Kamis, 10 September 2026 WIB
Seks Sehat

Dampak Positif Penggunaan Kondom

Admin - Minggu, 08 Februari 2015 19:20 WIB
Dampak Positif Penggunaan Kondom
google
Ilustrasi
Matatelinga, Kondom adalah salah satu alat kontrasepsi pria berbentuk sarung tipis yang diujungnya tertutup rapat untuk menampung sperma. Kondom ini terbuat dari bahan karet atau latek atau bahan lainnya seperti plastik. Namun kondom yang ada di Indonesia saat ini adalah yang terbuat dari karet atau latek yang mampu mencegah pertemuan sperma dengan sel telur saat melakukan hubungan suami istri. Selain itu secara klinis bahan ini efektif mampu mencegah penularan penyakit akibat hubungan seksual.

Efektifitas kondom sangat tinggi bila dipakai secara benar dan disiplin, dengan tingkat keberhasilan mencapai 95% dalam pencegahan kehamilan dan dapat digunakan oleh semua pria/suami yang tidak alergi terhadap karet/latex.

Kondom juga digunakan sebagai satu terapi (condom therapy) bagi pasangan infertilitas yang disebabkan oleh antibodi antisperma, yang diduga menjadi salah satu faktor penyebab kegagalan potensi membuahi sel telur (ovum) dalam tubuh perempuan. Menurut Prof.dr. Arjatmo Tjokronegoro Ph.D.,Sp.And dalam bukunya "Rahasia di Balik Keperkasaan Pria"


kondom yang terbuat dari bahan latek ini secara klinis sangat baik dalam mencegah:

* Vaginitis yang disebabkan oleh inpeksi seperti trichomoniasis
* Pelvic inflammatory disease (PID)
* Gonorrhea
* Chlamydia
* Syphilis
* Chancroid
* Human immunodeficiency virus (HIV)

Selain itu kondom yang terbuat dari latek juga mampu mencegah terhadap:

* Human papiloma virus (HPV) yang dapat menyebabkan genital warts
* Herpes simplex virus (HSV) yang dapat menyebabkan genital herpes
* Virus hepatitis-B..

Pada pasangan yang belum mempunyai anak yang disebabkan karena, baik sistem imun humoral maupun selural telah terbentuk. Kalau mereka mau mamakai metode kontrasepsi, dari sudut imunologis matode yang terbaik adalah kondom. Metode ini selain benar "mencegah" terjadinya pembuahan, juga mencegah kontak antara antigen pihak laki dengan sistem imun perempuan. Dalam salah satu terapi mengatasi adanya respons imun ini adalah condom therapy.

Namun disaat istri anda yang menggunakan metode kontrasepsi, kondom masih perlu digunakan apabila, Seperti dilansir laman pakarseks.com, Minggu (8/2/2015) :

* Istri sedang dalam masa subur bila menggunakan sistem kalender.
* Sementara menunggu istri memasang kontrasepsi IUD
* Sementara menunggu istri mencabut kontrasepsi implant.
* Apabila kelupaan minum pil dalam jangka waktu lebih dari 36 jam.
* Apabila diduga ada penyakit menular seksual diantara pasangan, sementara menunggu diangnosis yang pasti.

(Fit)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru