Kiai Sepuh NU Seru Muktamar Bermartabat usai Cium Indikasi Penyimpangan Suksesi AHWA
MATATELINGA Pertemuan 15 kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) menelurkan tujuh seruan moral bertajuk Seruan Kiai Sepuh untuk Muktamar NU yang
Nasional
MATATELINGA, Teheran: Pertemuan Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi kali ini, untuk membahas proposal penghentian perang antara Amerika Serikat dan Iran, menurut laporan media Iran pada Jumat (22/5/2026).
Kantor berita Tasnim melaporkan, pertemuan tersebut berfokus pada pembahasan proposal terkait kontak tidak langsung antara Teheran dan Washington.
Sebelumnya, kantor berita ISNA melaporkan, pertukaran pesan antara Iran dan AS melalui mediasi Pakistan masih terus berlangsung guna mencapai kesepakatan kerangka, meski sejumlah perbedaan belum terselesaikan. Menurut ISNA, Naqvi yang untuk kedua kalinya pekan ini mengunjungi Teheran, menyampaikan pesan dari pihak AS kepada pejabat Iran.
Sumber Pakistan yang dikutip ISNA menyebutkan bahwa Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan Asim Munir akan melakukan kunjungan apabila kedua pihak berhasil menyepakati kerangka yang diusulkan.
Berdasarkan proposal 14 poin Iran yang sebelumnya dilaporkan Anadolu, Teheran menginginkan negosiasi terpisah mengenai program nuklirnya, termasuk isu uranium yang diperkaya, dalam waktu 30 hari setelah tercapainya gencatan senjata permanen. Namun, Washington menginginkan isu nuklir dibahas dan diselesaikan sebelum kesepakatan gencatan senjata permanen diberlakukan.
Ketegangan di kawasan meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Februari lalu. Teheran kemudian membalas dengan menyerang Israel dan sekutu AS di kawasan Teluk, serta menutup Selat Hormuz.
Gencatan senjata AS-Iran berlaku sejak 8 April melalui mediasi Pakistan, namun perundingan di Islamabad belum menghasilkan kesepakatan permanen. Presiden AS Donald Trump kemudian memperpanjang gencatan senjata tanpa batas waktu dan tetap memberlakukan blokade kapal terkait Iran.
Sebelumnya, sorang sumber militer Iran kepada RIA Novosti mengatakan, Iran memiliki senjata canggih yang belum digunakan di medan perang dalam konfliknya dengan AS dan Israel. Pada 18 Mei, dengan mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut, CNN melaporkan bahwa Pentagon telah menyiapkan daftar target serangan di Iran jika Presiden AS Donald Trump memberi perintah untuk melanjutkan serangan terhadap negara tersebut.
"Kami telah memproduksi senjata canggih di dalam negeri yang belum digunakan di medan perang dan belum diuji coba," kata sumber Iran tersebut, mengomentari kesiapan Iran untuk kemungkinan serangan AS berikutnya.
Menurut sumber tersebut, Teheran tidak kekurangan aset yang siap digunakan untuk menangkis serangan. "Dalam hal peralatan dan kemampuan pertahanan, kami tidak kekurangan apa pun yang akan menghalangi kami untuk membela negara kami. Kali ini, kami tidak berniat untuk menahan diri," kata sumber tersebut.
Pada Rabu (20/5/2026), Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengeluarkan peringatan bahwa agresi baru AS dan Israel terhadap Iran akan memicu sebuah perang yang luas melebihi kawasan Timur Tengah. IRGC menegaskan, Iran akan melancarkan serangan balasan yang tak diharapkan musuh.
Dalam pernyataan dengan kalimat yang keras dikutip Mehr News, Rabu (20/5/2026), IRGC menyebut "musuh Amerika-Zionis", dengan mengatakan bahwa Washington dan Israel telah gagal belajar dari kekalahan strategis berulang dan lagi-lagi menebar ancaman. IRGC mengatakan, meski AS dan Israel melancarkan serangan dengan kekuatan penuh pada perang lalu, Iran belum mengerahkan kapabilitas penuh dalam membalas.
Jika agresi berulang, IRGC menegaskan, "perang di kawasan yang sebelumnya dijanjikan kali ini akan diperluas melebihi kawasan (Timur Tengah), dan pukulan telak kami akan membawa kalian ke kerusakan berkeping-keping yang tidak bisa anda bayangkan."
MATATELINGA Pertemuan 15 kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) menelurkan tujuh seruan moral bertajuk Seruan Kiai Sepuh untuk Muktamar NU yang
Nasional
MATATELINGA, Binjai Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) Lapas Kelas IIA Binjai, Rudi Icuana Sembiring, memimpin ap
Berita Sumut
MATATELINGA,Medan Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa memimpin Sidang Pantukhir Pusat Calon Bintara (Caba) Prajurit Karier (
Berita Sumut
MATATELINGA,Binjai Tim LIBAS (Langkah Inisiatif Brantas Aksi Street Crime) Polres Binjai bergerak cepat membubarkan aksi tawuran antargeng
Berita Sumut
MATATELINGA, Deliserdang Keberadaan PT Sumatera Deli Lestari Indah (PT SDLi), yang berlokasi di Desa Percut dan berhadapan dengan kawasan T
Ekonomi
MATATELINGA, Medan Polda Sumut mengungkap peredaran narkoba jenis sabusabu dengan menangkap tiga pelaku di salah satu rumah makan Hessa Pe
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., bersama pejabat utama (PJU) Polda Sumut mengec
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Hanya dalam hitungan jam, seorang pengamen ditangkap Unit Reskrim Polsek Medan Kota.adsenseSebab, tersangka Boby Prat
Berita Sumut
MATATELINGA Sebuah perdebatan hukum yang sangat krusial tengah bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK). Intinya sederhana di tengah maraknya
Nasional
MATATELINGA, Aceh Selatan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menyiapkan bantuan sebanyak 67 unit perahu bermesin bagi nelayan tradisional ya
Aceh
MATATELINGA,Palas The Winner Of Sumut Open Turnamen 2026 tingkat usia dini, Alif AlFatih Daulay pelajar kelas 3 Sekolah Dasar Qur&039an
Lifestyle
MATATELINGA, Marelan Fasilitas pendidikan keagamaan bagi anakanak santri, Yayasan Tahfidz AlQur&039an Birrul Walidain Nur Salamah yang
Berita Sumut