Kamis, 29 Oktober 2026 WIB

Waketum Suharso Gugat PPP Masuk Koalisi Permanen

Admin - Kamis, 17 Juli 2014 11:33 WIB
Waketum Suharso Gugat PPP Masuk Koalisi Permanen
Waketum Suharso
Matatelinga - Jakarta, "PPP belum ke mana-mana. Sesuai penandatanganan koalisi permanen Koalisi Merah Putih lalu, PPP tetap bersama Koalisi Merah Putih dalam membangun koalisi parlemen," kata Sekjen PPP Romahurmuziy, Rabu (16/7/2014).

Romi, panggilan Romahurmuziy, menyatakan keputusan ini bukan merupakan keinginan pribadi. Ini merupakan keinginan partai yang diserap lewat mekanisme Rapimnas.

"Koalisi ini kan konsekuensi pengusungan Prabowo-Hatta. Dan itu diputuskan di Rapimnas," tegas Romi.

Wakil Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa menggugat keikutsertaan PPP dalam koalisi permanen. Sekjen PPP merespon dengan sebuah penegasan komitmen kepada Prabowo-Hatta.

Sebelumnya, Suharso menilai keputusan Ketum PPP Suryadharma Ali (SDA) dan Sekjen PPP Romahurmuziy (Romi) untuk ikut mendeklarasikan koalisi permanen tanpa dasar. Sebab, dalam Rapimnas PPP, tak ada keputusan soal koalisi usai Pilpres 2014.

"Kita tidak pernah bicara soal koalisi permanen, yang ada keputusan tentang pencalonan presiden," kata Suharso saat dihubungi detikcom, Selasa (15/7) kemarin lusa.

"Keputusan Rapimnas kedua kemarin tak ada bicara soal koalisi setelah pilpres," imbuhnya.

Keputusan SDA dan Romi bergabung dengan koalisi permanen juga dipertanyakan kader daerah. Ternyata, keputusan untuk bergabung ke koalisi permanen tak melibatkan kader PPP daerah.

"Kita tidak dilibatkan, belum ada informasi dari DPP apakah koalisi itu hanya berlaku di tingkat pusat atau juga di daerah," kata Ketua DPW PPP Sulsel Amir Uskara saat dihubungi detikcom, Rabu (16/7/2014).


(Dtc/Mt)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru