Kamis, 15 Oktober 2026 WIB

Ternyata, Tinja Manusia Dapat Dijadikan Sarana Melacak Penyebaran Virus Corona

- Selasa, 28 April 2020 21:15 WIB
Ternyata, Tinja Manusia Dapat Dijadikan Sarana Melacak Penyebaran Virus Corona
Hand Over
Tinja manusia (ilustrasi)
MATATELINGA, Jakarta: Sejak pertama kali dinyatakan sebagai pandemi pada awal Maret 2020 hingga hari ini, banyak perkembangan baru seputar virus corona COVID-19. Misalnya saja, tinja manusia disebut dapat melacak penyebaran SARS-CoV-2.

Tak disangka-sangka, sebagaimana diwarta Popularscience, Selasa (28/4/2020) disebutkan bawah tinja manusia kemungkinan berpotensi untuk bisa menjadi kunci melacak penyebaran COVID-19. Ya, Anda tidak salah baca kok!




Hasil tinja manusia bisa berpotensi untuk menjadi kunci melacak penyebaran COVID-19 tersebut, disebutkan lebih lanjut, prosesnya dengan cara ketika tinja di-flush dari toilet, kemudian effluvia dibawa keluar dan berakhir di pabrik pengolahan air limbah. Nah, limbah-limbah inilah yang bisa dijadikan peluang sebagai alat untuk melacak penyebaran virus corona SARS-CoV-2 dan yang menyebabkan COVID-19.

Di seluruh dunia, diketahui salah satu cara para ilmuwan untuk mendeteksi sisa-sisa virus, dengan meneliti saluran pembuangan kotoran yang terdapat di kota-kota. Pengujian ini disebutkan sebagai cara yang lebih cepat dan lebih murah, demi menentukan di mana saja wabah COVID-19 sedang berkembang, sebelum sejumlah orang menjadi positif sakit parah.

Dengan teknik ini, kemungkinan virus corona menjadi bisa terlacak pada tipe orang-orang yang mengalami gejala ringan atau OTG (orang tanpa gejala) sama sekali.




Rolf Halden, Direktur Biodesign Center for Environmental Health Engineering di Arizona State University, mendiskusikan teknik pengujian sampel menggunakan tinja pada 22 April 2020, di jurnal Science of the Total Environment. Ia menyebutkan dengan pengujian melalui sampel tinja sebetulnya bisa mengukur ratusan ribu orang.

“Kami sebetulnya dapat mengukur ratusan ribu orang dengan sampel tunggal. Anda bisa mendapatakna informasi yang tidak bisa dibuat dengan cara lain,” terang Rolf.




Jika memang dijalankan dan benar-benar berhasil, tentunya teknik pengujian sampel menggunakan tinja manusia ini bisa membantu untuk mencegah lonjakan kasus corona COVID-19 sceara cepat. Sebab masyarakat menjadi tahu persis yang mana virus itu beredar.

Dikatakan lebih lanjut, ini artinya ada pengujian luas corona COVID-19 yang dilakukan. Pada akhirnya dengan cepat mengisolasi orang yang hasil tesnya ternyata positif, juga mengidentifikasi orang lain yang mungkin sudah terinfeksi.


Editor
:
Sumber
: Mtc/Okz
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru