Rabu, 26 Agustus 2026 WIB

Awas....“Super Influenza”, Ini yang Harus Dilakukan

Redaksi - Rabu, 14 Januari 2026 11:31 WIB
Awas....“Super Influenza”, Ini yang Harus Dilakukan

MATATELINGA, Medan :Dalam beberapa pekan terakhir, dunia kembali menaruh perhatian pada meningkatnya kasus influenza musiman (Seasonal Influenza) yang oleh media internasional sering disebut sebagai "super influenza" atau "super flu".

Untuk itu, Kementerian Kesehatan RI meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap varian influenza yang saat ini beredar.

Baca Juga:

Apa itu "Super Influenza"?
Istilah super influenza sebenarnya bukan istilah medis resmi, melainkan sebutan populer virus influenza yang menyebar dengan cepat, disebabkan oleh varian influenza A (H3N2), yang juga disebut subclade K. Virus ini bukan virus baru, tetapi varian dari influenza musiman
yang mengalami mutasi genetik sehingga lebih mudah menular. Influenza sendiri adalah virus yang selalu berevolusi, dan kemunculan varian baru merupakan hal yang lazim terjadi setiap beberapa tahun.


Bagaimana gejala "Super Influenza"?
Para ahli menegaskan bahwa hingga kini, tidak ada bukti bahwa varian ini
menyebabkan penyakit yang jauh lebih ganas dibandingkan influenza musiman pada umumnya. Gejala yang muncul masih serupa, antara lain:
• Demam
• Batuk dan pilek
• Sakit tenggorokan
• Nyeri otot
• Lemas dan kelelahan
Namun, karena daya tularnya tinggi, jumlah kasus dapat meningkat dengan cepat, terutama di kelompok yang rentan.
Situasi Global dan Indonesia.

Baca Juga:
Di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Eropa, dan Australia, musim flu kali ini tercatat datang lebih awal dan lebih intens dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Hal ini menyebabkan peningkatan kunjungan ke fasilitas kesehatan dan rawat inap akibat infeksi saluran pernapasan.

Di Indonesia, Kementerian Kesehatan melaporkan telah ditemukan sejumlah kasus influenza varian ini di beberapa provinsi. Pemerintah memastikan bahwa situasi masih terkendali, namun penguatan surveilans epidemiologi terus dilakukan melalui rumah sakit dan
puskesmas sentinel.


Satu kasus kematian yang dikaitkan dengan influenza varian ini juga telah dilaporkan.
Para klinisi menekankan bahwa pasien tersebut memiliki penyakit penyerta, yang memang diketahui dapat memperberat perjalanan penyakit influenza.

Baca Juga:
Mengapa Influenza Tetap Perlu Diwaspadai?
Influenza sering dianggap sebagai penyakit ringan, padahal pada kondisi tertentu dapat menimbulkan komplikasi serius, seperti:
• Pneumonia
• Perburukan penyakit kronis (jantung, paru, diabetes)
• Dehidrasi berat
• Kematian, terutama pada kelompok berisiko tinggi
Kelompok yang perlu mendapatkan perhatian khusus meliputi:
• Lansia
• Anak-anak
• Ibu hamil
• Penderita penyakit kronis
• Individu dengan daya tahan tubuh rendah

Peran Vaksinasi dan Pencegahan
Para pakar kesehatan menegaskan bahwa vaksin influenza tetap merupakan
perlindungan terbaik, terutama untuk mencegah penyakit berat dan kematian. Meskipun varian virus dapat berubah, vaksin tetap memberikan perlindungan silang yang bermanfaat.

Selain vaksinasi, langkah pencegahan sederhana tetap sangat efektif:
• Mencuci tangan secara rutin
• Menggunakan masker saat sakit atau di tempat ramai
• Menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin
• Beristirahat di rumah bila mengalami gejala flu
• Segera mencari pertolongan medis bila gejala memburuk

Pesan untuk Masyarakat
Masyarakat diimbau untuk tidak panik, namun tetap waspada dan disiplin menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat. "Super influenza" bukanlah pandemi baru, melainkan pengingat bahwa influenza tetap merupakan penyakit serius yang tidak boleh diremehkan.
Pesan untuk Tenaga Kesehatan dan Pemerintah
• Surveilans molekuler dan One Health approach sangat krusial
• Diagnostik pasti untuk H3N2 subclade K dapat dilakukan di laboratorium rujukan, salah
satunya adalah Lembaga Penyakit Tropis UNAIR.

Baca Juga:

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
MUI Kota Medan: Dukung Kapolrestabes ,Penindakan Lokasi Narkoba Jangan Terfokus Jermal 15...?
BMKG: "Waspada Potensi Hujan dengan Intensitas Sedang Hingga Lebat Sampai 11 Januari 2026
Ini Capaian Kinerja Kejari Padang Lawas Utara Periode Januari-Desember Tahun 2025, Selamatkan Uang Negara Rp2 Miliar Lebih
BMKG: Ini Wilayah Potensi Pada 26 Desember-1 Januari Hujan lebat dan Sangat Lebat
Pansus Ranperda KTR DPRD Medan Bakal Tinjau Ulang Zonasi Penjualan Rokok
Periode 17-31 Desember 2025, Waspada Banjir Rob Akan Terjadi di Sejumlah Wilayah Pesisir Indonesia
 
Komentar
 
Berita Terbaru