MATATELINGA, NTT: Untuk mewaspadai banjir rob yang berpotensi terjadi pada 5-7 Februari 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga di wilayah pesisir Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), waspada.
"Potensi banjir rob ini terjadi akibat adanya fenomena fase perigee pada 30 Januari 2026 dan bulan purnama pada 2 Februari 2026 yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum," kata Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang Yandri Anderudson Tungga di Kupang, Kamis(5/2/2026).
Baca Juga:
Banjir pesisir atau rob peristiwa naiknya permukaan air laut ke daratan pesisir pantai yang disebabkan air laut pasang atau curah hujan yang tinggi, kemudian menyebabkan daerah di sekitarnya tergenang oleh air laut.