Minggu, 26 Juli 2026 WIB

Banjir Lagi di Aceh. Kali Ini, Lima Kecamatan di Aceh Timur, Ketinggian Air Capai Dada Orang Dewasa

Redaksi - Jumat, 09 Januari 2026 07:53 WIB
Banjir Lagi di Aceh. Kali Ini, Lima Kecamatan di Aceh Timur, Ketinggian Air Capai Dada Orang Dewasa
Pixabay
salah seorang warga mengangkut barangnya dengan ketinggian air hampir seleher

MATATELINGA, Aceh Timur: Banjir kembali terjadi. Kali ini, lima Kecamatan di Aceh Timur terendam, akibat diguyur hujan. Curah hujan yang cukup tinggi sejak Rabu malam (7/1/2026), menyebabkan air sungai meluap di wilayah terdampak banjir. Hal tersebut dikatakan Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten Aceh Timur Afifullah di Aceh Timur, Kamis (8/1/2026).

Dari data yang diterima, lima kecamatan terendam banjir susulan antara lain Pante Bidari, Indra Makmu, Banda Alam, Julok, dan Rantau Selamat.

Baca Juga:

Belum benar-benar pulih dari banjir yang sebelumnya menerjang, banjir susulan menyebabkan aktivitas masyarakat kembali lumpuh.

Sejumlah ruas jalan desa, katanya, dilaporkan tergenang banjir sehingga menyulitkan warga beraktivitas, termasuk menuju tempat kerja dan sekolah.

"Genangan banjir tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga akses jalan antardesa, serta sejumlah fasilitas umum. Banjir susulan ini juga berdampak pada aktivitas perekonomian dan mobilitas masyarakat," katanya.

Dia menjelaskan kondisi banjir susulan ini terjadi saat sebagian wilayah Aceh Timur masih dalam tahap pemulihan pasca-bencana pada akhir November 2025.

"Sejumlah warga sempat membersihkan rumah dan lingkungan mereka, kini kembali harus menghadapi genangan air yang masuk ke rumah," kata Afifullah, dikutip.

BPBD Kabupaten Aceh Timur bersama unsur terkait telah menurunkan tim ke lapangan untuk memantau dan mendata dampak banjir susulan di lima kecamatan tersebut serta memastikan keselamatan warga di daerah terdampak.

Tim gabungan BPBD dan instansi terkait lainnya juga disiagakan untuk mengevakuasi apabila ketinggian air terus meningkat dan mengancam keselamatan masyarakat.

"Kami terus memantau di wilayah terdampak banjir susulan. Jika air terus naik, evakuasi segera dilakukan, terutama terhadap kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, dan ibu hamil," kata Afifullah.

Ia mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan banjir dan di sepanjang bantaran sungai, tetap meningkatkan kewaspadaan.

Masyarakat juga diminta terus memantau perkembangan cuaca serta segera melaporkan kepada aparat desa atau petugas BPBD jika terjadi peningkatan ketinggian air secara signifikan.

"Keselamatan warga menjadi prioritas utama. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan aktivitas di area yang tergenang dan selalu mengikuti arahan petugas di lapangan," katanya.

Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
BMKG: Mayoritas Wilayah Indonesia Berpotensi Mengalami Hujan dengan Intensitas Bervariasi
Terobos Pedalaman Gayo Lues, Tim Kesehatan Gabungan TNI dan Relawan Beri Pelayanan Kesehatan Korban Banjir
Refleksi Akhir Tahun 2025, Karena Kita Tak Pernah Selesai Belajar Dari Bencana ke Bencana
Ayo Warga Korban Bencana Alam, Polri Meringankan Beban Warga Servis Motor Gratis
Bantuan Logistik Kementan dan Bapanas Tahap III Tiba di Belawan, Pemprov Sumut Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih
Gubernur Bobby Nasution Pastikan Rumah dan Infrastruktur akan Dibenahi di Lokasi Terdampak Banjir dan Longsor
 
Komentar
 
Berita Terbaru