Pria Diduga Over Dosis Ditemukan Tewas di Kamar Hotel, Sempat Check In Bareng Cewek
MATATELINGA, Medan Seorang pria berinisial DS (54), ditemukan tewas di kamar salah satu hotel kelas melati Jalan Jamin Ginting, Kecamatan M
Berita Sumut
Seiring berjalannya waktu, pamor situs kencan semakin berkurang. Terlebih dengan meroketnya popularitas jejaring sosial berkat kehadiran ponsel pintar, tablet dan komputer jinjing yang semakin praktis.
Tapi, kini bahkan Facebook pun sudah bukan menjadi pilihan bagi para lajang yang ingin mendapatkan pasangan berkualitas. Sekarang, mereka mencari jodoh melalui LinkedIn.
Sejatinya, LinkedIn adalah situs bagi para profesional. Tujuannya jelas, memperluas networking untuk meningkatkan karir. Isinya pun sangat formal. Tidak ada foto-foto liburan seperti yang terpampang di Facebook atau untaian kalimat puitis layaknya Twitter.
Meskipun demikian, Larry Kim, relationship analyst, mengungkapkan enam alasan mengapa LinkedIn justru menjadi situs perjodohan tersukses saat ini.
"Tanpa kita sadari, LinkedIn menyimpan banyak calon pasangan potensial," tulis Kim dalam artikelnya untuk Inc.com.
Faktanya, papar Kim, LinkedIn punya jaringan yang jauh lebih luas dari situs kencan manapun di seluruh dunia. Dari segi angka, LinkedIn punya 300 juta pengguna di seluruh dunia, sementara Match.com, situs kencan paling populer, hanya punya 21,5 juta pengguna di seluruh dunia.
Tidak hanya itu, semua yang memiliki akun di LinkedIn adalah para profesional. "Setidaknya, mereka punya pekerjaan tetap," sambung Kim.
Memang, tidak semua pengguna LinkedIn adalah lajang, meskipun begitu, saat sudah direduksi, jumlahnya tetap jauh lebih besar daripada pengguna situs kencan.
Keuntungan lain, Anda bisa melihat apakah pria atau wanita incaran bisa dipercaya atau tidak. Pasalnya, LinkedIn memberikan fitur "endorse" yang menunjukkan tingkat kepercayaan kolega terhadap pemilik profil.
Itu juga yang membuat para pengguna LinkedIn dirasa lebih bisa dipercaya ketimbang pengguna situs kencan.
Lalu bagaimana LinkedIn "bekerja" mempertemukan pasangan? "Sama seperti situs kencan, kedua belah pihak harus saling berkorespondensi lewat fitur pesan," tutur Kim.
(Vnc/Mt)
MATATELINGA, Medan Seorang pria berinisial DS (54), ditemukan tewas di kamar salah satu hotel kelas melati Jalan Jamin Ginting, Kecamatan M
Berita Sumut
MATATELINGA,Medan Tim kuasa hukum AKP Fadlun Al Fitri, SS menyampaikan kekecewaan atas penanganan dugaan praktik permintaan uang atau pungu
Berita
MATATELINGA,DI BALIK Setiap berita yang dibaca masyarakat, terdapat kerja panjang para insan pers yang mengorbankan waktu, tenaga, bahkan ke
Opini
MATATELINGA, Madina Sehubungan dengan penayangan materi pemberitaan di sejumlah media online pada tanggal 07 Juli 2026 yang menyoroti kiner
Berita Sumut
MATATELINGA,Asahan Pos Yandu Gelatik yang berada di kelurahan Dadimulyo Kecamatan Kota Kisaran Barat dikunjungi ketua TP PKK Asahan, Rabu (
Berita Sumut
MATATELINGA,Medan Sidang pembacaan putusan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait penguasaan aset milik PTPN IV Regional 2 di Pengad
Berita Sumut
MATATELINGA, Jakarta Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah mendukung investigasi total dugaan korupsi pemenuhan pasokan batu bara yang memicu
Nasional
MATATELINGA, Toba Kasus penganiayaan terhadap Walben Silaen (75) yang terjadi pada (31/5/2026) memasuki tahap penetapan tersangka. Menurut
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Sebanyak 25 kilogram (kg) sabusabu disembunyikan di dalam speaker untuk mengelabui petugas.Upaya penyelendupan itu diun
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Seorang Ibu bernama Lince Manalu (65), warga Desa Marindal 1, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara
Berita Sumut
MATATELINGA,Belawan Rumah tempat penampungan penjahat di gerebek Polres Pelabuhan Belawan,Selasa (07/07/2026.)Dari dalam rumah Sebanyak en
Berita Sumut
MATATELINGA, Deli Serdang Komitmen Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam membenahi infrastruktur dan meningkatkan kualitas pelayanan pub
Berita Sumut