Matatelinga - Jakarta, Ada ada saja ulah oknum polisi yang diketahui bertugas di
Polresta Kota Tangerang berinisial GN ini. Seharus selaku pengayom pellindung pada masyarakat, ini malah sebaliknya dengan mencoreng nama Polri. permassalahan sampai Propam. Karena, tak mau
bertanggung jawab atas kehamilan kekasihnya,RM (22) warga Desa Cikupa,
Kabupaten Tangerang.
Pengakuan RM,awal perkenalannya dengan GN terjadi pada
2011silam.Awalnya sikap GN begitu perhatian dan baik sehingga akhirnya
keduanya pun menjalin tali kasih.
Melansir pemberitaan okezone.com.Sejak saat itu,keduanya sering jalan
sama.Disuatu saat,akibat terkena rayuan gombal GN,korban pun
menyerahkan mahkota paling berharganya itu GN.Ironis,setiap kali bertemu
kedua insan berlainan jenis kelamin ini selalu melakukan hubungan
layaknya pasangan suami istri.
"Awalnya saya sempat menolak takut hamil, tapi katanya dia siap
tanggung jawab kalau hamil, tahunya sekarang dia pergi begitu saja,"
jelas RM, Jumat (15/08/2014).
Korban mengungkapkan bahwa dirinya dan GN pertama kali melakukan
hubungan intim di atas sepeda motor pada 2011 lalu, di pinggir danau
yang berada di kawasan Puspemkab Tangerang, tidak jauh dari Polres
tempat GN bertugas.
Bahkan keduanya pernah beberapa kali melakukan hubungan intim di
dalam mobil unit iIdentifikasi polisi yang diparkir di samping
Mapolresta Kota Tangerang.
RM berharap laporannya ini ditindaklanjuti Propam Polres Kota Tangerang. “Saya berharap GN bertanggung jawab,” kata dia.
(Mt)