Dalam kegiatan tersebut, BNN menyampaikan materi secara komprehensif, mulai dari jenis-jenis
narkoba, dampak buruk terhadap kesehatan fisik dan mental, hingga pengaruhnya terhadap lingkungan sosial dan keamanan.
Tak hanya itu, peserta juga dibekali pemahaman tentang pola peredaran
narkoba yang kerap terjadi di dalam
lapas. Hal ini penting sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan yang lebih efektif di lingkungan kerja.
Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan seluruh pegawai, baik staf administrasi maupun regu pengamanan, terhadap potensi penyalahgunaan
narkoba.
Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan seluruh jajaran mampu bersikap sigap dan responsif dalam menjalankan tugas, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam
lapas.
Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, menegaskan bahwa pemahaman tentang bahaya
narkoba merupakan hal krusial bagi setiap petugas.
Ia menekankan bahwa seluruh pegawai harus menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan serta tidak terlibat dalam segala bentuk penyalahgunaan
narkoba.
Menuju Lapas Bersih dan BerintegritasMelalui kegiatan ini, seluruh pegawai diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam tugas sehari-hari secara profesional, akuntabel, dan penuh tanggung jawab.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan
lapas yang bersih dari
narkoba, aman, tertib, dan kondusif, serta mendukung sistem pemasyarakatan yang berintegritas. (Reza)