Sabtu, 19 September 2026 WIB

Bentrok Fisik Papua Tengah Menggunakan Senjata Tradisional Panah

Redaksi - Rabu, 15 Oktober 2025 06:45 WIB
Bentrok Fisik Papua Tengah Menggunakan Senjata Tradisional Panah
Mtc/Ist
Bentrok fisik dua kelompok warga di wilayah Papua Tengah

MATATELINGA, Timika: Bentrok fisik dua kelompok warga di wilayah Papua Tengah yang diduga dipicu masalah perselingkuhan, Kepolisian Resor Mimika, langsung mengerahkan 80 personel ke Distrik Kwamki Narama (Kwamki Lama), guna menenangkan dan mencegah kedua kelompok tersebut.

Kepala Polres Mimika Ajun Komisaris Besar Polisi Billyandha Hildiario Budiman di Timika, Rabu (15/10/2025) mengatakan pada Selasa (14/10/2025), dua kelompok massa di Kampung Amole, Kwamki Lama, bentrok menggunakan senjata tradisional panah karena dipicu masalah perselingkuhan.

Baca Juga:

"Info awal yang kami terima ada masalah keluarga, yaitu masalah perselingkuhan sehingga dua kelompok terlibat pertikaian," sebutnya.

Warga kedua kelompok sempat saling berhadap-hadapan dan saling menyerang dengan bersenjatakan busur dan anak panah, seperti dilansir dari laman Antara.

Namun, bentrok kedua kelompok tidak berlangsung lama setelah aparat kepolisian mendatangi lokasi kejadian untuk memisahkan dua kelompok yang bertikai.

"Sekarang situasinya sudah mulai kondusif, namun kami tetap menyiagakan personel untuk mencegah terjadi bentrok susulan," ujar Kapolres.

Kabag Ops Polres Mimika Ajun Komisaris Polisi Henri Alfredo Korwae mengatakan pihaknya berupaya mempertemukan para tokoh dari dua kelompok yang bertikai guna mencari penyelesaian damai atas permasalahan yang terjadi.

"Kami fasilitasi para tokoh-tokoh untuk melakukan negosiasi supaya permasalahan yang ada bisa diselesaikan secara damai, bukan melalui perang karena nanti bisa jatuh korban dari dua belah pihak," kata Alfredo Korwae.

Baca Juga:

Wilayah Kwamki Lama yang berada diantara Bandara Mozes Kilangin Timika dengan Kampung Karang Senang SP3 Distrik Kuala Kencana merupakan lokasi tempat tinggal warga suku-suku pegunungan Papua seperti Damal, Dani dan lainnya.

Kawasan itu dikenal rawan dengan konflik antarsuku sejak era 1990-an dan sudah jatuh banyak korban jiwa akibat konflik tersebut.

Konflik antarkelompok warga di Kwamki Lama biasanya dipicu oleh kasus perselingkuhan dan kasus mabuk alkohol.

Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Dua Helikopter Dikerahkan Membantu Mengevakuasi Penumpang Helikopter PK-IWS
Wakili Kodam XVII/Cenderawasih, Kodim 1710/Mimika Terima Tim Penilai Lomba Binter
Dukung Perkembangan Olahraga Di Wilayah, Komandan Kodim 1710/Mimika Hadiri Acara Pelantikan
Warga Kombut Gandeng Satgas TNI Wujudkan Kedaulatan Pangan
Kegiatan Pembinaan Terpadu Kampung KB Di Wilayah Binaan
Masuk Hari Ke-22 Pelaksanaan TMMD Kodim 1710/Mimika, Seluruh Pekerjaan Dikebut
 
Komentar
 
Berita Terbaru