Matatelinga.com,
Pasca bentrokan antara anggota TNI Angkatan Udara (AU) dengan Kopassus di Solo,
Jawa Tengah, Minggu, dini hari lalu, Komisi I DPR berencana memanggil Panglima
TNI, Jenderal Moeldoko dan Menteri Pertahanan, Ryamirzard Ryacudu pada Senin 8
Juni 2015.
"Lebih pada indisiplinernya, Senin pagi Panglima sama
Menhan kita undang," ujar Anggota Komisi I, TB Hasanudin di komplek DPR,
Senayan, Kamis (4/6/2015).
Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan, ada larangan bagi
prajurit untuk kluyuran di kafe. Bahkan dia, meminta adanya investigasi
penyebab terjadinya konflik.
"Sudah ada aturan dan ketentuan prajurit perwira tidak
dibenarkan kluyuran ke kafe. Kalau tempat minum ada alkohol artinya dari gaji.
Ini harus diinvestigasi," imbuhnya.
Meski demikian, ia mengaku pemanggilan kedua sosok pimpinan
militer dan pertahanan negara itu tidak hanya terkait bentrok kedua satuan.
Namun, TB menyebut, akan mengkaji lebih luas persoalan pertahanan serta
pembinaan prajurit.
"Masalah yang mau ditanya lebih luas, termasuk pembinaan
(prajurit) juga harus dibahas," pungkasnya.
Seperti diketahui, tiga anggota TNI AU luka-luka serta satu
lainnya tewas usai bentrok dengan oknum Kopassus Kandangmenjangan. Pom TNI
Solo, telah menetapkan lima anggota grup 2 Kartosuro sebagai tersangka aksi
keributan tersebut. Demikian dikutip laman okezone.com, Kamis (4/5/2015)
(Fit)