Matatelinga.com, Kandidat calon Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, membuat keputusan mengejutkan. Pria berusia 69 tahun itu memilih rivalnya Chris Christie sebagai pemimpin tim transisi Gedung Putih.
Gubernur New Jersey itu kini menjadi sekutu utama Trump setelah terlibat persaingan sengit sebagai calon presiden yang akan diusung Partai Republik. Christie sendiri memilih mundur dari persaingan setelah pemilu pendahulan atau primary Republiken di New Hampshire pada 10 Februari 2016.
“Gubernur Christie adalah orang yang sangat berpengetahuan dan setia dengan alat dan sumber daya untuk membuat sebuah tim transisi yang tidak tertandingi saat kami mengambil alih Gedung Putih dalam kemenangan di November mendatang,” puji Trump, seperti dimuat Straits Times dan dikutip dari laman okezone.com, Selasa (10/5/2016).
Christie mulai mendukung Trump sejak menyatakan diri mundur dari persaingan. Sejak saat itu, pria berusia 53 tahun tersebut ikut dalam tim kampanye pengusaha kelas kakap asal New York tersebut. Tim kampanyenya mengatakan Trump telah memiliki kepercayaan diri tinggi menyambut pemilihan presiden pada 8 November 2016.
Pria berambut pirang itu menerapkan strategi pemenangan yang dinilai efektif dengan menyewa jasa tokoh-tokoh penting, membangun pendanaan yang menguntungkan Partai Republik, serta menyatukan partai dengan bekerja bersama petinggi Republik yang kini menyuarakan dukungan kepadanya.
(Fit)