Selasa, 28 Juli 2026 WIB

Bakamla RI Evakuasi Korban Kebakaran KMP Barcelona 5 di Perairan Talise

Redaksi - Senin, 21 Juli 2025 09:00 WIB
Bakamla RI Evakuasi Korban Kebakaran KMP Barcelona 5 di Perairan Talise
Pixabay
Bakamla RI melalui unsur KN Gajah Laut-404 dan HSC 32-03 melakukan aksi cepat tanggap darurat dalam membantu proses evakuasi penumpang KMP Barcelona 5 yang mengalami musibah kebakaran di perairan Pulau Talise, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa

MATATELINGA, Mando:Bakamla RI melalui unsur KN Gajah Laut-404 dan HSC 32-03 melakukan aksi cepat tanggap darurat dalam membantu proses evakuasi penumpang KMP Barcelona 5 yang mengalami musibah kebakaran di perairan Pulau Talise, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Minggu (20/7/2025).

Kapal Motor Penumpang (KMP) Barcelona 5 diketahui mengangkut ratusan penumpang dan 15 Anak Buah Kapal (ABK), bertolak dari Pelabuhan Melonguane (Kepulauan Talaud) menuju Manado. Dalam perjalanannya, kapal sempat berlindung di Pelabuhan Lirung karena cuaca buruk, dan kembali melanjutkan perjalanan pada pukul 01.00 Wita. Namun nahas, saat memasuki perairan Pulau Talise sekitar pukul 14.00 Wita, kapal mengalami kebakaran hebat di bagian buritan, memicu kepanikan di antara penumpang.

Baca Juga:

Beberapa penumpang langsung terjun ke laut menggunakan life jacket, sementara nelayan setempat turut membantu mengevakuasi korban ke Pulau Talise dan Pulau Gangga.

Menanggapi insiden tersebut, KN. Gajah Laut-404 yang dikomandani Letkol Bakamla Agus Tri Haryanto, S.T., M.H., dan unsur HSC 32-03 Zona Tengah Manado, segera diberangkatkan dari Pangkalan Serei Likupang Barat untuk melakukan penyelamatan. Unsur Bakamla RI bergerak bersama kapal dari Basarnas, Satpolair, PSDKP Bitung, dan instansi terkait lainnya.

Hingga laporan awal ini dirilis, 5 orang dilaporkan meninggal dunia, dua di antaranya belum teridentifikasi. Sementara itu, 284 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, termasuk 3 pasien rujukan medis dari RS Mala Kepulauan Talaud yang berhasil diselamatkan, yaitu: Tn. Hugu Majuntu (diagnosis: epilepsi, post-stroke), Ny. Betrivia Malimbulun (hamil 37–38 minggu, dengan komplikasi), dan Tn. Daniel Lena (diagnosis: serangan jantung inferior/STEMI).

Para korban luka-luka telah dirujuk ke beberapa fasilitas kesehatan terdekat seperti RSUD Walanda Maramis, RSUP Prof. Kandou Malalayang, dan RSUD ODSK. Sebagian korban lainnya dirawat di Puskesmas Mubune, Kec. Likupang, termasuk warga dari Lirung, Beo, Kabaruan, Melonguane, dan sekitarnya.

Baca Juga:

Kepala Zona Bakamla Tengah, Laksma Bakamla Teguh Prasetya, S.T., M.M., CHRMP., menyampaikan bahwa unsur Bakamla RI akan terus siaga untuk membantu penanganan darurat laut dan mengawal kelanjutan proses evakuasi serta pencarian korban apabila masih diperlukan. "Kami turut berduka cita atas korban yang meninggal dunia. Tim Bakamla RI akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan keselamatan seluruh korban dan mendukung penuh proses evakuasi hingga tuntas," ujar Laksma Teguh Prasetya.

Halaman:
Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Bakamla RI Peringati Hari Kesaktian Pancasila di Gedung Perintis Kemerdekaan
Fokus pada Pengelolaan Jalur Laut, Bakamla RI Hadiri Workshop U.S. Coast Guard
Bakamla RI Gagalkan 35 Ton Beras Selundupan dari Singapura
Bakamla Segera Bangun Base Camp dan Ploting Terapung
Kepala Bakamla RI: Majalah Garda Maritim Dapat Diandalkan dan Terpercaya
Terapkan Pengamanan Informasi dan Persandian, Bakamla RI Gandeng Lemsaneg
 
Komentar
 
Berita Terbaru