Matatelinga.com, Tim
evakuasi Warga Negara Indonesia melalui jalur darat yang terdiri atas tiga
personil TNI Angkatan Udara, satu perwakilan Kemlu, dan satu utusan Taruna
Hiking Club Bandung, telah berjalan menuju kawasan Dunche, di Langtang, Nepal.
Rombongan ini menemukan jejak Kadek Andana (26 tahun), Alma Parahita (31
tahun), dan Jeroen Hehuwat (36 tahun) yang belum bisa dihubungi sejak gempa
melanda negara itu pada 25 April.
Tim ini berangkat dari Kathmandu pada pukul 04.00
waktu setempat. Pada pukul 06.47, rombongan evakuasi darat telah tiba di
Kalikhastan, 80 kilometer dari Ibu Kota Nepal.
Kendaraan berhenti dan dilanjutkan jalan kaki.
Arah mereka sesuai dengan target operasi menuju ke Dhunce, dalam 5 jam
perjalanan jalan kaki, kata Duta Besar Indonesia untuk Bangladesh dan Nepal,
Iwan Wiryanata Atmadja ketika dihubungi di Kathmandu, Sabtu (2/5/2015).
Dalam perjalanan itu, ada operator hotel yang
mengaku tahu rute tiga pendaki asal Bandung tersebut. Si pengelola penginapan
juga memiliki foto terakhir Kadek dan kawan-kawan yang diambil pada 21 April
2015.
Mereka melihat dan tahu rombongan Kadek menuju ke
Dhunce. Foto itu sangat meyakinkan, oleh karena itu kita hire sebagai guide
untuk menunjukkan jalan ke tempat itu, kata Iwan.
Sejauh ini, tiga pendaki asal Bandung itu belum
bisa dihubungi bersama lima WNI pelancong lainnya. Ada 21 pelesir lain yang
sudah melapor ke Posko Evakuasi pemerintah RI di Kathmandu.
Lebih dari itu, data Kadek, Alma, dan Jeroen sudah
tercatat oleh Angkatan Bersenjata Nepal. Pemerintah RI menginformasikan
tanda-tanda fisik mereka, sehingga bila ada informasi secepatnya bisa
dikabarkan. Demikian dikutip laman merdeka.com, Sabtu (2/5/2015)
(Fit)