MATATELINGA. Arafah - Tepat jatuh pada 9 Dzulhijjah 1443 H maka safari wukuf di Arafah yaitu sebagi puncak haji digelar. Akan hal tersebt, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berharap seluruh jamaah haji Indonesia sehat sampai selesai proses puncak haji.
Di sisi lain, Menag tetap meminta jamaah haji Indonesia mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan memakai masker. Sebab, pandemi Covid-19 masih belum hilang sepenuhnya meski kasusnya landai.
"Saya tetap meminta kepada seluruh jamaah haji dalam melaksanakan semua prosesi ibadah menaati protokol kesehatan untuk melindungi diri sendiri," tukasnya.
Baca Juga:Pada Hari Ini 3 Juli 2022, Penerbangan Terakhir Jamaah Haji RI Ke Tanah Suci Berakhir, Ini Jumlah Calon Haji RI Pada Tahun Ini!
Perlu untuk diketahui, usai wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah, jamaah haji Indonesia akan didorong ke Muzdalifah untuk bermabit, kemudian ke Mina untuk lempar jumrah Jamarat.
"Mudah-mudahan jamaah sampai akhir prosesi haji tetap sehat, baik-baik saja dan lancar dalam semua proses ibadah haji," kata Menag di Arafah, Jum'at (08/07/2022).
Menag melihat pelayanan di Arafah berjalan dengan baik. Bahkan, kekhawatiran jamaah terkena serangan panas atau heat stroke tidak sebanyak yang dipikirkan. Posko kesehatan pun sudah siap dengan rompi penurun suhu untuk penanganan jamaah heat stroke.
[br]
"Tapi sejauh ini saya melihat pelayanan juga masih tetap berjalan dengan baik dan jamaah yang kita khawatirkan karena heat stroke juga ada pasti ada tapi tidak sebanyak yang kita perkirakan sebelumnya," katanya.
Menag bersyukur jamaah haji Indonesia sejauh ini sehat dalam melakukan wukuf di Arafah. Bagi jamaah sakit disafariwukufkan. Seperti dikutip dari Okezone, Sabtu (09/07/2022).
"Alhamdulillah, ungkapan syukur kita karena jamaah dikaruniai kesehatan kita untuk bisa menjalani ibadah di Arafah," ujar Menag.