<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.matatelinga.com/</link>
        <description>Berita Terkini Medan, Sumut dan Aceh. Berita Medan Langsung dari Sumbernya</description>
        <lastBuildDate>Fri, 26 Jun 2026 14:44:42 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Forkopimda Asahan Dalam HUT Bhayangkara ke 80 Turut Serta Dalam Gelar Menembak</guid>
            <pubDate>Fri, 26 Jun 2026 14:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Forkopimda Asahan Dalam HUT Bhayangkara ke 80 Turut Serta Dalam Gelar Menembak]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Asahan Dalam memperingati HUT Bhayangkara ke 80 tahun 2026, Kepolisian Resor Asahan menggelar perlombaan menembak yang diikut]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Asahan </b>::Dalam memperingati HUT Bhayangkara ke 80 tahun 2026, Kepolisian Resor Asahan menggelar perlombaan menembak yang diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Asahan, Jumat (26/6/2026) sekira pukul 09.05 WIB, yang dilaksanakan di lapangan tembak Polres Asahan.<br><a href="https://www.matatelinga.com/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Asahan Taufik ZA Siregar dalam keterangannya mengatakan latihan menembak menggunakan senjata api laras pendek yang dipandu oleh instruktur dari personel Polres Asahan memiliki manfaat yang sangat positif, selain meningkatkan keterampilan dalam menembak, kegiatan tersebut juga mampu melatih ketenangan diri, mengasah fokus, serta meningkatkan konsentrasi peserta, ujarnya.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div><a href="https://www.matatelinga.com/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Asahan juga mengatakan sangat mengapresiasi atas terselenggaranya perlombaan tersebut sebagai momentum untuk mempererat sinergitas antara Polri dan Forkopimda Kabupaten Asahan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Asahan, terlebih perlombaan menembak dengan menggunakan senjata api berlaras pendek ini dipandu oleh instruktur dari Kepolisian Resor Asahan yang telah memiliki sertifikasi dan berpengalaman<br><a href="https://www.matatelinga.com/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Asahan juga mengatakan dalam lomba menembak dengan menggunakan senpi berlaras pendek ini juga dimaksudkan untuk mempertajam kemampuan dasar bagi ASN di Asahan ini, serta untuk mengembangkan bakat dalam persiapan menghadapi event event menembak nantinya dan bisa juga menjadi wadah bagi klub klub menembak yang ada di kabupaten Asahan, selain itu juga dapat berguna untuk melatih pengendalian nafas, fokus koordinasi mata dan tubuh serta dalam latihan menembak tentu juga kita harus menjaga emosial diri , tukasnya</p><p></p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190335/bobby-dan-bupati-deli-serdang-bergerak-jalan-galang-diperbaiki-dan-tambang-ilegal-ditertibkan/">Bobby dan Bupati Deli Serdang Bergerak, Jalan Galang Diperbaiki dan Tambang Ilegal Ditertibkan</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/0f28b5d49b3020afeecd95b4009adf4c_thumbnail-1.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190345/forkopimda-asahan-dalam-hut-bhayangkara-ke-80-turut-serta-dalam-gelar-menembak/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Direktur Reskrimum dan Reskrimsus Polda Sumut Diganti</guid>
            <pubDate>Fri, 26 Jun 2026 14:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Direktur Reskrimum dan Reskrimsus Polda Sumut Diganti]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Medan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, melakukan mutasi dan promosi jabatan kepada ratusan perwira tinggi (pati) dan per]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Medan :</b>Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, melakukan mutasi dan promosi jabatan kepada ratusan perwira tinggi (pati) dan perwira pertama (pama) di jajaran.<br>Terdapat sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Sumut yang diganti, diantaranya jabatan Direktur Reskrimum dan Reskrimsus serta Komandan Satuan (Dansat) Brinob.<br>Mutasi dan promosi jabatan tertuang dalam Telegram nomor 1335/VI/KEP./2026 tanggal 25 Juni 2026.</p><div>[adsense]</div><p></p><hr>Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh dipromosikan menjadi penyidik utama tingkat II, Bareskrim Polri.<br>Posisinya digantikan Kombes Pol Cornelius Mangarahon Simanjuntak, yang sebelumnya menjabat sebagai Kabagbingadikwa Robindiklat Lemdiklat Polri.<br>Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Rahmat Budi Handoko dimutasi menjadi Kabagfung Rorenmin Bareskrim Polri. Jabatan yang ditinggalkannya diisi Kombes Irfan Rifai, yang sebelumnya sebagai analis kebijakan madya bidang pidter Bareskrim<br>Kemudian, Kepala Bidang Labfor Polda Sumut, dipercayakan kepada Kombes Pol Rio Ronald Risbohal Nababan.<br>Dansat Brimob Polda Sumut, Kombes Rantau Isnur Eka dimutasi menjadi teknisi Kimia Biologi Radiologi (KBR) Madya Tk II, Korbrimob Polri. Jabatan yang ditinggalkannya dipercayakan kepada Kombes Pol M Rendra Salipu, sebelumnya menjabat sebagai Direktur Samapta Polda Sumatera Selatan (Sumsel).<br>Sementara, Koorspripim Polda Sumut, AKBP Bellen Anggara Pratama dipromosikan menjadi Kapolres Kuningan, Polda Jawa Barat.<br>Karo Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sumut, Kombes Pol Philemon Ginting dimutasi menjadi Kabagjiansis Rojianstra SSDM Polri. Posisinya digantikan Kombes Yusup Rahmanto, sebelumnya menjabat sebagai Asessor Madya TK II SDM Polri.</p><div>[adsense]</div><p></p><p>			 	      	<div class="clear pd5"></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190328/dedikasi-dan-pengabdian-brimob-sumut-tuai-apresiasi-wakapolda-tegaskan-selalu-hadir-dan-terdepan-untuk-masyarakat/">Dedikasi dan Pengabdian Brimob Sumut Tuai Apresiasi, Wakapolda Tegaskan: Selalu Hadir dan Terdepan untuk Masyarakat</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p></p><div>[adsense]</div>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/06409663226af2f3114485aa4e0a23b4_images.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190343/direktur-reskrimum-dan-reskrimsus-polda-sumut-diganti/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari</guid>
            <pubDate>Fri, 26 Jun 2026 14:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA Medan Kemacetan kini menjadi pemandangan yang semakin akrab di sejumlah ruas jalan Kota Medan. Dalam beberapa bulan terakhir, ]]></description>
            <content><![CDATA[<p></p><div>[adsense]</div><p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a></b>- <a href="https://www.matatelinga.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> : Kemacetan kini menjadi pemandangan yang semakin akrab di sejumlah ruas jalan Kota <a href="https://www.matatelinga.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>. Dalam beberapa bulan terakhir, aktivitas pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang menimbulkan perubahan lalu lintas yang cukup signifikan. Penyempitan jalan, pengalihan arus kendaraan, hingga antrean panjang pada jam sibuk menjadi keluhan yang banyak disampaikan masyarakat. Bagi para pekerja, pelajar, mahasiswa, dan pelaku usaha, kondisi ini tentu menghadirkan tantangan tersendiri dalam menjalani aktivitas sehari-hari.</p>			 	      	<div class="clear pd5"><p>Keluhan tersebut wajar dan patut dipahami. Tidak ada masyarakat yang ingin menghabiskan lebih banyak waktu di jalan akibat kemacetan. Waktu yang terbuang di tengah kepadatan lalu lintas tidak hanya menimbulkan kelelahan, tetapi juga berdampak pada produktivitas dan efisiensi aktivitas masyarakat. Dalam situasi tertentu, kemacetan bahkan dapat meningkatkan biaya perjalanan karena konsumsi bahan bakar yang lebih besar dan waktu tempuh yang semakin panjang.</p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190339/pemprov-sumut-apresiasi-adb-dorong-pengembangan-kek-dan-pertumbuhan-ekonomi/">Pemprov Sumut Apresiasi ADB Dorong Pengembangan KEK dan Pertumbuhan Ekonomi</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>			 	      	<div class="clear pd5">			 	      	<div class="clear pd5"><p><br></p><p>Namun, di balik berbagai ketidaknyamanan yang dirasakan saat ini, terdapat tujuan besar yang sedang diupayakan. Pembangunan BRT Mebidang merupakan bagian dari langkah strategis untuk menghadirkan sistem transportasi publik yang lebih modern, terintegrasi, dan berkelanjutan. Proyek ini dirancang untuk menghubungkan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Binjai, dan Deli Serdang melalui layanan transportasi massal yang diharapkan mampu menjadi alternatif bagi masyarakat yang selama ini bergantung pada kendaraan pribadi.</p><div>[adsense]</div>			 	      	<div class="clear pd5"><p>Kebutuhan akan transportasi massal di <a href="https://www.matatelinga.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> sebenarnya semakin mendesak. Pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor terus mengalami peningkatan setiap tahun, sementara kapasitas jalan memiliki keterbatasan. Akibatnya, kemacetan menjadi persoalan yang semakin sulit dihindari. Jika kondisi ini dibiarkan tanpa solusi yang memadai, bukan tidak mungkin kualitas mobilitas masyarakat akan terus menurun dan berdampak pada perkembangan ekonomi perkotaan.</p><p>Dalam konteks tersebut, pembangunan BRT dapat dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan Kota <a href="https://www.matatelinga.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>. Kehadiran sistem transportasi publik yang lebih baik berpotensi mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi. Semakin banyak masyarakat yang menggunakan transportasi umum, semakin besar pula peluang untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya.</p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Ekonomi/190337/tak-kalah-saing-wali-kota-medan-optimis-galeri-dekranasda-jadi-ekosistem-baru-umkm-unggulan-medan/">Tak Kalah Saing, Wali Kota Medan Optimis Galeri Dekranasda Jadi Ekosistem Baru UMKM Unggulan Medan</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p>Lebih jauh lagi, BRT tidak hanya berbicara tentang transportasi. Proyek ini juga berkaitan dengan upaya menciptakan kota yang lebih ramah lingkungan. Rencana penggunaan armada bus listrik menunjukkan adanya komitmen untuk mengurangi emisi kendaraan bermotor yang selama ini menjadi salah satu penyumbang pencemaran udara di kawasan perkotaan. Jika sistem ini berjalan sesuai harapan, manfaatnya tidak hanya dirasakan dalam bentuk kelancaran lalu lintas, tetapi juga dalam kualitas lingkungan yang lebih baik.</p><div class="clear pd5"><div class="clear pd5"><p></p><div>[adsense]</div>			 	      	<div class="clear pd5"><p></p>			 	      	<div class="clear pd5"></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190334/pwpm-dukung-penuh-apeksi-xviii-2026-di-medan-siap-publikasikan-potensi-dan-prestasi-kota/">PWPM Dukung Penuh APEKSI XVIII 2026 di Medan, Siap Publikasikan Potensi dan Prestasi Kota</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><hr><p><br></p><div>[adsense]</div><p>Meski demikian, pembangunan BRT bukan tanpa catatan. Sejumlah masyarakat menyampaikan kekhawatiran mengenai dampak lingkungan yang muncul selama proses pembangunan, termasuk penataan pohon dan ruang hijau di beberapa ruas jalan. Kekhawatiran tersebut perlu dipandang sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap kualitas lingkungan kota. Pembangunan infrastruktur memang penting, tetapi pelestarian lingkungan juga memiliki nilai yang tidak kalah penting bagi keberlangsungan hidup masyarakat perkotaan.</p><p><br></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190339/pemprov-sumut-apresiasi-adb-dorong-pengembangan-kek-dan-pertumbuhan-ekonomi/">Pemprov Sumut Apresiasi ADB Dorong Pengembangan KEK dan Pertumbuhan Ekonomi</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p>Karena itu, pemerintah perlu memastikan bahwa pembangunan BRT berjalan seiring dengan upaya menjaga keseimbangan lingkungan. Komitmen penanaman kembali pohon, pengelolaan ruang terbuka hijau, serta transparansi dalam pelaksanaan proyek harus diwujudkan secara nyata. Masyarakat berhak mengetahui bahwa pembangunan yang dilakukan hari ini tidak mengorbankan kualitas lingkungan untuk generasi mendatang.</p><p><br></p><div>[adsense]</div><p>Selain persoalan lingkungan, keberhasilan BRT nantinya juga akan ditentukan oleh kualitas pelayanan yang diberikan. Pengalaman berbagai kota menunjukkan bahwa masyarakat akan beralih ke transportasi umum apabila layanan yang tersedia mampu memberikan kenyamanan, keamanan, ketepatan waktu, serta kemudahan akses. Infrastruktur yang baik harus didukung oleh pengelolaan yang profesional agar benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.</p><p><br></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Ekonomi/190337/tak-kalah-saing-wali-kota-medan-optimis-galeri-dekranasda-jadi-ekosistem-baru-umkm-unggulan-medan/">Tak Kalah Saing, Wali Kota Medan Optimis Galeri Dekranasda Jadi Ekosistem Baru UMKM Unggulan Medan</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p>Pembangunan transportasi massal memang sering menghadirkan tantangan pada tahap awal. Banyak kota besar di dunia mengalami hal serupa ketika membangun sistem transportasi modern. Kemacetan, gangguan lalu lintas, dan berbagai penyesuaian menjadi bagian dari proses yang harus dilalui. Namun, manfaatnya baru akan terlihat ketika sistem tersebut mulai beroperasi dan memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.</p><p><br></p><div>[adsense]</div><p>Karena itu, kemacetan yang dirasakan masyarakat <a href="https://www.matatelinga.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> hari ini perlu dilihat secara lebih luas. Kritik dan masukan tetap diperlukan agar proyek berjalan sesuai harapan, tetapi tujuan jangka panjang yang ingin dicapai juga tidak boleh diabaikan. BRT bukan sekadar proyek pembangunan halte dan jalur bus. BRT adalah upaya membangun sistem transportasi yang lebih layak bagi masyarakat perkotaan yang terus berkembang.</p><p><br></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190334/pwpm-dukung-penuh-apeksi-xviii-2026-di-medan-siap-publikasikan-potensi-dan-prestasi-kota/">PWPM Dukung Penuh APEKSI XVIII 2026 di Medan, Siap Publikasikan Potensi dan Prestasi Kota</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p>Pada akhirnya, kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari banyaknya gedung tinggi atau luasnya jalan yang dimiliki. Kemajuan juga ditentukan oleh kemampuan kota tersebut menyediakan transportasi yang efisien, nyaman, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Jika dikelola dengan baik, BRT Mebidang dapat menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> menuju kota yang lebih modern, lebih tertata, dan lebih siap menghadapi tantangan masa depan. Kemacetan hari ini mungkin menjadi ujian kesabaran bagi masyarakat, tetapi harapan akan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> yang lebih baik esok hari adalah alasan mengapa proses ini layak untuk terus dikawal bersama.</p><p><i><br></i></p><div>[adsense]</div><p><i>Penulis adalah Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIPOL UMA</i></p><div class="clear pd5"><div class="clear pd5"><div class="clear pd5"><div class="clear pd5"><div class="clear pd5"><div class="clear pd5"><div class="clear pd5"><div class="clear pd5"><div class="clear pd5"><div class="clear pd5"><div class="clear pd5"><p class="MsoNormal"><o:p></o:p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190327/rico-waas-tawarkan-kerja-sama-pendidikan-dan-pengolahan-sampah-jadi-energi-kepada-qingyuan/">Rico Waas Tawarkan Kerja Sama Pendidikan dan Pengolahan Sampah Jadi Energi kepada Qingyuan</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>			 	      	<div class="clear pd5"><p><o:p><br></o:p></p><p></p><div>[adsense]</div>			 	      	<div class="clear pd5">			 	      	<div class="clear pd5"><o:p><br></o:p><p></p>			 	      	<div class="clear pd5"><p><o:p><br></o:p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190338/bobby-nasution-tinjau-jalan-rusak-di-galang-pastikan-perbaikan-segera-dimulai-dan-galian-c-ilegal-ditutup/">Bobby Nasution Tinjau Jalan Rusak di Galang, Pastikan Perbaikan Segera Dimulai dan Galian C Ilegal Ditutup</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>			 	      	<div class="clear pd5"><p></p>			 	      	<div class="clear pd5"><o:p><br></o:p><p></p><div>[adsense]</div>			 	      	<div class="clear pd5">			 	      	<div class="clear pd5"><p><br></p>			 	      	<div class="clear pd5"><p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190340/sambut-prsu-emas-ke50-bobby-nasution-ajak-dunia-usaha-kolaborasi-percepat-pertumbuhan-ekonomi-sumut/">Sambut PRSU Emas ke-50, Bobby Nasution Ajak Dunia Usaha Kolaborasi Percepat Pertumbuhan Ekonomi Sumut</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>			 	      	<div class="clear pd5"><o:p><br></o:p><p></p><p><o:p><br></o:p></p><div>[adsense]</div>			 	      	<div class="clear pd5">			 	      	<div class="clear pd5"><p></p>			 	      	<div class="clear pd5">			 	      	<div class="clear pd5"><p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Lifestyle/190320/lapas-kelas-i-medan-gelar-penyuluhan-dan-pemeriksaan-asam-urat-bagi-warga-binaan/">Lapas Kelas I Medan Gelar Penyuluhan dan Pemeriksaan Asam Urat bagi Warga Binaan</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>			 	      	<div class="clear pd5"><p></p>			 	      	<div class="clear pd5"><p></p><div>[adsense]</div>			 	      	<div class="clear pd5"></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/73278a4a86960eeb576a8fd4c9ec6997_img20260109wa0004copy1612x1209_1767963461.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Opini/190346/macet-hari-ini-harapan-untuk-medan-esok-hari/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprov Sumut Apresiasi ADB Dorong Pengembangan KEK dan Pertumbuhan Ekonomi</guid>
            <pubDate>Fri, 26 Jun 2026 13:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprov Sumut Apresiasi ADB Dorong Pengembangan KEK dan Pertumbuhan Ekonomi]]></title>
            <description><![CDATA[Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap di dampingi OPD menerima menerima kunjungan Asisten ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a></b> - Medan : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (<a href="https://www.matatelinga.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>) mengapresiasi dukungan Asian Development Bank (ADB) dalam mendorong pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (<a href="https://www.matatelinga.com/tag/kek/" target="_blank">KEK</a>) sebagai salah satu pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Workshop Special Economic Zones (SEZ) bersama <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kementerian/" target="_blank">Kementerian</a> Koordinator Bidang Perekonomian yang diharapkan memperkuat pengelolaan dan pengembangan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kek/" target="_blank">KEK</a> Sei Mangkei.</p><p><div>[adsense]</div>Apresiasi tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi <a href="https://www.matatelinga.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> Sulaiman Harahap saat menerima kunjungan Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Regional Deputi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kementerian/" target="_blank">Kementerian</a> Koordinator Bidang Perekonomian Sonny Ameriansah Soekoer, Regional Cooperation Specialist Regional Cooperation and Integration Unit Southeast Asia Department ADB Pamela Asis-Layugan, Academic, Economist and International Trade Expert Aradhna Aggarwal, serta National Consultant Regional Cooperation and Integration Unit Southeast Asia Department ADB Alona Mae Agustin di Ruang Kerja Sekdaprov <a href="https://www.matatelinga.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>, Kantor Gubernur <a href="https://www.matatelinga.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (26/6/2026).</p><p>Sulaiman mengatakan workshop tersebut merupakan bagian dari implementasi kerja sama subregional Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA), Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT), dan Greater Mekong Subregion (GMS). Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas pengelolaan kawasan ekonomi sekaligus meningkatkan daya saing investasi di Sumatera Utara.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190338/bobby-nasution-tinjau-jalan-rusak-di-galang-pastikan-perbaikan-segera-dimulai-dan-galian-c-ilegal-ditutup/">Bobby Nasution Tinjau Jalan Rusak di Galang, Pastikan Perbaikan Segera Dimulai dan Galian C Ilegal Ditutup</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>"Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat kapasitas pengelolaan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kek/" target="_blank">KEK</a>, meningkatkan kualitas tata kelola kawasan ekonomi, mendukung pengembangan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kek/" target="_blank">KEK</a> Sei Mangkei sebagai kawasan unggulan Sumatera Utara," ucapnya.</p><p>Sulaiman juga menyampaikan bahwa Sumatera Utara merasa bangga dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan IMT-GT ke-32. Kepercayaan tersebut menjadi bukti pengakuan terhadap peran strategis Sumatera Utara dalam kerja sama ekonomi regional.</p><p><div>[adsense]</div>Karena itu, Pemprov <a href="https://www.matatelinga.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> berharap dukungan dan sinergi ADB terus diperkuat guna menyukseskan agenda kerja sama regional tersebut. Melalui kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p><p>"Provinsi Sumut memiliki potensi perkebunan sawit yang sangat baik. Produksinya juga banyak. Sawit sebagai salah satu potensi pemasukan di Sumut. Kami berharap pengembangan special economic zones dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumut dan daerah," ujarnya.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190312/monitoring-iva-test-di-nias-barat-kahiyang-ayu-dorong-perempuan-rutin-periksa-kesehatan/">Monitoring IVA Test di Nias Barat, Kahiyang Ayu Dorong Perempuan Rutin Periksa Kesehatan</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Sementara itu, Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Regional Deputi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kementerian/" target="_blank">Kementerian</a> Koordinator Bidang Perekonomian Sonny Ameriansah Soekoer mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari persiapan penyelenggaraan IMT-GT ke-32 yang akan berlangsung pada September mendatang. Ia berharap pemerintah daerah turut berpartisipasi aktif dalam mendukung pelaksanaan kerja sama tersebut.</p><p>"IMT-GT merupakan satu-satunya kegiatan yang melibatkan daerah. Salah satu tujuannya adalah untuk mensinergiakan kebijakan-kebijakan dalam pembangunan di Sumatera. ADB ini sebagai strategy advisor yang bisa dimanfaatkan dan meminta saran dari mereka," ucap Sonny.</p><p><div>[adsense]</div>Regional Cooperation Specialist Regional Cooperation and Integration Unit Southeast Asia Department ADB Pamela Asis-Layugan mengatakan ADB memiliki peran penting sebagai mitra pembangunan regional. Menurutnya, ADB tidak hanya berfokus pada pengembangan kawasan, tetapi juga memperkuat konektivitas antarkawasan sebagai bagian dari pembangunan koridor ekonomi lintas batas.</p><p>"Melalui workshop SEZ maka dapat diketahui koridor mana yang patut kita kembangkan. Sehingga kekuatan ekonomi daerah juga akan meningkat, juga ekonomi nasional," ujarnya.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Nasional/190316/kejati-dk-jakarta-tahan-2-tersangka-terkait-dugaan-korupsi-pada-dirjen-cipta-karya-kementerian-pu/">Kejati DK Jakarta Tahan 2 Tersangka Terkait Dugaan Korupsi Pada Dirjen Cipta Karya Kementerian PU</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Pamela menambahkan ADB juga berperan dalam meningkatkan kapasitas aparatur sipil negara melalui berbagai program capacity building. Materi yang diberikan mencakup berbagai isu strategis, seperti pengembangan ekonomi, pariwisata, hingga sektor-sektor lainnya yang mendukung pembangunan kawasan.Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (<a href="https://www.matatelinga.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>) Sulaiman Harahap di dampingi OPD menerima menerima kunjungan Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Regional Deputi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kementerian/" target="_blank">Kementerian</a> Koordinator Bidang Perekonomian Sonny Ameriansah Soekoer</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/5ef059938ba799aaa845e1c2e8a762bd_pj-ssekda-terima-audiensi.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190339/pemprov-sumut-apresiasi-adb-dorong-pengembangan-kek-dan-pertumbuhan-ekonomi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tak Kalah Saing, Wali Kota Medan Optimis Galeri Dekranasda Jadi Ekosistem Baru UMKM Unggulan Medan</guid>
            <pubDate>Fri, 26 Jun 2026 13:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tak Kalah Saing, Wali Kota Medan Optimis Galeri Dekranasda Jadi Ekosistem Baru UMKM Unggulan Medan]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas didampingi Ketua Dekranasda Kota Medan Ny. Airin Rico Waas melakukan peninjauan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Medan :</b>Wali Kota Medan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Tri Putra Bayu Waas didampingi Ketua Dekranasda Kota Medan Ny. Airin <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas melakukan peninjauan langsung ke Galeri Dekranasda yang berlokasi di Gedung Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Medan, Kamis (25/6/2026).<br>Meski belum resmi diluncurkan (launching), kunjungan ini sengaja dilakukan untuk memastikan progres persiapan berjalan maksimal.<br><a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas tampak antusias saat melihat langsung deretan produk kreatif yang sudah mulai dipajang di galeri tersebut. Ia optimis galeri Dekranasda ini bakal menjadi ekosistem baru UMKM unggulan di Kota Medan.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Dalam kunjungannya, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas memuji kreativitas para pelaku UMKM asli Kota Medan. Menurutnya, kualitas produk yang dikurasi sama sekali tidak kalah dari daerah lain.<br>​"Melihat produk-produk ini, tentu kita bangga dan optimis, ternyata banyak produk lokal kita yang bagus-bagus dan kualitasnya tidak kalah dari daerah lain. Ini perlu kita dorong untuk dipromosikan lebih jauh lagi," kata <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas di sela-sela peninjauan.<br>Galeri Dekranasda ini, bilang <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas lagi diproyeksikan menjadi wadah utama atau one stop shopping bagi wisatawan maupun warga lokal yang mencari produk kerajinan dan kuliner khas Medan. Ragam produk mengisi galeri ini meliputi Fashion dan Kriya, Art and Craft, Kuliner serta cemilan.<br>​"Kami berharap, jika ada pengunjung atau wisatawan datang ke Medan dan bingung mencari produk asli Kota Medan, mereka langsung tahu tempatnya, yaitu di Galeri Dekranasda ini," tambah <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas.<br>Menariknya lagi dalam peninjauan kali ini, Wali Kota Medan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas turut memboyong seluruh pimpinan Perangkat Daerah serta para Camat se-Kota Medan untuk melihat langsung progres galeri.<br>Bukan tanpa alasan, Ia sengaja melibatkan para Camat agar mereka bergerak aktif menyisir wilayah masing-masing dan menjaring pelaku UMKM potensial yang belum terakomodasi.<br>​"Kenapa saya mengajak rekan-rekan Camat? Untuk mendorong mereka menarik pelaku UMKM lain yang ada di wilayahnya agar masuk ke Galeri Dekranasda ini. Produk yang ada sekarang adalah kurasi tahap pertama, tapi saya akan terus push agar lebih banyak lagi produk lokal yang bisa masuk ke sini."bilang <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas.<br><a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas berharap tempat ini tidak sekadar menjadi ruang pameran, melainkan menjadi ekosistem niaga yang nyaman dan menjanjikan bagi para pelaku usaha kreatif.<br>​"Kita ingin pelaku UMKM kita punya tempat berjualan yang nyaman dan mereka yakin tempat ini akan ramai dikunjungi. Mudah-mudahan ini menjadi penyemangat baru buat rekan-rekan pelaku UMKM Medan,"harapnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/084b6fbb10729ed4da8c3d3f5a3ae7c9_img20260626wa0020.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Ekonomi/190337/tak-kalah-saing-wali-kota-medan-optimis-galeri-dekranasda-jadi-ekosistem-baru-umkm-unggulan-medan/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Transisi Energi dan Ujian Pemerintahan Ekologis Indonesia</guid>
            <pubDate>Fri, 26 Jun 2026 11:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Transisi Energi dan Ujian Pemerintahan Ekologis Indonesia]]></title>
            <description><![CDATA[Indonesia adalah salah satu negara dengan kekayaan keanekaragaman hayati terbesar di dunia. Hutan tropis, gambut, mangrove, laut, sungai, ka]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a></b> - Di tengah krisis iklim global, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> kembali menyampaikan pesan penting di panggung internasional: pembangunan nasional tidak boleh mengorbankan stabilitas ekologi. Pesan itu disampaikan Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, dalam forum Global Electrification and Transition Energy Summit (GETES) 2026 di London, Inggris, pada 23 Juni 2026.<br></p><p><div>[adsense]</div><br></p><p><b>Oleh: Abdullah Rasyid<br>Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN dan Pendiri GREAT Institute</b></p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190330/wisuda-periode-i-ta-20252026-usm-indonesia-rektor-segera-beradaptasi-dengan-perubahan-dan-hadirkan-solusi-di-berbagai-tantangan/">Wisuda Periode I TA 2025/2026 USM Indonesia, Rektor : Segera Beradaptasi Dengan Perubahan dan Hadirkan Solusi di Berbagai Tantangan</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></p><p>Sekilas, pernyataan tersebut dapat dibaca sebagai komitmen diplomatik biasa. Namun, jika dilihat lebih dalam, pesan itu menyentuh persoalan yang jauh lebih mendasar: bagaimana negara mengelola pembangunan dalam era krisis iklim, transisi energi, dan kompetisi ekonomi hijau global.</p><p><div>[adsense]</div><a href="https://www.matatelinga.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> menegaskan bahwa transisi energi tidak boleh dipahami secara sempit sebagai perpindahan dari energi fosil menuju energi bersih. Transisi energi bukan sekadar mengganti batu bara dengan panel surya, minyak dengan baterai, atau pembangkit lama dengan teknologi baru. Transisi energi adalah transformasi sistem pembangunan. Ia menyangkut arah ekonomi, perlindungan lingkungan, nasib pekerja, masa depan industri, tata kelola sumber daya alam, serta legitimasi negara di hadapan rakyat dan dunia.</p><p>Di sinilah letak penting pernyataan Menteri Jumhur. Ia menegaskan bahwa transformasi energi harus berjalan secara bertanggung jawab, inklusif, dan tidak boleh mengorbankan stabilitas ekologi maupun hak-hak dasar kelompok pekerja domestik. Dengan kata lain, transisi energi tidak boleh menciptakan korban baru atas nama masa depan hijau.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190073/sumut-tuan-rumah-imtgt-2026-peluang-besar-dorong-investasi-dan-proyek-strategis-kawasan/">Sumut Tuan Rumah IMT-GT 2026, Peluang Besar Dorong Investasi dan Proyek Strategis Kawasan</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Masa depan hijau akan kehilangan makna apabila dibangun dengan cara yang merusak alam. Ia juga akan kehilangan legitimasi apabila meninggalkan pekerja, masyarakat lokal, petani, nelayan, masyarakat adat, dan komunitas yang selama ini hidup di sekitar kawasan industri, tambang, hutan, pesisir, dan sumber daya energi.</p><p>Karena itu, transisi energi harus diletakkan sebagai agenda pemerintahan, bukan hanya agenda teknologi. Dalam perspektif Ilmu Pemerintahan, inti persoalannya bukan semata apakah negara memiliki target penurunan emisi, tetapi apakah negara memiliki kapasitas untuk mengelola perubahan besar itu secara adil, terukur, dan berkelanjutan.</p><p><div>[adsense]</div>Negara bukan hanya pembuat janji. Negara adalah pengelola perubahan.</p><p>Transisi Energi sebagai Persoalan Pemerintahan</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/189982/australia-juara-piala-aff-u19-2026-sumut-sukses-tunjukkan-kapasitas-tuan-rumah-internasional/">Australia Juara Piala AFF U-19 2026, Sumut Sukses Tunjukkan Kapasitas Tuan Rumah Internasional</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Ilmu Pemerintahan mengajarkan bahwa pemerintahan tidak hanya berbicara tentang lembaga, jabatan, atau prosedur administrasi. Pemerintahan adalah seni dan kapasitas negara dalam mengatur kehidupan bersama, menjaga ketertiban, melindungi warga, mengelola sumber daya, dan mengarahkan pembangunan menuju tujuan publik.</p><p>Dalam konteks transisi energi, negara menghadapi tantangan yang kompleks. Ia harus menurunkan emisi, tetapi tetap menjaga pertumbuhan ekonomi. Ia harus mendorong investasi energi bersih, tetapi tetap melindungi lingkungan. Ia harus mempercepat hilirisasi dan industrialisasi, tetapi tidak boleh membiarkan pencemaran dan konflik lahan. Ia harus menciptakan lapangan kerja hijau, tetapi juga harus melindungi pekerja lama yang terdampak perubahan struktur ekonomi.</p><p><div>[adsense]</div>Di sinilah transisi energi menjadi ujian kapasitas pemerintahan. Apakah negara mampu mengintegrasikan kebijakan energi, lingkungan, industri, ketenagakerjaan, keuangan, investasi, pendidikan, desa, dan pemerintah daerah dalam satu arah yang sama? Apakah negara mampu memastikan bahwa standar lingkungan tidak hanya kuat dalam dokumen, tetapi juga kuat dalam pelaksanaan? Apakah negara mampu menindak pelanggaran lingkungan, meskipun pelanggaran itu dilakukan oleh aktor ekonomi besar?</p><p>Tanpa kapasitas pemerintahan yang kuat, transisi energi dapat berubah menjadi paradoks. Atas nama energi hijau, eksploitasi sumber daya alam bisa berjalan dengan wajah baru. Atas nama hilirisasi, kerusakan ekologis bisa tetap terjadi. Atas nama investasi, masyarakat lokal bisa tersingkir. Atas nama pertumbuhan, hak pekerja bisa diabaikan.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/189983/indonesia-raih-perunggu-piala-aff-u19-2026-bobby-nasution-apresiasi-semangat-juang-garuda-muda/">Indonesia Raih Perunggu Piala AFF U-19 2026, Bobby Nasution Apresiasi Semangat Juang Garuda Muda</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><a href="https://www.matatelinga.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> tidak boleh masuk ke dalam jebakan itu.</p><p>Transisi energi yang benar bukan hanya menghasilkan listrik bersih. Ia juga harus menghasilkan tata kelola yang bersih. Bukan hanya menurunkan emisi karbon, tetapi juga menurunkan ketimpangan. Bukan hanya membangun industri hijau, tetapi juga memperkuat keadilan sosial.</p><p><div>[adsense]</div><a href="https://www.matatelinga.com/tag/asta-cita/" target="_blank">Asta Cita</a> dan Arah Baru <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pembangunan/" target="_blank">Pembangunan</a></p><p>Pesan Indonesia di GETES 2026 sangat relevan dengan Asta Cita pemerintahan nasional. Asta Cita bukan hanya daftar program politik. Ia dapat dibaca sebagai kerangka pembangunan negara dalam menghadapi tantangan baru: kedaulatan energi, ketahanan pangan, ekonomi hijau, ekonomi biru, hilirisasi, lapangan kerja, pembangunan dari desa, reformasi birokrasi, serta harmoni dengan lingkungan dan budaya.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/otomotif/189928/pendatang-baru-tak-bisa-dipandang-sebelah-mata/">Pendatang Baru Tak Bisa Dipandang Sebelah Mata</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><a href="https://www.matatelinga.com/tag/asta-cita/" target="_blank">Asta Cita</a> kedua menegaskan pentingnya kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi hijau, dan ekonomi biru. Dalam konteks ini, kemandirian energi tidak boleh dimaknai semata sebagai kemampuan menyediakan energi dalam jumlah besar. Kemandirian energi harus berarti kemampuan negara menyediakan energi yang bersih, aman, terjangkau, berkeadilan, dan tidak merusak masa depan.</p><p><a href="https://www.matatelinga.com/tag/asta-cita/" target="_blank">Asta Cita</a> ketiga berbicara tentang peningkatan lapangan kerja yang berkualitas. Maka, transisi energi harus menjadi jalan lahirnya green jobs: pekerjaan hijau yang layak, produktif, dan memberi masa depan bagi rakyat. Pekerja di sektor batu bara, migas, industri ekstraktif, transportasi, dan rantai pasok energi fosil tidak boleh dipandang sebagai angka statistik dalam proses dekarbonisasi. Mereka adalah warga negara yang harus dilindungi, dilatih ulang, dan diberi akses menuju ekonomi baru.</p><p><div>[adsense]</div><a href="https://www.matatelinga.com/tag/asta-cita/" target="_blank">Asta Cita</a> kelima menekankan hilirisasi dan industrialisasi. Namun, hilirisasi tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan ekologi. Hilirisasi harus naik kelas menjadi hilirisasi hijau: menciptakan nilai tambah nasional, tetapi tetap tunduk pada standar lingkungan, efisiensi energi, tata kelola limbah, perlindungan masyarakat lokal, dan transparansi perizinan.</p><p>Asta Cita keenam menegaskan pembangunan dari desa dan dari bawah. Artinya, transisi energi tidak boleh hanya menjadi agenda kota besar, kawasan industri, atau elite teknokratik. Desa, pesisir, kawasan sekitar hutan, wilayah tambang, dan daerah penghasil energi harus menjadi subjek pembangunan. Rakyat daerah tidak boleh hanya menjadi penonton ketika sumber daya mereka dikelola. Mereka harus menjadi penerima manfaat dan bagian dari rantai nilai ekonomi hijau.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/189885/pemprov-sumut-gelontorkan-rp11-triliun-untuk-percepat-program-hasil-terbaik-cepat/">Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,1 Triliun untuk Percepat Program Hasil Terbaik Cepat</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><a href="https://www.matatelinga.com/tag/asta-cita/" target="_blank">Asta Cita</a> ketujuh menekankan reformasi politik, hukum, dan birokrasi. Dalam agenda transisi energi, reformasi birokrasi berarti memperkuat pengawasan lingkungan, memperbaiki perizinan, menutup celah rente, memperkuat penegakan hukum, dan memastikan bahwa kebijakan tidak dibajak oleh kepentingan sempit. Birokrasi tidak boleh hanya menjadi mesin percepatan investasi. Birokrasi harus menjadi penjaga kepentingan publik.</p><p><a href="https://www.matatelinga.com/tag/asta-cita/" target="_blank">Asta Cita</a> kedelapan menegaskan harmoni dengan lingkungan, alam, dan budaya. Inilah fondasi moral transisi energi. <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pembangunan/" target="_blank">Pembangunan</a> yang tercerabut dari alam pada akhirnya akan kehilangan arah. <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pembangunan/" target="_blank">Pembangunan</a> yang mengabaikan budaya lokal akan kehilangan legitimasi. <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pembangunan/" target="_blank">Pembangunan</a> yang merusak ruang hidup rakyat akan kehilangan makna.</p><p><div>[adsense]</div>Karena itu, transisi energi berkeadilan adalah salah satu bentuk konkret dari <a href="https://www.matatelinga.com/tag/asta-cita/" target="_blank">Asta Cita</a> jika dijalankan dengan konsisten. Ia menghubungkan kedaulatan energi, keadilan sosial, penciptaan kerja, perlindungan lingkungan, pembangunan daerah, reformasi birokrasi, dan masa depan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> Emas 2045.</p><p>Lingkungan sebagai Aset Strategis Negara</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/189884/pemprov-sumut-kebut-realisasi-4432-kegiatan-pembangunan-rp15-triliun-sudah-berkontrak/">Pemprov Sumut Kebut Realisasi 4.432 Kegiatan Pembangunan, Rp1,5 Triliun Sudah Berkontrak</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><a href="https://www.matatelinga.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> adalah salah satu negara dengan kekayaan keanekaragaman hayati terbesar di dunia. Hutan tropis, gambut, mangrove, laut, sungai, kawasan pesisir, biodiversitas, dan jasa ekosistem Nusantara bukan hanya kekayaan alam. Semua itu adalah aset strategis negara.</p><p>Di sinilah gagasan Environmental Asset Economy menjadi relevan. Lingkungan hidup tidak cukup hanya dipandang sebagai objek perlindungan atau objek pengendalian. Lingkungan hidup harus dipahami sebagai aset pembangunan yang memiliki nilai ekonomi, sosial, ekologis, energi, dan fiskal.</p><p><div>[adsense]</div>Hutan bukan hanya kumpulan pohon. Ia adalah penyerap karbon, penjaga air, penyangga biodiversitas, pengendali iklim, sumber kehidupan masyarakat, dan modal pembangunan masa depan. Mangrove bukan hanya tanaman pesisir. Ia adalah pelindung garis pantai, rumah ekosistem laut, penyangga ekonomi nelayan, dan aset karbon biru. Sampah bukan hanya residu. Dalam tata kelola yang tepat, ia dapat menjadi sumber ekonomi sirkular dan energi. Karbon bukan hanya beban emisi. Dalam sistem yang kredibel, ia dapat menjadi instrumen pembiayaan lingkungan dan pembangunan rendah karbon.</p><p>Namun, melihat lingkungan sebagai aset tidak boleh diartikan sebagai mengkomersialisasikan alam tanpa batas. Sebaliknya, pendekatan ini harus menjadi cara baru untuk memastikan bahwa lingkungan lebih dihargai, lebih dijaga, dan lebih dikelola secara profesional. Alam akan lebih mudah dirusak ketika ia dianggap tidak bernilai. Sebaliknya, ketika nilai ekologis, sosial, ekonomi, dan fiskalnya diakui secara benar, negara memiliki alasan yang lebih kuat untuk menjaganya.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Nasional/189788/wujudkan-semangat-lsquoconnecting-happinessrsquo-jne-raih-penghargaan-indonesia-csr-awards-2026/">Wujudkan Semangat &lsquo;Connecting Happiness&rsquo;, JNE Raih Penghargaan Indonesia CSR Awards 2026</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Di sinilah pemerintahan ekologis diperlukan.</p><p>Pemerintahan ekologis adalah pemerintahan yang menempatkan daya dukung alam sebagai dasar pengambilan keputusan publik. Ia tidak anti-pertumbuhan, tetapi menolak pertumbuhan yang merusak. Ia tidak anti-investasi, tetapi menuntut investasi yang bertanggung jawab. Ia tidak anti-industri, tetapi menghendaki industri yang bersih, adil, dan berkelanjutan.</p><p><div>[adsense]</div>Pemerintahan ekologis tidak melihat lingkungan sebagai hambatan pembangunan. Ia melihat lingkungan sebagai fondasi pembangunan.</p><p>Dari Komitmen Global ke Kapasitas Nasional</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/189783/ribuan-pohon-ditebang-untuk-brt-ahmad-afandi-minta-pemerintah-buka-data-dan-anggaran-proyek/">Ribuan Pohon Ditebang untuk BRT, Ahmad Afandi Minta Pemerintah Buka Data dan Anggaran Proyek</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Pertemuan Menteri Jumhur dengan Sekretaris Jenderal PBB Ant&oacute;nio Guterres memperkuat pesan bahwa <a href="https://www.matatelinga.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> tidak sedang berbicara sendirian. Dunia sedang bergerak menuju transisi energi yang lebih cepat, lebih bersih, dan lebih adil. Namun, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> harus memastikan bahwa transisi ini tidak membuat bangsa hanya menjadi pemasok bahan mentah bagi industri hijau global.</p><p><a href="https://www.matatelinga.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> memiliki posisi strategis. Kita memiliki biodiversitas besar, cadangan karbon, sumber energi terbarukan, mineral penting, pasar domestik yang luas, dan tenaga kerja produktif. Tetapi posisi strategis itu hanya akan menjadi kekuatan apabila dikelola dengan tata kelola yang kuat.</p><p><div>[adsense]</div>Tanpa tata kelola, kekayaan alam mudah berubah menjadi kutukan. Tanpa pengawasan, investasi hijau bisa berubah menjadi eksploitasi baru. Tanpa perlindungan sosial, transisi energi bisa menimbulkan resistensi. Tanpa partisipasi publik, kebijakan bisa kehilangan legitimasi.</p><p>Karena itu, komitmen global harus diterjemahkan menjadi kapasitas nasional. Diplomasi lingkungan di London harus berlanjut menjadi kebijakan yang nyata di Jakarta, provinsi, kabupaten, desa, kawasan industri, wilayah tambang, hutan, dan pesisir.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/189731/menang-dua-laga-beruntun-bobby-nasution-pacu-semangat-timnas-u19-hadapi-vietnam-di-piala-aff-2026/">Menang Dua Laga Beruntun, Bobby Nasution Pacu Semangat Timnas U19 Hadapi Vietnam di Piala AFF 2026</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Pertama, pemerintah perlu memperkuat koordinasi lintas sektor. Transisi energi tidak bisa hanya menjadi urusan kementerian energi atau lingkungan hidup. Ia harus melibatkan kementerian industri, ketenagakerjaan, keuangan, investasi, pendidikan, desa, BUMN, pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, serikat pekerja, dan masyarakat sipil.</p><p>Kedua, pemerintah perlu membangun data transisi energi yang kuat. Negara harus tahu wilayah mana yang paling rentan, pekerja mana yang terdampak, industri mana yang perlu dialihkan, keterampilan apa yang dibutuhkan, ekosistem mana yang harus dipulihkan, dan investasi apa yang benar-benar berkelanjutan.</p><p><div>[adsense]</div>Ketiga, perlindungan sosial bagi pekerja terdampak harus disiapkan sejak awal. Just transition tidak boleh berhenti sebagai istilah dalam forum internasional. Ia harus menjadi program nyata: pelatihan ulang, sertifikasi keterampilan, jaminan pendapatan sementara, penempatan kerja baru, dukungan UMKM hijau, dan penciptaan lapangan kerja di daerah terdampak.</p><p>Keempat, pengawasan lingkungan harus diperkuat. Standar lingkungan yang ketat tidak boleh hanya menjadi bahasa perizinan. Ia harus menjadi praktik pemerintahan. AMDAL, pengelolaan limbah, pemulihan lahan, perlindungan kawasan ekologis, dan pengendalian emisi harus diawasi secara transparan dan tegas.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Ekonomi/189504/perluas-akses-investasi-reksa-dana-eastspring-dan-webull-indonesia-jalin-kemitraan-strategis/">Perluas Akses Investasi Reksa Dana, Eastspring dan Webull Indonesia Jalin Kemitraan Strategis</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Kelima, masyarakat harus dilibatkan. Transisi energi akan gagal jika dirancang secara elitis. Kebijakan yang menyangkut hidup banyak orang harus membuka ruang partisipasi. Masyarakat lokal, pekerja, pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, dan organisasi masyarakat sipil harus menjadi bagian dari desain kebijakan sejak awal, bukan sekadar diajak bicara setelah konflik muncul.</p><p>Ujian Legitimasi Negara</p><p><div>[adsense]</div>Pada akhirnya, transisi energi adalah ujian legitimasi negara. Rakyat akan menerima perubahan besar apabila mereka melihat bahwa negara hadir secara adil. Mereka akan mendukung agenda hijau apabila mereka tidak merasa ditinggalkan. Mereka akan percaya pada transformasi apabila manfaatnya terasa dalam kehidupan sehari-hari.</p><p>Keberhasilan transisi energi tidak cukup diukur dari turunnya grafik emisi. Ia juga harus diukur dari jumlah pekerjaan hijau yang tercipta, pekerja yang terlindungi, desa yang diberdayakan, konflik lingkungan yang menurun, kualitas udara yang membaik, hutan yang terjaga, mangrove yang pulih, dan masyarakat yang hidup lebih sejahtera.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Nasional/189488/kemnaker-dan-huawei-indonesia-perkuat-kemitraan-pengembangan-sdm-dan-program-magang/">Kemnaker dan Huawei Indonesia Perkuat Kemitraan Pengembangan SDM dan Program Magang</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Di sinilah pembangunan menemukan ukuran moralnya. <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pembangunan/" target="_blank">Pembangunan</a> bukan hanya tentang berapa besar ekonomi tumbuh, tetapi tentang apakah hidup manusia menjadi lebih baik. Bukan hanya tentang berapa banyak proyek selesai, tetapi tentang apakah alam tetap mampu menopang kehidupan. Bukan hanya tentang seberapa kuat negara menarik investasi, tetapi tentang seberapa adil negara membagi manfaat pembangunan.</p><p><a href="https://www.matatelinga.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> Emas 2045 tidak boleh dibangun di atas alam yang rusak dan rakyat yang tertinggal. <a href="https://www.matatelinga.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> Emas harus dibangun di atas energi yang bersih, ekologi yang terjaga, industri yang bertanggung jawab, pekerja yang terlindungi, desa yang berdaya, dan pemerintahan yang mampu bekerja secara terintegrasi.</p><p><div>[adsense]</div>Itulah hakikat transisi energi berkeadilan. Bukan sekadar mengganti sumber energi, melainkan mengganti cara negara memandang pembangunan.</p><p>Dari pembangunan yang menaklukkan alam menuju pembangunan yang hidup bersama alam. Dari pertumbuhan yang meninggalkan rakyat menuju pertumbuhan yang memuliakan manusia. Dari kebijakan sektoral yang terpecah menuju pemerintahan ekologis yang mengintegrasikan ekonomi, lingkungan, energi, dan keadilan sosial.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/otomotif/189480/aksi-kiandra-ramadhipa-melejit-diajang-moto3-junior-2026/">Aksi Kiandra Ramadhipa Melejit Diajang Moto3 Junior 2026</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Pesan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> di London harus menjadi momentum. Pemerintah telah menyampaikan arah yang benar: pembangunan tidak boleh mengorbankan stabilitas ekologi. Kini tantangannya adalah memastikan arah itu menjadi kebijakan, kebijakan menjadi kapasitas, dan kapasitas menjadi perubahan nyata.</p><p>Karena tugas terbesar negara bukan hanya membangun hari ini. Tugas terbesar negara adalah memastikan bahwa pembangunan hari ini tidak merampas masa depan.</p><p><div>[adsense]</div><a href="https://www.matatelinga.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> tidak boleh memilih antara maju atau menjaga alam. <a href="https://www.matatelinga.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> harus membuktikan bahwa kemajuan sejati justru lahir ketika negara mampu menjaga alam, melindungi manusia, dan mengelola pembangunan dengan akal sehat pemerintahan.</p><p>Di situlah transisi energi menjadi lebih dari agenda lingkungan. Ia menjadi jalan baru pemerintahan Indonesia menuju kedaulatan, keadilan, dan martabat bangsa</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Internasional/189478/pengentas-kemiskinan-pemerintah-indonesia-belajar-dari-china/">Pengentas Kemiskinan, Pemerintah Indonesia Belajar dari China</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/c45147dee729311ef5b5c3003946c48f_abdullah-rasyid.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Opini/190336/transisi-energi-dan-ujian-pemerintahan-ekologis-indonesia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby dan Bupati Deli Serdang Bergerak, Jalan Galang Diperbaiki dan Tambang Ilegal Ditertibkan</guid>
            <pubDate>Fri, 26 Jun 2026 11:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby dan Bupati Deli Serdang Bergerak, Jalan Galang Diperbaiki dan Tambang Ilegal Ditertibkan]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Deli Serdang Kabar baik bagi masyarakat Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastika]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,</b><b>Deli Serdang </b>::Kabar baik bagi masyarakat Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan perbaikan jalan yang selama ini rusak akibat tingginya aktivitas kendaraan bertonase besar, sekaligus menertibkan aktivitas galian C ilegal yang menjadi keluhan warga.<br>Saat meninjau <a href="https://www.matatelinga.com/tag/jalan/" target="_blank">Jalan</a> Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Galang, Kamis (25/6/2026), Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menegaskan bahwa aktivitas galian C ilegal tidak boleh lagi merusak infrastruktur dan mengganggu masyarakat.<br>"Tadi saya mendengarkan langsung dari warga, banyak mobil bertonase besar lewat sini. Kita pastikan ditutup. Kita minta mereka mengurus izin," tegas Bobby.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Pemerintah Provinsi Sumatera Utara pun mengalokasikan anggaran lebih dari Rp31 miliar melalui APBD Tahun Anggaran 2026 untuk meningkatkan kualitas infrastruktur di kawasan tersebut.<br>Perbaikan meliputi ruas Lubuk Pakam-Tanah Abang sepanjang 3 kilometer dan ruas Tanah Abang-Galang-batas Serdang Bedagai sepanjang 2,05 kilometer, termasuk pembangunan dan perbaikan sistem drainase.<br>Sementara itu, Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Gubernur Sumut dalam menertibkan galian C ilegal sekaligus mempercepat pembangunan jalan."Kami mendukung penertiban galian C ilegal. Jika seluruh perizinan telah dipenuhi, Pemkab Deli Serdang siap memperkuat struktur jalan sesuai kebutuhan tonase kendaraan tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat," ujar Aci, sapaan akrab Bupati.<br>Menurutnya, pembangunan jalan ini menjadi jawaban atas harapan masyarakat yang selama bertahun-tahun menginginkan akses jalan yang lebih baik dan aman.<br>"Semoga prosesnya berjalan lancar sehingga masyarakat segera menikmati jalan yang nyaman dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi di kawasan ini," katanya.<br>Aci juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang siap membantu pendanaan apabila nantinya diperlukan peningkatan jalan kabupaten sebagai akses utama aktivitas usaha yang telah memenuhi aturan perizinan.<br>Sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten ini diharapkan mampu menghadirkan infrastruktur yang lebih baik sekaligus menciptakan iklim investasi yang sehat tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat.<br>Dengan perbaikan jalan dan penertiban tambang ilegal tersebut, masyarakat Galang kini berharap persoalan kerusakan jalan dan debu akibat lalu lalang truk bertonase besar segera menjadi cerita lama.</p><p><br></p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190322/asahan-masih-ada-daerah-belum-teraliri-listrik-bupati-dan-kapolres-chek-daerah-terisolir/">Asahan Masih Ada Daerah Belum Teraliri Listrik, Bupati Dan Kapolres Chek Daerah Terisolir</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/bf8229696f7a3bb4700cfddef19fa23f_thumbnail.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190335/bobby-dan-bupati-deli-serdang-bergerak-jalan-galang-diperbaiki-dan-tambang-ilegal-ditertibkan/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PWPM Dukung Penuh APEKSI XVIII 2026 di Medan, Siap Publikasikan Potensi dan Prestasi Kota</guid>
            <pubDate>Fri, 26 Jun 2026 11:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PWPM Dukung Penuh APEKSI XVIII 2026 di Medan, Siap Publikasikan Potensi dan Prestasi Kota]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Medan Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Asosias]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Medan :</b>Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-18 Tahun 2026 yang akan digelar di Kota Medan, dari 29 Juni hingga 4 Juli mendatang.<br>Dukungan tersebut disampaikan Ketua PWPM, M. Edison Ginting, di Medan, Kamis (25/6/2026). Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada Kota Medan sebagai tuan rumah ajang nasional tersebut merupakan sebuah kehormatan, sekaligus momentum strategis untuk memperkenalkan berbagai potensi, kemajuan pembangunan, serta kekayaan budaya yang dimiliki ibu kota Provinsi Sumatera Utara tersebut.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>"Eksistensi Kota Medan yang dipimpin bapak Rico Tri Putra Bayu Waas sebagai tuan rumah APEKSI XVIII harus didukung seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers. Kegiatan ini menjadi kesempatan emas untuk menunjukkan wajah Kota Medan yang maju, inklusif, dan terus berkembang kepada seluruh kepala daerah dari berbagai kota di Indonesia," ujar Edison.<br>Wartawan senior yang akrab disapa Ginting &#039;Cobra&#039; ini juga menegaskan, PWPM siap berperan aktif dalam menyukseskan pelaksanaan APEKSI melalui pemberitaan yang informatif, edukatif, dan berimbang.<br>"Peran media sangat penting dalam menyebarluaskan informasi terkait rangkaian kegiatan APEKSI, sekaligus mempromosikan potensi daerah kepada masyarakat luas," ujarnya.<br>Edison juga mengajak seluruh anggota PWPM untuk turut mendukung terciptanya suasana yang kondusif selama penyelenggaraan kegiatan berlangsung. Dengan sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat, pelaksanaan APEKSI diyakini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi Kota Medan.<br>"Kami berharap seluruh insan pers yang tergabung dalam PWPM dapat menjadi mitra strategis pemerintah Kota Medan dalam menyampaikan informasi yang akurat dan membangun. Kesuksesan APEKSI bukan hanya menjadi keberhasilan Pemerintah Kota Medan, tetapi juga kebanggaan seluruh masyarakat Kota Medan," katanya.<br>Lebih lanjut, Edison menilai pelaksanaan APEKSI akan memberikan multiplier effect bagi perekonomian daerah. Kehadiran para wali kota, delegasi, pelaku usaha, dan tamu dari berbagai daerah diperkirakan akan meningkatkan aktivitas sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).<br>"Momentum ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan Kota Medan, mulai dari sektor pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, hingga investasi," tambahnya.<br>PWPM berharap penyelenggaraan APEKSI XVIII Tahun 2026 di Kota Medan dapat berlangsung sukses, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah serta semakin memperkuat posisi Medan sebagai salah satu kota metropolitan yang maju dan berdaya saing di Indonesia.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/6cdd60ea0045eb7a6ec44c54d29ed402_img20260626wa0017.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190334/pwpm-dukung-penuh-apeksi-xviii-2026-di-medan-siap-publikasikan-potensi-dan-prestasi-kota/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tingkatkan Pelayanan, Kemenhaj Sumut dan DPR RI Sosialisasikan Persiapkan Penyelengaraan Ibadah Haji Tahun 2027</guid>
            <pubDate>Fri, 26 Jun 2026 10:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tingkatkan Pelayanan, Kemenhaj Sumut dan DPR RI Sosialisasikan Persiapkan Penyelengaraan Ibadah Haji Tahun 2027]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Medan Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada jamaah haji, Kementrian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumut melaksanakan kegiatan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Medan :</b>Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada jamaah haji, Kementrian <a href="https://www.matatelinga.com/tag/haji/" target="_blank">Haji</a> dan Umrah (Kemenhaj) Sumut melaksanakan kegiatan sosialisasi persiapan penyelenggaraan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/ibadah/" target="_blank">ibadah</a> haji tahun 2027, di Hotel Syariah Grand Jamee, Jl. Gagak Hitam, Sei Sikambing, Kec. Medan Sunggal, Kota Medan, pada Kamis (25/06/26).<br>Tanpak hadir pada kegiatan itu, Anggota Komisi VIII DPR RI, H.M Husni, Kepala Kasubdit Bina Manasik <a href="https://www.matatelinga.com/tag/haji/" target="_blank">Haji</a> dan Umrah Kemenhaj RI, H. Abdilah, Dr. H. Torang Rambe, Kapala Kantor Kemenhaj Medan H. Mhd Bambang Irawan dan Pimpinan KBIHU Kota Medan KH Zulfiqar,LC dan Hj. Sitimaduroh, LC dari KBIHU Jabal Noor, serta tamu undangan yang turut hadir.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Pada kesempatan itu Anggota Komisi VIII DPR RI, H.M Husni, menyebutkan penyelengaraan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/ibadah/" target="_blank">ibadah</a> haji tahun 2026 yang telah terlaksana dinyatakan sukses dan baik.<br>"Semua pelaksanaan pemberangkatan sampai di tanah suci hingga penyambutan pemulangan jamaah haji Sumatra Utara dibawah Kemenhaj Sumut terlaksana dengan baik," ucap Husni sembari mengatakan bahwa Kemenhaj di bawah pengawasannya akan terus berbenah meningkatkan pelayanan yang lebih baik lagi.<br>Sambung Husni, kejadian ke kurang nyamanan jamaah yang terjadi pada saat pelaksanaan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/ibadah/" target="_blank">ibadah</a> haji di tahun-tahun sebelumnya di tanah suci sejak di tahun 2026 ini menjadi lebih minim dan bisa hampir tidak ada.<br>"Kejadian ukup seperti tahun-tahun lalu di Arofah pada tahun ini tidak ada, terjadinya melubernya jamaah di Musdalifah pun pada tahun ini tidak ada, walaupun untuk masalah pemondokan masih ada yang perlu di tingkatkan namun masalah air dan toilet pada tahun ini jauh lebih baik dari sebelumnya," terang Husni.<br>Kemudian saat ditanyakan harapan kedepannya, Husni berharap kepada seluruh calon jamaah haji agar lebih mempersiapkan kesehatan dan adanya penambahan tenaga medis di tanah suci.<br>"Saya berharap kepada calon jamaah haji tahun 2027 lebih mempersiapkan kesehatan agar lebih maksimal lagi walaupun pada tahun 2026 sudah baik dari tahun sebelumnya. Selain itu kita juga ingin tenaga medis di tanah suci pada tahun depan di tambah lagi," harapnya menutup wawancara.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/140f6969d5213fd0ece03148e62e461e_img20260626wa0013.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita/190333/tingkatkan-pelayanan-kemenhaj-sumut-dan-dpr-ri-sosialisasikan-persiapkan-penyelengaraan-ibadah-haji-tahun-2027/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PT BPR Prima Madani Dituding Tidak Kooperatif Kepada Nasabah</guid>
            <pubDate>Fri, 26 Jun 2026 08:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PT BPR Prima Madani Dituding Tidak Kooperatif Kepada Nasabah]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Lubuk Pakam  Sidang ketiga tergugat PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Prima Madani di Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Pakam kembal]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,Lubuk Pakam</b> : Sidang ketiga tergugat PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Prima Madani di Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Pakam kembali digelar, Kamis (25/6/).<br>Kali ini Dirut dari PT BPR Prima Madani datang memenui panggilan seorang diri ke PN Lubuk Pakam untuk mengikuti persidangan dalam perkara nomor 221/pdt.G/2026/PN Lbp.<br>Sidang ketiga itu pun masuk dalam tahap mediasi antara penggugat seorang <a href="https://www.matatelinga.com/tag/nasabah/" target="_blank">nasabah</a> Susianwati (50) warga Purwodadi Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang dengan tergugat PT BPR Prima Madani yang beralamat di Jl Dr FL Tobing Kel Pusat Pasar Kec Medan Kota, Kota Medan. Namun keduanya (Penggugat/Tergugat) belum menemukan kesepakatan bersama.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Melalui kuasa hukum penggugat Irwansyah SH mengatakan, kalau kliennya (Susianwati) sudah ada itikat baik untuk melunasi sisa hutangnya, namun pihak PT BPR Prima Madani tidak kooperatif kepada <a href="https://www.matatelinga.com/tag/nasabah/" target="_blank">nasabah</a>nya dan mereka menolak untuk dilakukan pelunasan hutang.<br>"Klien saya ada itikat baik untuk membayar sisa hutangnya tapi anehnya, pihak PT BPR Prima Madani menolak dan memberikan rincian sisa hutang yang gak masuk logika dan tiba tiba hutang klien sayamembengkak", cetus Irwansyah SH.<br>Irwansyah pun berharap pihak tergugat harus kooperatif yang mana penggugat akan melunasi sisa tunggakan hutangnya harus diterima sesuai nilai hutangnya yang ada.<br>Seperti diwartakansebelumnya penggugat mengajukan pijaman uang ke BPR Prima Madani sebesar Rp 200 juta pada 21 Maret 2023 lalu dengan angsuran perbulannya sebesar Rp 5.083.333, dengan tenor pembayaran selama 96 bulan dengan jaminan sertifikat tanah.<br>Namun saat pembayaran angsuran ke 26 dengan total uang yang sudah di bayar sebesar Rp. 132.158.000, kondisi kesehatan penggugat mengalami sakit dan sehingga pendapatan keuangan mengalami penurunan karena omset dari usahanya terganggu sehingga terjadi keterlambatan membayar angsuran ke BPR Prima Madani.<br>Namun di saat pihak penggugat mempunyai itikad baik dan memiliki uang serta ingin melunasi sisa pijaman pokok hutang di BPR PM sebesar RP 181.991.376,86 pada 13 Maret 2026 lalu, betapa terkejutnya penggugat hutang yang harus di bayarnya beruba menjadi Rp.378.858.753,12.<br>Adapun perincian biaya hutang penggugat antara lain, sisa hutang pokok Rp.181.991.376,86., bunga Rp.42.700.293,30., denda Rp.40.000.416.96., pinalti RP. 10.166.666.00 dan penyelamatan kredit Rp.104.000.000,.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/1385974ed5904a438616ff7bdb3f7439_img20260626wa0010.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190332/pt-bpr-prima-madani-dituding-tidak-kooperatif-kepada-nasabah/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Luncurkan Digitalisasi Pasar Petisah, Wali Kota Medan Wujudkan Pasar Tradisional Lebih Modern, Transparan dan Bebas Dari Kebocoran Anggaran</guid>
            <pubDate>Fri, 26 Jun 2026 08:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Luncurkan Digitalisasi Pasar Petisah, Wali Kota Medan Wujudkan Pasar Tradisional Lebih Modern, Transparan dan Bebas Dari Kebocoran Anggaran]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi meluncurkan Sistem Pembayaran Kontribusi dan Digitalisasi Pasar, ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Medan :</b>Wali Kota Medan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Tri Putra Bayu Waas, secara resmi meluncurkan Sistem Pembayaran Kontribusi dan Digitalisasi Pasar, Kamis (25/6/2026), bertempat di Pasar Tradisional Petisah.<br>Inovasi visioner ini bertujuan untuk merombak total manajemen <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pasar/" target="_blank">pasar</a> tradisional agar lebih modern, profesional, transparan, dan bebas dari kebocoran anggaran.<br>Dalam sambutannya, Wali Kota <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas tidak menampik adanya keluhan dari masyarakat yang mulai enggan datang ke <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pasar/" target="_blank">pasar</a> tradisional karena dinilai stagnan dan kurang nyaman dibandingkan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pasar/" target="_blank">pasar</a> modern. ​Apalagi di masa zaman sekarang, semuanya dilihat lewat visual, sehingga masyarakat memiliki banyak pilihan lainnya.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>​"Masyarakat bilang, &#039;Kami kurang nyaman.&#039;, bentuknya kurang ada perubahan. Apalagi zaman sekarang, semua dilihat lewat visual dan masyarakat punya banyak pilihan, bahkan bisa belanja sambil scrolling dari HP," kata <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas.<br>Menurut <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas, disrupsi teknologi sudah tidak bisa dibendung. Oleh karena itu, PUD Pasar Kota Medan tidak boleh berjalan di tempat, melainkan harus bergerak masif dan melahirkan terobosan baru.<br>"kita harus beradaptasi untuk bisa masuk dalam dunia teknologi tersebut. Agar cara kerja kita semakin profesional, dan bisa dipertanggungjawabkan, sehingga masyarakat juga bisa semakin nyaman,"ujar <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas.<br>Salah satu yang menjadi poin penting dari digitalisasi ini ialah pembenahan sistem pembayaran kontribusi pedagang. Selama ini, bilang <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas, sektor tersebut kerap menjadi sorotan DPRD Kota Medan karena rentan mengalami kebocoran akibat pengelolaan yang belum maksimal.<br>​Dengan sistem digitalisasi dengan menggandeng Bank Mandiri ini, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas menjamin seluruh aliran dana dari pedagang akan langsung masuk ke rekening PUD Pasar tanpa ada perantara.<br>​"Hari ini adalah langkah yang berani. Agar nantinya semua pembayaran kontribusi oleh pedagang itu clear, tidak ada yang aneh-aneh di tengah. Tidak ada lagi istilah &#039;potong tengah&#039;. Semuanya direct dan bisa dikontrol secara real time setiap harinya," tegas <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas.<br>Diakhir sambutannya, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas memberikan apresiasi kepada Dirut PUD Pasar beserta seluruh jajarannya, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas menegaskan bahwa perjuangan memperbaiki sistem ini adalah demi masa depan para pedagang dan masyarakat kota Medan.<br>​"Ini adalah sebuah langkah awal. Perubahan memang tidak mudah, tapi jangan takut dan jangan ragu untuk berubah karena ini untuk kebaikan kita semua. Pasar Petisah dan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pasar/" target="_blank">pasar</a>-<a href="https://www.matatelinga.com/tag/pasar/" target="_blank">pasar</a> lainnya adalah milik masyarakat Kota Medan yang harus kita perjuangkan," pungkasnya.<br>Sementara itu, Dirut PUD Pasar Kota Medan Anggia Ramadhan menyampaikan bahwa program ini bukan sekadar perubahan metode pembayaran, melainkan sebuah pondasi awal dari reformasi tata kelola <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pasar/" target="_blank">pasar</a> yang lebih besar. Langkah ini juga turut menegaskan komitmen PUD Pasar untuk mengubah sistem pembayaran yang selama ini berbasis tunai menjadi nontunai.<br>​"Ini adalah langkah awal reformasi tata kelola <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pasar/" target="_blank">pasar</a> menuju sistem yang lebih modern, transparan, akuntabel, dan profesional. Ini juga menjadi semangat Bapak Wali Kota Medan dalam mewujudkan pemerintahan serta BUMD yang bersih," ujarnya.<br>Lebih lanjut Anggia mengatakan, transformasi digital ini lahir sebagai respons nyata terhadap tantangan berat yang dihadapi para pedagang <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pasar/" target="_blank">pasar</a> tradisional saat ini. Perubahan pola belanja masyarakat yang cepat, pesatnya perkembangan teknologi digital, hingga menjamurnya ritel modern dan e-commerce menuntut <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pasar/" target="_blank">pasar</a> tradisional untuk segera beradaptasi.<br>"Jika para pedagang tidak mampu mengimbangi tuntutan pelayanan yang cepat dan berkualitas, dikhawatirkan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pasar/" target="_blank">pasar</a> tradisional akan kehilangan daya saingnya. Oleh karena itu, PD Pasar menegaskan bahwa digitalisasi kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan demi membangun lingkungan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pasar/" target="_blank">pasar</a> yang bersih, tertib, aman, dan nyaman.,"tambahnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/140f6969d5213fd0ece03148e62e461e_img20260626wa0004.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190331/luncurkan-digitalisasi-pasar-petisah-wali-kota-medan-wujudkan-pasar-tradisional-lebih-modern-transparan-dan-bebas-dari-kebocoran-anggaran/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dedikasi dan Pengabdian Brimob Sumut Tuai Apresiasi, Wakapolda Tegaskan: Selalu Hadir dan Terdepan untuk Masyarakat</guid>
            <pubDate>Fri, 26 Jun 2026 08:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dedikasi dan Pengabdian Brimob Sumut Tuai Apresiasi, Wakapolda Tegaskan: Selalu Hadir dan Terdepan untuk Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Medan  Semangat pengabdian, loyalitas, dan kesiapsiagaan personel menjadi warna utama dalam kunjungan kerja Wakapolda Sumatera ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,Medan</b> : Semangat pengabdian, loyalitas, dan kesiapsiagaan personel menjadi warna utama dalam kunjungan kerja Wakapolda Sumatera Utara bersama jajaran pejabat utama Polda Sumut ke Markas Satuan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/brimob/" target="_blank">Brimob</a> Polda Sumut, Jalan Bhayangkara, Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Kamis (25/06/2026).<br>Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., didampingi Danpas <a href="https://www.matatelinga.com/tag/brimob/" target="_blank">Brimob</a> 1 Brigjen Pol. Anang Sumpena, S.H., serta turut dihadiri Irwasda Polda Sumut, Karo Ops, Karolog, Karorena, Dirreskrimum, Dir Pam Obvit, Kabid TIK, Kabid Humas, Kapolrestabes Medan, dan para Pejabat Utama Polda Sumut lainnya.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Rangkaian kegiatan diawali dengan Apel Gelar Pasukan di Lapangan Hanyaken Musuh Satuan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/brimob/" target="_blank">Brimob</a> Polda Sumut sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel sekaligus penguatan semangat pengabdian dalam menjawab setiap tantangan tugas di lapangan.<br>Suasana semakin penuh energi saat seluruh personel menampilkan yel-yel kebanggaan Korps <a href="https://www.matatelinga.com/tag/brimob/" target="_blank">Brimob</a> yang menggambarkan kekompakan, loyalitas, dan semangat yang terus terjaga dalam mengemban amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.<br>Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan makan bersama seluruh personel sebagai simbol kedekatan dan kebersamaan antara pimpinan dan anggota. Momentum tersebut menjadi ruang memperkuat komunikasi, membangun semangat kolektif, serta menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas lahir dari soliditas yang terus terpelihara.<br>Kebersamaan semakin terasa melalui lomba menembak bertajuk &quot;Happy Trigger&quot; yang berlangsung penuh semangat, sportivitas, dan keakraban.<br>Dalam arahannya, Wakapolda Sumut menyampaikan permohonan maaf karena kegiatan yang sebelumnya direncanakan dipimpin langsung oleh Kapolda Sumut belum dapat terlaksana. Meski demikian, beliau menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh personel jajaran Satuan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/brimob/" target="_blank">Brimob</a> Polda Sumut atas <a href="https://www.matatelinga.com/tag/dedikasi/" target="_blank">dedikasi</a> dan pengabdian yang selama ini telah ditunjukkan.<br>Wakapolda menegaskan bahwa <a href="https://www.matatelinga.com/tag/brimob/" target="_blank">Brimob</a> Polda Sumut selama ini telah menunjukkan kinerja yang membanggakan melalui kecepatan respons, kesiapan operasional, serta kehadiran nyata di tengah masyarakat.<br>Beliau menyampaikan bahwa saat masyarakat membutuhkan perlindungan, bantuan, dan rasa aman, personel <a href="https://www.matatelinga.com/tag/brimob/" target="_blank">Brimob</a> selalu hadir, bergerak cepat, dan tampil di garis terdepan dengan penuh tanggung jawab.<br>Sementara itu, Dansat <a href="https://www.matatelinga.com/tag/brimob/" target="_blank">Brimob</a> Polda Sumut Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han. menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda kunjungan, namun menjadi momentum penting untuk melihat langsung kesiapan personel sekaligus memperkuat soliditas internal.<br>Menurutnya, kekuatan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/brimob/" target="_blank">Brimob</a> tidak hanya terletak pada kemampuan dan perlengkapan, tetapi juga pada kebersamaan, disiplin, loyalitas, dan semangat pengabdian yang terus dijaga oleh seluruh personel.<br>Melalui kegiatan ini, Satuan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/brimob/" target="_blank">Brimob</a> Polda Sumut kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjadi satuan yang profesional, responsif, dan selalu siap hadir memberikan perlindungan serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/0777d5c17d4066b82ab86dff8a46af6f_img20260626wa0003.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190328/dedikasi-dan-pengabdian-brimob-sumut-tuai-apresiasi-wakapolda-tegaskan-selalu-hadir-dan-terdepan-untuk-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hampir Sepekan Padam Listrik Bergilir di Kalimantan, Tapi PLN Tidak Transparan</guid>
            <pubDate>Fri, 26 Jun 2026 07:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hampir Sepekan Padam Listrik Bergilir di Kalimantan, Tapi PLN Tidak Transparan]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, JakartaPemadaman listrik di tanah air terus meluas. Setelah Pulau Jawa yang hingga kini belum normal total, sekarang situasi s]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Jakarta:</b>Pemadaman listrik di tanah air terus meluas. Setelah Pulau Jawa yang hingga kini belum normal total, sekarang situasi serupa juga melanda Pulau Kalimantan. Bahkan menurut informasi, keresahan warga akibat <a href="https://www.matatelinga.com/tag/padam/" target="_blank">padam</a> listrik bergilir sudah terjadi hampir sepekan atau persisnya sejak Senin, 22 Juni 2026.<br>Menurut informasi, sejumlah wilayah di Kalimantan yang terdampak pemadaman listrik meliputi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (seperti Palangka Raya), serta kawasan Kalimantan Timur.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Isunya, Versi PT PLN (Persero) yang disebar ke masyarakat, penyebab utamanya adalah kendala operasional dan menurunnya pasokan listrik pada sistem interkoneksi Kalimantan akibat adanya gangguan pada salah satu pembangkit listrik.<br>Misalnya seperti pengumuman yang disampaikan PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banjarmasin bahwa pemadaman listrik bergilir ini sehubungan dengan adanya kendala operasional sistem kelistrikan interkoneksi Kalimantan.<br>Akibatnya terjadi penurunan pasokan daya, sehingga petugas PLN saat ini melakukan pengaturan beban pada sistem interkoneksi sebagai langkah menjaga kestabilan sistem kelistrikan secara menyeluruh.<br>Oleh sebab itu sebagian wilayah di Kota Banjarmasin kembali terkena pemadaman bergilir pada Kamis, 25 Juni 2026, hari ini.<br>Kordinator Nasional Relawan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/listrik/" target="_blank">Listrik</a> untuk Negeri (Kornas Re-LUN) Teuku Yudhistira pun kembali buka suara. Ia bahkan mendesak agar PLN <a href="https://www.matatelinga.com/tag/transparan/" target="_blank">transparan</a> atau terbuka kepada masyarakat bagaimana fakta yang terjadi sehingga memicu keresahan masyarakat.<br>"Karena dari data yang kami himpun, banyak permasalahan yang menjadi pemicu pemadaman listrik di Kalimantan ini, termasuk masalah batubara,"" beber Yudhistira.<br>Menurut Yudhis, transformasi energi yang selalu digaungkan Dirut PLN Darmawan Prasodjo yakni energi baru terbarukan (EBT) cenderung isapan jempol belaka.<br>"Karena faktanya, untuk sistem kelistrikan PLN masih ketergantungan dengan PLTU yang menggunakan batubara. Nah persoalan di Kalimantan ini juga salah satunya tidak terlepas dari batubara dan disamping masalah lainnya," ungkapnya.<br>Berikut daftar permasalahan yang berdampak pemadaman Interkoneksi Kalimantan:<br>-*Ketidaksiapan Pembangkit** FD PLTU CFK #1,2 Total 40 MW (Kendala Batu Bara basah &amp; Batu Bara Gantung, DMN 45 MW)* FD PLTU Muara Jawa #1 21 MW (Kendala Bearing Turbin, DMN 27.5 MW)* FD PLTU Muara Jawa #2 5 MW (Kendala Bearing Turbin, DMN 27.5 MW)* FD PLTGU Senipah#2 27 MW (Dalam pemantauan pasca gangguan cooling LPT setelah masuk system Kembali, DMN 46 MW)* FD PLTGU Senipah STG 9 MW (Kendala Operasi 1 unit HRSG beban tidak maksimal, DMN 25 MW)* FO PLTGU Senipah#1 46 MW (Gangguan Alarm Firing sisi LPT, Estimasi 20 Feb 2026 s.d M1 Sep 2026)* FO PLTU Indoeka#1 100 MW (Gangguan MFT Boiler Trip, DMN 100 MW)* FO PLTU Indoeka#2 100 MW (Gangguan MOP, Estimasi 13 Jun 2026 sampai dengan 04 Agustus 2026)* FO PLTU ITP 45 MW ( Kendala Ketersediaan Batubara 11 Mar 2026 sampai 31 Juli 2026)* FO PLTU Asam2#4 54 MW (Perbaikan Turbine Generator 20 Sep 2025 s.d 01 Agustus 2027)* PO PLTU Pulpis 45 MW (Simple Isnpection 01 Jun 2026 s.d 26 Jun 2026)* PO PLTU TPI #2 100 MW (Seriously Inspection 17 Jun 2026 s.d 13 Jul 2026)* FD PLTMG Bengkanai 70 MW (Kendala Supplay Gas Medco, Menggunakan Tube Skid CNG, DMN 185 MW )Transfer Komam - Tanjung : 64.6 MW (Kaltim kirim ke Kalsel)<br>"Akibat situasi itu, manual load shedding (MLS) atau pemadaman terus terjadi. TotalMLS untuk Kaltimra sebesar 83.3 MW . Rinciannya, Padam Umum 83.3 MW, Padam Captive 0 MW. Sedangkan untukMLS Kalselteng totalnya 113.45 MW, dengan rincian Padam Umum 100.65 MW dan Padam Captive 12.80 MW," sebutnya.<br>Lebih jauh Yudhistira mengatakan, kebohongan atas fakta yang terjadi, jelas membuktikan rusaknya manajemen korporasi di tubuh manajemen PLN saat ini. Hal sekaligus menambah daftar kebohongan PLN sejak era Darmawan Prasodjo.<br>"Ya informasi nya itu, ada arahan dari Divisi Komunikasi PLN untuk tidak terbuka ke masyarakat tentang pemadaman. Dan pastinya akibat situasi ini, kepercayaan publik terhadap PLN. Tentunya presiden Prabowo tidak bisa diam. Harus ada sikap tegas, mengambil tindakan mencopot seluruh Direksi PLN khususnya Dirut yang membawa aura negatif bagi pemerintahan Prabowo," pungkasnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/a3c65c2974270fd093ee8a9bf8ae7d0b_img20260626wa0001.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Nasional/190325/hampir-sepekan-padam-listrik-bergilir-di-kalimantan-tapi-pln-tidak-transparan/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kenapa Primadona Honda Team Asia Merendah Dulu</guid>
            <pubDate>Fri, 26 Jun 2026 07:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kenapa Primadona Honda Team Asia Merendah Dulu]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, JakartaMoto3 Belanda 2026 yang bergulir di Sirkuit Assen pada 2628 Juni ini akan menjadi panggung berikutnya untuk seorang Ve]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Jakarta:</b><a href="https://www.matatelinga.com/tag/moto3-belanda-2026/" target="_blank">Moto3 Belanda 2026</a> yang bergulir di <a href="https://www.matatelinga.com/tag/sirkuit-assen/" target="_blank">Sirkuit Assen</a> pada 26-28 Juni ini akan menjadi panggung berikutnya untuk seorang <a href="https://www.matatelinga.com/tag/veda-ega-pratama/" target="_blank">Veda Ega Pratama</a>.Bakat muda paling potensial milik Indonesia saat ini tersebut sedang berada dalam rasa percaya diri yang tinggi dari performa seri sebelumnya.</p><div>[adsense]</div><p>Ya, di GP Ceko, Veda tampil menggila dengan menjadi pembalap yang paling banyak melakukan manuver dengan menyalip 15 rival. Start dari posisi ke-20 atau turun 12 tingkat dari posisi sebenarnya karena hukuman saat kualifikasi, andalan Honda Team Asia itu melejit.</p><p>Veda bahkan sempat bersaing di zona podium dan mengacak-acak dominasi KTM sebelum akhinya meraih finis di posisi ke-5.<br>Dari hasil tersebut, motivasi tinggi diungkapkan oleh pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta itu menghadapi seri ke-10 Moto3 2026 ini.</p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/otomotif/190284/alvaro-carpe-masa-penasarannya-untuk-menembus-mendapakan-podium/">Alvaro Carpe Masa Penasarannya Untuk Menembus Mendapakan Podium</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p>Nuansa sangat positif mengiringi langkah Veda untuk bisa melanjutkan trennya di lintasan sepanjang 4,5 kilometer tersebut.<br>"Setelah balapan Brno, saya merasa sangat termotivasi karena balapan tersebut berjalan sangat positif," kata Veda, melalui siaran Honda Team Asia.</p><p><a href="https://www.matatelinga.com/tag/veda-ega-pratama/" target="_blank">Veda Ega Pratama</a> membeberkan kesiapannya menjelang turun mengaspal pada seri <a href="https://www.matatelinga.com/tag/moto3-belanda-2026/" target="_blank">Moto3 Belanda 2026</a> yang bergulir akhir pekan ini.</p><div>[adsense]</div><p>Meski sedang berada dalam rasa percaya diri yang tinggi, rider berusia 17 tahun itu tidak ingin jemawa dan memilih merendah.<br>Percaya proses masih menjadi pedoman bagi Veda setelah apa yang dia lalui pada GP Ceko lalu di mana dia mengawali kiprahnya dengan kesulitan, dikutip.</p><p>Dengan progres dari sesi ke sesi, Veda akhirnya bisa merampungkan aksinya dengan baik walau gagal mengamankan podium. "Kami sempat mengalami akhir pekan yang sulit pada hari Jumat dan Sabtu, namun pada hari Minggu kami berhasil menunjukkan potensi kami," kata Veda.</p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/otomotif/190245/pertempuran-sengit-motogp-di-sirkuit-assen-belanda/">Pertempuran Sengit MotoGP di Sirkuit Assen, Belanda</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p>"Memulai balapan dari posisi ke-20 dan finis di posisi ke-5 memberikan perasaan yang luar biasa," imbuhnya.</p><p>Berkaca dari penampilannya di Sirkuit Brno, Veda banyak mengambil pelajaran ketika menjalani persaingan di grup depan melawan 5 rider lainnya yang semuanya memakai motor KTM.</p><div>[adsense]</div><p>Adalah rider Malaysia Hakim Danish yang keluar sebagai pemenang, Brian Uriarte yang finis di tempat kedua dan Maximo Quiles yang finis di urutan ketiga.</p><p>Selain itu, Veda juga bersaing dengan David Almansa yang merebut tempat keempat dan Alvaro Carpe, rekan setim Uriarte yang berhasil dia susul di lap terakhir.</p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/otomotif/189928/pendatang-baru-tak-bisa-dipandang-sebelah-mata/">Pendatang Baru Tak Bisa Dipandang Sebelah Mata</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p>"Hal itu terutama karena saya bisa bersaing dengan kelompok pembalap terdepan dan memahami banyak hal selama balapan berlangsung," kata Veda.</p><p></p><div>[adsense]</div><p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/otomotif/189518/murid-eks-manajer-marc-marquez-bidik-takhta-rookie-moto3-italia-2026/">Murid eks manajer Marc Marquez bidik takhta rookie Moto3 Italia 2026</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/b73ce398c39f506af761d2277d853a92_veda-ega-pratama.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/otomotif/190329/kenapa-primadona-honda-team-asia-merendah-dulu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rakerda Kadin Tebingtinggi  Walikota : &quot; Tekankan Kolaborasi Atasi Tantangan Ekonomi Daerah &quot;</guid>
            <pubDate>Fri, 26 Jun 2026 07:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rakerda Kadin Tebingtinggi  Walikota : " Tekankan Kolaborasi Atasi Tantangan Ekonomi Daerah "]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, T.Tinggi Rakerda merupakan forum penting untuk merumuskan program kerja, memperkuat sinergi, serta menyusun langkah konkret d]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, T.Tinggi :</b>"<a href="https://www.matatelinga.com/tag/rakerda/" target="_blank">Rakerda</a> merupakan forum penting untuk merumuskan program kerja, memperkuat sinergi, serta menyusun langkah konkret dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat."<br>Jal inilah ya g di katakan Walikota Tebing<a href="https://www.matatelinga.com/tag/tinggi/" target="_blank">tinggi</a>, Iman Irdian Saragih dalam sambutannya saat membuka Rapat Kerja Daerah (<a href="https://www.matatelinga.com/tag/rakerda/" target="_blank">Rakerda</a>) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tebing<a href="https://www.matatelinga.com/tag/tinggi/" target="_blank">tinggi</a> Tahun 2026 yang digelar di Pondok Bagelen, Jalan Deblod Sundoro, Kamis (25/6/2026).<br>Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan strategis ini sebagai wadah memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam memacu pertumbuhan ekonomi."<a href="https://www.matatelinga.com/tag/rakerda/" target="_blank">Rakerda</a> merupakan forum penting untuk merumuskan program kerja, memperkuat sinergi, serta menyusun langkah konkret dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar Wali Kota Iman Irdian Saragih.Walikota mengatakan bahwa KADIN memiliki peran strategis dalam mendorong investasi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing usaha, serta memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan. Oleh karena itu, kolaborasi yang solid antara pemerintah dan para pelaku usaha menjadi kunci utama."Pemerintah Kota Tebing<a href="https://www.matatelinga.com/tag/tinggi/" target="_blank">tinggi</a> berkomitmen menciptakan iklim usaha yang kondusif, memberikan kemudahan berusaha, serta mendorong pengembangan sektor unggulan yang mampu meningkatkan nilai tambah," tambah Walikota.</p><div>[adsense]</div><p></p><hr><br>Lebih lanjut, Walikota juga mengajak seluruh pelaku usaha di Tebing<a href="https://www.matatelinga.com/tag/tinggi/" target="_blank">tinggi</a> untuk terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), memanfaatkan teknologi digital, memperluas jejaring usaha, serta mendukung pengembangan UMKM sebagai pilar utama perekonomian daerah. Walikota berharap melalui <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rakerda/" target="_blank">Rakerda</a> ini lahir gagasan dan rekomendasi yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dunia usaha dan pembangunan Kota Tebing<a href="https://www.matatelinga.com/tag/tinggi/" target="_blank">tinggi</a>."Mari kita perkuat semangat kebersamaan, kolaborasi, dan gotong royong untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan," tegas Wali Kota.<br>Pada kesempatan yang sama, Ketua KADIN Provinsi Sumatera Utara, Firsal Dida Mutyara, mengingatkan peran besar KADIN sebagai organisasi induk wirausaha di Indonesia. Menyoroti dinamika ekonomi saat ini, ia mengungkapkan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) terjadi penurunan perputaran uang di Kota Tebing<a href="https://www.matatelinga.com/tag/tinggi/" target="_blank">tinggi</a> sekitar 10 persen dibanding tahun lalu. Oleh karena itu, Firsal mendorong KADIN daerah untuk aktif membantu Pemerintah Kota dalam mengidentifikasi sektor bisnis potensial yang perlu ditingkatkan.Menurut Firsal, Kota Tebing<a href="https://www.matatelinga.com/tag/tinggi/" target="_blank">tinggi</a> memiliki posisi strategis untuk dikembangkan sebagai pusat logistik dan industri, di samping penguatan pada sektor jasa pendidikan serta kesehatan. Ia juga mengusulkan adanya kolaborasi erat dengan sektor perbankan guna mengoptimalkan potensi ekonomi syariah demi meningkatkan taraf hidup masyarakat.<br>"Acara ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal. Mari kita saling mendukung dalam mencapai tujuan bersama," serunya.Sementara itu, Ketua KADIN Kota Tebing<a href="https://www.matatelinga.com/tag/tinggi/" target="_blank">tinggi</a> Muhamad Iqbal, mengakui tantangan ekonomi lokal saat ini cukup kompleks, terutama di Kota Tebing<a href="https://www.matatelinga.com/tag/tinggi/" target="_blank">tinggi</a> yang mengalami penutupan beberapa industri dan dampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).</p><div>[adsense]</div><p></p><hr><br>Sebagai langkah konkret, KADIN Kota Tebing<a href="https://www.matatelinga.com/tag/tinggi/" target="_blank">tinggi</a> berfokus pada peningkatan pemahaman pelaku usaha terhadap digitalisasi serta kerja sama dengan berbagai mitra strategis untuk mendukung transformasi digital, literasi keuangan, dan peningkatan kualitas SDM."Selain itu, kami juga berencana untuk mengadakan acara Car Free Night sebagai upaya menjadikan Kota Tebing<a href="https://www.matatelinga.com/tag/tinggi/" target="_blank">tinggi</a> sebagai destinasi yang menarik, bukan hanya tempat persinggahan," ungkapnya.<br>Acara ini juga dirangkai dengan prosesi penandatanganan kesepahaman (MoU) sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung percepatan pembangunan ekonomi daerah.Acara strategis ini turut dihadiri oleh perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebing<a href="https://www.matatelinga.com/tag/tinggi/" target="_blank">tinggi</a>, perwakilan Polres Tebing<a href="https://www.matatelinga.com/tag/tinggi/" target="_blank">tinggi</a>, perwakilan sektor perbankan, Ketua MUI, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tebing<a href="https://www.matatelinga.com/tag/tinggi/" target="_blank">tinggi</a> Zahidin, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Marimbun Marpaung, Kepala Dinas Pertanian Iboy Hutapea, Kepala Badan Kesbangpol Ramadhan Barqah Pulungan, serta Kabag Protokol Faisal Ahmad.(agus)</p><div>[adsense]</div><p></p><p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Nasional/190321/pt-mamuju-kabulkan-upaya-hukum-banding-kejari-mamuju-dua-terdakwa-terbukti-bersalah-dan-dihukum-2-tahun-penjara/">PT Mamuju Kabulkan Upaya Hukum Banding Kejari Mamuju, Dua Terdakwa Terbukti Bersalah dan Dihukum 2 Tahun Penjara</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/2723d092b63885e0d7c260cc007e8b9d_img20260625wa0076.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Ekonomi/190324/rakerda-kadin-tebingtinggi-walikota-quot-tekankan-kolaborasi-atasi-tantangan-ekonomi-daerah-quot/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rico Waas Tawarkan Kerja Sama Pendidikan dan Pengolahan Sampah Jadi Energi kepada Qingyuan</guid>
            <pubDate>Fri, 26 Jun 2026 06:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rico Waas Tawarkan Kerja Sama Pendidikan dan Pengolahan Sampah Jadi Energi kepada Qingyuan]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menawarkan peluang kerja sama di bidang pendidikan hingga pengelolaan sampah me]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a><b>, Medan: </b>Wali <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a> Rico Tri Putra Bayu Waas menawarkan peluang kerja sama di bidang pendidikan hingga pengelolaan sampah menjadi energi saat menerima kunjungan Wakil Wali Kota Pemko <a href="https://www.matatelinga.com/tag/qingyuan/" target="_blank">Qingyuan</a>, Provinsi Guangdong, Mr. Min Fei beserta rombongan di Ruang Rapat I Balai <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a>, Kamis (25/6/2026).<br>Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a> sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Utara sekaligus gerbang wilayah barat Indonesia. Dengan jumlah penduduk sekitar 2,5 juta jiwa, Medan menjadi salah satu kota terbesar di Indonesia yang memiliki posisi strategis karena berdekatan dengan sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara.<br><a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico-waas/" target="_blank">Rico Waas</a> menjelaskan, keberagaman menjadi salah satu kekuatan utama <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a>. Berbagai suku dan etnis hidup berdampingan secara harmonis serta turut berkontribusi dalam pembangunan kota. Kondisi ini menjadikan Medan sebagai kota yang terbuka terhadap kolaborasi dengan berbagai daerah maupun negara.<br>"<a href="https://www.matatelinga.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a> merupakan kota yang terbuka dan menerima keberagaman. Masyarakat kami terdiri dari berbagai suku dan etnis yang hidup berdampingan dengan harmonis. Hal inilah yang menjadi salah satu kekuatan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a>," katanya.<br>Selain dikenal sebagai kota multikultural, lanjutnya, Medan juga memiliki potensi ekonomi yang terus berkembang, mulai dari sektor perdagangan, jasa, industri hingga kuliner. Keberagaman budaya yang dimiliki turut melahirkan ragam kuliner khas yang menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.<br>Wali Kota juga menjelaskan bahwa Medan merupakan pintu gerbang menuju sejumlah destinasi unggulan di Sumatera Utara, termasuk Danau Toba. Karena itu, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a> memiliki peran penting sebagai pusat aktivitas ekonomi, pariwisata, dan mobilitas masyarakat di kawasan tersebut.<br><a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico-waas/" target="_blank">Rico Waas</a> mengungkapkan Pemko Medan saat ini tengah mengembangkan sejumlah program strategis, salah satunya pengolahan sampah menjadi energi. Program tersebut dinilai berpotensi menjadi salah satu bidang kerja sama yang dapat dikembangkan bersama Pemko <a href="https://www.matatelinga.com/tag/qingyuan/" target="_blank">Qingyuan</a>.<br>Dengan harapan hubungan kedua kota dapat berkembang menjadi kemitraan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, Rico menyambut baik peluang kolaborasi yang terbangun melalui kunjungan tersebut.<br>"Kami berharap kunjungan ini dapat membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua kota, terutama di bidang pendidikan, lingkungan, dan berbagai sektor strategis lainnya yang dapat mendukung pembangunan kedua daerah di masa mendatang," ujarnya.</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/7f1de29e6da19d22b51c68001e7e0e54_qingyuan.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190327/rico-waas-tawarkan-kerja-sama-pendidikan-dan-pengolahan-sampah-jadi-energi-kepada-qingyuan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Nasution Tinjau Jalan Rusak di Galang, Pastikan Perbaikan Segera Dimulai dan Galian C Ilegal Ditutup</guid>
            <pubDate>Fri, 26 Jun 2026 06:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Nasution Tinjau Jalan Rusak di Galang, Pastikan Perbaikan Segera Dimulai dan Galian C Ilegal Ditutup]]></title>
            <description><![CDATA[Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution meninjau ruas jalan rusak dan berdiskusi dengan masyarakat yang berada di Kecamatan Galang Ka]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a></b> - Deliserdang : Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau langsung kondisi <a href="https://www.matatelinga.com/tag/jalan/" target="_blank">Jalan</a> Perintis Kemerdekaan di Kecamatan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/galang/" target="_blank">Galang</a>, Kabupaten Deliserdang, Kamis (25/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bobby memastikan perbaikan jalan segera dimulai untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat.</p><p><div>[adsense]</div>Perbaikan jalan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga. Akses transportasi yang lebih baik akan memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta aktivitas perdagangan di wilayah tersebut.</p><p>Bobby menjelaskan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp17 miliar dari APBD Sumut Tahun Anggaran 2026 untuk pekerjaan peningkatan struktur jalan provinsi pada ruas Lubuk Pakam&ndash;Tanah Abang sepanjang 3 kilometer di Kabupaten Deliserdang. Proyek tersebut akan dikerjakan oleh PT Rapi Arjasa.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190335/bobby-dan-bupati-deli-serdang-bergerak-jalan-galang-diperbaiki-dan-tambang-ilegal-ditertibkan/">Bobby dan Bupati Deli Serdang Bergerak, Jalan Galang Diperbaiki dan Tambang Ilegal Ditertibkan</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Selain itu, peningkatan struktur jalan provinsi pada ruas Tanah Abang&ndash;<a href="https://www.matatelinga.com/tag/galang/" target="_blank">Galang</a>&ndash;batas Serdang Bedagai sepanjang 2,05 kilometer juga akan dilaksanakan dengan anggaran lebih dari Rp14 miliar yang bersumber dari APBD Sumut Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan tersebut akan dikerjakan oleh CV Cipta Karya Nusantara.</p><p>Di tengah antusiasme warga yang menyambut kedatangannya, Bobby juga memastikan akan menutup aktivitas galian C ilegal yang selama ini dikeluhkan masyarakat sebagai salah satu penyebab kerusakan jalan akibat kendaraan bertonase berlebih.</p><p><div>[adsense]</div>"Tadi saya mendengarkan langsung dari warga, banyak mobil bertonase besar lewat sini. Kita pastikan ditutup. Kita minta mereka mengurus izin," ujarnya.</p><p>Menurut Bobby, apabila para pelaku usaha mengurus izin secara resmi, pemerintah akan menyiapkan akses jalan tersendiri agar tidak membebani ruas jalan yang digunakan masyarakat.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190306/raih-wtp-ke12-berturutturut-bobby-nasution-minta-aparatur-tetap-jaga-integritas/">Raih WTP ke-12 Berturut-turut, Bobby Nasution Minta Aparatur Tetap Jaga Integritas</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>"Selama ini jalan di Kecamatan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/galang/" target="_blank">Galang</a> kapasitasnya 8 ton. Jadi jika para penambang galian ilegal mengurus izin, kita akan buat akses tersendiri," jelasnya.</p><p>Pada kesempatan tersebut, Bobby juga meminta Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan untuk melakukan perbaikan jalan yang menjadi kewenangan kabupaten. Pemerintah Provinsi Sumut, katanya, siap memberikan dukungan anggaran.</p><p><div>[adsense]</div>"Bapak Bupati silakan lakukan perbaikan, kami siap memberikan dukungan dana," ucapnya.</p><p>Selain itu, Bobby mengajak masyarakat dan para konten kreator untuk turut mengawasi pelaksanaan pembangunan jalan agar berjalan sesuai harapan.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190313/tutup-mtq-ke40-sumut-bobby-nasution-tekankan-implementasi-nilai-alquran-dalam-kehidupan-2/">Tutup MTQ ke-40 Sumut, Bobby Nasution Tekankan Implementasi Nilai Alquran dalam Kehidupan</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>"Bapak/Ibu mari kita bersama kawal pembangunan jalan ini. Secara bertahap kita lakukan perbaikan. Jika bapak ibu melihat adanya permasalahan, silakan tag melalui Facebook atau media sosial saya. Insyaallah kita tindak lanjuti," ucapnya.</p><p>Sementara itu, seorang warga <a href="https://www.matatelinga.com/tag/galang/" target="_blank">Galang</a> bernama Juli mengatakan selama ini masyarakat tidak hanya menghadapi persoalan jalan rusak, tetapi juga debu dan banjir yang mengganggu aktivitas sehari-hari.</p><p><div>[adsense]</div>"Pak Bobby, setiap hari kami menghirup debu karena mobil truk melintas mulai subuh hingga tengah malam. Kalau hujan, kawasan ini sering banjir. Banyak usaha masyarakat juga terdampak karena debu yang beterbangan," ujarnya.</p><p>Juli juga meminta pemerintah memperketat pengawasan terhadap tonase kendaraan yang melintas di kawasan tersebut. Menurutnya, perbaikan jalan tidak akan bertahan lama apabila kendaraan yang melintas melebihi kapasitas beban yang ditentukan.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190315/bobby-nasution-dukung-jamda-xi-pramuka-sumut-2026-ribuan-peserta-bakal-padati-bumi-perkemahan-sibolangit/">Bobby Nasution Dukung Jamda XI Pramuka Sumut 2026, Ribuan Peserta Bakal Padati Bumi Perkemahan Sibolangit</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>"Jadi, kami berharap bukan hanya jalan dan parit yang diperbaiki, tetapi juga ada pengawasan terhadap tonase kendaraan. Percuma jalan diperbaiki kalau truk yang melintas melebihi batas tonase, karena jalan pasti akan cepat rusak kembali," katanya.</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/58a2fc6ed39fd083f55d4182bf88826d_tinjau-jalan-galang.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190338/bobby-nasution-tinjau-jalan-rusak-di-galang-pastikan-perbaikan-segera-dimulai-dan-galian-c-ilegal-ditutup/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Asahan Masih Ada Daerah Belum Teraliri Listrik, Bupati Dan Kapolres Chek Daerah Terisolir</guid>
            <pubDate>Fri, 26 Jun 2026 06:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Asahan Masih Ada Daerah Belum Teraliri Listrik, Bupati Dan Kapolres Chek Daerah Terisolir]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Asahan  Asahan masih terdapat warga penduduk yang tidak memiliki atau mendapat aliran listrik , bupati bersama Kapolres Asahan ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,</b><b>Asahan</b> : Asahan masih terdapat warga penduduk yang tidak memiliki atau mendapat aliran <a href="https://www.matatelinga.com/tag/listrik/" target="_blank">listrik</a> , bupati bersama Kapolres Asahan ,Kamis (25/05/2026) melaksanakan kunjungan ke dusun VIII, desa Pertahanan, Kecamatan Sei Kepayang Asahan.<br><a href="https://www.matatelinga.com/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Asahan Taufik ZA Siregar dalam keterangannya mengatakan beberapa desa dikecamatan Sei Kepayang Asahan diantaranya dusun VIII, desa Pertahanan, hingga saat ini masih belum terjangkau jaringan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/listrik/" target="_blank">listrik</a> PLN, sehingga masyarakat belum dapat menikmati penerangan secara optimal.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Forkopimda telah melakukan koordinasi dengan pihak PLN, khususnya Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) yang berada di wilayah Kabupaten Asahan, serta telah mengusulkan agar dusun VIII dapat segera dialiri <a href="https://www.matatelinga.com/tag/listrik/" target="_blank">listrik</a>, dan masyarakat dapat menikmati terangnya desa tersebut , dan bupati juga menyampaikan bahwa pihak PLN telah berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) agar dusun VIII dapat masuk dalam program penyediaan jaringan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/listrik/" target="_blank">listrik</a> bagi masyarakat yang belum terjangkau layanan ke<a href="https://www.matatelinga.com/tag/listrik/" target="_blank">listrik</a>an, ujarnya.<br>Lebih lanjut bupati mengajak seluruh masyarakat untuk berdoa agar proses tersebut dapat segera terealisasi sehingga masyarakat dusun VIII dapat menikmati penerangan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/listrik/" target="_blank">listrik</a> dan meningkatkan kualitas hidup dan kehidupan seperti warga masyarakatdidesa lainnya.Sungguh ironis memang kita sudah merdeka puluhan tahun, namun hingga kini masih terdapat daerah yang ada penduduknya belum mendapatkan aliran <a href="https://www.matatelinga.com/tag/listrik/" target="_blank">listrik</a> , Pemerintah Kabupaten Asahan berjanji akan segera merealisasikan keberadaan aliran <a href="https://www.matatelinga.com/tag/listrik/" target="_blank">listrik</a> didesa ini.<br>Sementara Kapolres Asahan AKBP.Revi Nurvelani dalam keterangannya saat turun ke dusun VIII desa Pertahanan kecamatan Sei Kepayang Asahan mengatakan sungguh ironis di Asahan masih terdapat warga penduduknya di zaman yang sudah merdeka ini,ada warga masyarakatnya belum bisa menikmati penerangan sebagaimana mestinya, kunjungan kami bersama bupati Asahan ini ke dusun VIII desa Pertahanan ini juga sekaligus dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-80 ,sekaligus melihat dari dekat kondisi desa ini yang hingga kini belum terjangkau jaringan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/listrik/" target="_blank">listrik</a> yang dipasok PLN , dan untuk membantu warga masyarakat terisolir ini , Polres Asahan yang hari ini memperingati HUT Bhayangkara ke 80 memberikan bantuan berupa mesin genset dan tas sekolah bagi anak anak di desa ini.<br>Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud sinergitas dan kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, serta para pemangku kepentingan dalam membantu masyarakat dan mendukung peningkatan kesejahteraan warga, dan bupati Asahan juga sudah menyampaikan bahwa pihak PLN telah berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) agar dusun VIII dapat masuk dalam program penyediaan jaringan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/listrik/" target="_blank">listrik</a> bagi masyarakat yang belum terjangkau layanan ke<a href="https://www.matatelinga.com/tag/listrik/" target="_blank">listrik</a>an, ungkapnya.</p><p></p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190304/khitan-massal-dan-penyaluran-zis-baznas-kabupaten-asahan-dihadiri-wabup/">Khitan Massal Dan Penyaluran ZIS Baznas Kabupaten Asahan Dihadiri Wabup</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/140f6969d5213fd0ece03148e62e461e_thumbnail-35.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190322/asahan-masih-ada-daerah-belum-teraliri-listrik-bupati-dan-kapolres-chek-daerah-terisolir/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Usai Bertanding Khalifah Bawa Hadiah Disambut Wakil Bupati</guid>
            <pubDate>Fri, 26 Jun 2026 06:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Usai Bertanding Khalifah Bawa Hadiah Disambut Wakil Bupati]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, AsahanUsai melaksanakan tanding dalam rangka mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) ke 40 tingkat Propinsi Sumatera U]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Asahan:</b>Usai melaksanakan tanding dalam rangka mengikuti <a href="https://www.matatelinga.com/tag/musabaqah-tilawatil-qur--039-an/" target="_blank">Musabaqah Tilawatil Qur&#039;an</a> (<a href="https://www.matatelinga.com/tag/mtq/" target="_blank">MTQ</a>) ke 40 tingkat Propinsi Sumatera Utara, kontingen <a href="https://www.matatelinga.com/tag/mtq/" target="_blank">MTQ</a> tersebut membawa pulang 24 piala serta mendapat predikat juara umum V, Kamis (25/06/2026), di pendopo rumah Dinas bupati Asahan<br>Wakil bupati Asahan Rianto dalam keterangannya mengatakan puja dan puji syukur kami sampaikan kepada Allah SWT, dan rasa bangga atas prestasi yang berhasil diraih <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kafilah-kabupaten-asahan/" target="_blank">Kafilah Kabupaten Asahan</a> pada <a href="https://www.matatelinga.com/tag/mtq/" target="_blank">MTQ</a> ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara, ini keberhasilan dari kerja keras, kedisiplinan, semangat para peserta, serta pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan oleh seluruh pihak terkait, sehingga pada <a href="https://www.matatelinga.com/tag/mtq/" target="_blank">MTQ</a> kali ini, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kafilah-kabupaten-asahan/" target="_blank">Kafilah Kabupaten Asahan</a> berhasil meraih Juara Umum V, dan membawa pulang 24 piala, serta memperoleh hadiah umrah melalui prestasi Terbaik I Cabang Tafsir Al-Qur&#039;an Bahasa Inggris Putra, ujarnya.<br>Lebih lanjut Rianto mengatakan terdapat 13 peserta asal Kabupaten Asahan yang masuk dalam kandidat seleksi untuk mewakili Provinsi Sumatera Utara pada <a href="https://www.matatelinga.com/tag/mtq/" target="_blank">MTQ</a> Tingkat Nasional yang akan diselenggarakan di Kota Semarang. Dari jumlah tersebut, empat peserta telah dipastikan menjadi wakil Provinsi Sumatera Utara pada ajang nasional.<br>Atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada LPTQ Kabupaten Asahan yang telah memfasilitasi seluruh kebutuhan kafilah, mulai dari pemusatan latihan (Training Center/TC), proses keberangkatan, hingga pendampingan selama pelaksanaan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/mtq/" target="_blank">MTQ</a>.<br>Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kafilah-kabupaten-asahan/" target="_blank">Kafilah Kabupaten Asahan</a> mampu meraih prestasi yang membanggakan.<br>Wakil bupati Asahan Rianto juga mengatakan diharapkan prestasi yang telah diraih dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk terus meningkatkan semangat belajar, memperdalam pemahaman Al-Qur&#039;an, mengasah kemampuan, serta mempersiapkan diri lebih baik dalam menghadapi ajang <a href="https://www.matatelinga.com/tag/mtq/" target="_blank">MTQ</a> berikutnya, dan rasa bangga kepada seluruh peserta di harapkan prestasi yang telah diraih dapat terus ditingkatkan sehingga Kabupaten Asahan mampu meraih hasil yang lebih baik pada <a href="https://www.matatelinga.com/tag/mtq/" target="_blank">MTQ</a> mendatang, ungkapnya.</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/65b9eea6e1cc6bb9f0cd2a47751a186f_rianto.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190326/usai-bertanding-khalifah-bawa-hadiah-disambut-wakil-bupati/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Turnamen Bola Antar Instansi dan Warga Belawan Segera Digelar</guid>
            <pubDate>Fri, 26 Jun 2026 06:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Turnamen Bola Antar Instansi dan Warga Belawan Segera Digelar]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Belawan ebersamaan dan sinergi antarinstansi mewarnai kegiatan silaturahmi Stakeholder Maritim Belawan yang berlangsung dalam ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Belawan :</b>ebersamaan dan sinergi antarinstansi mewarnai kegiatan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/silaturahmi/" target="_blank">silaturahmi</a> Stakeholder Maritim Belawan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban,Kamis ( 25/06/2026.)<br>Dalam pertemuan tersebut dihadiri oleh Komandan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kodaeral/" target="_blank">Kodaeral</a> I, Kapolsek Belawan, Camat Belawan, Kepala Pelindo Belawan, Kepala Bea Cukai Belawan, serta sejumlah pemangku kepentingan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/maritim/" target="_blank">maritim</a> lainnya. Agenda pertemuan membahas berbagai isu strategis yang menyentuh aspek sosial, pembangunan, olahraga, hingga keamanan wilayah perairan. Belawan.<br>Salah satu pembahasan yang mendapat perhatian khusus adalah rencana penyelenggaraan turnamen sepak bola antarinstansi dan masyarakat <a href="https://www.matatelinga.com/tag/maritim/" target="_blank">maritim</a> Belawan. Kegiatan olahraga tersebut diharapkan menjadi sarana mempererat <a href="https://www.matatelinga.com/tag/silaturahmi/" target="_blank">silaturahmi</a>, membangun kekompakan, serta menumbuhkan semangat sportivitas di tengah masyarakat pesisir. Para peserta pertemuan sepakat bahwa olahraga merupakan media efektif untuk memperkuat hubungan harmonis antara unsur pemerintah, aparat keamanan, pelaku usaha, dan masyarakat.<br>Selain sektor olahraga, forum juga membahas rencana pembangunan pondok pesantren sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan generasi muda. Keberadaan pondok pesantren diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga wadah pembentukan karakter, moral, dan nilai-nilai kebangsaan bagi anak-anak di kawasan pesisir Belawan.<br>Dukungan dari berbagai pihak menjadi modal penting untuk merealisasikan pembangunan tersebut demi kemajuan masyarakat yang berkelanjutan.<br>Dalam kesempatan itu, perhatian juga diarahkan pada isu keamanan dan keselamatan pelayaran di perairan Belawan serta jalur strategis Selat Malaka. Para pemangku kepentingan menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan laut, mencegah tindak kejahatan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/maritim/" target="_blank">maritim</a>, serta memastikan kelancaran aktivitas perdagangan dan pelayaran nasional. Kolaborasi antara aparat keamanan, otoritas pelabuhan, dan instansi terkait dinilai menjadi kunci dalam menjaga kawasan perairan tetap aman dan kondusif.<br>Silaturahmi tersebut menjadi bukti nyata bahwa kekuatan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/maritim/" target="_blank">maritim</a> tidak hanya dibangun melalui infrastruktur dan teknologi, tetapi juga melalui komunikasi, kebersamaan, dan komitmen bersama. Dengan semangat gotong royong yang terjalin erat, para stakeholder <a href="https://www.matatelinga.com/tag/maritim/" target="_blank">maritim</a> Belawan optimistis dapat mewujudkan lingkungan yang aman, maju, dan sejahtera, sekaligus menjadikan Belawan sebagai kawasan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/maritim/" target="_blank">maritim</a> yang semakin berdaya saing dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa. ( Dispen <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kodaeral/" target="_blank">Kodaeral</a> I ).</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/fa7cdfad1a5aaf8370ebeda47a1ff1c3_thumbnail-36.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Bola/190323/turnamen-bola-antar-instansi-dan-warga-belawan-segera-digelar/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>