<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.matatelinga.com/</link>
        <description>Berita Terkini Medan, Sumut dan Aceh. Berita Medan Langsung dari Sumbernya</description>
        <lastBuildDate>Wed, 01 Jul 2026 12:41:32 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pasutri Produksi Ekstasi Rumahan di Mangkubumi</guid>
            <pubDate>Wed, 01 Jul 2026 12:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pasutri Produksi Ekstasi Rumahan di Mangkubumi]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Medan Pasangan suami istri (pasutri), Guna (46) dan Sanggita (39), nekat menjadikan rumahnya di Jalan Mangkubumi Gang Aceh, Ke]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Medan :</b>Pasangan suami <a href="https://www.matatelinga.com/tag/istri/" target="_blank">istri</a> (pasutri), Guna (46) dan Sanggita (39), nekat menjadikan rumahnya di Jalan Mangkubumi Gang Aceh, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun sebagai tempat mem<a href="https://www.matatelinga.com/tag/produksi/" target="_blank">produksi</a> pil <a href="https://www.matatelinga.com/tag/ekstasi/" target="_blank">ekstasi</a>.<br>Aksi pasutri itu terungkap setelah petugas Direktorat (Dit) Reserse Narkoba Polda Sumut melakukan penyamaran sebagai pembeli pada Rabu (6/5/2026) lalu.<br>Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andy Arisandi menjelaskan, kedua tersangka ditangkap di rumahnya dengan berbagai barang bukti.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Yakni, 1 bungkus bedak bayi, 1 ember tepung Avicel, 10 butir pil diduga narkoba hasil <a href="https://www.matatelinga.com/tag/produksi/" target="_blank">produksi</a>, 2 mangkuk serbuk berwarna coklat, 1 mangkuk serbuk berwarna biru muda, 1 mangkuk serbuk berwarna kuning, 1 mangkuk serbuk berwarna hijau.<br>Kemudian, 1 mangkuk serbuk berwarna ungu, 1 serbuk warna abu-abu, 1 mangkuk serbuk berwarna merah, 11 botol pewarna makanan berbagai warna, 2 botol cat akrilik merk print, 8 cat akrilik merk Faber Castell berbagai warna, 1 botol kapsul Chloramphenicole, 1 alat cetak pil berbentuk kepala harimau, 1 alat cetakan pil berbentuk logo Heineken, 7 alat cetakan pil berbentuk logo Superman, Minion dan cetakan berbahan besi logo granat, Transformers, 1 ayakan tepung, serta 13 sikat pembersih.<br>"Salah satu bahan baku untuk membuat <a href="https://www.matatelinga.com/tag/ekstasi/" target="_blank">ekstasi</a> menggunakan bedak bayi, berbagai pewarna, tepung, kemudian dicampur dengan zat mengandung narkoba golongan II etomidate serbuk," jelasnya, Rabu (1/7/2026).<br>Dia menyebut, pengungkapan pembuatan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/produksi/" target="_blank">produksi</a> <a href="https://www.matatelinga.com/tag/ekstasi/" target="_blank">ekstasi</a> menggunakan berbagai macam bahan, diantaranya adalah bedak dicampur dengan etomidate.<br>Kata dia, cara pasutri tersebut membuat <a href="https://www.matatelinga.com/tag/ekstasi/" target="_blank">ekstasi</a> tergolong baru karena mengandung etomidate atau zat serupa dengan rokok elektrik yang mengandung narkoba.<br>Sedangkan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/ekstasi/" target="_blank">ekstasi</a> pada umumnya mengandung zat metilenadioksimetamfetamin (MDMA), senyawa kimia sintetis.<br>Kepada penyidik, pasutri tersebut mengaku mem<a href="https://www.matatelinga.com/tag/produksi/" target="_blank">produksi</a> pil <a href="https://www.matatelinga.com/tag/ekstasi/" target="_blank">ekstasi</a> rumahan itu belajar dari media sosial YouTube. Bahan baku, dan alat cetak dibeli melalui marketplace<br>Selanjutnya, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/ekstasi/" target="_blank">ekstasi</a> tersebut dijual ke pembeli, termasuk diduga diedarkan ke tempat hiburan malam.</p><p><br></p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190418/ini-modusnya-sindikat-mafia-bbm-di-ketahui-polresttabes-medan/">Ini Modusnya, Sindikat Mafia BBM di Ketahui Polresttabes Medan</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/3988c7f88ebcb58c6ce932b957b6f332_img20260701wa0040.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190508/pasutri-produksi-ekstasi-rumahan-di-mangkubumi/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polda Sumut Ungkap Komplotan Spesialis Pencuri Mobil L300 Antarprovinsi, 5 Pelaku Ditangkap</guid>
            <pubDate>Wed, 01 Jul 2026 11:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polda Sumut Ungkap Komplotan Spesialis Pencuri Mobil L300 Antarprovinsi, 5 Pelaku Ditangkap]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Medan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara kembali mengungkap kasus pencurian kendaraan bermot]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Medan :</b>Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara kembali mengungkap kasus pen<a href="https://www.matatelinga.com/tag/curi/" target="_blank">curi</a>an kendaraan bermotor. Kali ini, petugas berhasil membongkar komplotan spesialis pen<a href="https://www.matatelinga.com/tag/curi/" target="_blank">curi</a>an <a href="https://www.matatelinga.com/tag/mobil/" target="_blank">mobil</a> Mitsubishi L300 yang beraksi lintas provinsi dengan total 11 tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah Sumatera Utara, Aceh, dan Riau.<br>Kasus tersebut dipaparkan dalam konferensi pers di Mapolda Sumut oleh Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, AKBP Ridwan JM Hutagaol, didampingi Kasubdit III Jatanras dan Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sumut.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>AKBP Ridwan menjelaskan, lima tersangka berhasil diamankan. Mereka memiliki peran berbeda, mulai dari otak pelaku, eksekutor pembobol kendaraan menggunakan kunci T, pengawas situasi, pengemudi kendaraan hasil <a href="https://www.matatelinga.com/tag/curi/" target="_blank">curi</a>an, hingga pihak yang membawa kendaraan untuk dijual kepada penadah.<br>"Komplotan ini merupakan spesialis pen<a href="https://www.matatelinga.com/tag/curi/" target="_blank">curi</a>an <a href="https://www.matatelinga.com/tag/mobil/" target="_blank">mobil</a> Mitsubishi L300. Mereka beraksi secara terorganisir dengan menyasar kendaraan yang terparkir, kemudian merusak pintu dan rumah kunci kontak menggunakan satu set kunci T sebelum membawa kabur kendaraan," ujar AKBP Ridwan.<br>Pengungkapan kasus berawal dari patroli siber Tim URC Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut yang menemukan maraknya unggahan viral terkait hilangnya <a href="https://www.matatelinga.com/tag/mobil/" target="_blank">mobil</a> L300 di sejumlah daerah. Berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Tapanuli Utara, tim kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi komplotan yang diketahui beroperasi lintas provinsi.<br>Pada 25 Juni 2026, tim gabungan berhasil menangkap lima pelaku di sejumlah lokasi di Kabupaten Deli Serdang dan Kota Medan. Dari hasil pemeriksaan, pelaku utama berinisial OS diketahui merupakan residivis kasus serupa sebanyak tiga kali sekaligus mantan personel TNI yang dipecat.<br>Hasil interogasi mengungkap komplotan tersebut telah beraksi sedikitnya 11 kali sejak Maret hingga Juni 2026 di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Riau. Kendaraan hasil <a href="https://www.matatelinga.com/tag/curi/" target="_blank">curi</a>an kemudian dijual kepada jaringan penadah dengan nilai puluhan juta rupiah.<br>Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu set kunci T, sebilah parang, delapan unit telepon genggam para tersangka, dokumen kendaraan, suku cadang <a href="https://www.matatelinga.com/tag/mobil/" target="_blank">mobil</a>, serta berbagai barang muatan dari <a href="https://www.matatelinga.com/tag/mobil/" target="_blank">mobil</a> boks milik korban.<br>Saat proses pengembangan, para tersangka sempat melakukan perlawanan terhadap petugas sehingga diberikan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur sebelum dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk mendapatkan perawatan medis.<br>Saat ini kelima tersangka telah ditahan dan menjalani proses penyidikan. Mereka dijerat Pasal 477 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, sementara penyidik masih memburu sejumlah pelaku lain, termasuk penadah yang telah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO).</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/9b8619251a19057cff70779273e95aa6_img20260701wa0038.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190507/polda-sumut-ungkap-komplotan-spesialis-pencuri-mobil-l300-antarprovinsi-5-pelaku-ditangkap/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Evaluasi Layanan Pemasyarakatan Harus Menutup Celah Masalah, Bukan Sekadar Memperbaiki Dokumen</guid>
            <pubDate>Wed, 01 Jul 2026 11:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Evaluasi Layanan Pemasyarakatan Harus Menutup Celah Masalah, Bukan Sekadar Memperbaiki Dokumen]]></title>
            <description><![CDATA[Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Abdullah Rasyid menegaskan, evaluasi dan perbaikan tata kelola pelayanan publik di lingkunga]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a></b> -Jakarta : Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/abdullah-rasyid/" target="_blank">Abdullah Rasyid</a> menegaskan, evaluasi dan perbaikan tata kelola pelayanan publik di lingkungan Pemasyarakatan harus diarahkan pada perubahan nyata dalam sistem layanan, bukan berhenti pada pembenahan administratif.</p><div>[adsense]</div><p>Hal itu disampaikan Rasyid dalam Rapat Tim <a href="https://www.matatelinga.com/tag/evaluasi/" target="_blank">Evaluasi</a> dan Perbaikan Tata Kelola Pelayanan Publik <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kementerian/" target="_blank">Kementerian</a> Imigrasi dan Pemasyarakatan yang digelar di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Jakarta, Senin, 30 Juni 2026.</p><p>Rapat tersebut dipimpin Direktur Jenderal Pemasyarakatan Irjen Pol Mashudi. Hadir pula Staf Khusus Menteri Imipas Ambeg Paramarta, Staf Ahli Menteri Ida Asep Somara, Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, serta para pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.</p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Ekonomi/190501/penetapan-hpe-dan-hr-emas-hasil-koordinasi-lintas-kementerian-dan-lembaga/">Penetapan HPE dan HR Emas Hasil koordinasi Lintas Kementerian dan Lembaga</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p>Menurut Rasyid, langkah pertama yang harus dilakukan tim adalah mengidentifikasi dan mengevaluasi seluruh layanan publik Pemasyarakatan yang memiliki potensi celah permasalahan. Setelah itu, regulasi, standar operasional prosedur, standar pelayanan, dan proses bisnis perlu ditinjau kembali secara menyeluruh.</p><p>"<a href="https://www.matatelinga.com/tag/evaluasi/" target="_blank">Evaluasi</a> ini tidak boleh hanya menghasilkan tumpukan dokumen. Yang harus dilihat adalah di mana titik rawan layanan, di mana celah penyimpangan, apakah SOP masih relevan, apakah kewenangan sudah tepat, dan apakah penerima layanan benar-benar mendapatkan haknya secara pasti dan adil," ujar Rasyid.</p><div>[adsense]</div><p>Pembentukan tim ini mengacu pada Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor M.IP-29.PR.02.01 Tahun 2026. Dalam bahan rapat disebutkan, tim dibentuk untuk memastikan peningkatan kualitas pelayanan publik secara terencana, terukur, dan berkelanjutan; melaksanakan evaluasi sistematis dan berkala; serta memperjelas tanggung jawab operasional perbaikan tata kelola pelayanan publik.</p><p>Rasyid menekankan, perbaikan layanan Pemasyarakatan harus berorientasi pada penerima manfaat, khususnya tahanan, narapidana, anak binaan, dan klien pemasyarakatan. Orientasi itu, kata dia, penting agar pembenahan layanan tidak terjebak pada perspektif birokrasi semata.</p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190466/hadirkan-layanan-terpadu-di-bandar-masilam-bupati-ruang-mendengar-harapan-dan-aspirasi-masyarakat/">Hadirkan Layanan Terpadu di Bandar Masilam, Bupati; Ruang Mendengar Harapan dan Aspirasi Masyarakat.</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p>"Ukuran keberhasilan layanan Pemasyarakatan bukan hanya apakah prosedurnya ada, tetapi apakah hak warga binaan terpenuhi, apakah keluarganya mendapatkan kepastian informasi, apakah layanan berjalan transparan, dan apakah petugas bekerja dalam sistem yang bersih," katanya.</p><p>Salah satu isu yang dibahas dalam rapat adalah pendelegasian kewenangan kepada unit kerja di bawah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Rasyid menyatakan, pendelegasian kewenangan harus dilakukan setelah evaluasi mendalam terhadap kesiapan unit pelaksana, risiko penyimpangan, kapasitas sumber daya manusia, serta mekanisme pengawasan.</p><div>[adsense]</div><p>Menurut dia, pelimpahan kewenangan tidak boleh hanya dimaknai sebagai pemindahan tugas dari pusat ke daerah atau UPT. Lebih jauh, pendelegasian harus memperjelas tanggung jawab, mempercepat layanan, dan memperkuat akuntabilitas.</p><p>"Delegasi kewenangan harus berbasis evaluasi. Jangan sampai kewenangan dipindahkan, tetapi pengawasan lemah, SOP belum seragam, dan indikator keberhasilan tidak jelas. Kalau itu terjadi, yang berpindah bukan hanya kewenangan, tetapi juga potensi masalah," ujar Rasyid lagi.</p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190414/polres-pematangsiantar-laksanakan-semi-final-dan-final-lomba-road-to-esport-kapolri-cup/">Polres Pematangsiantar Laksanakan Semi Final dan Final Lomba Road To E-Sport Kapolri Cup</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p>Dalam rapat tersebut, transformasi tata kelola juga diarahkan pada penerapan manajemen risiko, khususnya terkait potensi fraud, penguatan integritas sumber daya manusia, sistem pengawasan, dan pencapaian hasil layanan yang terukur. Tim akan menyusun peta risiko pelayanan publik, peta titik rawan penyimpangan, analisis kelemahan tata kelola, serta rekomendasi penguatan pengawasan internal.<br>Rasyid mengatakan, Pemasyarakatan memilikikarakter layanan yang kompleks karena menyangkut keamanan, pembinaan, hak dasar, kesehatan, integrasi sosial, dan hubungan warga binaan dengan keluarga. Karena itu, reformasi layanan harus dilakukan dengan pendekatan yang lebih presisi.</p><p>"Pemasyarakatan bukan sekadar urusan administratif di balik tembok. Ia menyangkut martabat manusia, kepastian hukum, keamanan, dan kepercayaan publik. Karena itu, tata kelolanya harus bersih, terukur, manusiawi, dan berbasis risiko," katanya.<br>Bahan rapat juga memuat target kerja tim, antara lain penyusunan matriks identifikasi layanan publik, peta kewenangan antara pusat, kantor wilayah, dan unit pelaksana teknis, peta titik rawan penyimpangan, serta inventarisasi regulasi, SOP, dan standar pelayanan. Pada tahap berikutnya, tim akan menyusun peta risiko layanan publik, daftar layanan prioritas yang memerlukan perbaikan segera, rekomendasi penguatan pengawasan, roadmap perbaikan, rencana aksi implementasi, dan laporan akhir kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.</p><div>[adsense]</div><p><br>Rasyid menegaskan, capaian perbaikan tata kelola pelayanan publik dalam tiga bulan ke depan perlu dipublikasikan kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas. Namun, publikasi itu tidak cukup hanya menampilkan laporan, notulensi, atau dokumen formal.</p><p><br>"Publik harus bisa melihat apa yang benar-benar berubah. <a href="https://www.matatelinga.com/tag/layanan/" target="_blank">Layanan</a> apa yang diperbaiki, SOP apa yang disederhanakan, kewenangan mana yang diperjelas, titik rawan apa yang ditutup, dan bagaimana dampaknya bagi penerima manfaat," ujarnya.</p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190360/pj-sekdaprov-sumut-dorong-rumah-sakit-tingkatkan-mutu-pelayanan-melalui-kolaborasi/">Pj Sekdaprov Sumut Dorong Rumah Sakit Tingkatkan Mutu Pelayanan Melalui Kolaborasi</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p><br>Ia menambahkan, evaluasi ini menjadi momentum bagi <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kementerian/" target="_blank">Kementerian</a> Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk bergerak dari pola respons reaktif menuju tata kelola pelayanan publik yang lebih sistemik. Dengan begitu, pembenahan tidak hanya dilakukan setelah muncul masalah, tetapi sejak awal mampu mencegah penyimpangan.</p><p><br>"Target kita bukan sekadar menyelesaikan laporan tim. Targetnya adalah membangun sistem layanan Pemasyarakatan yang lebih pasti, transparan, akuntabel, bebas penyimpangan, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat serta warga binaan," kata Rasyid.<br></p><div>[adsense]</div><p></p><p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190339/pemprov-sumut-apresiasi-adb-dorong-pengembangan-kek-dan-pertumbuhan-ekonomi/">Pemprov Sumut Apresiasi ADB Dorong Pengembangan KEK dan Pertumbuhan Ekonomi</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/0777d5c17d4066b82ab86dff8a46af6f_screenshot_20260701112114597edit_comwhatsapp.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Nasional/190506/evaluasi-layanan-pemasyarakatan-harus-menutup-celah-masalah-bukan-sekadar-memperbaiki-dokumen/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wujudkan Harapan 1940 Jiwa, Jembatan Beton Penghubung Antara Tanjung Beringin &amp; Biak Nampe Rampung 100 Persen</guid>
            <pubDate>Wed, 01 Jul 2026 11:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wujudkan Harapan 1940 Jiwa, Jembatan Beton Penghubung Antara Tanjung Beringin & Biak Nampe Rampung 100 Persen]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Karo Kabar gembira datang dari Kecamatan Munte, Kabupaten Karo. Pembangunan jembatan beton yang menghubungkan Desa Tanjung Ber]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Karo :</b>Kabar gembira datang dari Kecamatan Munte, Kabupaten Karo. Pembangunan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/jembatan/" target="_blank">jembatan</a> beton yang menghubungkan Desa Tanjung Beringin dengan Desa Biak Nampe resmi rampung 100 persen pada Selasa 30/6/2026. Jembatan sepanjang 12 meter dengan lebar 6 meter ini kini siap digunakan sepenuhnya untuk mendukung mobilitas harian serta mendongkrak perekonomian warga setempat.<br>Pembangunan infrastruktur vital ini menjadi angin segar bagi sekitar 1.940 jiwa penerima manfaat di kedua desa. Kehadiran <a href="https://www.matatelinga.com/tag/jembatan/" target="_blank">jembatan</a> beton ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas, membuka akses wilayah yang lebih baik, sekaligus menjadi perwujudan nyata dari arahan Presiden Prabowo Subianto terkait percepatan infrastruktur tingkat desa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Keberhasilan pembangunan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/jembatan/" target="_blank">jembatan</a> ini tidak lepas dari sengkuyung dan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat. Di lapangan, personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 06/Munte Kodim 0205/Tanah Karo, Serka Samsuri, bahu-membahu bersama warga menyelesaikan seluruh tahapan fisik.<br>Pekerjaan intensif tersebut meliputi perkuatan fondasi, pengecoran struktur utama <a href="https://www.matatelinga.com/tag/jembatan/" target="_blank">jembatan</a> menggunakan campuran pasir dan seplit, hingga pengerjaan akhir (finishing) untuk memastikan kelaikan serta keamanan bangunan.<br>Kegiatan pembangunan ini dipantau secara ketat dan kontinu oleh Danramil 06/Munte Kapten Inf Jhonson E. Sembiring, yang dilaksanakan selaras dengan instruksi dan perintah langsung dari Dandim 0205/TK, Letkol Inf Robert Panjaitan.<br>Selesainya <a href="https://www.matatelinga.com/tag/jembatan/" target="_blank">jembatan</a> ini langsung membawa dampak positif yang masif bagi transportasi warga. Akses perjalanan antar-desa kini bertransformasi menjadi jauh lebih aman dan nyaman.<br>Beberapa manfaat langsung yang kini dirasakan warga antara lain Anak-anak desa kini dapat pergi dan pulang sekolah dengan rasa aman tanpa khawatir kendala akses jalan, urusan angkut hasil panen pertanian yang menjadi urat nadi ekonomi warga kini jauh lebih lancar dan cepat.<br>Berbagai aktivitas sosial dan roda ekonomi antar-desa kini dapat bergerak lebih dinamis berkat hilangnya hambatan geografis. Dengan selesainya <a href="https://www.matatelinga.com/tag/jembatan/" target="_blank">jembatan</a> beton ini, wajah konektivitas di Kecamatan Munte kini memasuki babak baru yang lebih maju, aman, dan sejahtera.</p><p>[ Surbakti ]</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190107/mobil-dinas-pemkab-deli-serdang-diduga-palsukan-plat-merah-jadi-hitam-saat-ngemall-di-medan/">Mobil Dinas Pemkab Deli Serdang Diduga Palsukan Plat Merah Jadi Hitam Saat Ngemall di Medan</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/5878a7ab84fb43402106c575658472fa_1000924847.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190505/wujudkan-harapan-1940-jiwa-jembatan-beton-penghubung-antara-tanjung-beringin-amp-biak-nampe-rampung-100-persen/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Babinsa Tanjung Kelit Dampingi Pengobatan Massal Gratis, wujud pengabdian TNI AD kepada rakyat</guid>
            <pubDate>Wed, 01 Jul 2026 09:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Babinsa Tanjung Kelit Dampingi Pengobatan Massal Gratis, wujud pengabdian TNI AD kepada rakyat]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Lingga Babinsa Desa Tanjung Kelit, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga, Sertu HP. Hutagalung, menghadiri sekaligus mel]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Lingga :</b>Babinsa Desa Tanjung Kelit, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga, Sertu HP. Hutagalung, menghadiri sekaligus melakukan monitoring kegiatan pelayanan pengobatan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/massal/" target="_blank">massal</a> gratis yang diselenggarakan oleh Yayasan Generasi Insan Sejahtera Indonesia pada Selasa (30/06/2026) di Dusun I, Desa Tanjung Kelit. Kehadiran Babinsa bertujuan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, serta memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang memanfaatkan layanan kesehatan tersebut.<br>Dalam pelaksanaannya, Babinsa memantau seluruh tahapan pelayanan kesehatan, mulai dari proses pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, pemberian konsultasi medis, hingga penyaluran obat-obatan kepada masyarakat. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan pelayanan berjalan tertib, tepat sasaran, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh penyelenggara, sehingga manfaat kegiatan dapat dirasakan secara optimal oleh warga.</p><div>[adsense]</div><p></p><hr>Selain melaksanakan pengamanan dan monitoring, Sertu HP. Hutagalung juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menjalin komunikasi sosial dengan masyarakat dan tenaga kesehatan. Ia menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mengajak warga membudayakan pola hidup bersih dan sehat, serta meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan berbagai penyakit. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI AD dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat ketahanan wilayah dari aspek kesehatan.<br>Sertu HP. Hutagalung mengatakan bahwa kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan kemasyarakatan merupakan bentuk nyata pengabdian TNI kepada rakyat. "Kami akan terus hadir mendampingi dan mendukung setiap kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Kesehatan merupakan modal utama dalam membangun ketahanan wilayah, sehingga sinergi antara aparat, pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat harus terus diperkuat demi mewujudkan masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera," ujarnya.<br>Sementara itu, perwakilan Yayasan Generasi Insan Sejahtera Indonesia menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pendampingan Babinsa selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, kehadiran Babinsa memberikan rasa aman, memperlancar koordinasi, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kegiatan sosial yang dilaksanakan. Seluruh rangkaian pelayanan pengobatan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/massal/" target="_blank">massal</a> gratis berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif. Kegiatan ini diharapkan semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menumbuhkan semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan bela negara dalam mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Lingga yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.</p><div>[adsense]</div><p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/tmmd/190502/antisipasi-cuaca-ekstrem-musim-angin-selatan-babinsa-katang-bidare-imbau-nelayan-utamakan-keselamatan/">Antisipasi Cuaca Ekstrem Musim Angin Selatan, Babinsa Katang Bidare Imbau Nelayan Utamakan Keselamatan</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/02522a2b2726fb0a03bb19f2d8d9524d_img20260701wa0035.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/tmmd/190504/babinsa-tanjung-kelit-dampingi-pengobatan-massal-gratis-wujud-pengabdian-tni-ad-kepada-rakyat/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Acara Gemes 2026 Tak &#039;Merakyat&#039;, Pengunjung Kecewa</guid>
            <pubDate>Wed, 01 Jul 2026 09:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Acara Gemes 2026 Tak &#039;Merakyat&#039;, Pengunjung Kecewa]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Medan Acara Gelar Melayu Serumpun (GEMES) XVIII/2026 yang digelar Dinas Pariwisata Medan di Lapangan Merdeka mendapat kritik d]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELING</a>A, Medan :</b>Acara Gelar Melayu Serumpun (GEMES) XVIII/2026 yang digelar Dinas Pariwisata Medan di Lapangan Merdeka mendapat kritik dari masyarakat. Acara yang menghabiskan anggaran Rp 2,5 miliar itu dianggap tidak &#039;merakyat&#039;.<br>Pantauan di lokasi Selasa (30/6/2026) malam, masyarakat yang hadir ke Lapangan Merdeka Medan hanya bisa melihat acara yang dibiayai pajak rakyat hanya bisa dilihat dari jauh. Pasalnya, lokasi acara dikelilingi oleh pagar besi dan pengunjung hanya bisa menyaksikan acara melalui layar yang disediakan panitia.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div><br>"Ekslusif kali kayaknya acara ini, kami yang mau lihat cuma bisa dari jauh. Kalau cuma lihat dari layar untuk apa," kata Yuni, salah seorang pengunjung.<br>Harusnya, kata Yuni, acara hiburan ini bisa lebih dinikmati pengunjung yang hadir. Rasa kecewa tak bisa ditutupi Yuni setelah datang ke lokasi acara <a href="https://www.matatelinga.com/tag/gemes/" target="_blank">Gemes</a>, apalagi rumahnya cukup jauh.<br>"Jauh-jauh dari Johor ke sini, cuma lihat acara yang tak &#039;merakyat&#039; untuk apa," tuturnya.<br>Ridwan, pengunjung lainnya juga menyampaikan rasa kecewa setelah datang melihat langsung acara <a href="https://www.matatelinga.com/tag/gemes/" target="_blank">Gemes</a> 2026 di Lapangan Merdeka Medan.<br>"Pantas lah sepi acaranya, cuma begini konsep," ungkapnya.</p><p>Menurut dia acara seperti ini tidak perlu digelar secara rutin karena hanya menghabiskan anggaran. "Berapa pula uang habis untuk acara hiburan model begini," tanya dia.<br>Untuk diketahui Gemes 2026 dibuka , Sabtu (27/6) malam. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari penuh, mulai dari 27 hingga 30 Juni 2026.<br>Wali Kota Medan Rico Waas mengatakan acara Gemes tidak hanya tidak hanya sekedar festival ataupun acara pertunjukan. Melainkan Gemes merupakan upaya untuk melestarikan kebudayaan Melayu di tengah gempuran modernitas.<br>​"Yang kita takutkan adalah bagaimana tentang kebudayaan kita. Apakah kebudayaan akan bisa mengikuti perkembangan zaman? Namun kami meyakini, kebudayaan Melayu yang menjunjung tinggi adat istiadat, kesantunan, dan agama ini akan selalu hidup berdampingan bersama kita," kata Rico. ()</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190499/acara-gemes-2026-tak-039merakyat039-pengunjung-kecewa/">Acara Gemes 2026 Tak &#039;Merakyat&#039;, Pengunjung Kecewa</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/698d51a19d8a121ce581499d7b701668_gemes.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190503/acara-gemes-2026-tak-039merakyat039-pengunjung-kecewa-2/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Antisipasi Cuaca Ekstrem Musim Angin Selatan, Babinsa Katang Bidare Imbau Nelayan Utamakan Keselamatan</guid>
            <pubDate>Wed, 01 Jul 2026 09:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Antisipasi Cuaca Ekstrem Musim Angin Selatan, Babinsa Katang Bidare Imbau Nelayan Utamakan Keselamatan]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Katang BidareBabinsa Desa Pulau Medang, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga, Serda Erwin Simarmata, melaksanakan sambang ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,</b><b><a href="https://www.matatelinga.com/tag/katang-bidare/" target="_blank">Katang Bidare</a>:</b>Babinsa Desa Pulau Medang, Kecamatan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/katang-bidare/" target="_blank">Katang Bidare</a>, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kabupaten-lingga/" target="_blank">Kabupaten Lingga</a>, Serda Erwin Simarmata, melaksanakan sambang warga, dan memberikan imbauan tentang kewaspadaan dalam menghadapi cuaca yamg tidak menentu selama memasuk <a href="https://www.matatelinga.com/tag/musim-angin-selatan/" target="_blank">musim angin Selatan</a> kepada Bapak Dopen penampung hasil laut tangkapan nelayan di wilayah binaan, Selasa (30/06/2026).<br>Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi, menggali informasi perkembangan situasi di lapangan, sekaligus, memperkokoh pembinaan teritorial dan menjaga kondusifitas wilayah pesisir,</p><p><div>[adsense]</div>Dalam dialog yang berlangsung penuh keakraban, diperoleh informasi bahwa hasil tangkapan ikan para nelayan dalam beberapa waktu terakhir mengalami penurunan yang cukup signifikan. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh datangnya musim angin selatan yang menyebabkan arus laut semakin kuat, gelombang tinggi, serta air laut menjadi keruh dan berlumpur.<br>Perubahan kondisi alam tersebut mengakibatkan ikan berpindah ke lokasi lain maupun menyebar, sehingga nelayan mengalami kesulitan memperoleh hasil tangkapan yang optimal.<br>Menanggapi kondisi tersebut, Serda Erwin Simarmata mengimbau agar para penampung ikan dan nelayan senantiasa mengutamakan keselamatan dalam setiap aktifitas melaut.<br>Ia menekankan pentingnya memantau informasi prakiraan cuaca, memperhatikan kondisi gelombang laut, memastikan kelengkapan alat keselamatan, serta menjaga komunikasi dan koordinasi apabila terjadi perubahan situasi maupun kendala di lapangan. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mitigasi risiko guna menghindari terjadinya kecelakaan laut.<br>Serda Erwin Simarmata mengatakan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan wilayah, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan yang memengaruhi kehidupan sehari-hari.<br>"Melalui komunikasi yang baik, kita dapat mengetahui perkembangan situasi di wilayah sekaligus memberikan solusi dan motivasi kepada masyarakat agar tetap semangat bekerja dengan mengutamakan faktor keselamatan. Sinergi antara Babinsa dan masyarakat menjadi modal penting dalam mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh," ujarnya.<br>Sementara itu, Bapak Dopen menyampaikan apresiasi atas kepedulian Babinsa yang secara rutin hadir memberikan perhatian dan pendampingan kepada masyarakat pesisir. Menurutnya, kehadiran Babinsa memberikan rasa aman, menambah wawasan tentang pentingnya keselamatan melaut, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam menghadapi tantangan alam.<br>Melalui kegiatan seperti ini diharapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin kokoh, sehingga tercipta masyarakat pesisir yang tangguh, produktif, serta memiliki semangat bela negara dalam menjaga stabilitas dan ketahanan wilayah.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/42a0e188f5033bc65bf8d78622277c4e_babinsa.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/tmmd/190502/antisipasi-cuaca-ekstrem-musim-angin-selatan-babinsa-katang-bidare-imbau-nelayan-utamakan-keselamatan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sat Reskrim Bersama Polsek Purba Polres Simalungun Berhasil Ungkap Kasus Penganiayaan Berujung Meninggal Dunia</guid>
            <pubDate>Wed, 01 Jul 2026 09:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sat Reskrim Bersama Polsek Purba Polres Simalungun Berhasil Ungkap Kasus Penganiayaan Berujung Meninggal Dunia]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Simalungun Bentuk nyata pelayanan Polri yang profesional, responsif, dan humanis kembali ditunjukkan jajaran Polres Simalungun ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,</b><b>Simalungun</b> :Bentuk nyata pelayanan Polri yang profesional, responsif, dan humanis kembali ditunjukkan jajaran Polres Simalungun Polda Sumatera Utara melalui kerja sama antara Satuan Reserse Kriminal (Sat <a href="https://www.matatelinga.com/tag/reskrim/" target="_blank">Reskrim</a>) bersama Polsek Purba dalam menangani perkara tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.<br>Langkah cepat kepolisian tersebut merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, memastikan penegakan hukum berjalan secara transparan, serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di wilayah Kabupaten Simalungun.<br>Saat dikonfirmasi pada Selasa, 30 Juni 2026 sekira pukul 23.00 WIB, Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan bahwa jajaran Polres Simalungun telah melakukan tindakan kepolisian setelah menerima laporan terkait dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di wilayah hukum Polsek Purba.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>&quot;Polres Simalungun melalui Sat <a href="https://www.matatelinga.com/tag/reskrim/" target="_blank">Reskrim</a> bersama Polsek Purba langsung bergerak melakukan penanganan sesuai prosedur. Hal ini merupakan bentuk keseriusan Polri dalam memberikan rasa aman dan kepastian hukum kepada masyarakat,&quot; ujar AKP Verry Purba.<br>Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 29 Juni 2026 sekira pukul 09.00 WIB, bertempat di sebuah rumah kontrakan di Jalan Haranggaol, Nagori Purba Sipinggan, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun.<br>Dalam kejadian tersebut, seorang perempuan bernama Norma Juita Tinambunan menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh suaminya sendiri, Erikson Simanjuntak. Setelah kejadian, korban sempat mendapatkan pertolongan medis dari masyarakat dan dibawa ke Puskesmas Tigarunggu sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar karena kondisi kritis.<br>Namun, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Atas kejadian tersebut, pihak keluarga kemudian membuat laporan resmi kepada pihak kepolisian agar perkara tersebut diproses sesuai hukum yang berlaku.<br>Menerima laporan tersebut, personel Polsek Purba langsung mendatangi lokasi kejadian, melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara, mengumpulkan informasi awal, serta melakukan pengamanan terhadap terduga pelaku.<br>Selanjutnya, Sat <a href="https://www.matatelinga.com/tag/reskrim/" target="_blank">Reskrim</a> Polres Simalungun mengambil alih proses penyidikan untuk meng<a href="https://www.matatelinga.com/tag/ungkap/" target="_blank">ungkap</a> secara terang perkara tersebut.<br>Kasat <a href="https://www.matatelinga.com/tag/reskrim/" target="_blank">Reskrim</a> Polres Simalungun AKP Wisnugraha Paramaartha, S.T.K., S.I.K., mengatakan bahwa kerja sama antara Sat <a href="https://www.matatelinga.com/tag/reskrim/" target="_blank">Reskrim</a> dan Polsek Purba merupakan bagian dari pelayanan kepolisian yang mengedepankan kecepatan, ketepatan, dan profesionalitas dalam menangani setiap laporan masyarakat.<br>&quot;Setiap laporan masyarakat akan kami tindaklanjuti dengan serius. Personel di lapangan telah bekerja sesuai prosedur untuk mengamankan lokasi, mengumpulkan barang bukti, serta melakukan proses penyidikan secara objektif,&quot; <a href="https://www.matatelinga.com/tag/ungkap/" target="_blank">ungkap</a> AKP Wisnugraha.<br>Dalam penanganan perkara tersebut, kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan kejadian, yaitu satu bilah pisau dan satu buah martil. Terduga pelaku Erikson Simanjuntak juga telah diamankan di Polres Simalungun untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.<br>Kasat <a href="https://www.matatelinga.com/tag/reskrim/" target="_blank">Reskrim</a> Polres Simalungun juga mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas dan menghindari segala bentuk tindakan kekerasan maupun perbuatan yang dapat merugikan orang lain.<br>&quot;Kami mengajak masyarakat agar menyelesaikan setiap permasalahan dengan kepala dingin, tidak menggunakan kekerasan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya gangguan keamanan atau tindak pidana,&quot; ucap AKP Wisnugraha.<br>Ia menambahkan, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat. Dengan adanya komunikasi dan kerja sama yang baik, berbagai potensi gangguan Kamtibmas dapat dicegah sejak dini.<br>&quot;Polri hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik secara profesional dan humanis demi terciptanya rasa aman di tengah masyarakat,&quot; ujar Kasat <a href="https://www.matatelinga.com/tag/reskrim/" target="_blank">Reskrim</a>.<br>Dalam proses penyidikan, Sat <a href="https://www.matatelinga.com/tag/reskrim/" target="_blank">Reskrim</a> Polres Simalungun masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta melengkapi seluruh administrasi perkara sesuai ketentuan hukum.<br>Kegiatan penanganan perkara ini menjadi bukti bahwa Polres Simalungun terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan kepolisian yang cepat, tepat, dan berintegritas.<br>Sinergitas Sat <a href="https://www.matatelinga.com/tag/reskrim/" target="_blank">Reskrim</a> bersama Polsek Purba diharapkan dapat terus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri serta menciptakan Kabupaten Simalungun yang aman dan kondusif.(Mtc</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/76dc611d6ebaafc66cc0879c71b5db5c_thumbnail-13.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190495/sat-reskrim-bersama-polsek-purba-polres-simalungun-berhasil-ungkap-kasus-penganiayaan-berujung-meninggal-dunia/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Penetapan HPE dan HR Emas Hasil koordinasi Lintas Kementerian dan Lembaga</guid>
            <pubDate>Wed, 01 Jul 2026 08:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Penetapan HPE dan HR Emas Hasil koordinasi Lintas Kementerian dan Lembaga]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, JakartaHPE dan HR emas ditetapkan berdasarkan data dan masukan teknis dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) y]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Jakarta:</b>HPE dan HR emas ditetapkan berdasarkan data dan masukan teknis dari Kementerian Energi dan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/sumber-daya-mineral/" target="_blank">Sumber Daya Mineral</a> (<a href="https://www.matatelinga.com/tag/esdm/" target="_blank">ESDM</a>) yang mengacu pada publikasi London Bullion Market Association (LBMA).<br>Penetapan HPE dan HR emas merupakan hasil koordinasi <a href="https://www.matatelinga.com/tag/lintas-kementerian/" target="_blank">lintas kementerian</a> dan lembaga dengan mempertimbangkan berbagai data, informasi, termasuk masukan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian <a href="https://www.matatelinga.com/tag/esdm/" target="_blank">ESDM</a>, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Perindustrian.<br>Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut penurunan harga patokan ekspor (HPE) dan harga referensi (HR) emas pada periode pertama Juli 2026 terjadi akibat menguatnya nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) dan meningkatnya imbal hasil obligasi pemerintah AS.<br>HPE emas turun 5,36 persen ke 135.512,62 dolar AS per kilogram dari 143.190,64 dolar AS per kilogram pada periode kedua Juni 2026. HR emas juga turun menjadi 4.214,92 dolar AS per troy ounce (t oz) dari 4.453,73 dolar AS per t oz. Selama periode pengumpulan data, HPE emas turun sebesar 5,36 persen.<br>"Penurunan HPE dan HR emas dipengaruhi menguatnya nilai tukar dolar AS dan meningkatnya imbal hasil obligasi pemerintah AS," kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Tommy Andana dalam keterangan di Jakarta, Rabu.<br>Ia menjelaskan hal tersebut telah mendorong investor mengalihkan investasinya dari emas ke instrumen keuangan dengan potensi imbal hasil yang lebih menarik.<br>Selain itu, kebijakan suku bunga yang masih berada pada level tinggi turut menekan harga emas karena komoditas tersebut tidak memberikan imbal hasil berupa bunga maupun dividen.<br>Pada akhirnya, lanjut Tommy, investor cenderung beralih ke instrumen investasi berbunga yang menawarkan tingkat pengembalian lebih pasti.<br>Peralihan investasi ini kemudian berdampak pada melemahnya permintaan emas di pasar global. Sementara itu, pasokan emas yang tetap terjaga di tengah penurunan permintaan memicu koreksi harga emas di pasar internasional dan berdampak pada turunnya HPE serta HR emas.</p><p><div>[adsense]</div></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/9b8619251a19057cff70779273e95aa6_emas-antam-1.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Ekonomi/190501/penetapan-hpe-dan-hr-emas-hasil-koordinasi-lintas-kementerian-dan-lembaga/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolres Simalungun Serahkan Kunci Rumah dan Bantuan untuk Opung Sipayung Lewat Program Bedah Rumah</guid>
            <pubDate>Wed, 01 Jul 2026 08:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolres Simalungun Serahkan Kunci Rumah dan Bantuan untuk Opung Sipayung Lewat Program Bedah Rumah]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Simalungun Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara, kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui program Bedah R]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,</b>Simalungun :Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara, kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui program <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bedah/" target="_blank">Bedah</a> Rumah Polri untuk Masyarakat dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Hal tersebut disampaikan oleh Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi.<br>Dalam keterangannya, AKP Verry Purba menjelaskan bahwa kegiatan penyerahan kunci <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rumah/" target="_blank">rumah</a> tersebut dilaksanakan langsung oleh Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M.,dengan mengusung tema besar "80 Tahun Polri Untuk Masyarakat". "Kegiatan ini menjadi bentuk nyata Polri untuk masyarakat, melalui program <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bedah/" target="_blank">Bedah</a> Rumah yang menyasar langsung kepada warga yang membutuhkan," ujar AKP Verry Purba kepada wartawan.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Ia mengungkapkan bahwa puncak kegiatan, yakni penyerahan kunci <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rumah/" target="_blank">rumah</a>, berlangsung pada pukul 14.15 WIB bertempat di kediaman Ibu Rosmalina Sipayung, di Jalan Asahan Km V, Huta VI, Nagori Dolok Hataran, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun. "Penerima manfaat dari program bedah <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rumah/" target="_blank">rumah</a> ini adalah Ibu Rosmalina Sipayung, seorang lansia yang akrab disapa Opung Sipayung," ungkap AKP Verry Purba.<br>Lebih lanjut, AKP Verry Purba menjelaskan bahwa kegiatan tersebut turut dihadiri oleh berbagai unsur, di antaranya Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun Ny. Nanik M. Aritonang beserta pengurus, Kabag SDM Kompol Manaek Sahala Ritonga, S.H., M.H., Kasat Intelkam AKP Tombor Marpaung, S.H., Kapolsek Gunung Malela AKP Hengky Siahaan, S.H., Camat Siantar Muhammad Iqbal, S.STP., M.SP., Kabid Pe<a href="https://www.matatelinga.com/tag/rumah/" target="_blank">rumah</a>an Hendris Rumahorbo, serta Anggota DPRD Simalungun Jhon Manap Purba.<br>AKP Verry Purba memaparkan bahwa rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh protokol, dilanjutkan dengan doa bersama, serta sambutan dari unsur pemerintahan, yakni Anggota DPRD Simalungun, Kabid Pe<a href="https://www.matatelinga.com/tag/rumah/" target="_blank">rumah</a>an dan Kawasan Pemukiman, serta Camat Siantar. "Selanjutnya dilanjutkan dengan sambutan dan ucapan terima kasih dari pemilik <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rumah/" target="_blank">rumah</a>, Ibu Rosmalina Sipayung, atas <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bantuan/" target="_blank">bantuan</a> yang diterimanya," ucap AKP Verry Purba.<br>Ia menambahkan bahwa acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kapolres Simalungun, sebelum memasuki acara inti berupa penyerahan kunci <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rumah/" target="_blank">rumah</a> secara simbolis oleh Kapolres beserta istri kepada pemilik <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rumah/" target="_blank">rumah</a>, yang dilanjutkan dengan pengguntingan pita sebagai tanda telah selesainya <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rumah/" target="_blank">rumah</a> tersebut dibangun. "Penyerahan kunci <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rumah/" target="_blank">rumah</a> dilakukan langsung oleh Kapolres Simalungun beserta ibu kepada pemilik <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rumah/" target="_blank">rumah</a>, dilanjutkan dengan pengguntingan pita," ungkap AKP Verry Purba.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/0336dcbab05b9d5ad24f4333c7658a0e_thumbnail-12.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Lifestyle/190494/kapolres-simalungun-serahkan-kunci-rumah-dan-bantuan-untuk-opung-sipayung-lewat-program-bedah-rumah/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mahkamah Agung Membatalkan Perintah Eksekutif Presiden Donald Trump</guid>
            <pubDate>Wed, 01 Jul 2026 08:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mahkamah Agung Membatalkan Perintah Eksekutif Presiden Donald Trump]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Istanbul Hakim Ketua John Roberts dari Mahkamah Agung Amerika Serikat pada Selasa (30/6/2026) membatalkan perintah eksekutif Pr]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,Istanbul:</b> Hakim Ketua John Roberts dari <a href="https://www.matatelinga.com/tag/mahkamah-agung/" target="_blank">Mahkamah Agung</a> Amerika Serikat pada Selasa (30/6/2026) <a href="https://www.matatelinga.com/tag/membatalkan/" target="_blank">membatalkan</a> perintah eksekutif <a href="https://www.matatelinga.com/tag/presiden-donald-trump/" target="_blank">Presiden Donald Trump</a> yang membatasi kewarganegaraan bagi individu yang lahir di wilayah AS, dengan menegaskan semua anak yang lahir di AS dilindungi konstitusi.<br>Dalam kasus Trump v. Barbara, para hakim MA mengadili gugatan terhadap perintah eksekutif yang ditetapkan tahun 2025 itu.<br><a href="https://www.matatelinga.com/tag/pemerintahan-trump/" target="_blank">Pemerintahan Trump</a> berpandangan bahwa anak-anak dari <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pemegang-visa/" target="_blank">pemegang visa</a> sementara dan imigran ilegal tidak seharusnya dilindungi klausul kewarganegaraan berdasarkan Amendemen ke-14 <a href="https://www.matatelinga.com/tag/konstitusi-as/" target="_blank">Konstitusi AS</a>. Mereka mengeklaim interpretasi klausul tersebut saat ini mendorong masuknya imigran ilegal.<br>Hakim Ketua Roberts menyampaikan putusan mayoritas yang disepakati para hakim Sonia Sotomayor, Elena Kagan, Amy Coney Barrett, dan Ketanji Brown Jackson.<br>Roberts menyimpulkan bahwa anak-anak yang lahir dari orang tua yang berada di AS, baik yang statusnya ilegal maupun hanya tinggal sementara, tetaplah "lahir di Amerika Serikat" dan "tunduk pada yurisdiksi tersebut".<br>"Menurut <a href="https://www.matatelinga.com/tag/konstitusi-as/" target="_blank">Konstitusi AS</a>, mereka adalah warga negara AS sejak lahir," kata Roberts.<br>Ia menyebut kewarganegaraan sebagai hak yang paling dasar "untuk memiliki hak" dan berpartisipasi dalam kegiatan politik.<br>"Para perumus Amendemen ke-14 memberikan janji tersebut kepada &#039;semua orang yang lahir bebas merdeka di tanah ini.&#039; Kita akan menjaga janji tersebut," ucap Roberts, menambahkan.<br>Adapun Hakim Brett Kavanaugh menyampaikan "dissenting opinion" sebagian dan para hakim Clarence Thomas, Samuel Alito, dan Neil Gorsuch memberikan "dissenting opinion" penuh.<br>Selama lebih dari seabad, frasa "tunduk pada yurisdiksi tersebut" dipahami sebagai memberikan kewarganegaraan kepada setiap orang yang lahir di wilayah AS.<br>Dengan demikian, keputusan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/mahkamah-agung/" target="_blank">Mahkamah Agung</a> AS yang <a href="https://www.matatelinga.com/tag/membatalkan/" target="_blank">membatalkan</a> pembatasannya menjaga prinsip hukum tersebut tetap berlaku.<br>Pemerintahan Presiden Trump masih belum menyampaikan tanggapan terhadap putusan pengadilan tertinggi AS itu.</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/8f85517967795eeef66c225f7883bdcb_trump.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Internasional/190500/mahkamah-agung-membatalkan-perintah-eksekutif-presiden-donald-trump/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polres Simalungun Gelar Doa Bersama Lintas Agama dan Bagikan Sembako untuk Lansia hingga Anak Yatim</guid>
            <pubDate>Wed, 01 Jul 2026 08:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polres Simalungun Gelar Doa Bersama Lintas Agama dan Bagikan Sembako untuk Lansia hingga Anak Yatim]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Simalungun Polres Simalungun menggelar kegiatan doa bersama lintas agama serta bakti sosial penyaluran bantuan paket sembako ke]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELING</a>A,</b><b>Simalungun</b> :Polres Simalungun menggelar kegiatan doa bersama <a href="https://www.matatelinga.com/tag/lintas/" target="_blank">lintas</a> <a href="https://www.matatelinga.com/tag/agama/" target="_blank">agama</a> serta bakti sosial penyaluran bantuan paket sembako kepada masyarakat, warga lansia, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/anak/" target="_blank">anak</a> <a href="https://www.matatelinga.com/tag/yatim/" target="_blank">yatim</a> dan piatu dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Hal tersebut diungkapkan Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi awak media pada Selasa, 30 Juni 2026, sekira pukul 21.35 WIB.<br>AKP Verry Purba menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui upaya Polres Simalungun Polda Sumatera Utara untuk tampil berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>"Kegiatan ini merupakan bentuk nyata Polri untuk masyarakat melalui upaya Polres Simalungun agar senantiasa berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat," ujar AKP Verry Purba.<br>Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., yang melaks<a href="https://www.matatelinga.com/tag/anak/" target="_blank">anak</a>an doa bersama <a href="https://www.matatelinga.com/tag/lintas/" target="_blank">lintas</a> <a href="https://www.matatelinga.com/tag/agama/" target="_blank">agama</a> sekaligus bakti sosial penyaluran bantuan paket sembako kepada masyarakat, warga lansia, serta <a href="https://www.matatelinga.com/tag/anak/" target="_blank">anak</a> <a href="https://www.matatelinga.com/tag/yatim/" target="_blank">yatim</a> dan piatu. Kegiatan ini dilaks<a href="https://www.matatelinga.com/tag/anak/" target="_blank">anak</a>an pada Selasa, 30 Juni 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Polres Simalungun, Jalan Jhon Horailam Saragih, Pamatang Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun.<br>Kegiatan yang mengusung tema "80 Tahun Polri Untuk Masyarakat" ini digelar dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 Polres Simalungun. Acara berlangsung dengan susunan yang dimulai dari pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kata sambutan dari Kapolres Simalungun, kemudian doa bersama <a href="https://www.matatelinga.com/tag/lintas/" target="_blank">lintas</a> <a href="https://www.matatelinga.com/tag/agama/" target="_blank">agama</a> yang dibawakan oleh tokoh <a href="https://www.matatelinga.com/tag/agama/" target="_blank">agama</a> Islam, Protestan, Katolik dan Buddha. Acara dilanjutkan dengan pemberian paket bantuan sembako dan tali asih kepada <a href="https://www.matatelinga.com/tag/anak/" target="_blank">anak</a> <a href="https://www.matatelinga.com/tag/yatim/" target="_blank">yatim</a> dan kaum duafa, foto bersama, hingga acara berakhir.<br>"Kami menggelar doa bersama <a href="https://www.matatelinga.com/tag/lintas/" target="_blank">lintas</a> <a href="https://www.matatelinga.com/tag/agama/" target="_blank">agama</a> ini sebagai wujud rasa syukur sekaligus mempererat tali silaturahmi antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat tanpa memandang latar belakang <a href="https://www.matatelinga.com/tag/agama/" target="_blank">agama</a>," ucap AKP Verry Purba.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/65b9eea6e1cc6bb9f0cd2a47751a186f_thumbnail-11.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Lifestyle/190493/polres-simalungun-gelar-doa-bersama-lintas-agama-dan-bagikan-sembako-untuk-lansia-hingga-anak-yatim/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Acara Gemes 2026 Tak &#039;Merakyat&#039;, Pengunjung Kecewa</guid>
            <pubDate>Wed, 01 Jul 2026 07:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Acara Gemes 2026 Tak &#039;Merakyat&#039;, Pengunjung Kecewa]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Medan Acara Gelar Melayu Serumpun (GEMES) XVIII/2026 yang digelar Dinas Pariwisata Medan di Lapangan Merdeka mendapat kritik d]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a><b>, Medan: </b>Acara <a href="https://www.matatelinga.com/tag/gelar-melayu-serumpun/" target="_blank">Gelar Melayu Serumpun</a> (GEMES) XVIII/2026 yang digelar <a href="https://www.matatelinga.com/tag/dinas-pariwisata-medan/" target="_blank">Dinas Pariwisata Medan</a> di Lapangan Merdeka mendapat kritik dari masyarakat. Acara yang menghabiskan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/anggaran-rp-2/" target="_blank">anggaran Rp 2</a>,<a href="https://www.matatelinga.com/tag/5-miliar/" target="_blank">5 miliar</a> itu dianggap tidak &#039;merakyat&#039;.<br>Pantauan di lokasi Selasa (30/6/2026) malam, masyarakat yang hadir ke Lapangan Merdeka Medan hanya bisa melihat acara yang dibiayai pajak rakyat hanya bisa dilihat dari jauh. Pasalnya, lokasi acara dikelilingi oleh pagar besi dan pengunjung hanya bisa menyaksikan acara melalui layar yang disediakan panitia.<br>"Ekslusif kali kayaknya acara ini, kami yang mau lihat cuma bisa dari jauh. Kalau cuma lihat dari layar untuk apa," kata Yuni, salah seorang pengunjung.<br>Harusnya, kata Yuni, acara hiburan ini bisa lebih dinikmati pengunjung yang hadir. Rasa kecewa tak bisa ditutupi Yuni setelah datang ke lokasi <a href="https://www.matatelinga.com/tag/acara-gemes/" target="_blank">acara Gemes</a>, apalagi rumahnya cukup jauh.<br>"Jauh-jauh dari Johor ke sini, cuma lihat acara yang tak &#039;merakyat&#039; untuk apa," tuturnya.<br>Ridwan, pengunjung lainnya juga menyampaikan rasa kecewa setelah datang melihat langsung <a href="https://www.matatelinga.com/tag/acara-gemes/" target="_blank">acara Gemes</a> 2026 di Lapangan Merdeka Medan.<br>"Pantas lah sepi acaranya, cuma begini konsep," ungkapnya.</p><p><div>[adsense]</div>Menurut dia acara seperti ini tidak perlu digelar secara rutin karena hanya menghabiskan anggaran. "Berapa pula uang habis untuk acara hiburan model begini," tanya dia.<br>Untuk diketahui Gemes 2026 dibuka , Sabtu (27/6) malam. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari penuh, mulai dari 27 hingga 30 Juni 2026.<br>Wali <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a> Rico Waas mengatakan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/acara-gemes/" target="_blank">acara Gemes</a> tidak hanya tidak hanya sekedar festival ataupun acara pertunjukan. Melainkan Gemes merupakan upaya untuk melestarikan kebudayaan Melayu di tengah gempuran modernitas.<br>​"Yang kita takutkan adalah bagaimana tentang kebudayaan kita. Apakah kebudayaan akan bisa mengikuti perkembangan zaman? Namun kami meyakini, kebudayaan Melayu yang menjunjung tinggi adat istiadat, kesantunan, dan agama ini akan selalu hidup berdampingan bersama kita," kata Rico.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/698d51a19d8a121ce581499d7b701668_gemes.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190499/acara-gemes-2026-tak-039merakyat039-pengunjung-kecewa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Muharam Berkah 1448 Hijriah, PLN UID Sumut Gelar Sunat Sehat Ceria bagi 71 Anak Prasejahtera</guid>
            <pubDate>Wed, 01 Jul 2026 07:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Muharam Berkah 1448 Hijriah, PLN UID Sumut Gelar Sunat Sehat Ceria bagi 71 Anak Prasejahtera]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Medan Memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menggelar kegiat]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Medan :</b>Memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menggelar kegiatan Muharam Berkah 1448 Hijriah di Balai Agung Astakona, Selasa (30/6). Mengusung semangat berbagi dan kepedulian, kegiatan ini menghadirkan program Sunat Sehat Ceria bagi 71 anak dari keluarga prasejahtera.<br>Selain memperoleh layanan khitan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/gratis/" target="_blank">gratis</a> yang ditangani tenaga medis profesional, para peserta juga menerima bingkisan berupa tas sekolah, makanan ringan, serta santunan sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat bagi anak-anak yang telah menunjukkan keberanian menjalani proses khitan.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Kegiatan ini dihadiri oleh General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir, Ketua YBM PLN UID Sumatera Utara Efi Ziarman, jajaran Senior Manager PLN UID Sumatera Utara, Ketua DPC SP PLN UID Sumatera Utara Deffin Samsuri Harahap, Ketua Bapenrohis UID Sumatera Utara sekaligus Wakil Ketua YBM PLN UID Sumatera Utara Suwarseno, pengurus YBM PLN UID Sumatera Utara, PIKK PLN UID Sumatera Utara, IKPLN, serta mahasiswa penerima Beasiswa Generasi Cahaya Pintar (GENCAR) YBM PLN UID Sumatera Utara.</p><p>Dalam sambutannya, General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir menyampaikan bahwa semangat hijrah merupakan momentum untuk memperkuat kepedulian dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Nasional/190363/menteri-esdm-bin-dan-kejagung-harus-serius-selidiki-stok-batubara-pln-quotawas-dirut-pln-itu-licikquot/">Menteri ESDM, BIN dan Kejagung Harus Serius Selidiki Stok Batubara PLN, &quot;Awas, Dirut PLN Itu Licik!&quot;*</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>&quot;Momentum Tahun Baru Islam mengajarkan kita untuk terus memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, dan memperluas kepedulian sosial. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, dengan menebarkan kepedulian melalui berbagai program sosial. Semoga 71 anak yang mengikuti khitan hari ini tumbuh menjadi generasi yang sehat, saleh, berani, dan membanggakan keluarga serta bangsa,&quot; ujar Mundhakir.</p><p>Ketua Panitia Muharam Berkah 1448 Hijriah, Suwarseno, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi keluarga besar PLN UID Sumatera Utara melalui YBM PLN, PIKK PLN, dan SP PLN untuk menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Muharam menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat semangat berbagi. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya membantu meringankan beban keluarga peserta, tetapi juga memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak sehingga mereka menjalani proses khitan dengan penuh semangat dan kebahagiaan. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kepedulian yang dilakukan bersama dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,&quot; ujar Suwarseno.</p><p>Ibunda Karim, salah satu peserta Sunat Sehat Ceria, menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan PLN beserta seluruh pihak yang terlibat. Ia menilai bantuan tersebut sangat berarti karena membantu meringankan kebutuhan keluarga sekaligus memberikan kebahagiaan bagi anaknya.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Nasional/190325/hampir-sepekan-padam-listrik-bergilir-di-kalimantan-tapi-pln-tidak-transparan/">Hampir Sepekan Padam Listrik Bergilir di Kalimantan, Tapi PLN Tidak Transparan</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/06409663226af2f3114485aa4e0a23b4_thumbnail-9.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190491/muharam-berkah-1448-hijriah-pln-uid-sumut-gelar-sunat-sehat-ceria-bagi-71-anak-prasejahtera/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rakernas XVIII APEKSI Diproyeksikan Putar Ekonomi Kota Medan hingga Rp72,3 Miliar</guid>
            <pubDate>Wed, 01 Jul 2026 07:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rakernas XVIII APEKSI Diproyeksikan Putar Ekonomi Kota Medan hingga Rp72,3 Miliar]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memproyeksikan pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemer]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a><b>, Medan: </b>Wali <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a> Rico Tri Putra Bayu Waas memproyeksikan pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 mampu mendorong perputaran ekonomi di <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a> hingga sekitar <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rp72/" target="_blank">Rp72</a>,<a href="https://www.matatelinga.com/tag/3-miliar/" target="_blank">3 miliar</a>. <br>Selain menjadi ajang konsolidasi pemerintah kota se-Indonesia, kegiatan ini diharapkan memberikan dampak nyata bagi sektor <a href="https://www.matatelinga.com/tag/perhotelan/" target="_blank">perhotelan</a>,<a href="https://www.matatelinga.com/tag/-pariwisata/" target="_blank"> pariwisata</a>,<a href="https://www.matatelinga.com/tag/-umkm/" target="_blank"> UMKM</a>, hingga pelaku usaha lokal.<br>Hal itu disampaikan Rico Waas saat konferensi pers <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rakernas-xviii-apeksi-di/" target="_blank">Rakernas XVIII APEKSI di</a> <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a>, Selasa (30/6/2026). Turut mendampingi Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam, Wakil Ketua Bidang Pemerintahan dan Otonomi Eva Dwiana, Wakil Ketua Bidang Inklusi dan Hak Asasi Manusia Muhammad Tauhid Soleman, Wakil Ketua Bidang Akselerasi Kota Cerdas Respati Ardianto, Wakil Wali <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a> H. Zakiyuddin Harahap, Sekretaris Daerah <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a> Wiriya Alrahman, pimpinan perangkat daerah, serta insan pers.<br>Rico Waas menjelaskan, sekitar Rp17 miliar dari total proyeksi tersebut merupakan belanja langsung peserta dan panitia kepada pelaku usaha lokal.<br>"Rp17 miliar itu merupakan belanja langsung kepada pelaku usaha lokal. Sementara total proyeksi perputaran ekonomi yang telah dihitung Bappeda mencapai kurang lebih <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rp72/" target="_blank">Rp72</a>,<a href="https://www.matatelinga.com/tag/3-miliar/" target="_blank">3 miliar</a>. Mudah-mudahan target ini dapat tercapai karena setiap kota membawa rombongan yang cukup banyak, ditambah berbagai aktivitas formal maupun informal selama pelaksanaan Rakernas," ujarnya.<br>Menurut Rico Waas, kontribusi terbesar terhadap perputaran ekonomi berasal dari sektor jasa penyelenggara kegiatan. Selanjutnya, sektor hotel dan akomodasi diproyeksikan menyumbang 37,30 persen, sedangkan sektor makanan, minuman, dan<a href="https://www.matatelinga.com/tag/-umkm/" target="_blank"> UMKM</a> sebesar 11,27 persen. Untuk memperkuat dampak ekonomi tersebut, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> melibatkan 294 pelaku<a href="https://www.matatelinga.com/tag/-umkm/" target="_blank"> UMKM</a> yang tersebar di Mal Pelayanan Publik, Hotel Santika Premiere Dyandra Medan, dan Lapangan Benteng.<br>Selain menggerakkan perekonomian, Rakernas APEKSI juga menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a> kepada para kepala daerah dari seluruh Indonesia.<br>"Kami ingin menunjukkan apa yang dimiliki <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a>, mulai dari kebudayaan, kuliner, karakter masyarakat, hingga berbagai potensi kerja sama yang bisa dikembangkan bersama daerah lain," kata Rico Waas.<br>Ia menjelaskan, rangkaian Rakernas telah dimulai sejak 28 Juni melalui kegiatan Youth City Changers (YCC). Selanjutnya, pada 1 Juli yang bertepatan dengan Hari Jadi ke-436 <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a> akan digelar upacara peringatan hari jadi, Mayors Forum, Mayors Talk, pembukaan Indonesia City Expo (ICE), serta sejumlah agenda lainnya.<br>Pada 2 Juli akan berlangsung kegiatan olahraga bersama, penanaman pohon, peresmian Tugu Kota Tangguh, sidang pleno Rakernas, hingga Colorful Medan Carnival yang diikuti delegasi dari 73 kota. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penutupan Indonesia City Expo pada 3 Juli dan Hiburan Rakyat pada 4 Juli.<br>Rico Waas mengatakan antusiasme mengikuti Rakernas sangat tinggi. Dari 98 kota anggota APEKSI, sebanyak 88 wali kota, empat wakil wali kota, dua sekretaris daerah, dan satu pejabat yang mewakili kepala daerah dipastikan hadir di <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a>.<br>Menurutnya, Rakernas APEKSI tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis melalui berbagai forum, seperti Forum Pangan, Forum Bappeda, Forum Lingkungan Hidup, dan Forum Komunikasi Digital (Komdigi).<br>"Harapannya, Rakernas ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menghasilkan komitmen dan aksi nyata. Kami mendorong seluruh rekomendasi dari forum-forum tersebut dapat ditindaklanjuti oleh APEKSI sehingga benar-benar memberi manfaat bagi daerah," ungkapnya.<br>Rico Waas berharap <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a> dapat menjadi tuan rumah yang baik sekaligus memberikan kesan positif bagi seluruh peserta Rakernas.<br>"Mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, memberikan manfaat bagi peserta, sekaligus membawa dampak positif bagi perekonomian dan citra <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a>," pungkasnya.<br>Sementara itu, Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam mengatakan tingginya partisipasi kepala daerah dan perangkat daerah dalam Rakernas menunjukkan kuatnya semangat kolaborasi antarkota di tengah tantangan fiskal. Menurutnya, Rakernas menjadi ruang untuk berbagi pengalaman, merumuskan solusi bersama, serta menghasilkan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti demi kemajuan kota-kota di Indonesia.<br>Beberapa penyempurnaan yang dilakukan antara lain memperbaiki alur antarkalimat, menyesuaikan EYD dan tanda baca, mengubah "memberi" menjadi "memberikan" pada konteks formal, menyempurnakan nama Hotel Santika Premiere Dyandra Medan, menuliskan H. Zakiyuddin Harahap secara lengkap, serta memperjelas penyebutan Forum Komunikasi Digital (Komdigi) agar lebih mudah dipahami pembaca.</p><div>[adsense]</div><p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190417/rico-waas-nobar-piala-dunia-bersama-warga-di-cfd-kesawan-ajak-generasi-muda-gemar-berolahraga/">Rico Waas Nobar Piala Dunia Bersama Warga di CFD Kesawan, Ajak Generasi Muda Gemar Berolahraga</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/31fefc0e570cb3860f2a6d4b38c6490d_konfreensi-pers.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190498/rakernas-xviii-apeksi-diproyeksikan-putar-ekonomi-kota-medan-hingga-rp723-miliar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemko Tanjungbalai Tegaskan Lapangan Sultan Abdul Jalil Aset Resmi Daerah</guid>
            <pubDate>Wed, 01 Jul 2026 07:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemko Tanjungbalai Tegaskan Lapangan Sultan Abdul Jalil Aset Resmi Daerah]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Tanjungbalai Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai secara resmi membatalkan Kesepakatan Bersama dengan Kesultanan Negeri Asahan ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,</b><b>Tanjung<a href="https://www.matatelinga.com/tag/balai/" target="_blank">balai</a></b>: Pemerintah Kota (<a href="https://www.matatelinga.com/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a>) Tanjung<a href="https://www.matatelinga.com/tag/balai/" target="_blank">balai</a> secara resmi membatalkan Kesepakatan Bersama dengan Kesultanan Negeri Asahan terkait pelestarian kebudayaan Melayu dan pengelolaan Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah (Lapangan Pasir). Langkah tegas ini diambil setelah ditemukannya kekeliruan fatal dalam perumusan status kepemilikan aset ikonik tersebut.</p><p><div>[adsense]</div><br><p dir="ltr">Sebelumnya, kedua belah pihak sempat menandatangani dokumen kesepakatan bernomor 03/18/DESEMBER/2025 dan 415.4/23022/KUM pada tanggal 18 Desember 2025 lalu. Namun, berdasarkan data yuridis yang valid, kawasan lapangan yang menjadi pusat perhatian publik tersebut ternyata merupakan aset resmi milik pemerintah daerah.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190485/hadapi-tantangan-kompleks-2026-wakil-wali-kota-medan-ajak-para-pakar-perencana-rumuskan-cetak-biru-kota-masa-depan/">Hadapi Tantangan Kompleks 2026, Wakil Wali Kota Medan Ajak Para Pakar Perencana Rumuskan Cetak Biru Kota Masa Depan</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><hr><p dir="ltr"></p><p><div>[adsense]</div>Kepala Bagian Hukum <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> Tanjung<a href="https://www.matatelinga.com/tag/balai/" target="_blank">balai</a>, Herman Gultom, didampingi Kepala Bagian Aset BPKPD, Irawati, dalam konferensi pers menegaskan bahwa status kepemilikan lahan tersebut sudah sepenuhnya jelas dan berkekuatan hukum tetap.</p><p>"Sesuai dengan Sertifikat Hak Pakai Nomor 159 yang dikeluarkan oleh BPN Tanjungbalai tertanggal 23 Maret 1992, kepemilikan Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah adalah sah atas nama pemegang hak Pemerintah Kota Tanjungbalai," ujar Herman kepada insan pers, Kamis (25/6/2026).</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190485/hadapi-tantangan-kompleks-2026-wakil-wali-kota-medan-ajak-para-pakar-perencana-rumuskan-cetak-biru-kota-masa-depan/">Hadapi Tantangan Kompleks 2026, Wakil Wali Kota Medan Ajak Para Pakar Perencana Rumuskan Cetak Biru Kota Masa Depan</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Hingga saat ini, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> Tanjung<a href="https://www.matatelinga.com/tag/balai/" target="_blank">balai</a> juga memastikan situasi di lapangan sangat aman secara legalitas. Tidak ada gugatan hukum apa pun yang dilayangkan oleh pihak lain, baik terkait kepemilikan lahan maupun proses penerbitan sertifikat tanah tersebut.</p><p>Herman menambahkan bahwa pembatalan ini tidak dilakukan secara sepihak, melainkan telah merujuk pada ketentuan pengakhiran yang tertuang dalam Pasal 4 ayat (2) Kesepakatan Bersama. Aturan tersebut berbunyi bahwa apabila salah satu pihak bermaksud mengakhiri kesepakatan, maka harus memberitahukannya secara tertulis.</p><p><div>[adsense]</div>Sebagai tindak lanjut, Wali Kota Tanjung<a href="https://www.matatelinga.com/tag/balai/" target="_blank">balai</a> telah melayangkan surat pemberitahuan tertulis resmi melalui Surat Wali Kota Nomor 180/10902 perihal Pembatalan Kesepakatan Bersama bertanggal 25 Juni 2026. Secara hukum, ketentuan mengenai Hak Pakai ini diatur dalam UU Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria, yang diperjelas melalui Pasal 49 ayat (1) PP Nomor 18 Tahun 2021.</p><p>Berdasarkan regulasi tersebut, jenis hak pakai yang dikantongi Pemko Tanjungbalai masuk dalam kategori Hak Pakai Selama Dipergunakan yang diberikan kepada instansi pemerintah. Karakteristik hak ini bersifat tanpa batas waktu dan berlaku terus-menerus sepanjang lahan digunakan demi kepentingan masyarakat umum serta kedinasan. (Riki)<br></p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Lifestyle/190475/rico-waas-wariskan-lingkungan-sehat-dan-alami/">Rico Waas: : Wariskan Lingkungan Sehat dan Alami</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p dir="ltr"><br></p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/eecca5b6365d9607ee5a9d336962c534_thumbnail-10.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190492/pemko-tanjungbalai-tegaskan-lapangan-sultan-abdul-jalil-aset-resmi-daerah/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Timnas Prancis Tampil Gemilang Menghancurkan Swedia</guid>
            <pubDate>Wed, 01 Jul 2026 06:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Timnas Prancis Tampil Gemilang Menghancurkan Swedia]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,MetlifePada pertandingan ini Prancis mengamankan kemenangan atas Swedia berkat gol yang dicetak oleh Kylian Mbappe (2) dan Brad]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,</b><b>Metlife:</b>Pada pertandingan ini Prancis mengamankan kemenangan atas Swedia berkat gol yang dicetak oleh <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kylian-mbappe/" target="_blank">Kylian Mbappe</a> (2) dan Bradley Barcola, demikian catatan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/fifa/" target="_blank">FIFA</a>.<br>Timnas Prancis tampil gemilang menghancurkan Swedia dengan skor 3-0 pada babak 32 besar <a href="https://www.matatelinga.com/tag/piala-dunia-202/" target="_blank">Piala Dunia 202</a>6 di <a href="https://www.matatelinga.com/tag/stadion-metlife/" target="_blank">Stadion Metlife</a>, New Jersey, Selasa (30/6/2026).<br>Selanjutnya Prancis akan menghadapi Timnas Paraguay pada babak 16 besar <a href="https://www.matatelinga.com/tag/piala-dunia-202/" target="_blank">Piala Dunia 202</a>6 di Stadion Lincoln Financial Field, Philadelphia, Minggu (5/7) pukul 07.00 WIB.</p><div>[adsense]</div><p>Prancis langsung mengambil inisiatif menyerang dan menciptakan peluang melalui aksi Bradley Barcola, namun bola masih melambung tipis di atas mistar gawang Swedia.</p><p>Les Blues sempat membobol gawang Swedia melalui Kylian Mbappe, akan tetapi gol tersebut dianulir oleh wasit setelah melalui tinjauan VAR karena offside.</p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Bola/190288/pertandingan-brasil-lawan-skotlandia-ini-hasilnya/">Pertandingan Brasil Lawan Skotlandia, Ini Hasilnya</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>			 	      	<div class="clear pd5"><p>			 	      	</p><div class="clear pd5">Prancis terus menggempur lini pertahanan Swedia dan beberapa kali memberikan ancaman serta menciptakan peluang, akan tetapi upaya yang dilakukan Mbappe serta kolega masih belum membuahkan hasil.<p></p><div>[adsense]</div><p>Upaya Prancis akhirnya membuahkan hasil pada menit 45 melalui gol yang diciptakan Mbappe sehingga skor berubah menjadi 1-0 unggul atas Swedia.</p><p>Memasuki babak kedua, Prancis kembali memperagakan permainan menyerang dan berhasil menggandakan keunggulan pada menit 53 setelah umpan Michael Olise dapat dikonversikan menjadi gol oleh Bradley Barcola sehingga skor berubah menjadi 2-0.</p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Bola/190244/kenapa-peter-schmeichel-mengatakan-tidak-sah-rekor-gol-megabintang/">Kenapa Peter Schmeichel, Mengatakan Tidak Sah Rekor Gol Megabintang...?</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p>Olise sempat memiliki peluang untuk menambah keunggulan Prancis, akan tetapi tembakan pemain Bayern Muenchen tersebut masih dapat diblok kiper Swedia Jacob Widell Zetterstrom.</p>			 	      	<div class="clear pd5"><p>			 	      	</p><div>[adsense]</div><div class="clear pd5">Skuad asuhan Didier Deschamps berhasil menambah keunggulan mereka menjadi 3-0 setelah umpan terobosan Olise dapat disambut Mbappe pada menit 74.<p></p><p>Meski telah unggul tiga gol, Prancis tetap menunjukkan dominasi mereka, akan tetapi hingga laga usai, skor 3-0 untuk kemenangan Les Blues atas Swedia tetap bertahan.</p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Bola/190199/mentalitas-lionel-messi-di-sanjung-pelatih-timnas-argentina/">Mentalitas Lionel Messi Di Sanjung Pelatih Timnas Argentina</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p></p>			 	      	<div class="clear pd5"></p><div>[adsense]</div>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/3def184ad8f4755ff269862ea77393dd_prancis-vs-swedia.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Bola/190497/timnas-prancis-tampil-gemilang-menghancurkan-swedia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Oloan Dianggap Gagal Karena Pucuk Ketidak keharmonisan ke Wabup</guid>
            <pubDate>Wed, 01 Jul 2026 06:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Oloan Dianggap Gagal Karena Pucuk Ketidak keharmonisan ke Wabup]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Humbahas Dekan Fakultas Hukum (FH) Universitas HKBP Nomensen (UHN) Dr Janpatar Simamora SH MH menilai, bahwa kepemerintahan Bu]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Humbahas:</b>Dekan Fakultas Hukum (FH) Universitas HKBP Nomensen (UHN) Dr Janpatar Simamora SH MH menilai, bahwa kepemerintahan Bupati Humbahas <a href="https://www.matatelinga.com/tag/oloan/" target="_blank">Oloan</a> Paniaran Nababan dan Wakil Bupatinya Yunita Rebeka Marbun yang belum genap 2 tahun telah gagal.</p><div>[adsense]</div><p><br>Hal itu, didasari nya dikarenakan pucuk ketidakkeharmonisan antara keduanya dalam memimpin Kabupaten Humbang Hasundutan.</p><p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190482/bupati-lsm-lira-deli-serdanghut-bhayangkara-ke80-jadi-momentum-perkuat-kepercayaan-publik-terhadap-polri/">Bupati LSM LIRA Deli Serdang,HUT Bhayangkara ke-80 Jadi Momentum Perkuat Kepercayaan Publik terhadap Polri</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><hr>" Terlepas dari konteks surat Wakil Bupati Humbahas kepada Bupati, saya kira ini justru memperlihatkan inkonsistensi keduanya kepada publik. Dulu mereka berada dalam satu visi misi, namun setelah duduk, justru "pecah kongsi".<br>" Jadi, menurut saya ini mengindikasikan kegagalan kepemimpinan mereka. Bupati "gagal" membina hubungan baik dengan Wakil Bupati, sedangkan Wakil Bupati "gagal" memahami kedudukan dan posisinya yang hanya berperan membantu kepala daerah," ujarnya.<br>Dikatakannya, mengacu pada undang-undang Pemda, kewenangan memimpin pemerintahan daerah adalah sepenuhnya hak kepala daerah. Adapun Wakil kepala kedudukannya adalah membantu kepala daerah agar berjalan urusan pemerintahan daerah sebagaimana mestinya.<br>Regulasi ini, lanjut dia, tidak memberikan kewenangan khusus pada <a href="https://www.matatelinga.com/tag/wakil/" target="_blank">wakil</a> kepala daerah yang bisa dipisahkan dari kepala daerah.<br>Sehingga tidak heran ketika dalam praktik, kedudukan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/wakil/" target="_blank">wakil</a> kepala daerah hanya diberdayakan sebatas menurut pertimbangan subjektif kepala daerah.<br>" Artinya, manakala kepala daerah tidak mendelegasikan kewenangan, maka peran <a href="https://www.matatelinga.com/tag/wakil/" target="_blank">wakil</a> kepala daerah sering tidak begitu berfungsi," katanya.<br>Menurut dia, hal inilah yang membuat sejumlah <a href="https://www.matatelinga.com/tag/wakil/" target="_blank">wakil</a> kepala daerah menjadi tidak nyaman dengan posisinya. Sementara, beban politik Wakil pada saat pilkada tidak begitu jauh berbeda dengan kepala daerah.<br>Keduanya, lanjutnya, masing-masing memiliki tanggungjawab bersama dengan alasan kepala daerah untuk memenangkan pilkada.<br>Namun begitu duduk, peran dan kewenangan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/wakil/" target="_blank">wakil</a> begitu tidak nyata, karena sepenuhnya bergantung pada kepala daerah.<br>" Jadi, sebaiknya keduanya melepaskan ego masing-masing, karena disharmonisasi seperti ini hanya akan merugikan pemda, berdampak pada OPD dan juga fungsi-fungsi pelayanan yang mesti dijalankan," ujarnya<br>Disinggung, agar tidak terulang dan tidak adanya kesan kekuasaan, Janpatar menambahkan desain pemilihan kepala daerah diubah.<br>" Mengingat maraknya kondisi seperti ini, maka ke depan saya kira perlu didesain sistem pemilihan kepala daerah dimana hanya kepala daerah saja yang dipilih. Adapun <a href="https://www.matatelinga.com/tag/wakil/" target="_blank">wakil</a>nya mungkin diserahkan saja kepada pejabat karier yang berasal dari kalangan PNS," ujarnya.<br>* Yunita Akui <a href="https://www.matatelinga.com/tag/oloan/" target="_blank">Oloan</a> Batasi Dukungan Administratif dan Operasional, Janpatar : Hukumnya Wajib Diberikan<br>Ditanya, adanya pembatasan yang dirasakan oleh Yunita dalam dukungan administratif, dan operasional yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas jabatannya, diantaranya pengosongan ajudan Wakil Bupati sejak bulan September 2025 lalu, Janpatar menilai secara hukumnya <a href="https://www.matatelinga.com/tag/oloan/" target="_blank">Oloan</a> semestinya memberikan hak-hak Yunita sebagai Wakil Bupati.<br><a href="https://www.matatelinga.com/tag/oloan/" target="_blank">Oloan</a>, tambahnya, harus memilah kapasitas dan kedudukan sebagai kepala daerah. <a href="https://www.matatelinga.com/tag/oloan/" target="_blank">Oloan</a>, tidak dapat membatasi apa menjadi hak <a href="https://www.matatelinga.com/tag/wakil/" target="_blank">wakil</a> kepala daerah karena dalam aturan perundangan wajib hukumnya hak <a href="https://www.matatelinga.com/tag/wakil/" target="_blank">wakil</a> kepala daerah harus diberikan.<br>" Soal ini, saya kira <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bupati/" target="_blank">bupati</a> juga perlu memilah kapasitas dan kedudukan sebagai kepala daerah, jika memang ada hak-hak <a href="https://www.matatelinga.com/tag/wakil/" target="_blank">wakil</a> kepala daerah, termasuk fasilitas, mestinya wajib hukumnya untuk tetap diberikan. Jangan karena hubungan yang tidak harmonis, lalu hak-hak <a href="https://www.matatelinga.com/tag/wakil/" target="_blank">wakil</a> menurut UU menjadi tidak diberikan," tegasnya.<br><p></p><div>[adsense]</div><p></p>			 	      	<div class="clear pd5"></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190482/bupati-lsm-lira-deli-serdanghut-bhayangkara-ke80-jadi-momentum-perkuat-kepercayaan-publik-terhadap-polri/">Bupati LSM LIRA Deli Serdang,HUT Bhayangkara ke-80 Jadi Momentum Perkuat Kepercayaan Publik terhadap Polri</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/9872ed9fc22fc182d371c3e9ed316094_thumbnail.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190490/oloan-dianggap-gagal-karena-pucuk-ketidak-keharmonisan-ke-wabup/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kenapa Pembalap dari Jepang Malah Seperti Mengendurkan Kecepatan...?</guid>
            <pubDate>Wed, 01 Jul 2026 06:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kenapa Pembalap dari Jepang Malah Seperti Mengendurkan Kecepatan...?]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, BelandaPembalap asal Spanyol ini malah mengungkap satu hal dari gaya balapan Ogura yang ia ungkapkan sebagai cara &039aneh&]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Belanda:</b>Pembalap asal Spanyol ini malah mengungkap satu hal dari gaya balapan Ogura yang ia ungkapkan sebagai cara &#039;aneh&#039;.<br>"Melihat Ai mengendarai motor itu cukup aneh, karena gaya yang dia gunakan di atas motor berbeda dari kita semua," tutur <a href="https://www.matatelinga.com/tag/raul-fernandez/" target="_blank">Raul Fernandez</a> dikutip Bolasport dari Crash.net<br>"Mungkin karena itulah dia cukup kuat di bagian akhir balapan."<br>"Dalam data yang kami lihat, performanya semakin membai," ujarnya.<br>"Jadi hati-hati dengannya dalam perebutan gelar," ujarnya.<br><a href="https://www.matatelinga.com/tag/cara-balapan-ogura/" target="_blank">Cara balapan Ogura</a> memang sudah terpantau selalu menghadirkan comeback unik di akhir sesi.<br>Pada awal balapan, ia tampak seperti tidak terlalu ngotot.<br>Pembalap dari Jepang ini malah seperti mengendurkan kecepatan.<br>Namun menjelang 6-8 putaran, di situlah Ogura mulai memasang strategi untuk melakukan manuver terhadap rivalnya di depan yang mulai kehabisan ban.<br>Jorge Martin memperkuat pendapat Fernandez dengan lebih detail dalam menyebut bagian mana dari cara balapan Ogura yang mereka sebut unik.<br>Juara Dunia 2024 ini menggambarkan posisi motor dan tubuh Ogura sebagai terlihat aneh saat melintasi tikungan.<br>Namun, teknik itu mungkin juga menjadi kunci kemampuan Ogura dalam menghemat ban.<br>"Tentu saja saya harus memberi selamat kepada Ai,&quot; ucap Martin menuturkan.<br>Pembalap Superfile Trackhouse Racing, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/ai-ogura/" target="_blank">Ai Ogura</a>, dinilai memiliki cara balapan yang &#039;aneh&#039; yang justru mengantarkannya pada kemenangan bersejarah pada MotoGP Belanda 2026.<br><a href="https://www.matatelinga.com/tag/ai-ogura/" target="_blank">Ai Ogura</a> meraih kemenangan fantastis di GP Belanda pekan lalu.<br>Kemenangannya semakin terasa menakjubkan mengingat bagaimana ia berjuang.<br>Setelah sering tampil buruk di kualifikasi, Ogura sebenarnya tampil bagus saat balapan.<br>Namun, ia beberapa kali masih sering melewatkan kesempatan emas untuk berada di posisi terdepan.<br>Hari besarnya tiba di Sirkuit Assen, Minggu (28/6/2026) saat performanya sangat brilian menyalip dua rival sesama kubu Aprilia, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/raul-fernandez/" target="_blank">Raul Fernandez</a> dan Jorge Martin.<br>Pembalap asal Jepang itu melesat ke depan dengan bermodalkan ban bekas.<br>Fernandez yang jadi rekan setimnya, dan Martin dari Aprilia, dibuat tak berkutik saat dilewati Ogura dengan gagah.<br>Manuver apik itu ia lakukan di putaran ke-18.<br>&quot;Jujur saja, jika Anda melihat datanya, kinerja semua motor Aprilia cukup berdekatan.<br>&quot;Ada perbedaan beberapa milidetik di sini, beberapa milidetik di sana. Tapi kita semua sangat mirip.&quot;<br>&quot;Tapi yang pasti, saat kamu mengikuti Ai, itu aneh karena sepertinya dia terjatuh di setiap tikungan!&quot;<br>"Karena (bagian atas tubuhnya) benar-benar menunduk, tetapi sepedanya lurus (tegak).&quot;<br>&quot;Saya merasa kesulitan untuk mengikutinya karena saya merasa dia akan mengalami kecelakaan, tetapi kemudian malah sebaliknya, dan ia melaju cepat," tandas Martin, dikutip.<br>&quot;Jadi mungkin itu sebabnya dia cepat di beberapa lap terakhir. Tapi saya akan tetap mencoba (meniru)," tuturnya.<br><a href="https://www.matatelinga.com/tag/ai-ogura/" target="_blank">Ai Ogura</a> kini melesat ke peringkat empat klasemen MotoGP 2026. Ia hanya berjarak 25 poin dari Martin yang sekarang memimpin klasemen.</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/c8ffe9a587b126f152ed3d89a146b445_jepang.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/otomotif/190496/kenapa-pembalap-dari-jepang-malah-seperti-mengendurkan-kecepatan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lapas Kelas I Medan Optimalkan Lahan Kosong untuk Tanam Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan</guid>
            <pubDate>Wed, 01 Jul 2026 06:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lapas Kelas I Medan Optimalkan Lahan Kosong untuk Tanam Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Medan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan memanfaatkan lahan kosong menjadi area pertanian produktif dengan melakukan ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,</b><b>Medan</b>: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan memanfaatkan lahan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kosong/" target="_blank">kosong</a> menjadi area pertanian produktif dengan melakukan penanaman benih <a href="https://www.matatelinga.com/tag/jagung/" target="_blank">jagung</a>, Selasa (30/6/2026).<br>Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui pemanfaatan lahan yang bernilai produktif.<br>Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, mengatakan penanaman benih <a href="https://www.matatelinga.com/tag/jagung/" target="_blank">jagung</a> tersebut merupakan implementasi dari 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang menitikberatkan pada pembinaan warga binaan agar memiliki keterampilan dan kemandirian.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>"Pemanfaatan lahan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kosong/" target="_blank">kosong</a> menjadi area produktif merupakan bentuk nyata dukungan kami terhadap program ketahanan pangan nasional. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana pembinaan bagi warga binaan untuk meningkatkan keterampilan, etos kerja, serta membangun kemandirian sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat," kata Fonika.<br>Kegiatan penanaman dilaksanakan di lahan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kosong/" target="_blank">kosong</a> yang berada di samping rumah susun Lapas Kelas I Medan dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban selama pelaksanaannya.<br>Menurut Fonika, program tersebut juga menjadi wujud komitmen Lapas Kelas I Medan dalam menyukseskan kebijakan strategis Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan yang produktif, bermanfaat, dan berdampak positif bagi masyarakat.<br>Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan terkendali tanpa adanya gangguan keamanan maupun pelanggaran tata tertib.<br>Keberhasilan pelaksanaan penanaman <a href="https://www.matatelinga.com/tag/jagung/" target="_blank">jagung</a> ini sekaligus menunjukkan sinergi antara fungsi pengamanan dan pembinaan di Lapas Kelas I Medan dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang profesional, humanis, produktif, serta berkontribusi terhadap pembangunan nasional melalui penguatan ketahanan pangan. (Reza)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/06/140f6969d5213fd0ece03148e62e461e_img20260630wa0077.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Lifestyle/190480/lapas-kelas-i-medan-optimalkan-lahan-kosong-untuk-tanam-jagung-dukung-program-ketahanan-pangan/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>