Senin, 02 November 2026 WIB

Ini Tanggapan Ma'ruf Amin Soal Papua, Ibukota hingga Calon Menteri

- Kamis, 29 Agustus 2019 19:31 WIB
Ini Tanggapan Ma'ruf Amin Soal Papua, Ibukota hingga Calon Menteri
Mtc/fae
Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin melakukan kunjungan ke beberapa tempat di Kota Medan, Kamis (29/8). Dia menghadiri wisuda mahasiswa UMN Al Washliyah Medan, berkunjung ke MUI Medan dan Kampus UNUSU
MATATELINGA, Medan:  Wakil Presiden terpilih  Ma'ruf Amin melakukan kunjungan ke beberapa tempat di Kota Medan, Kamis (29/8). Dia menghadiri wisuda mahasiswa UMN Al Washliyah Medan, berkunjung ke MUI Medan dan Kampus UNUSU 

Dalam kesempatan di MUI Medan, Ma'ruf Amin menyempatkan waktu diwawancarai wartawan. Lelaki yang akrab disapa Abah ini, menjawab sejumlah persolan bangsa. Mulai dari kerusuhan di Papua Barat, pemindahan ibukota,  susunan  kabinet Jokowi  hingga RUU KUHP 218.

Mengenai kekisruhan di Papua Barat, Ma'ruf meminta semua pihak untuk tetap bersatu dan saling memaafkan demi terciptanya kerukunan dan toleransi antar anak bangsa.

"Kita punya kesepakatan nasional untuk saling toleransi menjadi suatu bangsa yang satu sama lain saling menghormati, karena itu kalau ada kesalahan satu dua orang kita selesaikan tapi jangan merusak dan persatuan Indonesia jangan terganggu," ujar Ma'ruf Amin saat  ditanya wartawan, di kantor MUI Medan. 

Mengenai  pemindahan ibukota, menurut Ma'ruf,  ini merupakan kebijakan terbaik karena sudah melalui pengkajian dari Bapenas dan disetujui Presiden.

" Menurut saya ini sebagai suatu cita cita . Pemindahan ibukota bukan hanya di Indonesia tapi oleh beberapa negara seperti, Canberra di Australia, Brazilia di Brazil. Malaysia juga sudah melakukan itu. (Kebijakan) ini dengan pertimbangan pertimbangan matang," ungkap Ma'ruf Amin .
Ma'ruf juga mengomentari tentang rencana pembentukan RUU KUHP 218 yang nantinya dapat mempidanakan masyarakat yang menghina presiden dan wakilnya.

"Ini  kan soal sensitif jangan sampai karena saya wakil presiden saya berfikiran subyektive. Kita serahkan ke DPR untuk yang terbaik, yang  terpenting menjaga keutuhan,  menjaga supaya tidak terjadi kegaduhan. Coba kita cegah semaksimal mungkin," ungkap Ma'ruf Amin .

Sementara itu, terkait penyusunan kabinet menteri Jokowi, Ma'ruf Amin enggan membocorkannya dan meminta semua pihak bersabar menunggu hingga waktu yang ditentukan 

"Tunggu aja lagi digodok. Tunggu aja, tunggu ajalah. Nanti (kalau) kita bocori bagaimanalah," tutup Ketua Umum MUI itu. (mtc/fae)

Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru