<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.matatelinga.com/</link>
        <description>Berita Terkini Medan, Sumut dan Aceh. Berita Medan Langsung dari Sumbernya</description>
        <lastBuildDate>Fri, 10 Jul 2026 11:50:59 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kelangkaan BBM Lumpuhkan Pelayanan SPBU di Sumut, Pertamina Diminta Bertanggung Jawab</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Jul 2026 11:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kelangkaan BBM Lumpuhkan Pelayanan SPBU di Sumut, Pertamina Diminta Bertanggung Jawab]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Medan  Kelangkaan hampir seluruh jenis BBM Pertamina kembali terjadi di berbagai wilayah Sumatera Utara. Situasi tersebut melip]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,</b>Medan : Kelangkaan hampir seluruh jenis BBM Pertamina kembali terjadi di berbagai wilayah Sumatera Utara. Situasi tersebut meliputi Kota Medan, Deliserdang, Binjai, Langkat, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Asahan, Batu Bara, hingga Tanjung Balai.<br>Kondisi ini bukan lagi sekadar keterlambatan distribusi, tetapi telah mengganggu pelayanan publik, aktivitas ekonomi, dan operasional ratusan SPBU. Masyarakat kembali dipaksa mengantre panjang hanya untuk mendapatkan BBM, sementara banyak SPBU tidak dapat melayani konsumen karena stok belum tiba.<br>Salah satu kondisi tersebut terlihat pada SPBU 14.201.106 Jalan AH. Nasution, Medan, pada Jumat (10/7/2026) pukul 07.37 WIB. Terlihat papan pemberitahuan Pertalite, Biosolar, Pertamax, dan Pertamina Dex &quot;Dalam Perjalanan&quot;, yang menunjukkan pasokan belum tersedia di SPBU, begitu juga jalan Lintas Langkat - Banda Aceh lumpuh total.<br>Anto, warga Medan Johor menuturkan, ia sudah mendatangi sejumlah SPBU di Medan, tapi rata-rata pihak pengelola mengaku kehabisan stok atau lagi dalam perjalanan.<br>"Besar sekali efeknya kalau terjadi kelangkaan seperti ini. Aktivitas masyarakat pun jadi terhambat," keluhnya.<br>Ia juga menyesalkan sikap Pertamina sebagai perusahaan yang mengurusi penyediaan BBM di tanah air yang terkesan tidak peka dengan kondisi ini.<br>"Masyarakat sudah diberatkan dengan harga BBM yang tinggi, sekarang dihadapkan lagi dengan kelangkaan. Kan kacau. Sudah hampir 81 tahun kita merdeka, tapi permasalahan klasik seperti ini terus saja berulang," ucapnya.<br>Ironisnya, meskipun berbagai pihak telah meminta adanya perbaikan sistem distribusi BBM di Sumatera Utara, tapi hal itu belum juga terealisasi.<br>Selain masyarakat, para pengusaha SPBU turut mempertanyakan mengapa gangguan distribusi masih terus terjadi tanpa solusi yang mampu mencegah kejadian berulang.<br>Pada gangguan distribusi sebelumnya, Pertamina pernah menyampaikan bahwa faktor cuaca menjadi penyebab terhambatnya distribusi.<br>Dampak yang ditimbulkan sangat besar:<br>* Antrean kendaraan mengular hingga keluar area SPBU dan menyebabkan kemacetan panjang.* Aktivitas masyarakat terganggu karena waktu habis untuk mengantre BBM.* Pengusaha SPBU mengalami kerugian karena tidak dapat melakukan penjualan, sementara biaya operasional seperti gaji karyawan, listrik, keamanan, dan biaya lainnya tetap berjalan.* Banyak Delivery Order (DO) yang belum terealisasi sehingga stok di SPBU kosong berjam-jam bahkan lebih lama.<br>Para pengusaha SPBU juga meminta Pertamina Patra Niaga menjelaskan secara terbuka penyebab terganggunya distribusi BBM. Berbagai informasi yang beredar di lapangan mengenai keterbatasan armada mobil tangki, peru<a href="https://www.matatelinga.com/tag/bahan/" target="_blank">bahan</a> jumlah pengemudi, maupun faktor operasional lainnya perlu dijelaskan secara resmi agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.<br>Pengusaha SPBU dan masyarakat mendesak Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut untuk:<br>1. Memulihkan distribusi BBM secepatnya di seluruh Sumatera Utara.2. Menjelaskan secara terbuka penyebab gangguan distribusi.3. Menjamin kejadian serupa tidak terus berulang.4. Mengevaluasi seluruh rantai distribusi BBM apabila terbukti terdapat kelemahan yang menyebabkan keterlambatan pasokan.<br>"BBM merupakan kebutuhan vital masyarakat. Gangguan distribusi yang berulang tidak hanya merugikan pengusaha SPBU, tetapi juga menghambat aktivitas ekonomi, pelayanan publik, dan mobilitas masyarakat luas. Karena itu, penyelesaian yang cepat, transparan, dan menyeluruh menjadi kebutuhan mendesak," ucap salah seorang pengusaha SPBU di Medan</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/eb160de1de89d9058fcb0b968dbbbd68_img20260710wa0016.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Ekonomi/190827/kelangkaan-bbm-lumpuhkan-pelayanan-spbu-di-sumut-pertamina-diminta-bertanggung-jawab/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Aparat Penegak Hukum Segera Introspeksi Diri</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Jul 2026 11:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Aparat Penegak Hukum Segera Introspeksi Diri]]></title>
            <description><![CDATA[Tanpa harus mengungkap atau membuka ruang untuk memaparkan siapa yang salah dan siapa yang benar, banyaknya pemberitaan terkait aparat peneg]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a></b> - Tanpa harus mengungkap atau membuka ruang untuk memaparkan siapa yang salah dan siapa yang benar, banyaknya pemberitaan terkait aparat penegak hukum yang diduga melakukan tindak pidana korupsi dan memperkaya diri sendiri atau kelompok.</p><p><div>[adsense]</div>Berdasarkan analisa dan pandangan penulis terhadap aparat penegak hukum, khususnya institusi <a href="https://www.matatelinga.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> dan Kejaksaan harus segera melakukan introspeksi diri. Jangan sampai istilah &#039;maling teriak maling&#039; disematkan ke tubuh aparat penegak hukum.</p><p>Jangan pula melakukan sesuatu karena unsur balas dendam atau tak terima temannya diamankan karena terlibat korupsi. Lantas, institusi tersebut mencari cara untuk membuka aib institusi lainnya.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Nasional/190813/saling-sandera-di-cipete-ketika-hukum-jadi-alat-barter/">Saling Sandera di Cipete: Ketika Hukum Jadi Alat Barter</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Pola-pola seperti ini sudah terbaca oleh masyarakat awam sekali pun. Karena, tak hanya di tingkat atas atau di kalangan &#039;bintang&#039; di kalangan pangkat paling rendah pun sudah melakukan hal-hal seperti ini. Contoh yang pernah penulis alami sebagai Advocat pada saat membela korban untuk melapor ke aparat penegak hukum, tetap saja diperlakukan tidak adil dan proses hukumnya ditunda-tunda.</p><p>Ada juga aparat penegak hukum yang diduga sudah menerima sesuatu dari tersangka atau korban, memaksakan agar perkaranya segera di P-21 kan oleh Jaksa. Karena tak kunjung P-21, oknum aparat kepolisian membuat opini atau menggiring opini agar Jaksa dipermalukan dan dilaporkan ke Jamwas. Padahal, berdasarkan penelitian Jaksa perkara tersebut tidak layak untuk dilanjutkan.</p><p><div>[adsense]</div>Di tingkat &#039;bintang&#039; konteksnya berbeda, selain menunjukkan upaya atau kerja nyata terhadap pimpinan,sebaliknya tinggkat bawah malakukan hal yang sama. Padahal aturan hukum yang berlaku sudah disosialisasikan ke berbagai kalangan, termasuk KUHP dan KUHAP baru.</p><p>Yang jadi pertanyaan adalah, kenapa oknum penegak hukun sendiri yang melanggar aturan hukum yang berlaku. Aparat penegak hukum saat ini sedang mempertontonkan keburukannya masing-masing. Lantas, pada siapa lagi masyarakat percaya, semoga dengan adanya peristiwa yang memalukan ini aparat penegak hukum berbenah dan melakukan introspeksi diri. <b>(Amrizal, SH,MH - Wakil Ketua PWI Sumut Bidang Hukum)</b></p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190640/359-personel-naik-pangkat-pesan-kapolda-sumut-nugraha-sakanti-jadi-amanah-dan-tingkatkan-pengabdian/">359 Personel Naik Pangkat,  Pesan Kapolda Sumut: Nugraha Sakanti Jadi Amanah, dan Tingkatkan Pengabdian</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/cedebb6e872f539bef8c3f919874e9d7_amrizal.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Opini/190829/aparat-penegak-hukum-segera-introspeksi-diri/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Curhat&quot; Bupati Madina ke Publik Soal Efisiensi Anggaran, Signal &quot;Kecengengan&quot; dan Frustasi&quot; Politik</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Jul 2026 10:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Curhat" Bupati Madina ke Publik Soal Efisiensi Anggaran, Signal "Kecengengan" dan Frustasi" Politik]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Mandailing Natal  Pernyataan Bupati Mandailing Natal Saifullah Nasution yang berulang kali curhat ke tengah publik menyoroti ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,</b>Mandailing Natal : Pernyataan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Mandailing Natal Saifullah Nasution yang berulang kali "curhat" ke tengah publik menyoroti rendahnya kemampuan fiskal daerah dan dampak kebijakan efisiensi anggaran mendapat sorotan tajam dari sejumlah elemen masyarakat.<br>Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Pemantau Kebijakan Pemerintah (AMP2K) Pajarur Rohman Nasution menyebutkan seorang kepala daerah memang perlu menyampaikan kondisi riil daerah kepada publik. Namun, apabila narasi yang lebih dominan adalah keluhan mengenai keterbatasan anggaran, hal itu justru berpotensi menimbulkan sentimen negatif di tengah masyarakat terhadap kapasitas dan ketangguhan kepemimpinan seorang bupati.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>"Kami memahami bahwa kondisi fiskal daerah sedang tidak mudah. Kebijakan efisiensi anggaran merupakan kebijakan nasional yang dirasakan hampir seluruh kabupaten dan kota di Indonesia, bukan hanya Mandailing Natal. Karena itu, tantangan tersebut seharusnya dijawab dengan inovasi pembangunan, peningkatan PAD, strategi dan terobosan, bukan dengan narasi "curhat" yang terus berkeluh kesah di tengah masyarakat. Hal ini signal dari "kecengengan politik" dan rasa frustasi mendalam serta lemahnya percayaan diri dari seorang pemimpin" ujar Ketua AMP2K Pajarur Rohman dalam keterangan pers di Panyabungan (09/07)<br>Ia menilai masyarakat makin jenuh dan tidak membutuhkan pemimpin yang lebih sering menjelaskan hambatan daripada menawarkan solusi. Dalam situasi sulit rakyat, yang diharapkan adalah keberanian mengambil keputusan, kemampuan membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi, serta langkah-langkah konkret untuk menjaga agar pembangunan tetap berjalan biarpun anggaran terbatas.<br>"<a href="https://www.matatelinga.com/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> dipilih dan digaji oleh rakyat untuk mencari solusi, bukan untuk mengeluhkan keadaan kepada masyarakat. Keseharian seorang Kepala Daerah dalam 24 jam melekat dengan semua fasilitas yang digaji oleh rakyat. Mulai dari baju dinas, rumah dinas, kenderaan dinas dan seluruh operasional semuanya dibiayai oleh rakyat. Leader seorang <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> adalah "problem solver". bukan malah terlihat "cengeng" dan berkeluh kesah, malah ikut pula latah mempertanyakan solusi kepada rakyat" tambah Pajar yang aktivis PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) ini.<br>Pajarur Rohman menambahkan bahwa apabila setiap kesempatan bertemu masyarakat diisi dengan keluhan mengenai kondisi keuangan daerah, pasti memicu asumsi liar dan sederet pertanyaan publik tentang kapasitas seorang pemimpin.<br>"Kalau seorang bupati lebih sering mencurahkan kesulitan kepada rakyat, lalu rakyat harus mengadu kepada siapa ketika mereka menghadapi persoalan hidupnya? Bukankah pemerintah hadir untuk mendengar dan menyelesaikan keluhan masyarakat, bukan sebaliknya?" tanya Pajar yang alumnus Pasca Sarjana UIN Suska- Riau ini.<br>Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh dijadikan alasan untuk melemahkan rasa optimisme masyarakat. Justru pada kondisi seperti inilah kualitas kepemimpinan diuji, yaitu melalui kemampuan mengelola sumber daya secara efektif, meningkatkan pendapatan daerah, menarik investasi, memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat, serta menghadirkan kebijakan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.<br>Lebih lanjut, Pajarur Rohman menegaskan bahwa kritik ini bukan ditujukan untuk menjatuhkan wibawa pemerintah daerah, melainkan sebagai pengingat bahwa harapan masyarakat terhadap pemimpin yang mereka pilih masih sangat besar.<br>"Jika merasa tidak sanggup menjawab tantangan dengan berbagai keterbatasan yang ada. Jika merasa sudah tak sanggup lagi memimpin Madina, maka langkah paling elegan dan terhormat silahkan Saifullah Nasution untuk mundur dan meletakkan jabatan selaku <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a>. Kami lebih yakin, Atika Azmi Utammi Nasution selaku Wakil <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> pasti lebih siap dan energik, progressif, produktif dengan ide pembangunan inovatif melanjutkan kepemimpinan, reformasi birokrasi dan membawa kesejahteraan rakyat Madina ke arah lebih baik" tambah Pajar.<br>Pihaknya menyayangkan sikap <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> yang terkesan terlihat lemah dalam segi kepemimpinan,tentu berpotensi tingginya kekhawatiran akut, pesimisme dan hilangnya kepercayaan (lost of trus) ditengah publik yang mempertanyakan komitmen dan kesiapan kepemimpinan. Namun dia berharap agar <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> lebih sadar dan memilih membuktikan kemampuannya melalui kerja nyata, bukan dengan terus mengulang narasi tentang kesulitan fiskal.<br>Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Pemantau Kebijakan Pemerintah menegaskan akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif dan konstruktif demi mendorong lahirnya pemerintahan yang responsif, inovatif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Mandailing Natal.<br>"Rakyat memilih pemimpin untuk menghadirkan solusi. Kepemimpinan tidak diukur dari seberapa besar tantangan yang diceritakan, tetapi dari seberapa besar persoalan yang mampu diselesaikan" tutupnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/c45147dee729311ef5b5c3003946c48f_img20260710wa0014.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190826/curhatquot-bupati-madina-ke-publik-soal-efisiensi-anggaran-signal-quotkecengenganquot-dan-frustasiquot-politik/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Paviliun Kabupaten Asahan Di PRSU Dikunjungi Tim Komisi VII DPR RI Dan Gubsu</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Jul 2026 10:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Paviliun Kabupaten Asahan Di PRSU Dikunjungi Tim Komisi VII DPR RI Dan Gubsu]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGAAsahan Bupati Asahan Taufik ZA Siregar yang menyambut kedatangan tim komisi VII DPR RI dan Gubernur Sumatera Utara saat menyamba]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELING</a>A</b><b>Asahan</b> :Bupati Asahan Taufik ZA Siregar yang menyambut kedatangan tim komisi VII DPR RI dan Gubernur Sumatera Utara saat menyambangi pavaliun PRSU pada ajang gelar Pekan Raya Sumatera Utara 2026, Kamis (09/07/2026).<br>Bupati Asahan Taufik ZA Siregar dalam keterangannya yang disampaikan Plt.Kepala Dinas Kominfo Asahan Arbin Ariadi Tanjung mengatakan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bupati/" target="_blank">bupati</a> Asahan bersama para pejabat Pemkab Asahan yang sedang berada di arena PRSU tersebut turut serta menyambut kehadiran tim komisi VII DPR RI yang dipimpin ketua tim Komisi VII DPR RI Dr.Evita Nursanty dan Gubernur Sumatera Utara <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> Nasution, di paviliun PRSU, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bupati/" target="_blank">bupati</a> Asahan juga menyampaikan kondisi UMKM yang berada di kabupaten Asahan terdapat berbagai potensi unggulan yang ada di Kabupaten Asahan, khususnya perkembangan industri "Sepatu Bunut" yang telah menjadi salah satu ikon UMKM Kabupaten Asahan dan memiliki potensi untuk terus dikembangkan hingga pasar nasional.Sejak dahulu produksi sepatu Bunut yang berada di kecamatan Bunut kabupaten Asahan sudah dikenal oleh masyarakat baik lokal maupun manca negara, dan hingga kini produksi sepatu Bunut terus dikembangkan dan sepatu Bunut ini juga menjadikan industri home bagi masyarakat di Bunut, ujarnya.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Lebih lanjut <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bupati/" target="_blank">bupati</a> Asahan juga mengatakan dengan digelarnya Pekan Raya Sumatera Utara ini, merupakan momen yang paling tempat bagi kabupaten Asahan untuk dapat menampilkan karya karya nyata yang persembahkan oleh warga masyarakat untuk bangsa ini, dan khususnya produksi dan hasil karya warga masyarakat Asahan dapat kembali menjadi perhatian warga secara umum.Dan dengan digelarnya Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) Tahun 2026 merupakan ajang promosi budaya, perdagangan, investasi, dan ekonomi kreatif terbesar di Sumatera Utara yang mengusung tema "Harmoni Emas dengan Semangat Kolaborasi Tradisi, Bangkitkan Inspirasi."Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 3 Juli s.d. 2 Agustus 2026 dengan menampilkan pameran produk UMKM, hiburan, pertunjukan seni budaya, serta kolaborasi berbagai pelaku industri kreatif dari kabupaten dan kota se-Sumatera Utara.<br>Dalam kunjungan tersebut ketua tim komisi VII DPR RI Dr.Evita Nursanty memberikan apresiasi terhadap kualitas produk-produk unggulan yang dipamerkan di Paviliun Kabupaten Asahan.Menurutnya, Sepatu Bunut memiliki desain yang menarik, kualitas jahitan yang rapi, serta daya saing yang baik sehingga berpotensi menembus pasar yang lebih luas, sebagai bentuk dukungan ketua tim komisi VII DPR RI Dr.Evita Nursanty yang melihat secara langsung produksi sepatu Bunut tersebut dengan kualitas yang tidak kalah dengan produksi sepatu dari luar sana, ketua tim komisi VII juga membeli sepasang sepatu bunut tersebut.<br>Dr.Evita Nursanty juga berharap Pemerintah Kabupaten Asahan terus memberikan pembinaan, pendampingan, serta dukungan kepada para pelaku UMKM agar mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, dan terus berinovasi sehingga dapat memperkuat perekonomian daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ungkapnya<br></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/06409663226af2f3114485aa4e0a23b4_thumbnail-3.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190825/paviliun-kabupaten-asahan-di-prsu-dikunjungi-tim-komisi-vii-dpr-ri-dan-gubsu/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Diduga Disabotase OTK, Ratusan Tanaman Ubi Petani di Deli Serdang Dirusak, Program Ketahanan Pangan Terancam</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Jul 2026 09:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Diduga Disabotase OTK, Ratusan Tanaman Ubi Petani di Deli Serdang Dirusak, Program Ketahanan Pangan Terancam]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Deli Serdang Aksi perusakan tanaman yang diduga dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) menggegerkan para petani di Desa Limauma]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELING</a>A,</b><b>Deli Serdang</b> :Aksi pe<a href="https://www.matatelinga.com/tag/rusak/" target="_blank">rusak</a>an tanaman yang diduga dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) menggegerkan para petani di Desa Limaumanis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Ratusan tanaman ubi kayu milik anggota Forum Kelompok Tani Masyarakat Limaumanis Medan Sinembah (FKTMLM) ditemukan dicabuti secara sengaja, sehingga memicu keresahan di tengah masyarakat (9/7/26).<br>Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Pasar 13-14, Gang Pendidikan, Jalan Limaumanis&ndash;Medan Sinembah. Berdasarkan keterangan para petani, aksi pe<a href="https://www.matatelinga.com/tag/rusak/" target="_blank">rusak</a>an diduga berlangsung pada malam hari, antara 7 hingga 8 Juli 2026, saat warga sedang beristirahat. Tanaman yang telah berusia beberapa bulan hingga bibit yang baru ditanam menjadi sasaran pelaku.</p><p><div>[adsense]</div><hr><br>Akibat kejadian itu, sekitar 350 petani yang tergabung dalam FKTMLM mengaku khawatir. Mereka menilai tindakan tersebut bukan hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga berpotensi mengganggu upaya peningkatan produksi pangan yang sejalan dengan program Ketahanan Pangan yang menjadi prioritas pemerintah.<br>Salah seorang petani, Hutabarat, mengungkapkan bahwa tanaman ubi miliknya yang telah berumur sekitar empat bulan di lahan seluas lima rantai habis dicabuti. Bahkan, batang ubi yang baru ditanam juga tidak luput dari aksi pe<a href="https://www.matatelinga.com/tag/rusak/" target="_blank">rusak</a>an. Ia berharap pelaku segera ditemukan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.Menyikapi kondisi tersebut, para petani yang tergabung dalam FKTMLM berencana mengaktifkan kembali sistem ronda atau penjagaan malam di sekitar area pertanian. Langkah ini dilakukan untuk mempersempit ruang gerak pelaku sekaligus menjaga hasil tanam masyarakat dari aksi pe<a href="https://www.matatelinga.com/tag/rusak/" target="_blank">rusak</a>an berikutnya.<br>Perwakilan petani, Sutario 753, berharap aparat penegak hukum segera turun tangan menyelidiki kasus tersebut. Menurutnya, apabila aksi pe<a href="https://www.matatelinga.com/tag/rusak/" target="_blank">rusak</a>an terus dibiarkan, bukan hanya petani yang dirugikan, tetapi juga dapat mengancam keberlangsungan produksi pertanian dan semangat masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.</p><p><div>[adsense]</div></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/65ded5353c5ee48d0b7d48c591b8f430_thumbnail-2.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190824/diduga-disabotase-otk-ratusan-tanaman-ubi-petani-di-deli-serdang-dirusak-program-ketahanan-pangan-terancam/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rico Waas: Restoran Modern Harus Diikuti Sistem Pembayaran Pajak yang Profesional</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Jul 2026 08:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rico Waas: Restoran Modern Harus Diikuti Sistem Pembayaran Pajak yang Profesional]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Medan  Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menilai pesatnya perkembangan industri kuliner di Kota Medan harus diikuti deng]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,Medan</b> : Wali Kota Medan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Tri Putra Bayu Waas menilai pesatnya perkembangan industri kuliner di Kota Medan harus diikuti dengan sistem pembayaran pajak yang modern, transparan, dan profesional. Karena itu, Pemko Medan terus mendorong penerapan Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization (QRESTO) melalui sosialisasi kepada para pelaku usaha restoran dan kafe.<br>"Kalau bangun restoran sudah menggunakan arsitek, desainer interior, hingga sistem manajemen yang profesional, maka sistem pembayarannya juga harus profesional. Jangan sampai usaha sudah maju, tetapi tata kelola pajaknya masih tertinggal," ujar <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas saat membuka Sosialisasi Sistem Pembayaran QRESTO dan High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Hotel Aryaduta Medan, Kamis (9/7/2026).</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, Ketua Badan Pengurus Daerah PHRI Sumatera Utara Melky Maydiroy Waas, jajaran perbankan, serta para pelaku usaha restoran dan kafe di Kota Medan.<br>Menurut <a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk membangun tata kelola usaha yang semakin baik. Di tengah berkembangnya industri kuliner, sistem pembayaran dan pelaporan pajak juga harus mampu mengikuti perubahan zaman.<br>Ia mengatakan masyarakat kini semakin kritis terhadap pengelolaan pajak yang mereka bayarkan. Karena itu, pemerintah bersama pelaku usaha perlu menghadirkan sistem yang mampu memberikan kepastian, meningkatkan kepercayaan publik, sekaligus meminimalkan potensi kebocoran penerimaan daerah.<br>Melalui QRESTO, pajak yang dibayarkan konsumen akan dipisahkan secara otomatis dari omzet usaha pada setiap transaksi. Dengan mekanisme tersebut, alur pembayaran menjadi lebih transparan, mudah diawasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.<br><a href="https://www.matatelinga.com/tag/rico/" target="_blank">Rico</a> Waas menegaskan penerapan QRESTO bukan untuk menambah beban pelaku usaha. Sebaliknya, sistem tersebut menjadi nilai tambah bagi restoran karena mencerminkan komitmen terhadap transparansi dan profesionalisme. Kepercayaan konsumen maupun investor, katanya, akan tumbuh apabila tata kelola usaha dijalankan dengan baik.<br>Bahkan, ia berharap Kota Medan menjadi daerah pertama di Indonesia yang berhasil menerapkan sistem pembayaran pajak restoran secara terintegrasi. Keberhasilan tersebut diyakini dapat menjadi contoh bagi daerah lain sekaligus memperkuat citra Medan sebagai kota yang ramah investasi dan memiliki tata kelola pemerintahan yang modern.<br>SebelumnKepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan M. Agha Novrian melaporkan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pelaku usaha mengenai penggunaan QRESTO sebagai sistem pembayaran dengan mekanisme pemisahan omzet dan pajak pada setiap transaksi restoran yang terintegrasi secara digital.<br>Menurutnya, sistem tersebut akan mendukung transparansi transaksi, meningkatkan kepatuhan perpajakan daerah, sekaligus memperkuat penggunaan kanal digital sebagai bagian dari transformasi tata kelola keuangan daerah.<br>Agha menjelaskan sosialisasi diikuti 65 wajib pajak non-group dan 35 wajib pajak grup. Secara keseluruhan, kegiatan tersebut menjangkau 459 penerima manfaat.<br>Ia berharap sosialisasi ini mampu menyatukan persepsi antara pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha sehingga implementasi QRESTO dapat berjalan optimal.<br>"Implementasi sistem pembayaran QRESTO diharapkan menjadi solusi digital yang mempermudah administrasi usaha sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan secara signifikan," pungkasnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/06409663226af2f3114485aa4e0a23b4_img20260710wa0012.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Ekonomi/190823/rico-waas-restoran-modern-harus-diikuti-sistem-pembayaran-pajak-yang-profesional/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sebanyak 28 Warga China Tewas , Ini Penyebabnya</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Jul 2026 08:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sebanyak 28 Warga China Tewas , Ini Penyebabnya]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Beijing Dalam kebakaran yang terjadi di sebuah pabrik sepatu di Provinsi Fujian di China tenggara pada Kamis,(9/7/2026),dilapor]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,Beijing:</b> Dalam kebakaran yang terjadi di sebuah pabrik sepatu di Provinsi Fujian di China tenggara pada Kamis,(9/7/2026),dilaporankan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/central-television-<a href="https://www.matatelinga.com/tag/china/" target="_blank">china</a>/" target="_blank">Central Television China</a>, diperkirakan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/28-orang-tewas/" target="_blank">28 orang tewas</a>.<br>Kebakaran terjadi sekitar pukul 12 siang waktu setempat (04:00 GMT) di pabrik sepatu Huiteng di Kota Jinjiang.<br>Lebih dari 180 petugas pemadam kebakaran dan 35 mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi kejadian untuk memadamkan kobaran api.<br><a href="https://www.matatelinga.com/tag/presiden-<a href="https://www.matatelinga.com/tag/china/" target="_blank">china</a>-xi-jinping/" target="_blank">Presiden China Xi Jinping</a> menginstruksikan penyelidikan menyeluruh kebakaran mematikan tersebut.<br>Selain itu, presiden juga meminta agar pihak-pihak yang bertanggung jawab dimintai pertanggungjawaban atas peristiwa tersebut.</p><div>[adsense]</div><p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Nasional/189510/wna-china-divonis-3-tahun-penjara-liu-xiaodong-dinyatakan-bersalah-kasus-tambang-di-ketapang/">WNA China Divonis 3 Tahun Penjara, Liu Xiaodong Dinyatakan Bersalah Kasus Tambang di Ketapang</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/5f93f983524def3dca464469d2cf9f3e_pabrik-sepatu.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Internasional/190822/sebanyak-28-warga-china-tewas-ini-penyebabnya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Apa Belgia Sudah Siap Menghadapi Spanyol Babak Prempat Final, Siapa Anda Jagokan...?</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Jul 2026 08:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Apa Belgia Sudah Siap Menghadapi Spanyol Babak Prempat Final, Siapa Anda Jagokan...?]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Inglewood Ketika menghadapi Spanyol pada babak perempat final Piala Dunia 2026 di Stadion SoFi, Inglewood, Sabtu (11/7/2026) pu]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,Inglewood:</b> Ketika menghadapi Spanyol pada babak perempat final <a href="https://www.matatelinga.com/tag/piala-dunia/" target="_blank">Piala Dunia</a> 2026 di Stadion SoFi, Inglewood, Sabtu (11/7/2026) pukul 02.00 WIB, Pelatih Timnas Belgia Rudi Garcia menegaskan tim asuhannya siap menampilkan penampilan terbaik.<br>"Kondisi kami baik, dan jika kami terus menunjukkan peningkatan, kami berharap bisa menampilkan performa terbaik saat melawan Spanyol, sesuatu yang pastinya kami butuhkan."<br>Dikutip dari laman resmi FIFA, Jumat (10/7/2026), Garcia menjelaskan tim asuhannya dalam kondisi baik dan performa skuad Belgia terus menunjukkan perkembangan positif seiring waktu, ujar Garcia.<br>Mantan pelatih AS Roma itu menegaskan jika Belgia harus menunjukkan kepercayaan diri ketika menghadapi Spanyol dan itu akan modal penting bagi Kevin De Bruyne serta kolega.<br>Garcia tentu menyadari Spanyol bukanlah lawan yang mudah untuk diatasi, namun dirinya sama sekali tidak memiliki keraguan dengan kemampuan yang dimiliki Belgia.<br>"Spanyol jelas merupakan tim yang lebih diunggulkan. Mereka adalah juara (UEFA) EURO terakhir dan tim berkualitas tinggi, namun kami tidak akan merasa rendah diri," jelas Garcia.<br>"Kami tahu mereka tim yang hebat, tetapi kami juga memiliki kekuatan yang bisa kami tunjukkan. Kami bertekad untuk memberikan perlawanan sengit hingga titik di mana kami berharap bisa menyingkirkan mereka," tambah dia.<br>Garcia melanjutkan jika Belgia ingin kembali mencapai babak semifinal seperti yang dilakukan pada <a href="https://www.matatelinga.com/tag/piala-dunia/" target="_blank">Piala Dunia</a> 2018 dan kini satu-satunya cara mengulangi pencapaian tersebut adalah mengalahkan Spanyol.<br>"Itulah satu-satunya tujuan kami, karena kami tidak ingin langkah kami terhenti saat segalanya sedang berjalan dengan sangat baik," sebutnya.</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/47d1e990583c9c67424d369f3414728e_spanyol-vs-belgia.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Bola/190821/apa-belgia-sudah-siap-menghadapi-spanyol-babak-prempat-final-siapa-anda-jagokan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Habis Begal Wanita, Polisi Jeput Dua Pelaku Bersenjata Tajam</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Jul 2026 08:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Habis Begal Wanita, Polisi Jeput Dua Pelaku Bersenjata Tajam]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Medan Dua dari tiga kawanan begal bersenjata tajam, beraksi di Jalan Selamat, Kelurahan Pusat Pasar, Kecamatan Medan Kota pada]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a><b>, Medan: </b>Dua dari tiga kawanan begal bersenjata tajam, beraksi di Jalan Selamat, Kelurahan Pusat Pasar, Kecamatan Medan Kota pada 2 Juli 2026 sekira pukul 06:13 WIB, diciduk Unit Reskrim <a href="https://www.matatelinga.com/tag/polsek-medan-kota/" target="_blank">Polsek Medan Kota</a> ditempat persembunyiannya.<br>Masing masing kedua pelaku yang ditangkap berinisial DR dan MZ ditempat persembunyianya di Jalan Sempurna, Kelurahan Sudirejo Kecamatan Medan kota pada (9/7/2026),pukul 19:13 WIB.<br>Kapolsek Medan Kota, AKP Feriawan melalui Kanit Reskrimnya Iptu Poltak Tambunan saaat diwawancarai wartawan menyebutkan, bahwa kejadian saat korban melintas di lokasi dengan mengendarai sepeda motor tiba-tiba dari belakang muncul tiga pelaku mengendarai sepeda motor Honda Beat yang langsung mengancam korbanya yang merupakan seorang wanita, bernama Afni Ramadhani (37) warga Jalan Veteran dengan menggunakan celurit .<br>"Korban melintas, muncul pelaku dari arah belakang sambil menodongkan senjata tajam lalu salah satu pelaku mengambil sepeda motor Honda Beat korban BK 5184 ANJ dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 21.000.000," ucap Iptu Poltak Tambunan.<br>Katanya lagi, kemudian sepeda motor hasil curian mereka jual dan uangnya mereka bagi-bagi.<br>"Pelaku Muhammad Azam merupakan residivis dan pernah dihukum selama 8 bulan dalam kasus kepemilikan senjata tajam oleh Polrestabes Medan,"sebutnya.</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/2a79ea27c279e471f4d180b08d62b00a_duabegal.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190820/habis-begal-wanita-polisi-jeput-dua-pelaku-bersenjata-tajam/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wujud Bela Negara Melalui Pelestarian Alam : Babinsa Koramil 06/Senayang Imbau Warga Tentang Pentingnya Kepedulian Terhadap Lingkungan</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Jul 2026 08:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wujud Bela Negara Melalui Pelestarian Alam : Babinsa Koramil 06/Senayang Imbau Warga Tentang Pentingnya Kepedulian Terhadap Lingkungan]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Lingga Dalam upaya memperkuat ketahanan wilayah dan membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a><b>, Lingga: </b>Dalam upaya memperkuat ketahanan wilayah dan membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan sebagai bagian integral dari keamanan nasional, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/babinsa-desa-baran/" target="_blank">Babinsa Desa Baran</a>, Kecamatan Senayang, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kabupaten-lingga/" target="_blank">Kabupaten Lingga</a>, Sertu Harun Ginting, melaksanakan kegiatan sambang warga sambil menyampaikan imbauan kewaspaan dan cegah dini kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dan pemukiman, serta pengelolaan sampah perairan, Kamis (09/07/2026).<br>Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menunjukkan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/komitmen-tni-ad/" target="_blank">komitmen TNI AD</a> dalam menjaga stabilitas ekosistem lokal yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat dan kedaulatan sumber daya alam Indonesia.<br>Sertu Harun Ginting menyampaikan penjelasan mengenai bahaya serius dari kebakaran hutan serta lahan. Ia mengimbau agar warga senantiasa berhati-hati dalam menangani api, tidak melakukan pembakaran sembarangan, serta selalu meningkatkan kewaspadaan.<br> "Mencegah kebakaran bukan hanya soal menjaga aset hutan, tetapi juga melindungi kesehatan paru-paru kita dan keselamatan bersama dari bencana asap," tegasnya.<br>Penekanan ini bertujuan untuk mengubah pola pikir masyarakat agar lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan, mengingat dampak Karhutla yang sangat merusak ekosistem dan lingkungan.<br>Selain itu, Babinsa juga menyoroti pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan laut. Warga diajak untuk tidak membuang sampah sembarangan ke laut, karena tindakan tersebut dapat mencemari air, merusak habitat makhluk laut, dan mengganggu keseimbangan ekosistem alam.<br>Sertu Harun Ginting menjelaskan bahwa kerusakan ekosistem laut berbanding lurus dengan penurunan hasil tangkapan ikan, yang secara langsung mempengaruhi pendapatan dan keberlangsungan hidup para nelayan setempat. "Menjaga laut bersih adalah bentuk nyata kita mendukung ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat pesisir," ujarnya, menyadarkan warga bahwa kelestarian alam adalah aset strategis negara.<br>Kegiatan ini memiliki tujuan strategis untuk membentuk masyarakat yang sadar lingkungan dan turut berperan aktif dalam menjaga kelestarian alam, baik di darat maupun laut. Dengan pemahaman yang utuh, diharapkan warga dapat menjadi garda terdepan dalam mencegah terjadinya kebakaran dan polusi sampah, demi terciptanya kenyamanan, keamanan, dan kesejahteraan bersama.<br>Sikap proaktif masyarakat dalam menjaga lingkungan merupakan refleksi dari semangat bela negara, di mana cinta tanah air diwujudkan melalui tindakan nyata merawat bumi pertiwi dan kekayaan maritim Indonesia dari kerusakan akibat kelalaian manusia.<br>Respons positif warga Desa Baran yang berkomitmen akan menerapkan imbauan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Langkah edukatif yang dilakukan oleh Sertu Harun Ginting ini membuktikan bahwa pendekatan humanis dan persuasif dari aparat kewilayahan sangat efektif dalam membangun kesadaran kolektif.<br>Melalui sinergi antara TNI dan masyarakat, diharapkan Desa Baran dapat menjadi contoh desa mandiri yang peduli lingkungan, sehingga kontribusi kecil setiap individu akan bermuara pada kekuatan nasional yang tangguh, lestari, dan berjaya di mata dunia.</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/82aa4b0af34c2313a562076992e50aa3_kebersamaan.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/tmmd/190819/wujud-bela-negara-melalui-pelestarian-alam-babinsa-koramil-06senayang-imbau-warga-tentang-pentingnya-kepedulian-terhadap-lingkungan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Koderal I Dukung Penghijauan Lingkungan, Asri dan Bersahabat</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Jul 2026 07:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Koderal I Dukung Penghijauan Lingkungan, Asri dan Bersahabat]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Belawan  Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) turut mendukung kegiatan Penanaman Pohon Bersama Stakeholder Menuju Pelab]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Belawan :</b> Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) turut mendukung kegiatan Penanaman Pohon Bersama Stakeholder Menuju Pelabuhan Hijau dan Berkelanjutan yang diselenggarakan oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan di Jalan Stasiun, Lapangan PJKA, Kelurahan Belawan lI, Kecamatan Medan Belawan, Kamis (09/07/2026).&lrm;&lrm;Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), serta peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026 yang melibatkan berbagai unsur pemerintah, TNI-Polri, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat.</p><p><div>[adsense]</div><hr><br>&lrm;&lrm;Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, Kodaeral I bersama seluruh pemangku kepentingan menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir Belawan. Selain penanaman <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pohon/" target="_blank">pohon</a> sebagai upaya meningkatkan kawasan hijau dan mendukung penyerapan emisi karbon, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan bibit <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pohon/" target="_blank">pohon</a> secara simbolis, bantuan kepada enam kelurahan di Kecamatan Medan Belawan, gotong royong massal, serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.&lrm;&lrm;Partisipasi Kodaeral I dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen TNI Angkatan Laut untuk terus hadir membangun sinergi dengan seluruh elemen bangsa dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Semangat kebersamaan yang terjalin diharapkan mampu memperkuat kepedulian masyarakat terhadap pelestarian lingkungan sekaligus mewujudkan kawasan Pelabuhan Belawan yang hijau, nyaman, dan berdaya saing demi mendukung pembangunan maritim Indonesia.***</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/9872ed9fc22fc182d371c3e9ed316094_thumbnail-1.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Lifestyle/190816/koderal-i-dukung-penghijauan-lingkungan-asri-dan-bersahabat/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kodaeral I Siap Tantangan Tugas Masa Depan</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Jul 2026 07:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kodaeral I Siap Tantangan Tugas Masa Depan]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Belawan Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) I, Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.I.P., M.A.P., memimpin ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Belawan :</b>Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dan<a href="https://www.matatelinga.com/tag/kodaeral/" target="_blank">kodaeral</a>) I, Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.I.P., M.A.P., memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (<a href="https://www.matatelinga.com/tag/sertijab/" target="_blank">Sertijab</a>) Dansatrol Kodaeral I, Dansathantai, Danlanal Dumai, Danlanal Tanjung Balai Asahan, dan Danlanal Simeulue yang berlangsung di Gedung O.B. Syaaf Kodaeral I, Jalan Serma Hanafiah No. 1, Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (09/07/2026).<br>Pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan yaitu Dansatrol Kodaeral I dari Kolonel Laut (P) Valentino Pasalbessy, S.E., M.Tr.Opsla., kepada Letkol Laut (P) Soni Wibisono, S.E., M.A.P., M.Tr.Opsla.; Dansathantai dari Kolonel Laut (P) Alamsyah Putra Tanjung, M.Tr.Opsla., kepada Letkol Laut (P) Ahyari Muslim Akbar, M.Tr.Opsla.; Danlanal Dumai dari Kolonel Laut (P) Abdul Haris, S.E., M.M.D.S., kepada Kolonel Laut (P) Agung Nugroho Kusumaji; Danlanal Tanjung Balai Asahan dari Kolonel Laut (P) Agung Dwi Handoko Djoewari, M.Tr.Opsla., C.T.M.P., kepada Kolonel Laut (P) Sigit Riyanto, C.T.M.P., C.R.M.P.; serta Danlanal Simeulue dari Letkol Laut (P) Wisnu Pryangga N., S.T., M.Tr.Opsla., kepada Letkol Laut (P) Rony Andrian.</p><div>[adsense]</div><p></p><hr>Kegiatan ini merupakan bagian dari mekanisme pembinaan personel dan regenerasi kepemimpinan yang terus dilaksanakan TNI Angkatan Laut untuk menjaga kesinambungan organisasi sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas. Upacara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri para Pejabat Utama, Komandan Satuan, serta Kepala Dinas dan Kepala Satuan Kerja di jajaran Kodaeral I.<br>Momentum sertijab menjadi wujud kepercayaan pimpinan kepada para pejabat baru untuk mengemban amanah serta melanjutkan berbagai program yang telah dirintis pejabat sebelumnya. Regenerasi kepemimpinan diharapkan mampu menghadirkan energi baru, memperkuat sinergi antarsatuan, serta meningkatkan profesionalisme dalam menghadapi dinamika tantangan tugas yang semakin kompleks.<br>Dalam amanatnya, Dan<a href="https://www.matatelinga.com/tag/kodaeral/" target="_blank">kodaeral</a> I menegaskan bahwa pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan menghadirkan penyegaran, inovasi, dan semangat baru demi meningkatkan kinerja satuan. Kepada pejabat lama disampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian selama menjalankan tugas, sementara kepada pejabat baru diharapkan segera beradaptasi, membangun kolaborasi, dan terus memperkuat soliditas organisasi agar Kodaeral I senantiasa siap menjawab setiap tantangan tugas demi menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan Indonesia.***(</p><div>[adsense]</div><p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190812/ketua-pwi-sumut-tinjau-langsung-pelayanan-dan-kebersihan-di-kantor-imigrasi-belawan/">Ketua PWI Sumut Tinjau Langsung Pelayanan dan Kebersihan di Kantor Imigrasi Belawan</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/fc221309746013ac554571fbd180e1c8_thumbnail.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190815/kodaeral-i-siap-tantangan-tugas-masa-depan/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Strategi Pertahanan Nirmiliter : TNI AD Perkuat Ketahanan Mental Remaja Desa Penaah Melawan Ancaman Narkoba dan Berita HOAX</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Jul 2026 07:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Strategi Pertahanan Nirmiliter : TNI AD Perkuat Ketahanan Mental Remaja Desa Penaah Melawan Ancaman Narkoba dan Berita HOAX]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Lingga Sebagai wujud nyata kepedulian TNI terhadap masa depan bangsa dan upaya penguatan ketahanan masyarakat di tingkat akar ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Lingga: </b>Sebagai wujud nyata kepedulian TNI terhadap masa depan bangsa dan upaya penguatan ketahanan masyarakat di tingkat akar rumput, Babinsa Koramil 06/Senayang, Kopda Hidayat, melaksanakan kegiatan penyuluhan dan himbauan khusus yang ditujukan kepada kalangan remaja di wilayah binaannya <a href="https://www.matatelinga.com/tag/desa-penaah/" target="_blank">Desa Penaah</a>, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga.<br>Kegiatan strategis ini digelar sebagai langkah preventif untuk membentengi generasi muda dari dua ancaman serius yang dapat merusak tatanan sosial dan individu, yaitu penyalahgunaan narkoba serta penyebaran berita bohong (hoax), Kamis (09/07/2026)<br>Kehadiran Babinsa di tengah-tengah remaja bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai mitra dan pembimbing yang siap memberikan arahan positif demi terciptanya lingkungan desa yang kondusif, aman, dan bebas dari pengaruh negatif.<br>Kopda Hidayat menyampaikan penjelasan secara rinci mengenai bahaya besar serta dampak destruktif akibat penggunaan maupun peredaran segala jenis narkoba dan zat terlarang lainnya. Ia menekankan bahwa narkoba tidak hanya menghancurkan kesehatan jasmani dan rohani, tetapi juga mengikis ketajaman daya pikir serta moralitas pemuda.<br>"Remaja adalah aset terbesar negara. Menjauhkan mereka dari narkoba berarti menjaga masa depan bangsa yang cerah, tidak hanya untuk diri pribadi tetapi juga untuk kontribusi nyata bagi masyarakat luas," tegasnya.<br>Pesan ini disampaikan dengan pendekatan yang persuasif agar para remaja memahami bahwa menolak narkoba adalah bentuk awal dari sikap bela negara dengan menjaga kualitas sumber daya manusia Indonesia.<br>Selain isu narkotika, Babinsa juga menyoroti pentingnya literasi digital dan kewaspadaan terhadap penyebaran informasi yang tidak benar. Dalam era keterbukaan informasi saat ini, remaja sering menjadi target empuk penyebaran hoax yang dapat memicu keresahan sosial.<br>Kopda Hidayat mengajak para generasi penerus bangsa ini untuk selalu berhati-hati, teliti, dan kritis sebelum menerima atau menyebarkan sebuah informasi. "Jangan mudah terpengaruh emosi, jangan langsung percaya tanpa verifikasi, dan jangan ikut menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenaran serta sumber asalnya," imbaunya.<br>Sikap cerdas dalam bermedia sosial merupakan bagian integral dari menjaga stabilitas nasional dan mencegah potensi konflik horizontal di masyarakat. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah membentuk karakter remaja yang bijak, cerdas, dan memiliki integritas tinggi.<br>Dengan pemahaman yang cukup tentang bahaya narkoba dan hoax, diharapkan tumbuh generasi muda yang sehat secara fisik dan mental, kuat dalam menghadapi tantangan zaman, taat hukum, serta berakhlak mulia. Remaja yang terbentuk dengan karakter seperti ini akan menjadi agen perubahan positif yang turut berperan aktif dalam menjaga ketertiban, keamanan, dan kerukunan di lingkungan tempat tinggal mereka masing-masing.<br>Hal ini sejalan dengan konsep pertahanan semesta, di mana setiap elemen masyarakat, termasuk pemuda, memiliki peran strategis dalam mempertahankan kedaulatan negara dari ancaman non-militer.<br>Penyampaian Babinsa ini, mendapat respons positif dari remaja yang ditemui dan diajak ngobrol santai dan menyadari betapa pentingnya perlindungan diri dari berbagai bentuk ancaman modern. Langkah proaktif yang dilakukan oleh Babinsa <a href="https://www.matatelinga.com/tag/desa-penaah/" target="_blank">Desa Penaah</a> ini merupakan bukti komitmen TNI AD dalam melaksanakan tugas kewilayahan yang berfokus pada pembinaan potensi daerah dan ketahanan masyarakat. <br>Melalui komsos yang berkelanjutan dan pendekatan yang humanis, Koramil Senayang berharap dapat mencetak generasi penerus bangsa yang tangguh, nasionalis, dan siap berkontribusi bagi kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia di masa depan.</p><div>[adsense]</div><p></p>			 	      	<div class="clear pd5"></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/tmmd/185677/patroli-kamtibmas-babinsa-koramil-06senayang-perkuat-sinergi-dengan-aparatur-desa-penaah/">Patroli Kamtibmas, Babinsa Koramil 06/Senayang Perkuat Sinergi dengan Aparatur Desa Penaah</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>			 	      	<div class="clear pd5"></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/82161242827b703e6acf9c726942a1e4_img20260710wa0002.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/tmmd/190818/strategi-pertahanan-nirmiliter-tni-ad-perkuat-ketahanan-mental-remaja-desa-penaah-melawan-ancaman-narkoba-dan-berita-hoax/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sportivitas, Kerja Sama, Pantang Menyerah : Nilai Piala Dunia 2026 yang Ditanamkan Babinsa Koramil 06/Senayang</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Jul 2026 07:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sportivitas, Kerja Sama, Pantang Menyerah : Nilai Piala Dunia 2026 yang Ditanamkan Babinsa Koramil 06/Senayang]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Lingga Dalam rangka mempererat kemanunggalan TNI dengan Rakyat (KTR) melalui pembinaan teritorial, Babinsa Koramil 06/Senayang]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Lingga: </b>Dalam rangka mempererat kemanunggalan TNI dengan Rakyat (KTR) melalui pembinaan teritorial, Babinsa Koramil 06/Senayang, Sertu Hasan Mubarok dan Praka Dwi Santoso, melaksanakan kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan babak perempat final <a href="https://www.matatelinga.com/tag/piala-dunia-2026/" target="_blank">Piala Dunia 2026</a> antara Maroko melawan Prancis bersama masyarakat di Warung Togu, Kampung Tengah RT 06 RW 02 (Belakang Nayang), Kelurahan Senayang, Kecamatan Senayang, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/kabupaten-lingga/" target="_blank">Kabupaten Lingga</a>, Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (10/7/2026).<br><a href="https://www.matatelinga.com/tag/kegiatan-nobar/" target="_blank">Kegiatan nobar</a> menjadi salah satu media komunikasi sosial (Komsos) yang efektif bagi Babinsa dalam mempererat silaturahmi dan membangun kedekatan dengan seluruh komponen masyarakat. Melalui momentum ini, Babinsa tidak hanya mengajak warga menikmati pertandingan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/sepak-bola/" target="_blank">sepak bola</a> dunia, tetapi juga memanfaatkan kesempatan untuk memperkuat semangat persatuan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta menumbuhkan kesadaran bersama dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.<br>Di sela kegiatan, Sertu Hasan Mubarok menyampaikan bahwa nilai-nilai sportivitas, disiplin, kerja sama, dan pantang menyerah yang ditampilkan para atlet di Piala Dunia merupakan tauladan yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.<br>Menurutnya, kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan komunikasi sosial menjadi modal penting dalam memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta mendukung terciptanya wilayah yang aman, damai, dan kondusif sebagai bagian dari ketahanan nasional.<br>Salah seorang pemuda yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, Rian Pratama, mengungkapkan apresiasinya terhadap inisiatif Koramil 06/Senayang. "Kerja keras tim-tim di <a href="https://www.matatelinga.com/tag/piala-dunia-2026/" target="_blank">Piala Dunia 2026</a> menjadi inspirasi bagi kami para pekerja keras.<br>Terima kasih kepada Koramil 06/Senayang yang telah memfasilitasi kebersamaan dan kebahagiaan ini. Kekompakan warga malam ini menjadi cerminan persatuan yang harus terus kita pelihara. Semangat gotong royong dan persaudaraan inilah yang akan memperkuat ketahanan nasional Indonesia. Jayalah negeriku, jayalah bangsaku. Merdeka!" ungkapnya.<br>Melalui kegiatan komunikasi sosial yang dikemas melalui Nobar <a href="https://www.matatelinga.com/tag/piala-dunia-2026/" target="_blank">Piala Dunia 2026</a>, Koramil 06/Senayang terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat hubungan harmonis antara TNI dan rakyat.<br>Diharapkan kegiatan seperti ini mampu meningkatkan semangat bela negara, mempererat persatuan dan kesatuan, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air sebagai implementasi nilai-nilai nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/65b9eea6e1cc6bb9f0cd2a47751a186f_nobar.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/tmmd/190817/sportivitas-kerja-sama-pantang-menyerah-nilai-piala-dunia-2026-yang-ditanamkan-babinsa-koramil-06senayang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ganyang &#039;Setan Korup&#039;, Aliansi Mahasiswa Sumut Kepung KEJATI Tuntut Penuntasan Kasus Korupsi Di Daerah Hingga Skandal Jampidsus</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Jul 2026 06:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ganyang &#039;Setan Korup&#039;, Aliansi Mahasiswa Sumut Kepung KEJATI Tuntut Penuntasan Kasus Korupsi Di Daerah Hingga Skandal Jampidsus]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Medan Aliansi Gerakan Mahasiswa Sumatera Utara yang terdiri dari tiga elemen Cipayung Plus PW KAMMI, DPD IMM, dan DPD GMNI Sum]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a href="https://www.matatelinga.com"><b>MATATELINGA</b></a><b>, Medan: </b>Aliansi Gerakan Mahasiswa Sumatera Utara yang terdiri dari tiga elemen <a href="https://www.matatelinga.com/tag/cipayung-plus-pw-kammi/" target="_blank">Cipayung Plus PW KAMMI</a>, DPD IMM, dan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/dpd-gmni-sumut/" target="_blank">DPD GMNI Sumut</a> menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut), Kamis (9/7/2026).</p><div>[adsense]</div><p><br>Massa menuntut penegakan hukum yang radikal dan tanpa tebang pilih atas gurita skandal korupsi daerah, sekaligus meminta klarifikasi terbuka terkait dugaan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/korupsi/" target="_blank">Korupsi</a> Batubara yang menjadi penyebab Blackout di Sumatera dan intervensi militer dalam kasus nasional Jampidsus Kejagung.</p><p><br>Sambil membentangkan spanduk bertuliskan "Ganyang Setan Korup Berbaju Negara di Sumatera Utara" para demonstran secara bergantian menyampaikan orasi di depan gerbang Kejati Sumut. Mereka menilai moralitas birokrasi dan penegakan hukum di wilayah ini sudah memasuki stadium kronis.</p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Nasional/190768/komisi-iii-dpr-minta-polri-cari-pihak-bertanggung-jawab-di-korupsi-batu-bara-yang-picu-blackout-bongkar-seluruh-jaringannya/">Komisi III DPR Minta Polri Cari Pihak Bertanggung Jawab di Korupsi Batu Bara yang Picu Blackout: Bongkar Seluruh Jaringannya</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p><br>Koordinator Aksi, Rio Samuel Manurung, memaparkan empat kluster pelanggaran hukum dan moralitas publik di Sumatera Utara yang mendesak untuk segera diusut tuntas oleh Korps Adhyaksa.</p><p><br>Pertama, Skandal Transisi Energi ditubuh <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pln/" target="_blank">PLN</a>.Dugaan markup anggaran dan manipulasi pengadaan pada proyek Pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) UID Sumut.<br>Kedua, Mafia Anggaran Infrastruktur.Indikasi manipulasi administrasi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif pada Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Sumut.Ketiga, Dugaan Penyelewengan Dana Kebencanaan.Alokasi dana penanganan pasca-bencana banjir miliaran rupiah yang justru dilarikan untuk pengadaan fasilitas mewah birokrasi serta dugaan fee proyek di Pemko Padangsidimpuan.<br>Keempat, Penindasan Hak Agraria oleh anak BUMN.Dugaan praktik "Mafia Tanah Gaya Baru" oleh anak usaha BUMN (PT Mitratel dan Telkomsel) di Pertapakan Nanggaraja, Simalungun, yang menguasai lahan warga secara ilegal.<br>Selain isu kedaerahan, Aliansi Cipayung Plus Sumut juga menyoroti dinamika nasional terkait sengkarut kasus Jampidsus Febrie Adriansyah di Kejaksaan Agung. <br>Massa mendesak Kejagung melalui Kejati Sumut untuk memberikan transparansi terkait dugaan korupsi yang Batubara yang oleh jampidsus yang disinyalir jadi penyebab BLACKOUT SUMATERA serta adanya perlindungan ketat dari sekelompok oknum TNI terhadap oknum Kejaksaan yang terlibat dalam pusaran kasus tersebut."Kami meminta klarifikasi terbuka! Hukum di negeri ini tidak boleh diintervensi oleh kekuatan militer demi melindungi oknum tertentu. Adanya dugaan oknum TNI yang membackup oknum kejaksaan di balik pusaran kasus Jampidsus ini mencederai supremasi sipil. TNI adalah alat pertahanan negara, bukan tameng para koruptor!" tegas Rio Samuel Manurung.Menyikapi tuntutan tersebut, pimpinan aliansi yang terdiri dari Ketua <a href="https://www.matatelinga.com/tag/dpd-gmni-sumut/" target="_blank">DPD GMNI Sumut</a> Armando Sitompul, Ketua PW KAMMI Sumut Irham Saddani Rambe, dan Ketua DPD IMM Sumut Rahmat Taufik Pardede menegaskan komitmen mereka untuk terus mengawal penanganan seluruh perkara ini.Mereka dengan tegas menyatakan "TARUNG PANJANG" dan membawa gelombang massa yang lebih besar ke jalanan jika aspirasi dan desakan penegakan hukum yang objektif ini diabaikan oleh aparat."Ketika penegak hukum korupsi hari ini menjadi terduga pelaku korupsi , maka rakyat akan kehilangan kepercayaan kepada penegak hukum" pungkasnya.</p><div>[adsense]</div><p></p><p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190744/dalam-persidangan-kades-akui-gunakan-dana-desa-untuk-kepentingan-pribadi/">Dalam Persidangan, Kades Akui Gunakan Dana Desa untuk Kepentingan Pribadi</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/013d407166ec4fa56eb1e1f8cbe183b9_demo-kejati1.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190814/ganyang-039setan-korup039-aliansi-mahasiswa-sumut-kepung-kejati-tuntut-penuntasan-kasus-korupsi-di-daerah-hingga-skandal-jampidsus/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Saling Sandera di Cipete: Ketika Hukum Jadi Alat Barter</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Jul 2026 06:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Saling Sandera di Cipete: Ketika Hukum Jadi Alat Barter]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Jakarta Penggeledahan Cafe de&amp039Clan Signature di Cipete, Jakarta Selatan, pada Rabu, 8 Juli 2026, berlangsung dramatis. Se]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Jakarta: </b><a href="https://www.matatelinga.com/tag/penggeledahan/" target="_blank">Penggeledahan</a> Cafe de&#039;Clan Signature di Cipete, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/jakarta-selatan/" target="_blank">Jakarta Selatan</a>, pada Rabu, 8 Juli 2026, berlangsung dramatis. Sejak pukul 11.30 WIB hingga malam hari, tim gabungan Polri dan Brimob bersenjata lengkap mengepung lokasi.</p><div>[adsense]</div><p><br> Di balik tumpukan uang puluhan miliar rupiah yang disita dari balik lemari rahasia, aroma persaingan antar-lembaga menyengat hebat. Publik mencium drama lama yang diputar kembali: dejavu era SBY saat perseteruan Cicak vs Buaya memuncak. Namun kali ini, panggung menampilkan laga klasik yang tak kalah sengit, yakni Korps Bhayangkara melawan Korps Adhyaksa.<br>Ketegangan ini bukan sekadar penegakan hukum biasa. Ketika <a href="https://www.matatelinga.com/tag/prajurit-tni-bersenjata/" target="_blank">prajurit TNI bersenjata</a> harus memagari rumah <a href="https://www.matatelinga.com/tag/jampidsus-kejaksaan-agung/" target="_blank">Jampidsus Kejaksaan Agung</a> di Kramat Pela, hal itu menjadi bukti telanjang adanya gesekan hebat di level elite.<br>Pengamanan ketat tersebut memperlihatkan bahwa ancaman dan intimidasi telah masuk ke ranah mengkhawatirkan, hingga kejaksaan perlu menggunakan tameng loreng. Jika hukum hanya bisa tegak lewat moncong senapan, di mana esensi supremasi hukum yang demokratis?<br><img src="https://www.matatelinga.com/cdn/uploads/images/2026/07/a97da629b098b75c294dffdc3e463904_koper.jpeg"><br>Sinyalemen bahwa manuver garang di lapangan berujung pada ajang saling tawan dan barter kasus kian menguat. Keadilan tidak boleh distempel sebagai komoditas transaksi di bawah meja. Publik mendesak pembenahan total tanpa tebang pilih. Tidak boleh ada berkas perkara yang sengaja disimpan sebagai kartu truf untuk saling menyandera.<br>Semua institusi&mdash;Polri, Kejaksaan, KPK, maupun TNI&mdash;harus tunduk pada asas kesetaraan di hadapan hukum.<br>Riuh rendah di Cipete dan barikade di Kramat Pela ini sekaligus mengirimkan sinyal bahaya ke Istana Merdeka. Presiden Prabowo Subianto kini berada dalam posisi krusial. Di saat Presiden sibuk menata fondasi ekonomi dan pertahanan, ego sektoral para pembantunya justru berpotensi menggerus wibawa pemerintahan demi mengamankan faksi masing-masing.<br>Para pejabat yang hanya sibuk memamerkan taring di depan kamera namun nihil substansi dinilai layak dievaluasi melalui perombakan atau reshuffle kabinet secara menyeluruh. Langkah tegas reshuffle kabinet diperlukan agar agenda besar negara dan akselerasi Asta Cita tidak tersandera oleh syahwat kekuasaan yang sempit. Rakyat sudah lelah menonton drama institusional; mereka membutuhkan hukum yang tegak tanpa kompromi, serta barisan menteri yang fokus bekerja alih-alih memicu kegaduhan baru.<br>Di bawah sorotan janji manis Kabinet Merah Putih, bulan-bulan awal pemerintahan Prabowo-Gibran justru riuh oleh serangkaian blunder para pembantunya. Dari gertakan PPN 12 persen hingga aturan Elpiji 3 kg yang membikin rakyat menjerit di antrean pangkalan, kementerian seolah berlomba melempar kebijakan tanpa perhitungan matang.<br>Sektor pangan dan tata niaga ekspor-impor pun tak luput dari sengkarut. Di tengah gema narasi swasembada, publik disuguhkan disonansi data produksi beras, lambannya izin impor bahan pokok yang melambungkan harga pasar, hingga polemik proyek cetak sawah. Belum lagi manuver nyeleneh para pejabatnya: dari klaim anggaran fantastis puluhan triliun, hingga penyalahgunaan kop surat dinas demi hajat pribadi keluarga.</p><p></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Nasional/185275/jakarta-selatan-dan-jakarta-utara-banjir-ketinggian-2095-centimeter-23-ruas-jalan-tergenang/">Jakarta Selatan dan Jakarta Utara Banjir Ketinggian 20-95 centimeter, 23 Ruas Jalan Tergenang</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><p></p><div>[adsense]</div>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/cedebb6e872f539bef8c3f919874e9d7_jampidsus.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Nasional/190813/saling-sandera-di-cipete-ketika-hukum-jadi-alat-barter/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketua PWI Sumut Tinjau Langsung Pelayanan dan Kebersihan di Kantor Imigrasi Belawan</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Jul 2026 06:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketua PWI Sumut Tinjau Langsung Pelayanan dan Kebersihan di Kantor Imigrasi Belawan]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Belawan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara, H. Farianda Putra Sinik, melakukan kunjungan kerja ke Kantor ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a><b>, Belawan: </b>Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara, H. Farianda Putra Sinik, melakukan kunjungan kerja ke Kantor <a href="https://www.matatelinga.com/tag/imigrasi-kelas-ii-tpi-belawan/" target="_blank">Imigrasi Kelas II TPI Belawan</a> pada Kamis (09/07/2026).<br>Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung kualitas pelayanan publik serta standar kebersihan lingkungan kerja di instansi tersebut.<br>​Dalam kunjungan tersebut, H. Farianda Putra Sinik didampingi Wakil Ketua Pembelaan Wartawan, sekaligus Pemimpin Redaksi Media Online<b>Matatelinga.com</b>, Amrizal, SH, MH, dan Wakil Ketua Bidang Organissasi Rifki. Rombongan disambut langsung oleh Kepala Kantor <a href="https://www.matatelinga.com/tag/imigrasi-kelas-ii-tpi-belawan/" target="_blank">Imigrasi Kelas II TPI Belawan</a> dan jajaran..<br>Ketua <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pwi-sumut/" target="_blank">PWI Sumut</a> melihat langsung proses pembuatan paspor serta berinteraksi dengan petugas yang melayani masyarakat di loket-loket pelayanan.<br>​Selain meninjau alur administrasi, rombongan juga menyempatkan diri melihat fasilitas pendukung lainnya, termasuk layanan cek kesehatan gratis bagi pemohon paspor yang disediakan di area kantor sebagai bentuk peningkatan kenyamanan bagi publik.<br>​Dalam kunjungan tersebut, H. Farianda Putra Sinik memberikan apresiasi terhadap komitmen Kantor <a href="https://www.matatelinga.com/tag/imigrasi-kelas-ii-tpi-belawan/" target="_blank">Imigrasi Kelas II TPI Belawan</a> dalam menjaga kebersihan lingkungan serta kinerja pelayanan Kantor <a href="https://www.matatelinga.com/tag/imigrasi-kelas-ii-tpi-belawan/" target="_blank">Imigrasi Kelas II TPI Belawan</a>.<br>Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya mempertahankan predikat zona integritas yang bersih dari praktik korupsi, gratifikasi, dan pungutan liar (pungli).<br>​"Kami sangat mengapresiasi pelayanan Imigrasi Belawan. Pelayanan yang prima harus dibarengi dengan integritas yang tinggi. Kebersihan kantor mencerminkan kedisiplinan dan keseriusan petugas dalam melayani masyarakat," ujar H. Farianda dalam sela-sela kunjungannya.<br>​Kunjungan ini diakhiri dengan diskusi santai di ruang pimpinan, di mana pihak <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pwi-sumut/" target="_blank">PWI Sumut</a> dan Kantor <a href="https://www.matatelinga.com/tag/imigrasi-kelas-ii-tpi-belawan/" target="_blank">Imigrasi Kelas II TPI Belawan</a> membahas penguatan sinergitas dalam memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat terkait layanan keimigrasian.<br>Langkah ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kepercayaan publik terhadap instansi pemerintah di wilayah Medan Belawan.<br>Laporan Wartawan Safwan</p><p><div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/0336dcbab05b9d5ad24f4333c7658a0e_fhoto.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190812/ketua-pwi-sumut-tinjau-langsung-pelayanan-dan-kebersihan-di-kantor-imigrasi-belawan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lapas Kelas I Medan Bagikan Ribuan Alat Mandi dan Baju untuk Warga Binaan</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Jul 2026 06:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lapas Kelas I Medan Bagikan Ribuan Alat Mandi dan Baju untuk Warga Binaan]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Medan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan melaksanakan pembagian alat mandi dan baju secara massal bagi Warga Binaan P]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,</b>Medan: Lembaga Pemasyarakatan (<a href="https://www.matatelinga.com/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a>) Kelas I Medan melaksanakan pem<a href="https://www.matatelinga.com/tag/bagi/" target="_blank">bagi</a>an <a href="https://www.matatelinga.com/tag/alat/" target="_blank">alat</a> mandi dan baju secara massal <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bagi/" target="_blank">bagi</a> Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Kamis (9/7/2026).<br>Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai ini bertempat di area <a href="https://www.matatelinga.com/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a> Kelas I Medan, sebagai wujud nyata pemenuhan hak-hak dasar dan peningkatan fasilitas kesejahteraan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bagi/" target="_blank">bagi</a> para warga binaan.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Kegiatan penting tersebut dihadiri dan dikawal langsung oleh jajaran struktural serta staf <a href="https://www.matatelinga.com/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a> Kelas I Medan. Turut hadir dalam pelaksanaan di lapangan antara lain Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan, Kepala Seksi (Kasie) Perawatan, Petugas Dapur, Kepala Regu Pengamanan (Karupam), Tim Penegak Kepatuhan Internal (PATNAL), serta dibantu oleh mahasiswi magang dari Poltekkes Medan.<br>Acara diawali dengan pemberian pengarahan secara langsung oleh Kabid Pembinaan. Dalam arahannya, ditegaskan bahwa pem<a href="https://www.matatelinga.com/tag/bagi/" target="_blank">bagi</a>an logistik ini merupakan komitmen berkelanjutan dari pihak <a href="https://www.matatelinga.com/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a> untuk memastikan standar kebersihan, kesehatan, dan kelayakan fasilitas fisik <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bagi/" target="_blank">bagi</a> seluruh warga binaan tetap terjaga dengan baik.<br>Seusai pengarahan, petugas secara tertib mem<a href="https://www.matatelinga.com/tag/bagi/" target="_blank">bagi</a>kan paket <a href="https://www.matatelinga.com/tag/alat/" target="_blank">alat</a> mandi dan pakaian kepada masing-masing perwakilan kamar hunian. Adapun rincian logistik perlengkapan sanitasi yang disalurkan meliputi 3.000 buah sabun mandi, 3.000 buah pasta gigi, 3.000 buah sabun cuci, serta 3.000 buah sikat gigi. Selain paket sanitasi, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a> Kelas I Medan juga mem<a href="https://www.matatelinga.com/tag/bagi/" target="_blank">bagi</a>kan baju seragam WBP dengan total mencapai 12.024 buah.<br>Kepala <a href="https://www.matatelinga.com/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a> Kelas I Medan, Fonika Affandi,menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini telah didokumentasikan secara berkala dan dilaporkan secara resmi kepada Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia serta Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara sebagai bentuk akuntabilitas kinerja . (Reza)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/f2217062e9a397a1dca429e7d70bc6ca_img20260709wa0051.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190808/lapas-kelas-i-medan-bagikan-ribuan-alat-mandi-dan-baju-untuk-warga-binaan/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pelindo Regional 1 Hadiri Undangan Wali Kota Medan</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Jul 2026 21:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pelindo Regional 1 Hadiri Undangan Wali Kota Medan]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA,Medan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 menghadiri undangan Wali Kota Medan yang diselenggarakan di Grand City Hall M]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>,Medan</b>: PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 menghadiri undangan Wali Kota Medan yang diselenggarakan di Grand City Hall Medan, Rabu (8/7).<br>Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Medan dan para pemangku kepentingan strategis dalam mewujudkan Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Kota Medan.</p><div>[adsense]</div><p></p>			 	      	<div class="clear pd5"></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190802/dinilai-belum-maksimal-wali-kota-medan-beri-tenggat-camat-tuntaskan-digitalisasi-bansos/">Dinilai Belum Maksimal, Wali Kota Medan Beri Tenggat Camat Tuntaskan Digitalisasi Bansos</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><hr>Kehadiran <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pelindo/" target="_blank">Pelindo</a> Regional 1 menjadi wujud komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan perlindungan sosial bagi pekerja.<br>Acara tersebut turut dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki peran dalam mendukung implementasi program jaminan sosial ketenagakerjaan di Kota Medan.<br>Manager Hukum dan Humas <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pelindo/" target="_blank">Pelindo</a> Regional 1, Fadillah Haryono, mengatakan bahwa <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pelindo/" target="_blank">Pelindo</a> Regional 1 menyambut baik kolaborasi yang dibangun oleh Pemerintah Kota Medan dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.<br>"<a href="https://www.matatelinga.com/tag/pelindo/" target="_blank">Pelindo</a> Regional 1 mendukung setiap upaya kolaboratif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan bagi para pekerja. Sinergi antara pemerintah, BUMN, dan dunia usaha menjadi kunci dalam mewujudkan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif, aman, dan berkelanjutan," ujar Fadillah.<br>Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pelindo/" target="_blank">Pelindo</a> Regional 1 berharap kerja sama yang telah terjalin dengan Pemerintah Kota Medan dapat terus diperkuat, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung tercapainya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang menyeluruh.<br>Sebagai BUMN yang berperan dalam sektor kepelabuhanan dan logistik nasional, <a href="https://www.matatelinga.com/tag/pelindo/" target="_blank">Pelindo</a> Regional 1 akan terus mendukung berbagai program strategis pemerintah melalui kolaborasi yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pembangunan daerah, dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. (Reza)<p></p><div>[adsense]</div><p></p>			 	      	<div class="clear pd5"></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/190802/dinilai-belum-maksimal-wali-kota-medan-beri-tenggat-camat-tuntaskan-digitalisasi-bansos/">Dinilai Belum Maksimal, Wali Kota Medan Beri Tenggat Camat Tuntaskan Digitalisasi Bansos</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/2723d092b63885e0d7c260cc007e8b9d_img20260709wa0054.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/Ekonomi/190807/pelindo-regional-1-hadiri-undangan-wali-kota-medan/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mengayuh Harapan dari Lhok Bengkuang, 13 Tahun Arbaini Menjajakan Bakso Bakar Demi Keluarga</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Jul 2026 21:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mengayuh Harapan dari Lhok Bengkuang, 13 Tahun Arbaini Menjajakan Bakso Bakar Demi Keluarga]]></title>
            <description><![CDATA[MATATELINGA, Aceh Selatan Menjelang siang, ketika matahari mulai meninggi di langit Tapaktuan, suara klakson sepeda motor Arbaini perlahan ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.matatelinga.com">MATATELINGA</a>, Aceh Selatan :</b>Menjelang siang, ketika matahari mulai meninggi di langit Tapaktuan, suara klakson sepeda motor Arbaini perlahan memecah keheningan jalan. Di belakang motornya, sebuah etalase sederhana berisi bakso <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bakar/" target="_blank">bakar</a>, tahu, tempe, bakwan, sosis, dan telur siap memanjakan lidah pelanggan.<br>Bagi sebagian orang, itu mungkin hanya jajanan kaki lima. Namun, bagi Arbaini, setiap tusuk yang ter<a href="https://www.matatelinga.com/tag/jual/" target="_blank">jual</a> adalah sumber kehidupan bagi keluarganya.</p><p><div>[adsense]</div><hr><div>[adsense]</div>Selama 13 tahun terakhir, warga Gampong Lhok Bengkuang, Aceh Selatan, itu tidak pernah lelah menjalani rutinitas yang sama. Setiap hari sekitar pukul 10.00 WIB, ia meninggalkan rumah untuk berkeliling menjajakan <a href="https://www.matatelinga.com/tag/dagang/" target="_blank">dagang</a>annya. Perjalanan baru berakhir menjelang Magrib, sekitar pukul 18.00 WIB.<br>"Alhamdulillah, hampir selalu habis," ucap Arbaini dengan wajah penuh syukur.<br>Dalam sehari, ia membawa sekitar 300 tusuk tahu, tempe, dan bakwan, serta 200 tusuk bakso <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bakar/" target="_blank">bakar</a>. Tahu, tempe, bakwan, sosis, dan telur di<a href="https://www.matatelinga.com/tag/jual/" target="_blank">jual</a> seharga Rp2.000 per tusuk, sedangkan bakso <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bakar/" target="_blank">bakar</a> di<a href="https://www.matatelinga.com/tag/jual/" target="_blank">jual</a> Rp1.000 per tusuk. Harga yang tetap ramah di kantong membuat <a href="https://www.matatelinga.com/tag/dagang/" target="_blank">dagang</a>annya digemari anak-anak hingga orang dewasa.<br>Di tengah naiknya harga tepung, arang, dan berbagai kebutuhan produksi, Arbaini harus memutar otak agar usahanya tetap berjalan. Keuntungan yang diperoleh tidak sebesar yang dibayangkan banyak orang.<br>Selama sekitar 26 hari bekerja dalam sebulan, omzet kotor yang diperolehnya berkisar Rp600.000 per hari. Dari penghasilan itulah ia membiayai kebutuhan rumah tangga sekaligus membesarkan empat orang anak.Tak ada keluhan panjang yang keluar dari bibirnya. Baginya, bekerja adalah kewajiban, sementara rezeki adalah urusan Tuhan.<br>Di jalan-jalan yang setiap hari ia lewati, Arbaini telah menjadi sosok yang akrab bagi banyak warga. Anak-anak sering menunggu kedatangannya sepulang sekolah. Tak sedikit pelanggan yang sudah mengenalnya selama bertahun-tahun dan tetap setia membeli <a href="https://www.matatelinga.com/tag/dagang/" target="_blank">dagang</a>annya.<br>Kesetiaan pelanggan itu lahir bukan semata karena rasa bakso <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bakar/" target="_blank">bakar</a>nya, melainkan juga karena ketekunan seorang pe<a href="https://www.matatelinga.com/tag/dagang/" target="_blank">dagang</a> yang tak pernah berhenti berusaha.<br>Setiap tusuk bakso yang di<a href="https://www.matatelinga.com/tag/bakar/" target="_blank">bakar</a> di atas bara api menyimpan cerita tentang kerja keras. Setiap kepulan asap yang mengepul membawa harapan agar <a href="https://www.matatelinga.com/tag/dagang/" target="_blank">dagang</a>an hari itu habis sebelum senja tiba.<br>Bagi Arbaini, kesuksesan bukan diukur dari besarnya keuntungan, melainkan ketika ia bisa pulang membawa rezeki yang cukup untuk keluarga. Senyum keempat anaknya menjadi alasan mengapa ia terus menghidupkan bara <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bakar/" target="_blank">bakar</a>an setiap pagi.<br>Di tengah perubahan zaman dan persaingan usaha yang semakin ketat, kisah Arbaini menjadi pengingat bahwa semangat, kejujuran, dan ketekunan masih menjadi modal paling berharga untuk bertahan.<br>Karena di balik gerobak sederhana dan aroma bakso <a href="https://www.matatelinga.com/tag/bakar/" target="_blank">bakar</a> yang menggoda, ada seorang ayah yang setiap hari mengayuh harapan, satu tusuk demi satu tusuk, untuk masa depan keluarganya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.matatelinga.com/uploads/images/2026/07/bf8229696f7a3bb4700cfddef19fa23f_img20260709wa0048.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.matatelinga.com/berita-aceh/190805/mengayuh-harapan-dari-lhok-bengkuang-13-tahun-arbaini-menjajakan-bakso-bakar-demi-keluarga/</link>
            <author><![CDATA[putra]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>