Selasa, 28 April 2026 WIB

Produksi Padi di Kabupaten Simeulue Ditingkatkan Mencapai 40 ribu ton

- Sabtu, 24 Februari 2024 06:31 WIB
Produksi Padi di Kabupaten Simeulue Ditingkatkan Mencapai 40 ribu ton
pixabay
penanaman padi oleh Petani
MATATELINGA, Simeuleu: Kabupaten Simeulue merupakan wilayah kepulauan terluas di Provinsi Aceh. Pulau Simeulue berada di Samudra Hindia yang jaraknya sekitar 180 mil laut dari pesisir barat Pulau Sumatra.


Kabupaten Simeulue merupakan pemekaran dari Kabupaten Aceh Barat sejak tahun 1999. Kabupaten Simeulue memiliki 10 kecamatan dengan 138 gampong atau desa yang dihuni sekitar 94 ribuan jiwa.


Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Simeulue Samsuar di Simeulue, Jumat (23/2/2024) mengharapkan target tersebut dapat tercapai, sehingga bisa memperkuat ketahanan pangan di kabupaten kepulauan tersebut.


Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simeulue, Provinsi Aceh, melalui Dinas Pertanian dan Pangan menargetkan produksi padi pada 2024 mencapai 40 ribu ton.


"Kami menargetkan produksi beras pada tahun ini sebesar 40 ribu ton. Diharapkan tidak ada kendala dalam pemenuhan target tersebut. Jika terpenuhi, maka memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Simeulue," katanya.

[br]

Samsuar mengatakan lahan sawah produktif di Kabupaten Simeulue hingga sekarang dengan luas mencapai 7.171 hektare. Ribuan hektare Areal persawahan tersebut tersebar di sepuluh kecamatan di Kabupaten Simeulue.

"Saat ini, produktivitas padi mencapai 5,35 ton per hektare. Kami juga terus berupaya meningkatkan produktivitas padi tersebut karena berdampak pada kesejahteraan petani," katanya.


Selain itu, Samsuar mengatakan pihaknya juga akan terus memperluas areal persawahan guna meningkatkan produktivitas petani. Apalagi di Kabupaten Simeulue masih banyak lahan yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan areal persawahan.


"Seperti rawa-rawa masih cukup luas di Kabupaten Simeulue. Kami akan upayakan pengelolaan rawa-rawa tersebut pertanian, terutama persawahan padi," kata Samsuar.

Di samping perluasan lahan, upaya lainnya dilakukan untuk meningkatkan produktivitas padi di antaranya dengan menanam bibit unggul, penyaluran pupuk, serta mengupayakan sistem pengairan.

[br]

Sedangkan kendala yang dihadapi petani dalam meningkatkan produktivitas padi, kata Samsuar, di antaranya kurangnya penggunaan alat dan mesin pertanian seperti traktor.


Kemudian, sistem pengairan dari irigasi yang belum optimal, sehingga menyulitkan petani mengairi areal persawahan. Termasuk penanganan hama yang belum maksimal, kata Samsuar.

"Kami terus berupaya mengatasi kendala yang menghambat produktivitas padi tersebut. Kami juga mengintensifkan program penyuluhan guna meningkatkan pengetahuan para petani," kata Samsuar.
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru