Selasa, 28 April 2026 WIB

Selama Sidang Pengadilan, 3 Penyerangan Gedung Konser Rusia Mengakui

Admin - Senin, 25 Maret 2024 07:23 WIB
Selama Sidang Pengadilan, 3 Penyerangan Gedung Konser Rusia Mengakui
pixabay
tiga tersangka
MATATELINGA, Moscow: Tiga dari empat tersangka yang didakwa melakukan serangan gedung konser di Moskow yang menewaskan lebih dari 130 orang mengaku bersalah atas insiden tersebut di pengadilan Rusia pada hari Minggu (24/3/2024).


Pengadilan Distrik Basmanny Moskow secara resmi mendakwa Dalerdzhon Mirzoyev, Saidakrami Rachabalizoda, Mukhammadsobir Faizov, dan Shamsidin Fariduni, 25, karena melakukan serangan teroris kelompok yang mengakibatkan kematian orang lain. Pelanggaran tersebut diancam dengan hukuman maksimal penjara seumur hidup.


Pengadilan memerintahkan para pria tersebut, yang semuanya adalah warga negara Tajikistan, ditahan sebelum persidangan hingga 22 Mei.


Mirzoyev, Rachabalizoda dan Shamsidin Fariduni semuanya mengaku bersalah setelah didakwa. Yang keempat, Faizov, dibawa ke pengadilan langsung dari rumah sakit dengan kursi roda dan duduk dengan mata tertutup selama persidangan. Dia dihadiri oleh petugas medis saat berada di pengadilan, di mana dia mengenakan gaun rumah sakit dan celana panjang dan terlihat dengan banyak luka.


Tiga tersangka lainnya muncul di pengadilan dengan kondisi memar dan wajah bengkak di tengah laporan di media Rusia bahwa mereka disiksa selama interogasi oleh petugas keamanan.

Salah satu tersangka, Saidakrami Rachabalizoda, telinganya diperban berat. Media Rusia melaporkan pada hari Sabtu bahwa salah satu tersangka dipotong telinganya selama interogasi. Associated Press tidak dapat memverifikasi laporan atau video yang menunjukkan hal ini.


Sidang tersebut dilakukan ketika Rusia memperingati hari berkabung nasional, menyusul serangan pada hari Jumat di tempat konser Balai Kota Crocus di pinggiran kota yang menewaskan sedikitnya 137 orang.

[br]

Pihak berwenang Rusia menangkap empat tersangka penyerang pada hari Sabtu, dan tujuh orang lainnya ditahan karena dicurigai terlibat dalam serangan tersebut, kata Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pidatonya pada Sabtu malam. Dia mengklaim mereka ditangkap saat melarikan diri ke Ukraina, sesuatu yang dibantah tegas oleh Kyiv.




Editor
:
Sumber
: AP
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru