Matatelinga.com, Badan PBB
untuk masalah pengungsi (UNHCR) mengatakan ribuan imigran Rohingya masih
terombang-ambing di tengah lautan.
UNHCR
juga meminta bantuan senilai USD26 juta (Rp338 miliar) untuk melakukan operasi
penyelamatan terhadap etnis
Rohingya yang
harus meninggalkan Myanmar karena perlakuan diskriminasi.
“Setiap jam menjadi saat
yang sangat menakutkan bagi etnis Rohingya, ancaman tinggi gelombang menyebabkan
mereka bisa tersesat,” ujar Juru Bicara UNHCR kawasan Asia Tenggara, Bernard
Kerblat, seperti dilansir Al Jazeera dan
dikutip laman okezone.com, Rabu (27/5/2015).
Bernard
meyakini masih ada ribuan etnis Rohingya yang terombang-ambing di lautan,
kebanyakan dari mereka menggunakan perahu kecil dan berdesak-desakan di
dalamnya.
“Mereka
kini kekurangan air bersih, makanan, dan sarana sanitasi yang baik,” tambah
Bernard.
UNHCR
mencatat 3.302 etnis Rohingya kini telah diselamatkan dan ditampung oleh
Pemerintah Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
(Fit)