Tahun 2020, ada 23 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara yang akan menggelar pemilihan kepala daerah (Pilkada) untuk memilih pemimpun baru lima tahun berikutnya. Menghadapi kotestasi politik ini, beberapa calon mulai bermunculan. Tak terkecuali dengan Kabupaten Simalungun yang tahun 2020 nanti ikut menggelar Pilkada.
Beberapa bakal calon Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Simalungun telah memasang baliho dan spanduk sebagai salah satu upaya untuk mengenalkan diri kepada masyarakat. Tak jauh beda dengan Gidion Purba, yang sehari-hari masih bertugas sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun.
[adx]
Gidion Purba adalah birokrat tulen yang terlahir dan mengabdi di Kabupaten Simalungun, memiliki niat untuk mengikuti kontestasi politik menjadi Calon Bupati Simalungun. Pilkada yang akan digelar 23 September 2020 mendatang, Gidion dengan niat dan hati yang tulus untuk membangun Kabupaten Simalungun, secara khusus Gidion Purba meminta dukungan doa dan restu dari masyarakat yang ada di Kabupaten Simalungun.
"Apabila diperkenankan dan direstui Partai Politik melalui mekanisme yang diatur dalam konstitusi, saya akan mengusung slogan "MAJAGIAH" yang saya adopsi dari kearifan lokal masyarakat Simalungun yang secara harfiah menggambarkan hal yang indah, dan secara keseharian di lingkup masyarakat Simalungun dipahami dengan BERMARTABAT," katanya.
Slogan "MAJAGIAH" ini yang akan menjadi Visi dan Misi yang akan diusung Gidion Purba sebagai Calon Bupati Simalungun. Apa itu MAJAGIAH? Berikut ini penjelasan dari visi misi yang diusung Gidion Purba.
[adx]
MAJAGIAH adalah Maju, Jaya, Bahagia dan Harmoni yang penjabarannya :1. Maju : suatu kondisi masyarakat dan daerah Kabupaten Simalungun yang senantiasa berjalan dan bergerak ke depan untuk lebih baik dan mengalami peningkatan dalam setiap aspek penyelenggaraan urusan pemerintahan, serta tidak cukup lebih baik dari sebelumnya, tetapi harus lebih baik dari daerah lainnya.2. Jaya : menjadi daerah yang pembangunannya berhasil dan memiliki keunggulan sesuai potensi andalan daerah.3. Bahagia : suatu kondisi masyarakat Kabupaten Simalungun yang senang dan tenteram serta nyaman dengan terpenuhinya kebutuhan hidup dan terciptanya peningkatan pendapatan.4. Harmoni : suatu kondisi terjalinnya tata hubungan masyarakat Kabupaten Simalungun yang serasi dan selaras tanpa membedakan suku, agama, ras dan antar golongan berdasarkan nilai-nilai agama dan kearifan lokal, sehingga tercipta sinergitas yang optimal dalam rangka membangun Kabupaten Simalungun.Gidion Purba yang sudah berkarir dan menduduki beberapa posisi penting di Pemerintah Kabubaten Simalungun pasti sudah mengetahui hal-hal apa yang paling mendesak mendapat perhatian. Dalam kontestasi politik menuju Pilkada Simalungun 2020, Gidion mengusung visi dan misi :
[adx]
Misi :1. Meningkatkan budaya kerja dan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa2. Peningkatan pembangunan infrastruktur pelayanan dasar masyarakat secara berkesinambungan dan merata.3. Membangun pertanian yang produktif yang berbasis pada potensi unggulan berdimensi kewilayahan.4. Mengembangkan pariwisata yang berbasis pada karakter lokal, alam dan minat khusus yang berwawasan lingkungan5. Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang sehat, cerdas dan berkarakter melalui pelayanan kesehatan, pendidikan, keagamaan dan sosial kemasyarakatan.6. Mewujudkan perekonomian daerah yang handal berbasis potensi pertanian, perkebunan dan pariwisata serta iklim investasi dan kesempatan berusaha yang lebih baik.Gidion Purba secara rinci menegaskan penjabaran dari Visi yang diembannya jika diberi kesempatan untuk maju pada Pilkada 2020 :
Visi
1. Meningkatkan budaya kerja dan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa
Salah satu bagian penting dalam proses transformasi dalam agenda mewujudkan keadilan adalah terbangunnya tatanan pemerintahan yang makin bersih dan makin berwibawa. Upaya untuk melakukan reformasi birokrasi secara terencana, komprehensif, dan bertahap terus dimantapkan pelaksanaannya.
Reformasi birokrasi, bertujuan untuk memperbaiki pelayanan publik karena jajaran birokrasi adalah pelayan dan pelindung kepentingan masyarakat. Langkah yang telah dan terus dilakukan mencakup perbaikan sistem dan budaya kerja, pengukuran kinerja, penerapan disiplin, penataan kelembagaan dan ketatalaksanaan, serta perbaikan sistem remunerasi yang memadai. Termasuk didalamnya tranparansi dan akuntabilitas dalam proses pemerintahan dengan melaksanakan tata kelola pemerintahan berbasis e-goverment, e-planning, e-budgeting, e-contract, dan e-monev.
2. Meningkatkan budaya kerja dan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa
Penyediaan infrastruktur yang handal dalam perencanaan wilayah dilakukan dengan menerapkan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan seperti pemerataan pembangunan, pelestarian ekologi atau lingkungan, pembangunan ekonomi yang menitikberatkan pada peningkatan performa, dan menyerap peran serta masyarakat dalam proses pembangunan secara maksimal. Secara harfiah, pembangunan infrastruktur merupakan suatu usaha atau rangkaian usaha pertumbuhan dan perubahan yang dilakukan secara terencana untuk membangun prasarana atau segala sesuatu yang merupakan penunjang utama terselenggaranya suatu proses pembangunan. Infrastruktur memegang peranan penting sebagai salah satu roda penggerak pertumbuhan ekonomi dan pembangunan.
[adx]
Membangun infrastruktur bertujuan mengembangkan kualitas infrastruktur yang handal, berkelanjutan dan tangguh, untuk mendukung pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, dengan fokus pada akses terjangkau dan merata bagi semua. Keberadaan infrastruktur yang memadai sangat diperlukan karena merupakan bagian yang sangat penting dalam sistem pelayanan masyarakat. Berbagai fasilitas fisik merupakan hal yang vital guna mendukung berbagai kegiatan pemerintahan, perekonomian, industri dan kegiatan sosial di masyarakat dan pemerintahan.3. Membangun pertanian yang produktif yang berbasis pada potensi unggulan berdimensi kewilayahanPerencanaan pembangunan pertanian harus dilandasi optimalisasi sumber daya yang dicirikan dengan keterpaduan kegiatan, lokasi, pembiayaan maupun fokus komoditas berdimensi kewilayahan.Upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat petani di Kabupaten Simalungun akan terus ditingkatkan dalam lima tahun mendatang dengan prioritas pada peningkatan produksi dan produktivitas potensi dan komoditas unggulan daerah meliputi pangan utama, pangan lokal dan komoditas perkebunan serta perikanan.Peningkatan produksi pertanian akan dibarengi dengan peran Pemerintah Daerah dalam pemasaran, dimana akan memaksimalkan peran Badan Usaha Milik Daerah (AGROMADEAR) untuk pemasaran komoditi hasil-hasil produksi pertanian, perkebunan dan perikanan.
[adx]
4. Mengembangkan pariwisata yang berbasis pada karakter lokal, alam dan minat khusus yang berwawasan lingkunganPariwisata merupakan bentuk wisata yang bertanggung jawab terhadap kelestarian area yang masih alami (natural area), memberi manfaat secara ekonomi dan mempertahankan keutuhan budaya bagi masyarakat setempat. Pariwisata merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia, terutama menyangkut kegiatan sosial dan ekonomi.Pengembangan pariwisata akan diprioritaskan pada pengembangan tempat-tempat wisata, promosi potensi dan kerjasama pariwisata melalui penyelenggaraan even kepariwisataan, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar lokasi wisata. Sehingga Kabupaten Simalungun dapat menjadi destinasi wisata yang handal, dalam rangka mendukung program pemerintah pusat untuk menciptakan 10 Bali Baru.
[adx]
5. Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang sehat, cerdas dan berkarakter melalui pelayanan kesehatan, pendidikan, keagamaan dan sosial kemasyarakatanPerkembangan teknologi saat ini menuntut adanya kesiapan untuk menerima dan mengadaptasi perubahan secara global sehingga masyarakat kabupaten simalungun harus mampu memanfaatkan kemajuan-kemajuan dari hasil implikasi langsung perkembangan teknologi. Untuk itu, upaya mewujudkan kualitas sumber daya manusia kabupaten simalungun yang mandiri dan berdaya saing tinggi serta memiliki akhlak mulia menjadi misi yang tidak terpisahkan dari pembangunan daerah di tengah kemajuan teknologi saat ini. Kebijakan untuk mewujudkan kualitas sumber daya manusia yang mandiri dan berdaya saing tinggi berupa pengembangan pendidikan secara merata di Kabupaten Simalungun baik pendidikan formal di sekolah maupun pendidikan informal diluar sekolah.Namun, sumber daya manusia yang mandiri dan berdaya saing tinggi saja tidak cukup dalam pembangunan daerah, karena diperlukan juga sumber daya manusia berakhlak mulia yang dapat membentuk identitas dan karakter manusia berkualitas. Oleh karena itu, pendidikan agama penting untuk dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar terbentuk karakter masyarakat kabupaten simalungun yang selaras dengan perwujudan pembangunan daerah. Dengan demikian rencana pembangunan sumber daya manusia kabupaten simalungun bersifat komprehensif yang telah mempertimbangkan baik aspek jasmani (sandang, pangan dan perumahan) maupun aspek rohani (pendidikan mental dan spiritual) sesuai dengan potensi sumberdaya yang dimiliki, lingkungan sosial maupun kultural daerah.[adx]
Pendidikan adalah salah satu kebutuhan dasar dan hak bagi masyarakat Kabupaten Simalungun yang harus terpenuhisebagai bagian dari kebutuhan primer.Untuk lebih meningkatkan pendidikan, diperlukan mutu dan jumlah tenaga kependidikan yang baik pulasehingga dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia.Hidup sehat merupakan salah satu hak dan kebutuhan dasar bagi masyarakat kabupaten simalungun. Oleh karena itu, untuk mendapatkan pelayanan kesehatanyang optimal harusditunjang dengan prasarana dan sarana kesehatan serta jumlah tenaga medis yang ada. Dengan tersedianya prasarana dan sarana kesehatan serta jumlah tenaga medis yang mencukupi akan mampu meningkatkan kesehatan masyarakat di kabupaten simalungun.[adx]
6. Mewujudkan perekonomian daerah yang handal berbasis potensi pertanian, perkebunan dan pariwisata serta iklim investasi dan kesempatan berusaha yang lebih baik
Perekonomian daerah dibangun atas dasar peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata, konsisten, dan berkualitas. Pembangunan melalui pengembangan perekonomian menjadi penunjang utama pelaksanaan pembangunan daerah. Kualitas perekonomian daerah akan menjadi sorotan berbagai pelaksana pembangunan dalam meningkatkan daya saing ekonomi Kabupaten Simalungun. Pembangunan dan peningkatan perekonomian daerah Kabupaten Simalungun dititikberatkan pada daya saing dalam pengembangan ekonomi yang berwawasan lingkungan, dan berbasis pada potensi pertanian dan perkebunan.
Dalam rangka menumbuh kembangkan ekonomi kerakyatan maka perekonomian makro maupun mikro terus dilaksanakan pemerintah daerah. Hal ini perlu didukung dengan adanya penciptaan iklim usaha baik dan kompetitif serta pendampingan usaha bagi masyarakat agar peningkatan dan stabilitas perekonomian dapat terealisasi.
[adx]
Peningkatan sektor pariwisata juga bisa menjadi alternatif strategis dalam pengembangan UMKM utamanya masyarakat di area obyek wisata. Selain itu, wisatawan yang masuk akan menjadi salah satu investasi dalam peningkatan nilai tambah sektor tersebut.Pada perekonomian makro, perluasan pembangunan ekonomi diselenggarakan berdasarkan pendekatan pengembangan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi, baik yang telah ada maupun yang baru. Pendekatan ini merupakan integrasi dari pendekatan sektoral dan regional sehingga setiap wilayah dapat mengembangkan produk yang menjadi keunggulan daerahnya.Sedangkan dalam pengembangan perekonomian mikro, masyarakat dituntut untuk menggerakkan diri dengan berfokus pada pergerakan perekonomian kerakyatan yang memiliki stabilitas lebih tinggi serta memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.[adx]
BIO DATA
Nama : Drs. Gidion Purba, M.Si
Tempat/Tanggal Lahir : Pematang Siantar, 28 Oktober 1963
Agama : Kristen Protestan
Pekerjaan : PNS
Jabatan : Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun
RIWAYAT PENDIDIKAN
Pasca Sarjana dari Universitas Simalungun Pematang Siantar tahun 2012
Strata-1 dari Universitas Dharma Agung Medan tahun 1990
Lulusan SMA Negeri 2 Pematang Siantar tahun 1982
Lulusan SMP Taman Asuhan Pematang Siantar tahun 1979
Lulusan SD Taman Asuhan Pematang Siantar tahun 1975
RIWAYAT JABATAN
1. Inventory Controle tahun 1990-1992 di PT. Mitra Prima di Jakarta
2. Kasi Statistik dan Dokumentasi di Bappeda Tk. II Muna tahun 1994
3. Kasi Kependudukan Bappeda Tk. II Simalungun tahun 1997
4. Kasi Pengamanan Kantor Sospol Simalungun tahun 1997
5. Kabag Perlengkapan di Setwilda Tk. II Simalungun tahun 1999
6. Kasubdis Bina Program Dinas Perhubungan dan Telekomunikasi Kab. Simalungun tahun 2002
7. Camat Raya Kab. Simalungun tahun 2002
8. Camat Purba Kab. Simalungun tahun 2006
9. Kabag Tata Usaha Dinas Pendapatan Kab. Simalungun tahun 2007
10. Sekretaris Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Kab. Simalungun tahun 2009
11. Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kab. Simalungun tahun 2010
12. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Simalungun tahun 2011
13. Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Kab. Simalungun tahun 2011
14. Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kabupaten Simalungun tahun 2012
15. Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun tahun 2012 sampai sekarang.
RIWAYAT KELUARGA
1. Ruth Adeleide Sormin, SP, M.Si (Isteri) PNS
2. Mien Shavero Purba (Anak) Mahasiswi
3. Hans Lodewik Purba (Anak) Mahasiswa
4. Bram Shammah Purba (Anak) SMA
5. Dira Yohanna Purba (Anak) SMP