Jumat, 01 Mei 2026 WIB

Polda Sulut : Bantah ada Kasus Pemerkosaan dengan pelaku belasan Orang

Admin - Selasa, 10 Mei 2016 07:41 WIB
Polda Sulut : Bantah ada Kasus Pemerkosaan dengan pelaku belasan Orang
google
Matatelinga.com,  Dalam keterangan pers Polda Sulawesi Utara (Sulut), terkait kasus pemerkosaan yang dialami oleh anak 19 tahun dengan pelaku diperkirakan belasan orang dengan dicokoki Narkoba,  menjelaskan bahwa hasil penyelidikan polisi, tidak terjadi kekerasan bahkan pemerkosaan massal di wilayah hukumnya.

Hal tersebut berdasarkan pemeriksaan tujuh saksi termasuk dua teman wanita korban yang ikut bersama ke Kota Gorontalo. Pernyataan Polda Sulut diperkuat dengan keterangan ahli sesuai hasil visum kebidanan bahwa korban mendapat luka sobekan lama searah jarum jam.

Sementara pendarahan hebat yang dialami korban merupakan menstruasi dan korban tidak mau memakai celana dalam saat perjalanan pulang ke Manado. Demikian disampaikan Direskrimum Polda Sulut Kombes Pol Pitra Ratulangi.

Sebelumnya ibu korban yang berinisial R menceritakan kejadian yang memiluhkan itu. Awalnya kejadian pada akhir Januari 2016 di mana korban dipanggil dua teman perempuannya.

"Pengakuan anak saya, dia dipanggil dua orang temannya dan menuju ke Bolangitan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Provinsi Sulawesi Utara," ujarnya, seperti dilansir Okezone.

Menurutnya, di Bolmut korban dipaksa mencicipi narkoba oleh teman yang menjemput. Kemudian korban digiring ke suatu penginapan. Lalu di sana dalam posisi mabuk narkoba dipaksa untuk membuka bajunya.

"Dia mengaku di dalam kamar penginapan dia diperkosa sekitar 15 pria secara bergantian. Anak saya sempat minta tolong keluar penginapan tapi karena sudah mabuk dia balik ke kamar," terangnya.

Dijelaskannya, setelah di Bolangitan Bolmut korban dibawa ke Provinsi Gorontalo. Di sana korban kembali diperkosa. "Dari pengakuan korban diperkosa lagi oleh empat lelaki di antaranya diduga ada oknum polisi, itu dia katakan kepada saya," ucap R.



(Mtc)

SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru