Matatelinga - Jakarta, Ketidakmampuan untuk mencapai ereksi alias impotensi ini bisa membuat
hidup seorang pria seolah tamat, apalagi dengan bertambahnya usia bisa membuat hasrat
seksual dan kemampuan penis tidak sebaik sebelumnya.
Akan tetapi, sebenarnya banyak
yang bisa diperbuat untuk mengatasi kondisi tersebut. Jangan sekadar
bertanya kepada teman atau membaca di internet, tetapi datanglah ke
dokter dan carilah kemungkinan terapinya.
"Biasanya mereka baru
ke dokter setelah dua atau tiga tahun, dan tidak jarang pasangan mereka
yang berinisiatif untuk mengajak," kata Graham Jackson, seorang
seksolog.
Pengobatan disfungsi ereksi (DE) akan disesuaikan
dengan penyebabnya. Jika impotensi karena faktor psikologis, seperti
stres atau depresi, biasanya Anda akan dianjurkan untuk melakukan
konseling.
Untuk kasus impotensi yang disebabkan oleh penyakit
kronis, seperti hipertensi atau kolesterol, tentu saja yang harus
dilakukan adalah mengatasi penyebabnya. Ini berarti Anda harus hidup
lebih sehat.
Berikut adalah beberapa hal yang bisa membantu Anda mengembalikan "keperkasaan" di tempat tidur.
1. Sildenafil sitrat/Viagra.
Konsumsi
sildenafil sitrat, zat aktif dalam obat Viagra, cocok sebagai
pertolongan pertama bagi penderita DE. Dokter dapat memberi resep untuk
konsumsi Viagra, Cialis, atau Levitra. Tablet tersebut membutuhkan 30
hingga 60 menit untuk dapat bekerja. Viagra akan merelaksasi pembuluh
darah di penis sehingga darah mengalir lebih lancar dan membuat ereksi
lebih mudah. Efek dari Viagra dan Levitra dapat mencapai 8 jam,
sedangkan Cialis mampu mencapai 36 jam. Namun, ereksi tetap hanya akan
terjadi jika ada rangsangan.
Konsumsi obat-obatan antiimpotensi
memerlukan resep dokter karena ada beberapa kondisi yang tidak
diperbolehkan untuk mengonsumsi obat ini, misalnya jika Anda juga
mengonsumsi obat penyakit jantung.
2. Suntikan
Terapi
ini cocok bagi penderita impotensi karena faktor penuaan atau diabetes
yang sudah tidak bisa dibantu dengan obat. Suntikan Alprostadil langsung
pada penis dapat membantu ereksi bilamana obat seperti Viagra tidak
mempan. Ereksi tersebut biasanya dimulai 15 menit setelah suntikan, dan
dapat berlangsung hingga 1 jam. Cara kerja Alprostadil adalah
merelaksasi otot dan pembuluh darah sehingga aliran darah ke penis
menjadi lancar.
Alprostadil juga terdapat dalam bentuk pelet yang
akan dimasukkan melalui lubang penis atau uretra dan nantinya akan
diserap ke pembuluh darah. Cara ini memang tidak seefektif suntikan.
Sebanyak 10 persen dari penggunanya juga mengeluhkan rasa sakit seperti
terbakar.
Ada juga bentuk krim dari Alprostadil bernama Vitaros. Sebuah studi dalam Journal of Sexual Medicine
pada tahun 2009 mengklaim bahwa 74 persen dari 1.200 lelaki pengguna
Vitaros mengalami ereksi yang lebih baik daripada yang hanya memakai placebo, dengan sedikit efek samping.
3. Hormon
Konsumsi
hormon dapat dipilih sebagai alternatif bagi mereka yang tidak mempan
minum obat ataupun mudah kelelahan. Tingkat hormon testosteron lelaki
dapat menurun seiring pertambahan usia atau sebagai dampak dari
diabetes, penyakit jantung, obesitas, dan stres. Bila Anda mengalami
penurunan libido yang parah, segera tes darah untuk mengukur kadar
hormon ini.
Hormon dapat dikonsumsi dalam bentuk tablet,
suntikan, atau gel. Tablet tersebut akan ditempelkan di gusi Anda
sehingga akan meleleh secara bertahap hingga 12 jam. Suntikan hormon
dapat dilakukan oleh seorang perawat dan mampu bertahan hingga tiga
bulan. Untuk bentuk gel, Anda dapat mengoleskannya di dada atau lengan.
Meski
diklaim efektif, terapi ini masih kontroversial karena beberapa ahli
mengaitkannya dengan bahaya kanker dan penyakit jantung.
4. Operasi
Cara
ini cocok untuk mereka yang menderita cedera di tulang panggul atau
tulang belakang. Bedah implan juga dimungkinkan dalam kasus-kasus yang
cukup parah. Operasi ini melibatkan anestesi umum atau hanya di bagian
panggul. Kemudian, ahli bedah akan memasukkan implan silikon ke penis.
Silikon tersebut setengah kaku dan tidak bisa kempis.
Implan
tersebut punya silinder yang terhubung ke pompa kecil yang ditanam di
dalam skrotum dan akan membesar atau ereksi jika dipompa.
(Mt/Ksc)