Jumat, 19 Juni 2026 WIB
Penganiayaan

Dianiaya Polisi, Ribuan Dokter Ancam Akan Lakukan Aksi Mogok

Admin - Sabtu, 13 Februari 2016 13:19 WIB
Dianiaya Polisi, Ribuan Dokter Ancam Akan Lakukan Aksi Mogok
google
Ilustrasi

Matatelinga.com, Dua orang dokter di Rumah Sakit Matariya, Mesir dianiaya polisi pada 28 Januari. Insiden bermula saat salah seorang dokter menilai luka di kening seorang polisi tidak terlalu parah sehingga tidak membutuhkan jahitan.

Polisi yang tersinggung itu kemudian menyerang sang dokter. Seorang rekan polisi itu kemudian datang dan mengancam staf RS tersebut. Tidak hanya itu, dua orang dokter diseret ke bus dan dibawa ke pos polisi terdekat. Di sana, kepala seorang dokter diinjak oleh seorang polisi.

Salah seorang dokter Moamen al Azzam sempat mengajukan gugatan ke pengadilan. Namun, dia menarik gugatannya karena takut ditangkap usai polisi mengajukan gugatan yang sama. Pengadilan sempat menginterogasi sembilan polisi dan dua di antaranya ditahan. Namun, 13 hari kemudian keduanya dibebaskan.

Pembebasan kedua polisi itu menimbulkan kemarahan bagi serikat dokter setempat. Seperti diwartakan The Guardian dan dikutip dari laman okezone.com, Sabtu (13/2/2016), ribuan dokter turun ke jalan dan menuntut pelaku penganiayaan untuk dihukum. Mereka juga menuntut Menteri Kesehatan Mesir untuk mengundurkan diri.

Serikat dokter mengancam akan melakukan pemogokan secara parsial dalam waktu dua minggu jika tuntutan mereka tidak dipenuhi oleh pihak-pihak terkait. Selain itu, mereka juga meminta jaminan perlindungan bagi petugas medis dari tindakan penganiayaan serupa oleh petugas kepolisian di masa depan




(Fit)

SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru