Matatelinga.com, Jumlah korban jiwa akibat gempa bumi yang mengguncang Ekuador pada Sabtu, 16 April 2016 bertambah menjadi sedikitnya 41 orang. Presiden Rafael Correa telah menyatakan negara dalam keadaan darurat dan meminta warganya untuk tetap tenang.
“Sayangnya sampai saat ini ada 41 warga yang kehilangan nyawa mereka,” kata Wakil Presiden Jorge Glas sebagaimana dilansir Reuters dan dikutip dari laman okezone.com, Minggu (17/4/2016).
Jumlah korban diperkirakan akan bertambah dengan kerusakan serius yang terjadi terutama di wilayah pantai barat yang berdekatan dengan pusat gempa. Pemerintah juga telah memberikan peringatan kepada yang tinggal di wilayah pantai untuk melakukan evakuasi karena khawatir akan terjadinya tsunami.
Gempa berkekuatan 7,8 skala richter (SR) yang terjadi pada pukul 20.00 malam, waktu setempat di kedalaman 20 kilometer dekat Kota Gayaquil, itu merupakan gempa terburuk yang pernah terjadi di negara Andean itu. Guncangan gempa bahkan dirasakan di ibu kota Quito yang terletak 173 kilometer dari pusat gempa.
(Fit)