MATATELINGA. Semarang - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di hari keempat di Kota Semarang di warnai dengan aksi tauran oleh dua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ada di Kota Semarang.
AKBP Recky Robertho selaku Kabag Operasional Polrestabes Semarang, mengatakan, pihaknya mengamankan sembilan pelajar dari dua sekolah usai tawuran.
"Setelah mendapat laporan, petugas langsung menyisir sekitar lokasi. Sembilan orang diamankan," katanya, Kamis (02/09/2021).
Baca Juga:Pemprov dan DPRD Sumut Sepakati Perubahan Kebijakan Umum APBD TA 2021
Dalam peristiwa itu, kata dia, satu pelajar dilaporkan alami luka akibat sabetan senjata tajam dan harus dirawat di rumah sakit.
Perlu diketahui, puluhan pelajar dari SMKN 3 dan SMKN 4 Semarang, terlibat aksi saling serang dengan senjata tajam di seputaran Taman Indonesia Kaya Semarang.
Recky mengaku belum mengetahui pemicu tawuran yang terjadi beberapa hari setelah sekolah melaksnakan pembelajaran tatap muka.
"Sembilan orang yang diamankan ini masih didalami keterlibatannya dalam tawuran ini," katanya.
Ia mengatakan, bahwa petugas juga akan terus melakukan patroli untuk mencegah terjadinya tawuran susulan. (Mtc/Okz)