Jumat, 01 Mei 2026 WIB

Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat Diguncang Gempa 5,0 Magnitudo

Redaksi - Rabu, 21 September 2022 08:15 WIB
Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat Diguncang Gempa 5,0 Magnitudo
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA, Jakarta : Bencana alam gempa bumi kerap sekali melanda tananah air. Dan kali ini bencana alam gempa bumi mengguncang Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat akibat aktivitas subduksi lempeng di zona Megathrust Mentawai-Siberut. Hal tersebut langsung dilaporkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) guncangan gempa tersebut dengan 5,0 Magnitudo.


Berdasarkan analisis hasil pengukuran percepatan getaran tanah dan pemodelan peta guncangan (shakemap), gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah Siberut Barat, Siberut Utara, Kepulauan Mentawai dengan skala intensitas IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah).

Kemudian, di daerah Siberut Barat Daya, Kepulauan Mentawai dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah terasa getaran seakan akan truk berlalu).

Baca Juga:Rahudman Minta Sandi Uno Bangkitkan Martabat UMKM di Sumut

Selain itu, daerah Kota Tuapejat, Kota Teluk Dalam, Kota Simpang Ampek, Kota Lubuk Basung dan daerah Kota Pariaman dengan skala intensitas II - III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” tegas Daryono.


Daryono meminta masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” imbaunya.

[br]

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng di zona Megathrust Mentawai " Siberut,” ungkap Plt. Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resmi yang diterima, seperti dikutip dari Okezone, Rabu (21/09/2022).

BMKG mencatat gempa yang terjadi pukul 05.25.01 WIB ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,0. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1,14° LS ; 98,61° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 2 Km arah Barat Siberut Barat, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada kedalaman 40 km.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” kata Daryono.
Editor
: Rizky
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru