarkoba bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan seorang pria yang diketahui berinisial RC (38) yang berada di dalam rumah tersebut.</p><p><hr><br>Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa satu paket sabu seberat 0,86 gram, dua bungkus plastik klip yang telah dirobek menjadi empat bagian, 20 plastik klip kosong yang digunakan untuk mengemas narkotika, serta satu unit handphone.Hasil pemeriksaan awal mengarah bahwa pelaku RC merupakan pengedar yang sudah lama beroperasi. Diperkuat dengan pengakuan pelaku yang mengakui bahwa sabu tersebut adalah miliknya dan diperoleh dari seseorang berinisial A yang saat ini masih dalam penyelidikan kepolisian.<br>Selanjutnya, pelaku beserta seluruh barang bukti langsung dibawa ke Sat Resnarkoba Polres Tebingtinggi guna menjalani proses hukum lebih lanjut."Saat ini pelaku sudah mendekam di RTP Polres Tebingtinggi atas perbuatannya. Dan Polres Tebingtinggi menegaskan akan terus meningkatkan upaya pemberantasan peredaran narkotika untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari narkoba", pungkas AKP Jimmy Sitorus</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/05/b73ce398c39f506af761d2277d853a92_thumbnail-53.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/189031/pengedar-sabu-tak-berkutik/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Peserta Uji Ahli K3 Umum Ungkap Pentingnya Kompetensi K3 di Dunia Industri</guid>
            <pubDate>Thu, 14 May 2026 07:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Peserta Uji Ahli K3 Umum Ungkap Pentingnya Kompetensi K3 di Dunia Industri]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, JakartaKeselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) semakin menjadi perhatian di dunia industri seiring meningkatnya tuntutan tenaga k]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Jakarta:</b><a href="https://www.matatelinga.com/tag/keselamatan-dan-kesehatan-kerja/" target="_blank">Keselamatan dan Kesehatan Kerja</a> (K3) semakin menjadi perhatian di dunia industri seiring meningkatnya tuntutan tenaga kerja yang kompeten dan tersertifikasi. Penguatan kompetensi di bidang ini pun menjadi penting untuk memastikan lingkungan kerja yang aman sekaligus produktif.<br>Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/k3-kemnaker/" target="_blank">K3 <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kemnaker/" target="_blank">Kemnaker</a></a>, Ismail Pakaya, menyatakan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan (<a href="https://www.matatelinga.com/tag/kemnaker/" target="_blank">Kemnaker</a>) terus meningkatkan kompetensi tenaga kerja di bidang K3 melalui Evaluasi Pembinaan dan Sertifikasi Calon Ahli K3 Umum.<br>&quot;Kegiatan evaluasi ini bukan sekadar proses administratif, tetapi juga memastikan calon Ahli K3 memahami norma dan prinsip K3 agar mampu menjalankan perannya secara profesional dalam menciptakan budaya kerja yang aman dan produktif,&quot; ujar Ismail di Jakarta, Selasa (12/5/2026).<br>Kegiatan Evaluasi Pembinaan dan Sertifikasi Calon Ahli K3 Umum Batch 2 dilaksanakan pada 12&ndash;13 Mei 2026 dan diikuti 2.100 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini digelar serentak di sejumlah wilayah di Indonesia, di antaranya Jakarta, Surabaya, dan Makassar.<br>Salah satu peserta, Syibro Ihmi (29), asal Lamongan, mengatakan kompetensi K3 menjadi kebutuhan penting bagi tenaga kerja yang ingin memasuki dunia industri.<br>&quot;Untuk memasuki dunia industri diperlukan kompetensi di bidang K3. Karena itu saya mengikuti kegiatan ini agar memahami dan menguasai penerapan K3 di tempat kerja,&quot; ujarnya.<br>Menurutnya, tantangan penerapan K3 di lingkungan kerja masih cukup besar, terutama terkait kesadaran dan kedisiplinan penggunaan alat pelindung diri (APD) dalam menjalankan standar keselamatan kerja.<br>&quot;Kadang pekerja maunya yang praktis dan tidak mau repot, padahal keselamatan kerja itu sangat penting. Dari pengalaman saya, masih ada tempat kerja yang belum optimal dalam penerapan K3, seperti perlengkapan APD yang belum lengkap,&quot; katanya.<br>Ia menilai peran Ahli K3 tidak hanya memahami regulasi dan aspek teknis, tetapi juga mendorong tumbuhnya budaya keselamatan kerja melalui edukasi kepada pekerja.<br>Peserta lainnya, Aidil Cahyadi (23), asal Makassar, mengatakan tantangan selama mengikuti pembinaan dan evaluasi adalah membagi waktu antara pekerjaan dan proses pembelajaran, termasuk memahami cakupan regulasi K3 yang luas.<br>"Namun tantangan tersebut menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar dan berkembang," ujarnya..<br>Menurut Aidil, kegiatan sertifikasi ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai penerapan keselamatan kerja di lingkungan industri.<br>"Kegiatan ini sangat penting karena membantu kami memahami penerapan K3 di tempat kerja, tidak hanya dari sisi teori, tetapi juga praktiknya secara langsung," katanya.</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/05/0aa1883c6411f7873cb83dacb17b0afc_kemnaker.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Nasional/189035/peserta-uji-ahli-k3-umum-ungkap-pentingnya-kompetensi-k3-di-dunia-industri/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jelang Idul Adha, 2 Ekor Lembu Hilang</guid>
            <pubDate>Thu, 14 May 2026 07:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jelang Idul Adha, 2 Ekor Lembu Hilang]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, T.Tinggi Seorang pemilik 2 ekor lembu harus lemas saat di ketahui 2 ekor lembu miliknya hilang dari kandang, beruntung lembu t]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, T.Tinggi :</b>Seorang pemilik 2 ekor <a href="https://www.matatelinga.com/tag/lembu/" target="_blank">lembu</a> harus lemas saat di ketahui 2 ekor <a href="https://www.matatelinga.com/tag/lembu/" target="_blank">lembu</a> miliknya hilang dari kandang, beruntung <a href="https://www.matatelinga.com/tag/lembu/" target="_blank">lembu</a> tersebut bisa kembali setelah 24 jam berkat tim opsnal Sat Reskrim Mapolres Tebingtinggi berhasil mengungkap kasus pencurian hewan ternak <a href="https://www.matatelinga.com/tag/lembu/" target="_blank">lembu</a> tersebut.</p><p><div>[adsense]</div>Hal inilah yang di alami Dedi warga Jalan Meranti Lk V, Kelurahan Deblod Sundoro Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi, selaku pemilik <a href="https://www.matatelinga.com/tag/lembu/" target="_blank">lembu</a> yang hilang di gondol maling pada pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 03.30 WIB. Yang selanjutnya hal tersebut di laporkan ke Mapolres Tebingtinggi.<br>Menindak lanjuti hal tetsebut, Polres Tebingtinggi melalui tim Jatanras Elang Sakti Sat Reskrim berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian ternak tersebut.<br></p><p><hr><br>Kasat Reskrim Polres Tebingtinggi, Iptu Dr. Herikson P. Siahaan, SH,MH dalam keterangan persnya, Rabu (13/5/2026), membenarkan bahwa tim Jatanras berhasil mengamankan tersangka seorang pria berinisial AP (19), warga Desa Sibulan Kecamatan Tebing Syahbandar yang telah mencuri dua ekor <a href="https://www.matatelinga.com/tag/lembu/" target="_blank">lembu</a> milik korban, yang baru mengetahui kalau 2 ekor <a href="https://www.matatelinga.com/tag/lembu/" target="_blank">lembu</a>nya hilang setelah diberitahu oleh keponakannya.Mendapat informasi tersebut, korban langsung memeriksa kandang ternaknya dan melakukan pencarian di sekitar lokasi.<br>Saat dilakukan pencarian, korban bertemu dengan warga yang mengaku sempat melihat sebuah mobil Grand Max melintas dengan kecepatan tinggi yang membawa ternak <a href="https://www.matatelinga.com/tag/lembu/" target="_blank">lembu</a>. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp. 20 juta dan kemudian melaporkannya ke Polres Tebingtinggi.<br>Menerima laporan tersebut, tim Jatanras Elang Sakti yang dipimpin Ipda NJ. Silalahi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara serta penyelidikan secara intensif.<br>"Hasilnya, pada Senin (11/5/2026) pukul 00.30 Wib, petugas berhasil mengamankan tersangka di kediamannya. Polisi juga menemukan dua ekor <a href="https://www.matatelinga.com/tag/lembu/" target="_blank">lembu</a> milik korban di sebuah rumah kosong yang tidak jauh dari rumah pelaku", ungkap Iptu Herikson Siahaan.<br>Selanjutnya, tersangka beserta barang bukti dibawa ke Mapolres Tebingtinggi guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 477 UU No 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana pencurian dengan pemberatan.<br></p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/05/7ef605fc8dba5425d6965fbd4c8fbe1f_thumbnail-52.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/189030/jelang-idul-adha-2-ekor-lembu-hilang/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lapas Narkotika Jakarta Mantapkan Pilot Project Pembinaan Entrepreneur bagi Warga Binaan</guid>
            <pubDate>Thu, 14 May 2026 07:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lapas Narkotika Jakarta Mantapkan Pilot Project Pembinaan Entrepreneur bagi Warga Binaan]]></title>
            <description><![CDATA[Kalapas Narkotika Jakarta, Syarpani, menegaskan komitmennya untuk menjadikan lembaganya sebagai pelopor pembinaan kewirausahaan di lingkunga]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a></b> - Jakarta : <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kalapas/" target="_blank">Kalapas</a> Narkotika Jakarta,<a href="https://www.matatelinga.com/tag/-syarpani/" target="_blank"> Syarpani</a>, menegaskan komitmennya untuk menjadikan lembaganya sebagai pelopor pembinaan kewirausahaan di lingkungan pemasyarakatan. Komitmen tersebut semakin nyata ketika Lapas menggelar seminar bertajuk &quot;Dari Binaan Jadi Entrepreneur&quot; yang melibatkan seluruh petugas serta perwakilan warga binaan se-Jakarta.</p><p><div>[adsense]</div>Langkah ini sekaligus menandai kesiapan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/lapas-narkotika/" target="_blank">Lapas Narkotika</a> Jakarta menjadi pilot project pembinaan entrepreneur yang akan dituangkan dalam buku panduan resmi oleh surat edaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.</p><p>Syarpani menekankan bahwa pembinaan di Lapas tidak berhenti pada pemberian keterampilan teknis. Tujuan utamanya adalah menumbuhkan mentalitas usaha dan kemampuan berbisnis agar warga binaan mampu berdiri di atas kaki sendiri setelah kembali ke masyarakat.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/188847/kurir-sabu-digelang-ke-polres-tebingtinggi/">Kurir Sabu Digelang ke Polres Tebingtinggi</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>&quot;Kami ingin mereka pulang sebagai pribadi yang siap memulai usaha, bukan sekadar siap bekerja. Mentalitas wirausaha itu harus dibentuk sejak di dalam,&quot; ujarnya.</p><p>Keseriusan itu tercermin dari jejaring kemitraan yang terus diperluas. Pada unit garmen dan butik, produk yang dihasilkan warga binaan dikembangkan dan dipasarkan melalui kerja sama dengan berbagai mitra.</p><p><div>[adsense]</div>Pola serupa diterapkan pada unit ayam petelur dan budidaya ikan lele, di mana mitra turut memberikan transfer pengetahuan sekaligus dukungan pemasaran. Sebagian keuntungan usaha dikembalikan kepada warga binaan dalam bentuk premi atau upah sebagai motivasi sekaligus penghargaan atas kerja mereka.</p><p>Di sisi hilir, Lapas menjalin kolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia dan BRI Jatinegara untuk membuka akses permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi warga binaan yang telah bebas. Dukungan ini memungkinkan mereka memulai usaha dengan modal legal dan memadai.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Nasional/188836/jne-kecam-aksi-pembegalan-kurir-di-bandung-berikan-apresiasi-kepada-ksatria-jne/">JNE Kecam Aksi Pembegalan Kurir di Bandung, Berikan Apresiasi kepada Ksatria JNE</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><br>Sementara itu, HIPMI di bawah KADIN siap memantau perkembangan usaha para alumni dan menampung hasil produksi mereka di pasar luas.</p><p>Untuk memastikan pembinaan berlangsung utuh, Lapas turut memperkuat aspek kerohanian sesuai keyakinan masing-masing warga binaan. Pendekatan ini dirancang agar mereka tidak hanya terampil dan memahami praktik usaha, tetapi juga memiliki karakter, ketahanan mental, dan kesiapan moral sebagai calon pelaku usaha.</p><p><div>[adsense]</div>Dengan mengusung moto &quot;Dari Warga Binaan Jadi Entrepreneur&quot;, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/lapas-narkotika/" target="_blank">Lapas Narkotika</a> Jakarta ingin menegaskan bahwa pemasyarakatan adalah ruang pemulihan sekaligus persiapan masa depan, bukan sekadar tempat menjalani hukuman.</p><p>Program ini diharapkan menjadi rujukan nasional bagi model pembinaan yang produktif, humanis, dan berjangka panjang bagi para warga binaan.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/188751/kuras-atm-korban-pasangan-maling-tas-ditangkap-polisi/">Kuras ATM Korban , Pasangan Maling Tas Ditangkap Polisi</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/05/cedebb6e872f539bef8c3f919874e9d7_kalapas-jakarta.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Nasional/189032/lapas-narkotika-jakarta-mantapkan-pilot-project-pembinaan-entrepreneur-bagi-warga-binaan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kadis PMD Asahan Buka Pelatihan TP.PKK Kecamatan</guid>
            <pubDate>Thu, 14 May 2026 07:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kadis PMD Asahan Buka Pelatihan TP.PKK Kecamatan]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Asshan Bupati Asahan yang diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) membuka kegiatan Pelatihan Tim Penggera]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Asshan :</b>Bupati <a href="https://www.matatelinga.com/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> yang diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) membuka kegiatan Pelatihan Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan Tahun 2026 yang berlangsung Di Aula Hotel Antariksa Kisaran.<br>Bupati <a href="https://www.matatelinga.com/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> melalui Kepala Dinas PMD Kabupaten <a href="https://www.matatelinga.com/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Darwinsyah Lubis dalam keterangannya mengatakan atas nama bupati <a href="https://www.matatelinga.com/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> pada Rabu 13 Mey 2026, kami selaku kepala dinas PMD secara resmi membuka <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pelatihan/" target="_blank">pelatihan</a> TP.PKK kecamatan yang berada di <a href="https://www.matatelinga.com/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, dalam pesan tertulis yang disampaikan bupati berharap seluruh peserta dapat mengikuti <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pelatihan/" target="_blank">pelatihan</a> dengan serius dan bersungguh-sungguh serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi, bertanya, dan berbagi pengalaman melalui sesi berbagi (sharing session), dan dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, kemampuan, motivasi, dan keterampilan pengurus PKK dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK, khususnya dalam bidang tertib administrasi mulai dari tingkat desa hingga kecamatan, ujarnya.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Lebih lanjut Kadis PMD Darwinsyah Lubis mengatakan para peserta <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pelatihan/" target="_blank">pelatihan</a> ini juga didorong untuk memanfaatkan kemajuan teknologi di bidang komunikasi dan informasi guna mendukung administrasi PKK yang lebih baik, efektif, dan seragam dalam format data.Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar pengurus TP PKK untuk saling berbagi pengalaman dan meningkatkan kapasitas organisasi demi terwujudnya kader-kader PKK yang berkualitas, serta para narasumber diharapkan dapat memberikan materi <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pelatihan/" target="_blank">pelatihan</a> dengan metode yang praktis dan mudah dipahami oleh seluruh peserta.<br>Sementara ketua TP.PKK <a href="https://www.matatelinga.com/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Ny. Yusnila Indriati Taufik juga mengatakan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pelatihan/" target="_blank">pelatihan</a> ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader PKK di tingkat kecamatan agar lebih adaptif, kreatif, dan profesional dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK. Pelatihan tersebut dinilai strategis dalam meningkatkan pemahaman, keterampilan, serta kapasitas pengurus PKK dalam melaksanakan program kerja di wilayah masing-masing, serta dalam <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pelatihan/" target="_blank">pelatihan</a> ini diharapkan kader PKK untuk memahami tentang tertib administrasi yang merupakan kunci kredibilitas gerakan PKK sehingga seluruh kegiatan dan data organisasi dapat tersusun dengan baik dan seragam.Ketua TP.PKK juga berharap kader PKK untuk melakukan inovasi Program danPengurus PKK diminta untuk tidak terpaku pada rutinitas, melainkan mampu menggali dan mengembangkan potensi khas di setiap kecamatan, ungkapnya</p><p></p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Lifestyle/189018/dua-kecamatan-enggan-kirimkan-peserta-jamcab-asahan-jadi-perhatian-bupati/">Dua Kecamatan Enggan Kirimkan Peserta Jamcab Asahan, Jadi Perhatian Bupati</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/05/fa7cdfad1a5aaf8370ebeda47a1ff1c3_thumbnail-51.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/189029/kadis-pmd-asahan-buka-pelatihan-tppkk-kecamatan/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gejolak Harga Minyak, Gangguan Jalur Pelayaran, Hingga Tekanan Pasok Pangan</guid>
            <pubDate>Thu, 14 May 2026 06:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gejolak Harga Minyak, Gangguan Jalur Pelayaran, Hingga Tekanan Pasok Pangan]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, FilipinaDalam struktur global seperti ini, ketahanan ASEAN tidak lagi ditentukan oleh jarak geografis dari pusat krisis, melai]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Filipina:</b>Dalam struktur global seperti ini, ketahanan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/asean/" target="_blank">ASEAN</a> tidak lagi ditentukan oleh jarak geografis dari pusat krisis, melainkan oleh seberapa kuat keterhubungannya dengan sistem dunia yang kian kehilangan kemampuan menstabilkan diri.<br>Kesadaran bahwa risiko eksternal kini telah menjadi kondisi permanen mulai terlihat dalam Konferensi Tingkat Tinggi ke-48 <a href="https://www.matatelinga.com/tag/asean/" target="_blank">ASEAN</a> di Cebu, Filipina. Pertemuan itu menandai perubahan cara pandang kawasan terhadap sifat ancaman yang dihadapi.<br>Hal yang mengemuka bukan lagi sekadar konsensus kebijakan, melainkan pengakuan bahwa ketahanan kini harus dibangun di tengah dunia yang menjadikan ketidakstabilan bukan sebagai pengecualian, tetapi kondisi dasar yang membentuk arah ekonomi global.<br><a href="https://www.matatelinga.com/tag/krisis-di-timur-tengah/" target="_blank">Krisis di Timur Tengah</a> kembali menjadi cermin bahwa Asia Tenggara tidak berada di pinggiran sistem global, melainkan terhubung erat dengan jaringan energi dan pangan dunia yang kini bergerak semakin volatil, saling terkait, dan sulit diprediksi.<br>Gejolak harga minyak, gangguan jalur pelayaran, hingga tekanan pada rantai pasok pangan tidak lagi sekadar menjadi efek samping geopolitik. Semua itu telah berubah menjadi saluran langsung yang meneruskan instabilitas politik menjadi guncangan ekonomi lintas kawasan.<br>Kesepakatan memperkuat energi dan pangan kawasan menunjukkan pergeseran penting, dari pendekatan sektoral menuju pengelolaan risiko yang melihat energi, pangan, dan logistik sebagai satu rantai ketergantungan yang saling terhubung.<br>Namun, perubahan cara pandang itu belum diikuti transformasi kelembagaan yang setara. Agenda seperti cadangan pangan regional, interkoneksi energi, dan koordinasi logistik memang menunjukkan arah integrasi, tetapi masih berhenti pada desain koordinatif tanpa kemampuan eksekusi tunggal saat krisis datang.<br>Sebagian besar instrumen <a href="https://www.matatelinga.com/tag/asean/" target="_blank">ASEAN</a> masih bergerak dalam logika nasional yang disejajarkan, belum menjadi kapasitas kolektif yang mampu bertindak serempak. Persoalan kawasan kini bukan lagi kekurangan kesepakatan politik, melainkan absennya mesin bersama yang mampu mengubah konsensus menjadi tindakan cepat.<br>Prinsip konsensus yang selama ini menopang stabilitas politik <a href="https://www.matatelinga.com/tag/asean/" target="_blank">ASEAN</a>, pada saat yang sama juga menciptakan inersia struktural. Kawasan bergerak dalam ritme diplomasi yang lambat, sementara pasar energi global bereaksi terhadap ketidakpastian hanya dalam hitungan jam.<br>Jurang antara ritme politik <a href="https://www.matatelinga.com/tag/asean/" target="_blank">ASEAN</a> dan kecepatan ekonomi global semakin memperlihatkan batas adaptasi institusional kawasan.<br>Indonesia muncul sebagai salah satu pendorong utama integrasi fungsional, terutama di sektor energi dan pangan yang kini saling bergantung secara sistemik. Dorongan ini mencerminkan kesadaran bahwa ketahanan tidak lagi dapat diperlakukan sebagai kumpulan kebijakan nasional, melainkan sistem kolektif yang membutuhkan sinkronisasi lintas negara.<br>Namun, setiap langkah menuju integrasi yang lebih dalam selalu berbenturan dengan prinsip mendasar <a href="https://www.matatelinga.com/tag/asean/" target="_blank">ASEAN</a>, yakni kedaulatan nasional dalam pengelolaan sektor strategis. Akibatnya, integrasi bergerak dalam kompromi yang stabil secara politik, tetapi tidak cukup cepat untuk merespons volatilitas global yang bergerak seketika.<br><a href="https://www.matatelinga.com/tag/asean/" target="_blank">ASEAN</a> sesungguhnya tidak kekurangan instrumen kebijakan. Skema cadangan pangan regional dan kerja sama energi tetap relevan, tetapi lebih berfungsi sebagai penyangga awal ketimbang arsitektur ketahanan yang benar-benar terintegrasi.<br>Ketika gangguan terjadi secara simultan pada sektor energi, pangan, dan logistik, respons kawasan tetap terfragmentasi dalam jalur nasional yang berjalan paralel.<br>Di titik inilah, batas paling nyata <a href="https://www.matatelinga.com/tag/asean/" target="_blank">ASEAN</a> terlihat. Kawasan ini masih beroperasi sebagai ruang koordinasi antarnegara, bukan sebagai entitas yang mampu bertindak sebagai satu sistem saat tekanan memuncak.<br>Indonesia berupaya menggeser keadaan tersebut melalui gagasan ketahanan sebagai proyek integrasi lintas sektor dan lintas negara. Namun, struktur <a href="https://www.matatelinga.com/tag/asean/" target="_blank">ASEAN</a> sendiri membatasi transformasi itu karena setiap langkah harus melewati negosiasi politik yang panjang dan berlapis.<br>Hasilnya adalah arsitektur ketahanan yang koheren secara naratif, tetapi belum pernah benar-benar diuji sebagai respons tunggal dalam menghadapi krisis simultan.<br>Krisis Timur Tengah mempercepat pengungkapan batas tersebut, dan memperlihatkan bahwa dunia kini bergerak lebih cepat daripada institusi regional yang berupaya mengelolanya.<br>Masalah <a href="https://www.matatelinga.com/tag/asean/" target="_blank">ASEAN</a> bukan terletak pada ketiadaan kesadaran risiko, melainkan pada ketidakseimbangan antara arsitektur politik yang dibangun untuk stabilitas dan sistem global yang kini bergerak melalui disrupsi.<br>Stabilitas yang selama ini menjadi kekuatan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/asean/" target="_blank">ASEAN</a> justru perlahan berubah menjadi batas adaptasi dalam dunia yang tidak lagi stabil.<br>Ketahanan kini tidak lagi dapat dipahami sekadar sebagai koordinasi kebijakan. Ia menuntut kemampuan merespons krisis simultan tanpa kehilangan kohesi internal.<br>Namun, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/asean/" target="_blank">ASEAN</a> masih bekerja dalam logika lama, di mana konsensus tetap menjadi syarat legitimasi meski tidak lagi kompatibel dengan kecepatan krisis global.<br>Di antara dua logika itu, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/asean/" target="_blank">ASEAN</a> terlalu terhubung untuk menghindari dampak global, tetapi belum cukup terintegrasi untuk merespons sebagai satu sistem. Dalam konteks seperti ini, keterlambatan bukan lagi sekadar persoalan administratif, melainkan telah berubah menjadi risiko itu sendiri.<br>Ketika energi, pangan, dan logistik telah menyatu dalam satu ekosistem kerentanan, ketahanan menuntut integrasi yang bekerja sebagai satu mesin kebijakan. Namun, integrasi semacam itu berbenturan langsung dengan fondasi politik <a href="https://www.matatelinga.com/tag/asean/" target="_blank">ASEAN</a>.<br>Di sinilah letak paradoks paling mendasar kawasan ini: stabil secara politik, tetapi terbatas secara adaptif. Setiap krisis hanya memperjelas kesenjangan yang telah lama ada tanpa otomatis melahirkan perubahan mendasar, dikutp Antara.<br><a href="https://www.matatelinga.com/tag/asean/" target="_blank">ASEAN</a> kini menghadapi pilihan yang makin sempit: beradaptasi secara mendasar atau perlahan kehilangan relevansi di tengah sistem global yang berubah lebih cepat daripada kapasitas institusinya.<br>Ketahanan tidak lagi diukur dari jumlah kesepakatan yang dihasilkan, melainkan dari kemampuan mengubahnya menjadi tindakan kolektif yang tepat waktu. Tanpa itu, ketahanan hanya akan menjadi konsep politik yang rapi di atas kertas, sementara realitas global terus bergerak melampaui kemampuan institusi untuk mengejarnya.<br>Pada akhirnya, pertanyaan bagi <a href="https://www.matatelinga.com/tag/asean/" target="_blank">ASEAN</a> bukan lagi apakah kawasan ini memahami risiko global, melainkan apakah ia mampu bertindak sebagai satu sistem di tengah dunia yang tak lagi memberi ruang bagi keterlambatan?</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/05/4c56ff4ce4aaf9573aa5dff913df997a_asean.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Internasional/189034/gejolak-harga-minyak-gangguan-jalur-pelayaran-hingga-tekanan-pasok-pangan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dipimpin Ketua MBI Labuhanbatu, Keluarga Budhayana Gelar Bakti Sosial di Panti Jompo Dinsos Sumut</guid>
            <pubDate>Thu, 14 May 2026 06:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dipimpin Ketua MBI Labuhanbatu, Keluarga Budhayana Gelar Bakti Sosial di Panti Jompo Dinsos Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Rantauprapat  Menyambut Hari Raya Waisak 2026 (2570 BE), dipimpin Ketua Majlis Budhayana Indonesia (MBI) Labuhanbatu, nyonya Fi]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,</b><b>Rantauprapat</b> : Menyambut Hari Raya Waisak 2026 (2570 BE), dipimpin Ketua Majlis Budhayana Indonesia (MBI) Labuhan<a href="https://www.matatelinga.com/tag/batu/" target="_blank">batu</a>, nyonya Fie Kim, serta didampingi Eddy Man Lim / Achun, ummat Budha di daerah ini, menggelar bakti <a href="https://www.matatelinga.com/tag/sosial/" target="_blank">sosial</a> di Panti Jompo Rantauprapat, Rabu (13/5/2026) pagi.<br>Rombongan yang melakukan bakti <a href="https://www.matatelinga.com/tag/sosial/" target="_blank">sosial</a> itu, merupakan relawan dari Keluarga Budhayana Indonesia (KBI), Majlis Budhayana Indonesia (MBI), Wanita Budhayana Indonesia (WBI), dan Vihara Buddha Jayanti Rantauprapat.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Panti jompo yang kini dikenal bernama Unit Pelaksana Tehnis Dinas (UPTD) Pelayanan Sosial Lanjut Usia Rantauprapat (bagian dari UPTD Kisaran-Rantauprapat), berlokasi di Jalan Dewi Sartika,Kelurahan Sioldengan, Kecamatan Rantau Selatan.<br>Menurut Ketua MBI Labuhan<a href="https://www.matatelinga.com/tag/batu/" target="_blank">batu</a>, nyonya Fie Kim, bakti <a href="https://www.matatelinga.com/tag/sosial/" target="_blank">sosial</a> di panti jompo ini, umat Buddha Labuhan<a href="https://www.matatelinga.com/tag/batu/" target="_blank">batu</a>, memberikan bantuan, berupa paket kebutuhan harian penghuni panti.<br>"Setiap paket berisikan sabun cuci, sabun mandi, odol, gula putih, .teh, kopi. dan obat-,obatan, untuk 32 orang lansia penghuni Panti Jompo", ucapnya.<br>Disebutkan nyonya Fie Kim, pemberian bantuan ini, sebagai bukti kepedulian umat Budha dalam menghadapi hari Raya Waisak, kepada sesama umat manusia.<br>Harapannya, kiranya bantuan ini membawa manfaat kepada warga penghuni panti jompo, yang kini sudah berusia lanjut tersebut.<br>Diakhir keterangannya, nyonya Fie Kim menyebutkan, bantuan tersebut langsung diterima pihak pengelola anti jompo. Dihadiri warga penghuni panti jompo.</p><p></p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/189016/polres-batu-bara-ungkap-4-kasus-narkoba-5-tersangka-dan-puluhan-gram-sabu-diamankan/">Polres Batu Bara Ungkap 4 Kasus Narkoba, 5 Tersangka dan Puluhan Gram Sabu Diamankan</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><br></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/05/0777d5c17d4066b82ab86dff8a46af6f_thumbnail-5.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Lifestyle/189022/dipimpin-ketua-mbi-labuhanbatu-keluarga-budhayana-gelar-bakti-sosial-di-panti-jompo-dinsos-sumut/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mampukah Eks Mendikbudristek Membayar Tuntutan Jaksa Bayar Rp 5,6 triliun</guid>
            <pubDate>Thu, 14 May 2026 06:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mampukah Eks Mendikbudristek Membayar Tuntutan Jaksa Bayar Rp 5,6 triliun]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,JakartaEks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim dituntut Jaksa membayar uang p]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,Jakarta:</b>Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim dituntut Jaksa membayar uang pengganti senilai Rp 5,<a href="https://www.matatelinga.com/tag/6-triliun/" target="_blank"><a href="https://www.matatelinga.com/tag/6-triliun/" target="_blank">6 triliun</a></a> dalam perkara korupsi pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) tahun anggaran 2020-2022.<br>Tuntutan itu merupakan tambahan dari pidana 18 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.<br>"Menjatuhkan pidana tambahan kepada Terdakwa Nadim Anwar Makarim untuk membayar uang pengganti," kata jaksa Roy Riady saat persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Rabu, 13 Mei 2026.<br>Uang pengganti yang dituntut oleh jaksa sebesar Rp 809 miliar dan Rp 4,8 triliun. "Yang merupakan harta kekayaan Terdakwa yang tidak seimbang dengan penghasilan yang sah atau diduga dari tindak pidana korupsi," ujar jaksa.<br>Jika Nadiem tidak membayar uang pengganti tersebut dalam waktu satu bulan sesudah putusan berkekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita dan dilelang oleh kejaksaan. Kemudian, apabila harta benda Nadiem tidak mencukupi untuk membayar uang pengganti, maka akan diganti dengan pidana penjara selama 9 tahun.<br>Nadiem mempertanyakan tuntutan uang pengganti tersebut. "Mungkin karena di dalam alur persidangan ini sudah terang benderang bahwa saya tidak bersalah. Tetapi karena takut saya bebas, angka yang begitu tinggi dilemparkan kepada saya," ujarnya kepada wartawan seusai sidang.<br>Mantan menteri itu juga mengaku tidak memiliki harta benda yang cukup untuk membayar uang pengganti. "Total kekayaan saya di akhir masa menteri itu enggak sampai Rp 500 miliar," tuturnya.<br>Jaksa hanya menggunakan puncak nilai kekayaannya sebagai patokan. Jumlah yang dijadikan acuan adalah nilai harta Nadiem ketika Penawaran Umum Perdana atau Initial Public Offering (IPO) saham PT Gojek Indonesia, perusahaan yang Nadiem dirikan.<br>Nadiem menuturkan angka kekayaannya saat IPO saham Gojek saat itu sebagai "tidak riil" atau "fiktif", karena hanya dimilikinya selama sementara. "Dia (jaksa) menggunakan angka itu lalu itu yang dijadikan uang pengganti. Dan mereka tahu saya tidak punya uang itu,".<br>Ia mengatakan uang yang ia peroleh adalah kekayaan sah yang "tidak ada hubungannya" dengan kasus Chromebook. "Itu adalah saham yang saya dapatkan di tahun 2015 dan semua pembuktiannya sudah ada. Tetapi tetap saja itu digunakan sebagai senjata hukum,"sebutnya.<br>Dalam tuntutan, jaksa menyakini Nadiem telah melakukan tindak pidana korupsi bersama-sama dengan terdakwa lainnya yaitu Ibrahim Arief alias Ibam, Mulyatsyah, Sri Wahyuningsih, serta Jurist Tan.<br>Menurut jaksa, Nadiem telah melanggar Pasal 603 juncto Pasal 18 UU Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 20 huruf c UU No 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Sebelumnya, dalam dakwaan, jaksa menyebut Nadiem memperkaya diri sendiri sebesar Rp 809,59 juta. Ia juga didakwa memperkaya 12 perusahaan swasta vendor Chromebook, dikutip laman msn.<br>Menurut jaksa, pemilihan Chromebook dilakukan semata-mata untuk kepentingan bisnis Nadiem agar Google meningkatkan investasi dan penyetoran dana ke PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (AKAB). Perusahaan tersebut merupakan perusahaan yang didirikan oleh Nadiem. Setelah Gojek dan Tokopedia melakukan merger pada 2021, PT AKAB dikenal sebagai PT GoTo Gojek Tokopedia. Google tercatat sebagai salah satu rekan bisnis lama Gojek sebelum merger dengan Tokopedia.<br>Jaksa menilai pengadaan Chromebook ini merugikan keuangan negara sebesar Rp 2,18 triliun. Angka itu terdiri dari Rp 1,5<a href="https://www.matatelinga.com/tag/6-triliun/" target="_blank"><a href="https://www.matatelinga.com/tag/6-triliun/" target="_blank">6 triliun</a></a> dari pengadaan laptop Chromebook sesuai audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan atau BPKP, serta 44,054 juta dolar Amerika Serikat (US$ 44.054.426) atau setara dengan Rp 621,38 miliar (berdasarkan kurs terendah pada Agustus 2020-Desember 2022) akibat pengadaan Chrome Device Management.</p><div>[adsense]</div><p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Nasional/186340/budi-prasetyo-sedang-dalami-rangkap-jabatan-mulyono-kepala-kpp/">Budi Prasetyo : Sedang Dalami Rangkap Jabatan Mulyono Kepala KPP</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/05/9dcb88e0137649590b755372b040afad_nadiem.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Nasional/189033/mampukah-eks-mendikbudristek-membayar-tuntutan-jaksa-bayar-rp-56-triliun/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Cahaya Listrik PLN Membawa Bahagia dan Akhiri Penantian Panjang Warga Dusun Untemungkur</guid>
            <pubDate>Thu, 14 May 2026 06:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Cahaya Listrik PLN Membawa Bahagia dan Akhiri Penantian Panjang Warga Dusun Untemungkur]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Tapanuli Tengah Penantian panjang masyarakat Dusun Untemungkur, Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah,]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,</b><b>Tapanuli Tengah</b> :Penantian panjang masyarakat Dusun Untemungkur, Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, akhirnya berbuah <a href="https://www.matatelinga.com/tag/terang/" target="_blank">terang</a>. Setelah puluhan tahun hidup dengan keterbatasan akses kelistrikan, warga kini dapat menikmati aliran listrik PLN yang resmi menyala melalui Program Listrik Desa atau Lisdes.<br>Penyalaan listrik tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, S.H., M.H., bersama Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sibolga, Bachtiar. Momen ini menjadi sejarah baru bagi masyarakat Dusun Untemungkur yang selama bertahun-tahun menanti hadirnya listrik andal di wilayah mereka.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Selama ini, tantangan utama untuk menjangkau Dusun Untemungkur adalah akses menuju lokasi. Warga setempat sebelumnya hanya dapat mencapai dusun tersebut melalui jalur perahu. Kondisi ini menjadi salah satu tantangan dalam percepatan pembangunan infrastruktur, termasuk jaringan kelistrikan.</p><p>Namun, dalam beberapa bulan terakhir, akses jalan menuju Dusun Untemungkur mulai terbuka. Terbukanya akses tersebut menjadi faktor penting yang memudahkan mobilisasi material, peralatan, dan petugas PLN dalam membangun jaringan listrik hingga ke wilayah tersebut.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Ekonomi/188998/air-bersih-kini-mengalir-di-masjid-al-hikmah-kalangan-terima-kasih-pun-mengalir-untuk-pln/">Air Bersih Kini Mengalir di Masjid Al Hikmah Kalangan, Terima Kasih pun Mengalir untuk PLN</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Sebelum jaringan listrik permanen hadir, PLN juga telah memberikan bantuan layanan listrik berbasis energi surya melalui program SuperSUN. Bantuan tersebut menjadi solusi awal untuk memenuhi kebutuhan penerangan dasar masyarakat, sembari menunggu kesiapan pembangunan jaringan listrik PLN secara menyeluruh.</p><p>Bagi warga Untemungkur, listrik bukan sekadar penerangan. Listrik menjadi harapan baru untuk meningkatkan kualitas hidup, mendukung aktivitas belajar anak-anak, memperkuat produktivitas keluarga, serta membuka peluang ekonomi desa agar dapat tumbuh lebih baik.</p><p><div>[adsense]</div>Suasana haru menyelimuti warga saat lampu mulai menyala di rumah-rumah mereka. Masyarakat yang selama ini mengandalkan penerangan seadanya kini dapat merasakan manfaat listrik secara langsung.</p><p>&quot;Selama 80 tahun kami belum pernah merasakan listrik. Baru kali ini Bupati Tapanuli Tengah datang langsung melihat kondisi kami di pelosok,&quot; ujar salah seorang tokoh masyarakat, Saroha Hutagalung, dengan penuh haru.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Ekonomi/188967/terangi-rumah-ibu-atik-pln-sumut-hadirkan-harapan-lewat-program-light-up-the-dream/">Terangi Rumah Ibu Atik, PLN Sumut Hadirkan Harapan Lewat Program Light Up The Dream</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto serta PLN UP3 Sibolga atas dukungan dan kerja sama dalam menghadirkan listrik bagi masyarakat Dusun Untemungkur. Menurutnya, penyalaan listrik ini menjadi awal baru bagi masyarakat untuk bergerak menuju kehidupan yang lebih baik.</p><p>&quot;Ini menjadi awal baru bagi masyarakat Untemungkur. Semoga listrik ini menjadi cahaya menuju kehidupan yang lebih baik, mendukung pendidikan anak-anak, dan menggerakkan ekonomi desa,&quot; ujar Masinton.</p><p><div>[adsense]</div>Sementara itu, Manager PLN UP3 Sibolga, Bachtiar, menjelaskan bahwa pembangunan jaringan listrik di wilayah tersebut merupakan bagian dari Program Pemerintah Pusat melalui Anggaran Belanja Tambahan Tahun 2025. Di Kabupaten Tapanuli Tengah, PLN membangun jaringan tegangan menengah sepanjang 14,14 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah sepanjang 11 kilometer sirkuit (kms), serta 5 unit gardu distribusi dengan total kapasitas 300 kilovolt ampere (kVA).</p><p>Bachtiar menyampaikan, keberhasilan penyalaan listrik di Dusun Untemungkur tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah, masyarakat, serta seluruh insan PLN yang bekerja di lapangan. Terbukanya akses jalan dalam beberapa bulan terakhir turut mempercepat proses pembangunan jaringan, sehingga listrik PLN dapat segera dinikmati masyarakat.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/188907/geger-poldasu-incar-dugaan-korupsi-miliaran-proyek-spklu-di-pln-uid-sumut/">Geger! Poldasu Incar Dugaan Korupsi Miliaran Proyek SPKLU di PLN UID Sumut</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>&quot;PLN berkomitmen menghadirkan energi listrik yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat. Penyalaan listrik di Dusun Untemungkur ini bukan hanya keberhasilan pembangunan infrastruktur, tetapi juga wujud nyata kehadiran negara bersama PLN dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,&quot; ujar Bachtiar.</p><p>Program Lisdes menjadi salah satu upaya strategis pemerintah bersama PLN untuk mempercepat pemerataan akses listrik, khususnya di wilayah yang belum menikmati layanan kelistrikan secara optimal. Melalui program ini, PLN terus memperluas pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan agar manfaat listrik dapat dirasakan oleh masyarakat hingga ke daerah terpencil.</p><p><div>[adsense]</div>Kini, cahaya lampu di rumah-rumah warga Dusun Untemungkur menjadi tanda dimulainya babak baru kehidupan. Anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman, aktivitas keluarga menjadi lebih produktif, dan masyarakat memiliki harapan baru untuk mendorong kemajuan desa.</p><p>Setelah puluhan tahun menanti, Dusun Untemungkur tidak lagi hidup dalam gelap. Terang listrik PLN kini hadir membawa harapan, semangat, dan keyakinan bahwa masa depan yang lebih baik telah dimulai.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Ekonomi/188809/spklu-pln-presisi-ultra-fast-charging-pertama-di-lingkungan-polda-seindonesia-resmi-beroperasi-di-polda-sumut/">SPKLU PLN Presisi Ultra Fast Charging Pertama di Lingkungan Polda se-Indonesia Resmi Beroperasi di Polda Sumut</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Agie Bukit</p><p><br></p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/05/02522a2b2726fb0a03bb19f2d8d9524d_thumbnail-4.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Ekonomi/189021/cahaya-listrik-pln-membawa-bahagia-dan-akhiri-penantian-panjang-warga-dusun-untemungkur/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>