2.Hantavirus
Penyakit ini ditemukan pada 1993 yang disebarkan oleh tikus.
Penyebaran penyakit ini melalui partikel urin, kotoran atau air liur
tikus. Seseorang juga bisa terinfeksi apabila menyetuh dan memakan
sesuatu yang pernah terkena tikus.
Gejala penyakit ini mirip dengan flu termasuk dengan demam, sakit
kepala, muntah, diare dan sakit perut. Jika didiamkan 4-10 hari kemudian
penderitanya akan merasa sesak karena mengalami penumpukan cairan dalam
paru-paru.
3.Pes
Penyakit Pes memang sangat erat dikaitkan dengan tikus. Penyakit
pes ini disebabkan oleh bakteri Yersina Pestisia yang dibawa oleh kutu
dan ditularkan oleh hewan pengerat. Penyakit ini tersebar di wilayah
yang padat penduduk dan ditandai dengan munculnya pembengkakkan kelenjar
getah bening di selangkangan, ketika atau leher.
Dalam beberapa kasus pes bisa menyerang paru-paru dan dengan mudah
menular kepada orang lain. Penyakit pes ini bisa menyebabkan komplikasi
serius yang berujung pada meningitis dan kematian.
4.Rat Bite Fever (RBF)
Sesuai dengan namanya, penyakit ini disebabkan karena digigit tikus.
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Spirillum Minus atau
Streptobacillus Moniliformis yang ditandai dengan gejala-gejala yang
tidak biasa.
Ciri utama RBF adalah demam, muntah, sakit kepala, nyeri otot,
nyeri sendi bahkan bisa sampai menimbulkan warna kemerahan pada kulit.
Selain gigitan, penyakit ini bisa juga ditularkan melalui makanan yang
terkontaminasi liur tikus.