Sabtu, 22 Agustus 2026 WIB

Amerika Serikat dan Israel Tidak Memiliki Alasan Melancarkan Serangan Terhadap Iran

Redaksi - Selasa, 03 Maret 2026 10:45 WIB
Amerika Serikat dan Israel Tidak Memiliki Alasan Melancarkan Serangan Terhadap Iran
Pixabay

MATATELINGA, Moskow: Amerika Serikat dan Israel tidak memiliki alasan untuk melancarkan serangan terhadap Iran dan hal itu menimbulkan keraguan tentang keseriusan AS dalam negosiasi nuklir dengan Iran. Hal tersebut disampaikan Mikhail Ulyanov, Perwakilan Tetap Rusia untuk Organisasi Internasional di Wina, Austria, Senin (2/3/2026).

"Kami ingin perundingan (tentang program nuklir Iran) dilanjutkan," katanya.

Namun, kata Ulyanov, "sulit membayangkan" setelah serangan tersebut dilakukan perundingan akan dilanjutkan "seolah tidak terjadi apa-apa."

"Hal yang paling mengejutkan adalah tidak ada alasan untuk melakukan aksi militer tersebut," ujarnya seusai sidang khusus Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengenai serangan AS-Israel.

Baca Juga:
Ia mengatakan perundingan masih berlangsung pekan lalu sebelum Iran akhirnya dibombardir AS dan Israel.

Menurut Ulyanov, perundingan itu mulai menunjukkan perkembangan nyata. Otoritas Oman dan Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi juga mencatat hal tersebut.

"Saya beberapa kali berbicara dengannya pekan lalu. Tiba-tiba, pengeboman dimulai. Bagaimana bisa? Ini menimbulkan pertanyaan mengenai keseriusan AS dalam bernegosiasi terkait program nuklir Iran," kata Ulyanov, dikutip laman Sputnik.

Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Terkait Pencairan Dana BOS, Disdik Sumut Pastikan 96% RKAS Telah Disahkan
Pasar Regional Tertekan, Minyak Melonjak Akibat Eskalasi Timur Tengah
Militer Israel:  Mereka Menargetkan Anggota Hizbullah Tingkat Senior di Wilayah Beirut
Iran Merespons dengan Meluncurkan Serangan Rudal ke wilayah Israel Serta AS
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Syahid, IRGC Umumkan Operasi Militer Terbesar
KBRI di Teheran Meminta WNI Tetap Tenang dan Segera Mengambil Langkah Pengamanan Diri
 
Komentar
 
Berita Terbaru